ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Komponen Cadangan Bukan Profesi Dan Bukan Wajib Militer

Sabtu, 23 April 2022
Komponen cadangan adalah

Ada yang sudah pernah mendengar tentang Wajib Militer, kan? Tentu banyak yang sudah pernah mendengarnya, soalnya banyak disebutkan di Korea Selatan mengenai hal ini. Nah, kalau di Korea Selatan ada Wajib Militer. Di Indonesia juga ada, namanya Komponen Cadangan alias KomCad.

Berbeda dari WaMil, KomCad ini sifatnya sukarela dan enggak ada kewajiban bagi warga sipil untuk mengikuti pelatihan militer dari negara. Meskipun enggak wajib, tapi mendaftar jadi KomCad ini punya banyak keuntungan.

Sebelumnya, mari kenalan dulu dengan KomCad. 


Komponen Cadangan Itu Apa?


Dilansir dari website https://www.kemhan.go.id/, Komponen cadangan adalah Sumber Daya Nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama.

Jadi warga sipil, terutama ASN, yang mendaftar secara sukarela menjadi KomCad akan bertugas membantu memperkuat Komponen Utama yaitu TNI.

Pelatihannya sama seperti pelatihan militer yang dilakukan oleh TNI. Hanya, berbeda dengan Komponen Utama, KomCad yang berasal dari berbagai profesi ini, setelah selesai pelatihan militer bisa kembali ke profesi yang sudah dijalani sebelumnya.

Untuk status masa aktifnya juga enggak setiap hari. Status KomCad ini hanya berlaku saat sedang melaksanakan pelatihan militer dan atau saat mobilisasi yang diperintahkan oleh negara.


Berapa Lama Pelatihan Militer Berlangsung?


Dari berita yang tayang di kompas.com, lama pelatihan militer ini sudah dibahas di Peraturan Nomor 4 Tahun 2011 tentang kurikulum pelatihan komponen cadangan. Lama pelatihan militer ini berlangsung selama 600 jam atau setara dengan 3 bulan.

Pembagiannya, 92 jam untuk pembinaan sikap dan perilaku KomCad. Dan 508 jam untuk pembinaan pengetahuan dan keterampilan. Dan pelatihan militer KomCad terutama latihan fisik, difokuskan pada latihan kebugaran saja. Jadi, enggak ada evaluasi fisik seperti yang dijalani oleh Komponen Utama.

Materi pelatihannya mencangkup, latihan baris-berbaris, pengetahuan tentang kepemimpinan dasar, teknik-teknik militer, sampai belajar dasar - dasar menembak serta pengetahuan tentang jenis-jenis senjata.

Lokasi pelatihan militer bagi KomCad ini juga enggak terfokus di satu tempat. Tapi, lebih fleksibel dan sesuai dengan tempat yang ditunjuk dari pusat. Yang pasti lokasi latihannya berada di lingkungan latihan militer. 

Status KomCad ini juga terbatas. Hanya sampai usia 48 tahun saja. Setelah itu, status KomCad akan dilepas. Untuk pendaftaran sukarela Komponen Cadangan, usia minimal calon peserta yaitu 18 tahun dan maksimal 35 tahun. 

Status aktif KomCad, yakni saat pelatihan ataupun saat mobilisasi alias tugas bela negara sesuai arahan dari pemerintah. Sementara status ketika KomCad sedang tidak bertugas atau berlatih, disebut status tidak aktif. Yaitu, kondisi ketika KomCad sedang tidak berlatih militer dan sedang tidak dalam tugas bela negara. Namun, kembali ke profesi semula yang memang sudah ditekuni.

Daftar komcad


Bagaimana Cara Menjadi Komponen Cadangan Atau KomCad?


Untuk ASN yang memenuhi kualifikasi menjadi Komponen Cadangan, sangat direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan militer. Sementara bagi warga sipil, pendaftaran menjadi KomCad bisa melalui website https://komcad.kemhan.go.id.

