15 July, 2018

Cara Mengubah Keanggotaan BPJS Dari BPJS Perusahaan Ke BPJS Perorangan Dengan Mudah


Pindah BPJS Perusahaan Ke BPJS Perorangan



Ipehalena.com - Ada yang kartu BPJS-nya dibuat dan iuran perbulannya dibayar oleh perusahaan? Tentunya enak karena tidak perlu memikirkan keterlambatan pembayaran sampai tidak perlu mengantri membuat kartu BPJS karena sudah dikordinasi oleh perusahaan. Tapi, bagaimana kalau kondisinya Anda sudah tak lagi bekerja di perusahaan tersebut dan perusahaan yang baru justru memberikan jaminan kesehatannya dengan memberikan uang tunai? Jadi, mau tidak mau untuk pembayaran iuran BPJS harus dibayar oleh kita sendiri.

Masalahnya bukan karena harus membayar tunai, tapi ternyata ada lagi yang harus diurus yaitu perpindahan dari BPJS perusahaan ke BPJS perorangan. Kenapa begitu? Entah bagaimana pihak perusahaan yang baru ini memang tidak bisa langsung mengurus perpindahannya, jadi mau tidak mau setiap karyawannya harus membuat dan mendaftar sendiri layanan BPJS-nya. Kalau sudah begini, mau tidak mau harus segera mengurus perpindahan dari BPJS Perusahaan ke BPJS Perorangan.

Ribet enggak sih ngurusnya? Tenang, beberapa hari yang lalu, saya menyempatkan diri untuk mengurus perpindahan kartu BPJS saya agar menjadi perorangan. Alasannya agar tidak ribet lagi, apalagi sudah ada 'jatah' dari perusahaan namun harus dibayar sendiri. Setelah dipikir-pikir, toh tidak ada salahnya juga mengubah fasilitas ini. Lagipula, sekarang ini semua fasilitas pelayanan publik tidak lagi menyulitkan prosesnya, selama mau mencari tahu sebelum datang ke kantor pelayanan publik terdekat.


Syarat Yang Harus Dibawa Untuk Mengubah BPJS Perusahaan Ke BPJS Perorangan



Sebelum datang ke kantor pelayanan publik, saya mencari tahu dulu di Google, kira-kira apa saja yang harus saya siapkan untuk mengurus perpindahan ini. Kebetulan, waktu itu saya baru bisa berangkat usai solat Zuhur. Saat itu tidak banyak berharap, minimal bisa datang ke kantor BPJS Bekasi di dekat alun-alun kota Bekasi, sambil bertanya-tanya apakah syarat yang saya bawa ini benar dan lengkap atau tidak. Bahkan saya tidak berharap akan bisa mendapat antrian hari itu juga.

Ternyata saya salah....

Ketika saya tiba di kantor BPJS Kesehatan, ternyata petugas keamanan justru meminta kami langsung untuk mengisi formulir permohonan perpindahan layanan. Setelah diisi dengan seksama formulir yang bisa langsung didapat di kantor BPJS, saya langsung mengambil nomor antrian. Nanti di tempat pengambilan nomor antrian, formulir Anda akan dicek terlebih dahulu oleh petugas yang ada di situ. Untuk memastikan agar proses pelayanan di Customer Servicenya tidak memakan waktu yang lama. 


Beberapa dokumen yang dicek itu sebagai berikut :
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Kartu Identitas
  • Kartu BPJS Dari Perusahaan
  • Fotocopy Surat Paklaring
  • Formulir yang sudah diisi sesuai data 

Kalau syarat-syarat di atas sudah disiapkan, selanjutnya Anda bisa langsung menunggu hingga nomor Anda dipanggil. Tenang, prosesnya tidak memakan waktu yang lama, kok. Bisa ditunggu dan satu hari jadi, asal persyaratannya sudah dipenuhi. 


Alur Perpindahan Layanan BPJS Perusahaan Ke BPJS Perorangan



Untuk lebih lengkapnya saya jabarkan sedikit di sini. Bagi Anda yang memiliki keterbatasan sehingga tidak bisa mengurusnya dengan datang langsung ke kantor BPJS silakan hubungi kantor BPJS Cabang Bekasi di nomor (021) 8847071, siapa tahu mereka bisa membantu, ini diutamakan bagi Anda yang memiliki keterbatasan sehingga kondisi ini membuat Anda tidak bisa berkunjung ke kantor cabang.


  1. Silakan kunjungi kantor BPJS Cabang Bekasi di Jalan Veteran No. 62, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bks, Jawa Barat 17141.
  2. Mintalah formulir kepada petugas keamanan di bagian resepsionis untuk diisi. 
  3. Segera isi formulir sebelum mengambil antrian.
  4. Siapkan dokumen yang harus dibawa dan pisahkan ke dalam map atau tempat khusus agar mudah saat dicek.
  5. Ambil nomor antrian, siapkan juga dokumen yang Anda bawa karena akan diperiksa oleh petugas sebelum diberikan nomor. Sampaikan juga keperluan Anda bahwa Anda ingin mengubah status BPJS dari perusahaan ke perorangan.
  6. Tunggulah nomor antrian Anda akan dipanggil. Jika sudah dipanggil, serahkan semua dokumennya. 
  7. Jika sudah selesai di bagian Customer Service, tunggu kembali hingga dipanggil karena data Anda sedang diproses.
  8. Jika Anda sudah dipanggil kedua kalinya, ini terkait status keanggotaan Anda di BPJS, maka Anda akan dijelaskan nantinya apakah prosesnya berhasil atau tidak.
  9. Kemarin, saya diminta untuk membayar langsung tagihan bulan Juli ini segera sebagai proses aktivasi.
  10. Untuk pembayarannya Anda akan diberikan informasi virtual account yang bisa Anda gunakan untuk membayar tagihan BPJS secara online.

***

Bagi Anda yang masih belum memiliki aplikasi Mobile JKN, segera unduh dan pasang aplikasi ini di smartphone Anda. Karena fasilitasnya banyak dan sangat membantu. Terutama bagi yang masih bingung ingin membayar BPJS dimana dan bagaimana. Di aplikasi ini juga diinformasikan beberapa metode pembayaran yang memudahkan bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. 

Khusus bagi Anda yang bingung membayar premi BPJS melalui online, bisa juga dengan membayarnya di Indomar*t terdekat, di beberapa kota sudah bisa melayani pembayaran untuk BPJS ini. Atau di kantor pos juga bisa.

Dan bagi Anda yang masih belum memiliki keanggotaan di BPJS bisa loh membuatnya secara online melalui aplikasi Mobile JKN ini. Jadi, lebih memudahkan Anda yang mungkin saja tidak bisa datang langsung ke kantornya. Selain itu, bagi Anda yang sudah memiliki keanggotaan di BPJS, jika ingin menambah anggota baru, seperti mendaftarkan anak Anda yang baru lahir, bisa juga didaftarkan melalui aplikasi Mobile JKN ini. 

Sekarang, semuanya sudah dipermudah, tinggal bagaimana kita mengikuti prosedurnya. Baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu syarat dan ketentuannya agar nantinya tidak menghadapi kendala yang membuat Anda kerepotan. 


Sudah punya kartu BPJS? Sudah pernah berobat menggunakan BPJS? Menurut Anda bagaimana pelayanan fasilitas publik saat ini? Silakan berbagi pendapat Anda di kolom komentar. 







13 July, 2018


Ingin Mutasi Motor ? Bisa Urus Sendiri Loh Caranya Juga Gampang Kok





Ipehalena.com - Beberapa hari yang lalu, saya sempat merasa galau karena baru sadar harus mengganti plat nomor motor dan memperpanjang STNK. Apalagi waktu itu saya baru ingat saat beberapa hari setelah lebaran, langsung saya kebingungan. Tapi, setelah dicek ternyata terakhir saya harus mengurusnya sekitar tanggal 20. Allhamdulillah, masih ada waktu. Sekarang masalahnya adalah motor ini yang harus saya urus perpanjangan surat-suratnya, berplat F. Sementara saya tinggal di Bekasi dengan plat motor B.

Masalahnya terletak pada tempat mengurus surat-surat untuk motor-motor plat F. Yaitu di Cibinong. Huahahahahaha. Ini sempat membuat saya dan partner berpikir dengan keras sambil mempertimbangkan jarak yang lumayan jauh dari Bekasi ke Cibinong jika harus mengurus ganti plat nomor. Akhirnya keputusan kami sudah bulat. Harus balik nama saat ini juga, agar tidak perlu jauh-jauh mengurus suratnya.