Mendaftar melalui website tersebut dengan data yang asli. Kemudian, menjalani proses seleksi yang cukup ketat. Sebab, menjadi KomCad juga ada syaratnya. Setelah lolos seleksi barulah calon KomCad bisa menjalani pelatihan militer di tempat yang sudah ditentukan.

Selama menjalani latihan militer sebagai KomCad. Pekerjaan kita tetap, hanya seperti cuti selama 3 bulan. Juga bagi ASN yang mengikuti KomCad akan tetap mendapat gaji. Menjalani KomCad selama masa aktif, tidak akan menyebabkan KomCad yang berprofesi sebagai non ASN mengalami pemutusan kerja. Bahkan, KomCad dalam status aktif, tetap menerima hak ketenagakerjaan dari perusahaan.

Bagi yang ingin mendaftar secara sukarela, harus dipastikan juga tidak memiliki catatan kriminal yang tercatat secara resmi di kepolisian. Kalau ada, tentunya akan membuat pendaftar akan gugur dari proses seleksi.

Bulan Maret - Mei 2022 ini sudah kembali dibuka pendaftaran untuk seleksi Komponen Cadangan. Bagi yang berminat bisa langsung mendaftar melalui website KomCad. Kesempatan ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang berumur 18 - 35 tahun dan  2500 orang akan diterima menjadi Komcad 2022.

Penerimaannya sendiri saat ini ada di Kodam II Sriwijaya, Kodam VI Mulawarman dan Kodam XIV Hasanudin sebanyak 1.500 orang untuk TNI AD, kemudian TNI AL ada di Kodikmar Surabaya sebanyak 500 orang, sementara untuk TNI AU ada di Pusdiklatpasgat Bandung sebanyak 500 orang

Tentunya walaupun dilakukan secara sukarela, menjadi Komponen Cadangan ada manfaat lain. Salah satunya menerima hak berupa uang saku. Serta mendapat jaminan kesehatan selama masa aktif KomCad. 

Menjadi Komponen Cadangan Bukanlah Profesi


Sebelum mendaftar, ini adalah hal yang harus dipahami terlebih dahulu. Bahwa, Komponen Cadangan bukanlah profesi atau pekerjaan. Jadi, tidak bisa dikatakan setelah melalui proses pelatihan militer, kemudian Komponen Cadangan akan setara dengan TNI. Tidak.

Sebab, Komponen Cadangan hanyalah kumpulan masyarakat sipil yang mendaftar sukarela untuk latihan militer. Hanya sampai praktek latihan militer saja, jadi tidak ada status lain sampai tidak bisa dikatakan bahwa KomCad adalah anggota militer. Ini batasannya. Bahkan, KomCad juga tidak boleh melakukan kegiatan mandiri yang berhubungan dengan militer. Semua tetap harus sesuai dengan aturan, jika memang sudah lepas dari pelatihan militer, maka statusnya tidak aktif.

Status KomCad akan kembali aktif jika ada kondisi darurat yang mengharuskan KomCad membantu pertahanan utama yaitu TNI sebagai komponen utama. Dalam kondisi darurat inilah, nantinya KomCad akan membantu Komponen Utama, menjaga pertahanan negara dan menjadi bagian dari bela negara.

Karena bukan profesi tetap, jadi hak uang saku dan jaminan kesehatannya pun akan lepas setelah status tidak aktif ditetapkan. Dan status KomCad tidak aktif akan terus ada sampai KomCad berusia 48 tahun. Jika selama menjadi KomCad tidak aktif ini tidak ada kondisi darurat, maka saat sampai usia 48 tahun status keanggotaan sebagai KomCad akan selesai.

Kemenhan


Jadi, buat yang bercita-cita menjalani profesi sebagai militer. Tentunya, silakan mendaftar menjadi anggota TNI jika memenuhi syarat. Sebab, KomCad bukanlah militer seperti TNI. KomCad hanya bertugas saat dibutuhkan saja dan sifatnya sebagai pendukung komponen utama.

Bagaimana? Tertarik mendaftar jadi Komponen Cadangan? Bisa dapat uang saku, loh. Segera saja mendaftar, pendaftaran hanya sampai 16 Mei 2022.