Dengan bantuan dari Google Map, akhirnya kami sampai di Samsat Cibinong dengan menggunakan sepeda motor. Saat di lihat sih, berangkatnya saja sudah menempuh jarak 30 Km. Sungguh, tidak bohong kalau tubuh saya seperti kaku semua. Maklum, sudah terlalu lama saya tidak berkendara motor dengan jarak yang jauh. Kalau dulu, saat masih unyu-unyu, ke Karawang naik motor pun tidak jadi masalah, sekarang setelah unyu-unyunya memudar, saya harus mengakui kalau fisik saya sudah menurun dan hasilnya kaku seluruh tubuh saya.

Samsat Cibinong ini lokasinya memang cukup membingungkan karena di Google Map menunjukkan arah yang sedikit kacau. Kami sempat memutari lingkungan Kantor Pemerintahan tanpa tahu dimana letak pintu masuknya, ahahahahaha, serius sampai muter-muter di situ karena petunjuk arah di gadget membuat kami bingung. Meski kemudian akhirnya ada juga yang memberi kami jalan yang benar, siapakah bapak yang baik hati itu? Beliau adalah calo yang tengah menunggu orang untuk menjadi pelanggannya.

Oh tidak, tentu tidak, saya tidak menggunakan jasa calo. Karena saat ini, informasi mengenai alur mengurus ini dan itu sudah tidak sesulit jaman dahulu kala. Benar saja, saat saya sampai di kantor Samsat, kami bertanya ke dalam kantor. Di sana ada Customer Service yang bersedia memberikan jawaban. Dan inilah alurnya jika ingin mengganti plat nomor aka mutasi surat morot.


Syarat Yang Harus Dibawa Jika Ingin Mutasi Motor



Jangan lupa sebelum berangkat, Anda harus membawa beberapa hal yang menjadi syarat untuk melakukan perpindahan lokasi motor. Terutama jika memang sekalian ingin membayar pajak motor juga. Berikut ini syaratnya :


  1. Membawa surat STNK motor Anda, yang asli ya.
  2. Membawa surat BPKB kendaraan motor, sebaiknya faktur kendaraannya tidak hilang dan jangan sampai hilang. Biasanya itu akan dibutuhkan saat membayar pajak kendaraan.
  3. Membawa Kartu Identitas atau Kartu Tanda Pengenal Anda.
  4. Membawa kendaraan yang akan dimutasi atau dipindah lokasi.


Untuk Caranya akan saya sedikit ceritakan menggunakan bahasa saya dan daya tangkap saya. Ini dikhususnya untuk Mengurus Mutasi Keluar karena kita ingin surat-surat motor yang kita ingin pindah lokasi diambil dari kantor Samsat daerah.


Tata Cara Mutasi Motor Di Kantor Samsat Cibinong


  • Saat sampai, segeralah menuju ke loket Cek Fisik Kendaraan dan mintalah blangko pada petugas di sana. Nanti akan ditanya kok, keperluannya apa dan nanti akan diberikan blangkonya.
  • Untuk lokasi Cek Fisik di Samsat Cibinong tahun 2018 bulan Juli ini, berada di ujung sebelah kanan gedung. Paling ujung, jadi silakan bawa motor Anda ke tempat tersebut untuk dicatat nomor rangka dan difoto fisik motornya.
  • Setelah Cek Fisik selesai, bawalah surat tersebut kembali ke Loket Cek Fisik untuk disahkan. Ingat disahkan dulu, ya di loket sebelumnya saat meminta blangko.
  • Kalau sudah disahkan, jangan langsung buru-buru diserahkan ke mutasi keluar. Tapi silakan foto copy STNK dan BPKB Anda. 
  • Langsung menuju Kantor Arsip yang berada di dekat tempat foto copy (Samsat Cibinong). Serahkan pada petugas agar dibantu untuk pengurusan arsipnya.
  • Belum selesai, kalau sudah mendapat surat pengantar dari Kantor Arsip. Anda harus keluar dari kantor Samsat untuk menuju Kantor Polres Cibinong yang letaknya berada di sebrang lingkungan Kantor Pemerintahan. Anda cukup keluar dari lingkungan kantor tersebut dan tempat Kantor Polresnya berada di sebrangnya, sebelahan dengan Gedung Kesenian yang tampak tak digunakan lagi.
  • Di Polres Cibinong, anda silakan datang ke loket khusus STNK. Kemudian sampaikan bahwa Anda ingin mengurus mutasi keluar
  • Anda akan mendapat informasi kalau surat-surat Anda sedang diproses. Waktunya selama 1 minggu baru akan keluar surat tersebut.

Jadi, sampai hari ini saya sedang menanti waktu selama 1 minggu yang akan jatuh beberapa hari lagi. Bagi saya tidak masalah karena memang alur prosesnya ini cukup memudahkan dan tidak membuat pusing harus kesana dan ke sini. Kalau bertanya kenapa bisa memakan waktu yang lama? Kok biasanya dulu cepat hanya satu hari bisa selesai. Jawaban saya mudah, mungkin memang jatah saya begitu, harus menunggu selama 1 minggu. Atau memang peraturannya sudah diubah menjadi 1 minggu, saya masih belum tahu. Tapi, yang jelas saya memang diminta untuk kembali lagi ke Polres Cibinong untuk mengambil surat-suratnya setelah 1 minggu.

Sepemahaman saya, waktu 1 Minggu ini tentu digunakan untuk memverifikasi kepemilikan motor agar menghindari Mutasi Keluar bagi motor-motor curian. Jadi, diusut dulu bagaiman statusnya dan bagaimana kondisinya. Itu sepemahaman orang awam seperti saya. Bagi yang ingin mengurus Mutasi Keluar sendiri, caranya mudah, kok. Yang harus dipersiapkan memang mental, karena harus kembali lagi setelah seminggu kemudian, hehehe.

Untuk sementara tulisan ini saya akhiri dulu, nanti akan saya ubah kembali perkembangan sampai mengurusnya di Kantor Samsat Bekasi. Biarkan saya menikmati masa tunggu ini dulu, ya. Hehehehe. Oiya, sambil nanti mungkin saya akan menyematkan beberapa foto agar lebih lengkap. Kebetulan, kemarin saya belum sempat foto lokasinya karena terburu-buru, takut tutup loketnya.

Sampai jumpa beberapa hari lagi, ya :).

09 July, 2018


How To Subscribe Kindle Unlimited On Kindle Application Disertai Cara Nakal Berlangganan Layanan Ini


Subscribe Kindle Unlimited



Belakangan ini, menjelang beberapa hari lebaran hingga berminggu-minggu setelahnya dan sampai hari ini. Konsentrasi saya masih terganggu dengan beragam aktivitas sehingga belum sempat menulis di blog ini. Namun, beberapa tulisan saya di blog khusus ulasan buku, sudah tayang beberapa tulisan. Memang, saya tidak bohong, semangat membaca saya tengah membara. Saya menjaga ini agar tidak merosot tajam akhirnya terkena Reading Slump, istilah bagi mereka yang lagi enggak mood untuk membaca buku dan rasanya sulit berkonsentrasi membaca.

Sudah masuk bulan Juli, sementara jumlah buku yang saya baca masih belum mencapai target yang saya inginkan. Itulah kenapa saya menggunakan jurus "Aji Mumpung" sehingga mengabaikan satu hal terlebih dahulu agar target membaca saya bisa tercapai. Maklum, beberapa tahun belakangan, saya bisa mencapai target bahkan melebihi target membaca. Dan setiap tahun terus bertambah jumlahnya. Inilah hal yang membuat saya bangga pada diri saya sendiri, yaitu mampu mencapai target.

Dari kegiatan membaca ini, saya tengah mengalami masa dimana sedang banyak membaca ebook atau buku elektronik. Alasannya, agar saya tidak perlu membeli buku fisik yang harganya cukup lumayan. Selain itu mengingat tempat penyimpanan di rumah masih belum memadai, sepertinya saya akan tetap membaca buku elektronik dalam jangka waktu yang lama. Kecuali buku fisik kerjasama dengan penerbit atau penulis.

Nah, saya membaca buku elektronik ini dari sumber yang terpercaya, bukan ebook ilegal. Namun, memang berbayar setiap bulannya, tapi bagi saya yang bisa dengan bebas memilih buku apa saja dari aplikasi ini, disertai dengan banyaknya buku-buku bagus yang bisa dibaca secara gratis. Siapa sih yang menolak? Saya enggak menolak, meski harus mengeluarkan biaya kurang lebih 150.000 per bulan tapi bisa membaca ebook berbahasa Inggris sebebasnya.

Betul. Saya menggunakan aplikasi Kindle untuk membaca di gawai Android saya. Begini, ada banyak sekali fitur atau produk yang tidak bisa dikirim ke Indonesia atau dirasakan oleh pengguna aplikasi di Indonesia. Ini cukup menyulitkan dan mengecewakan, terutama ketika saya tidak bisa ikut menjadi anggota langganan Kindle Unlimited. Rasanya sedih sekali. Apalagi waktu sebelum saya bergabung, penawarannya itu gratis selama sebulan membaca semua buku di Kindle.



Tentang Kindle Unlimited


Jadi, di layanan Kindle Unlimited ini memang tidak semua ebook gratis dan bisa dibaca. Apalagi jumlahnya bisa puluhan ribu. Tapi, dipilih beberapa ebook dengan label Unlimited pada tampilannya yang bisa dibaca, itupun tetap jumlahnya tidak terbatas. Terkadang tidak muncul di pilihan rekomendasi tapi saat kita mencari secara manual ternyata bisa dibaca gratis. Jadi, memang harus pintar-pintar mencari ebook yang ingin kita baca secara random.

Layanan ini memang menawarkan gratis berlangganan sebulan pertama. Untuk memberikan peluang bagi penggunanya, apakah layanan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Saya cukup menyukai konsep ini, karena pada akhirnya saya bisa mengukur kira-kira seberapa banyak buku yang akan saya baca melalui Kindle. Apalagi saat itu ebook Handmaid's Tale muncul di laman pertama saat saya membuka tautan Kindle ebook ini. Duh, rasanya semakin ingin berlangganan dan membaca tulisan Margareth Atwood!

Saat mencoba pertama kali, tentunya saya ditolak dengan alasan bahwa layanan ini tidak tersedia untuk Indonesia. Sedih pastinya, apalagi tawaran membaca buku berbahasa Inggris secara gratis selama sebulan membuat saya semakin menginginkannya. Oiya, Kindle ini bisa digunakan aplikasinya di IOS dan Android, jadi tidak harus menggunakan Kindle reader khusus, ya.



Mencoba Beragam Cara Sampai Cara Nakal



Apapun saya lakukan demi berlangganan Kindle Unlimited. Serius! Meski nantinya harus membayar pun, saya tetap tidak masalah. Itulah mengapa akhirnya saya menggunakan satu aplikasi lain untuk menipu lokasi asli saya. Betul, saya menggunakan aplikasi VPN yang bisa mengalihkan lokasi penggunanya agar bisa mengakses beberapa website yang diblokir. Tapi, kali ini saya menggunakannya untuk mendaftar layanan Kindle Unlimited.


Bagi yang ingin juga berlangganan layanan ini, silakan mengikuti cara nakal ini, tapi resikonya ditanggung sendiri, ya.



  •  Unduh aplikasi VPN, saya menggunakan aplikasi Turbo VPN karena lebih stabil jaringannya.
  •  Pasang aplikasi ini di gawai Anda.
  • Jalankan aplikasi Turbo VPN, sebelumnya saya mengaturnya untuk digunakan di negara Canada dengan alasan, beberapa teman saya sesama bookstagram di Canada sudah banyak yang menggunakan layanan Kindle Unlimited ini.
  • Setelah aplikasi Turbo VPN dijalankan dan dihubungkan ke jaringan, sekarang buka aplikasi Kindle atau website Kindle ebook di gawai Anda.
  • Daftar ke layanan Kindle Unlimited.
  • Isi data pribadi Anda, tapi sebaiknya menggunakan alamat yang sesuai di Canada. Terutama kode posnya. Sebelum saya mengisi data ini, saya sudah mencari-cari informasi mengenai postal code di Canada agar mempermudah saya mengisi data ini. Namanya juga cara nakal, jadi data yang saya kirimkan juga fake alias palsu. Itu mengapa saya katakan resiko ditanggung sendiri, ya.
  • Setelah selesai, tentu akan tetap diminta untuk memasukkan data kartu Visa / Master yang digunakan. Waktu pertama mendaftar saya langsung menggunakan Kartu Virtual Jenius yang memang fungsinya bisa digunakan sebagai pembayaran virtual. Dan langsung bisa. Jadi, datanya tidak palsu-palsu banget.
  • Kalau sudah, Anda tinggal tunggu notifikasi apakah pendaftaran berhasil atau tidak melalui alamat email yang Anda berikan. 
  • Jika sudah, Anda bisa langsung menikmati membaca Kindle melalui aplikasi yang juga sudah seharusnya dipasang di gawai Anda.

Bulan ini adalah bulan ketiga saya berlangganan Kindle Unlimited. Dan sejauh yang saya alami tentunya saya jadi jarang membeli buku, lebih banyak membaca buku elektronik. Tentunya, saya jadi harus menjaga kesehatan mata saya juga, apalagi saya sudah mengenakan kacamata, jadi harus hati-hati. Untuk pilihan membaca, ada banyak. Bahkan saya sering mencari rekomendasinya melalui teman-teman lain yang menggunakan layanan ini.



Kenyamanan Membaca Di Kindle Application



Sebenarnya di Indonesia sudah tersedia aplikasi yang menyediakan banyak bacaan gratis yaitu Ipusnas dan IJak. Keduanya benar-benar bisa digunakan secara gratis dan tidak ada biaya berlangganan bagi kalian yang ingin membaca ebook di aplikasi ini. Apalagi sekarang sudah semakin banyak koleksinya, jadi tidak perlu khawatir akan mendapati bacaan yang biasa-biasa saja atau malah tidak menarik. Banyak pula teman-teman saya sesama pembaca buku yang sering menggunakan aplikasi ini. Namun, tentunya ada kelebihan tentu ada kekurangan. Kekurangannya lebih ke selera, sih, bukan secara keseluruhan fungsi aplikasinya.

Ada dua aplikasi membaca ebook yang saya sukai yaitu Kindle dan Play Book. Kenapa? Akan saya bahas sedikit di sini untuk menjelaskan kenapa saya memilih kedua aplikasi tersebut bukannya memilih Gramedia Digital yang juga memiliki banyak koleksi.

Memudahkan dalam menyimpan kutipan atau menandai kalimat yang diinginkan. Ini adalah alasan utama yang mencangkup seluruh alasan kenapa saya lebih nyaman membaca melalui Kindle dan Play Book. Dengan kemudahan ini saya jadi bisa menandai entah itu kutipan atau kalimat penting yang bisa membantu saya dalam menulis ulasan. Apalagi kedua aplikasi ini, meskipun bukunya sudah saya hapus dari koleksi pustaka, jika suatu saat saya unduh lagi, akan tetap muncul kutipan atau kalimat yang sudah saya tandai sebelumnya.

Sementara jika saya membaca melalui Gramedia Digital, saya kesulitan menandai kalimat yang saya inginkan. Sedih sekali rasanya, karena itu saya berpikir lebih lama jika harus memperpanjang langganan Gramedia Digital. Bukan apa-apa, walaupun koleksinya banyak, tapi saya jadi kesulitan menyimpan atau menandai kalimat yang saya inginkan. Jadi, alasan yang paling mendasar inilah yang membuat saya lebih memilih aplikasi lain.

Tapi, meski Play Book dan Kindle memiliki hal yang saya inginkan, ada pula kekurangan dari salah satunya. Yaitu Play Book, walaupun punya fasilitas menandai kalimat, tapi di Play Book tidak ada fasilitas berlangganan. Aplikasi ini hanya berfungsi sebagai toko ebook, tapi meski begitu, Play Book tidak kehabisan ide dalam memanjakan penggunanya. Saya sudah dua kali ini menikmati voucher yang terkadang bisa berbeda jumlahnya untuk bisa dinikmati satu kali untuk pembelian produknya. Terakhir saya mendapat voucher Rp 40.000 rupiah dan saya belikan buku Desire karya Haruki Murakami.

Dari dua alasan tersebut, tentu bisa dilihat mengapa saya masih melabuhkan hati saya pada aplikasi Kindle. Selain biaya langganan yang bagi saya masih terjangkau, serta fasilitas yang mumpuni. Di Kindle ini juga ada fasilitas Book Crossing. Nah, fasilitas ini saya masih belum paham betul bagaimana cara kerjanya. Tapi, saya sudah mengunduh lima ebook dari Book Crossing yang ditawarkan oleh seorang bookstagram terkenal. Dia menawarkan bacaan-bacaan tersebut di Hari Buku Sedunia beberapa bulan yang lalu. Kelima ebook itu pun benar-benar menjadi hak milik kita, jadi tidak ada masa pinjaman di sini.



Karena saya memiliki target membaca setiap tahun inilah, saya selalu mencoba beragam cara agar minat baca saya selalu terjaga. 


Kalau Anda, apakah ada hobi atau aktivitas lain yang tengah Anda coba penuhi targetnya? Selain pekerjaan tentunya, hehe. Silakan tinggalkan di kolom komentar.


03 July, 2018


Movie Review : Wrinkle in Time - Sebuah Usaha Mencari Jejak Seorang Ayah



"There is nothing to fear except fear itself" ~ Wrinkle in time

A wrinkle in time


Akhirnya kesampaian juga nonton film Wrinkle in Time yang diangkat dari novel ini. Penasaran juga karena sempat nge-hype banget beritanya di kalangan para pembaca buku. Kisah secara keseluruhannya sih, tentang seorang anak yang mencari bapaknya yang hilang di luar angkasa. Secara, bapaknya ini seorang anggota Nasa. Ceritanya ini unik karena mengangkat tema ilmiah, tentang dunia paralel dan keberadaan ruang multidimensi di luar angkasa.

Kenapa saya ingin menontonnya? Karena saya penasaran dengan wujud perubahan Mrs. Whatsit yang saat saya baca bukunya melalui Kindle reader, imajinasi saya masih belum bisa menggambarkan bagaimana sih bentuknya? Selain itu, saya juga penasaran dengan dunia Uriel ini, bagaimana bentuknya dan seperti apa interpretasinya dalam film.

Kali ini saya sepertinya akan mengombinasikan ulasan filmnya ditambah beberapa deskripsi tentang tokohnya sedikit lebih banyak dari bukunya. Jadi, biar lebih lengkap, gitu. Oiya, film dan bukunya memang diperuntukkan bagi anak-anak, meski di filmnya ada bagian 'kissing' antara Bapak dan Ibunya Meg, jadi silakan dipertimbangkan.


Meg Dan Charles Kakak Beradik Yang Kehilangan Ayahnya



Saat kecil, mereka sangat dekat dengan sosok sang Ayah. Terutama karena satu-satunya lelaki yang mampu memahami Meg, apa yang dia sukai dan dia tidak sukai, sang Ayahlah yang tahu betul. Sehingga Meg teramat merasa kehilangan, meski telah 4 tahun Ayahnya tak kembali dari penelitian yang membuat keluarga mereka sering mendapat cibiran dari banyak orang. Ada yang mengatakan kalau sosok sang kepala keluarga itu sudah menikah dengan orang lain. Karena memiliki anak-anak yang aneh.

Terutama Meg yang setelah kepergian sang Ayah, nilainya merosot tajam. Di kelas, dia tak lagi bisa fokus pada pelajaran. Meski dia sangat menyukai pelajaran fisika atau berhitung lainnya, tapi karena tampak tidak tertarik dengan sekolah membuat prestasinya menurun. Ditambah dengan lingkungan sekolah yang sering membuatnya tak nyaman, kehadiran para perundung yang membuat Meg merasa tersisih.

Charles, adiknya Meg, tampak berbeda. Dia seperti anak lelaki yang terlalu dewasa untuk usianya. Semenjak kepergian sang Ayah, Charles bersikap seolah dia adalah kepala keluarga yang harus melindungi Ibu dan Kakaknya. Bahkan, Charles ini termasuk anak yang tahu segala hal, baik yang diceritakan atau yang belum disampaikan. Membuat Meg terkadang merasa aneh dengan adiknya ini, namun dia sendiri mengakui kalau Charles mengetahui banyak hal.

Kehidupan mereka semakin terasa berat, terutama melihat Ibu mereka tampak seperti wanita yang memiliki pandangan kosong. Tapi tetap menjalani kehidupan layaknya mayat hidup, meski dia masih berusaha untuk memperhatikan anak-anaknya, namun tetap terasa berbeda sehingga mereka tak bisa dibohongi dengan jawaban yang seolah-olah semua baik-baik saja.



Sebuah Tawaran Dari Tiga Wanita Misterius 



Mrs. Whatsit seorang wanita misterius yang bertamu ke rumah Meg di suatu malam. Dengan santainya, dia berbincang dengan Charles dan membahas masalah Tesseract pada sang Ibu. Meski tampak aneh dan patut dicurigai, namun Charles bersikukuh kalau Mrs. Whatsit ini baik hati dan merupakan temannya. Cukup puas juga dengan pemeran Mrs. Whatsit ini, karena dia benar-benar berusaha menyesuaikan sikapnya sesuai dengan penggambaran di buku.

A wrinkle in time
Source : Movieweb dot com


Setelah pertemuan dengan wanita itu, Meg juga Calvin, temannya Meg, terpaksa berkunjung ke sebuah rumah yang tampak diasingkan di tempat tersebut. Namun, Charles memaksa mereka untuk masuk ke dalam rumah tersebut dan siapa yang menyangka? Kalau rumah itu ditempati oleh tiga wanita dengan kondisi di dalam ruangan tersebut sangat mengagumkan bagi Meg dan Calvin.

Di rumah ini Meg dan Calvin bertemu dengan Mrs. Who dan Mrs. Which. Nah, dua wanita ini juga memiliki keunikan tersendiri, seperti Mrs. Who yang setiap berbicara pasti mengutip perkataan atau kalimat dari banyak orang. Jadi, setiap hal yang dia ucapkan sebagai bentuk komunikasi merupakan kumpulan kutipan. Cukup lucu juga, apalagi saya sempat terpikir untuk bekerjasama dengan Mrs. Who membuat ensiklopedia kutipan, gitu, hehehe.

Nah, wanita lainnya yaitu Mrs. Which yang kalau di dalam bukunya, nada bicaranya ini seperti lambat. Tapi, cukup lucu juga penggambarannya di film, itu karena bentuknya yang menyerupai raksasa, sehingga suaranya ini terdengar sedikit lambat. Sama dengan raksasa di film-film lain yang sering muncul, pasti bicaranya sedikit lambat. Nah, Mrs. Which ini juga termasuk yang lebih bijaksana dan baik hati. Di film ini, Mrs. Which diperankan oleh Oprah Winfrey! Itulah kenapa saya semakin penasaran ingin menontonnya.

Ketiga wanita ini menyampaikan tujuan mereka, bahwa mereka ingin membantu Meg dan Charles untuk mencari keberadaan sang Ayah. Namun, juga mengajak Calvin karena nantinya dia bisa menjaga kedua kakak-beradik ini. Meski tampak tak percaya, Meg mau tak mau mengikuti apa yang mereka katakan. Terutama karena Charles meyakinkannya berkali-kali. Dan lagi, Mrs. Which mengatakan pada Meg, bahwa mereka mendengar adanya sebuah harapan yang tak mampu mereka lihat sumbernya. Namun, dikirimkan ke rumah Meg dan Charles, karena itulah mereka memutuskan untuk mengirim ketiga anak tersebut pergi ke sebuah dunia dengan dimensi yang berbeda.


A wrinkle in time


Kisah Anak-anak Yang Dikombinasikan Dengan Fiksi Ilmiah



Usaha dan perjuangan Meg dan Charles untuk bisa menemukan jejak Ayahnya memang menjadi ide utama dari cerita ini. Namun, yang menjadi daya tarik lainnya yaitu penyematan fiksi ilmiah berupa dunia berbeda dimensi hingga melakukan perpindahan antar-dunia melalui jalur khusus. Kalau di film Interstellar ditunjukkan dengan Lubang Cacing yang memang dibahas dalam ilmu ilmiah merupakan jalur tercepat untuk menembus ke beberapa tempat. Tentunya ini masih belum bisa dibuktikan secara langsung, mengingat keberadaan lubang cacing ini cukup berbahaya dan dalam film ini juga berisi makhluk lima dimensi.

Melalui jalur khusus tersebutlah, mereka tiba di dunia Uriel tempat banyak para bunga-bunga menyanyi dan mampu berkomunikasi. Tempat pertama kali saya melihat perubahan Mrs. Whatsit yang saya tunggu-tunggu. Dan tentunya, bukti bahwa Ayah Meg dan Charles pernah singgah di sini. Dari tempat ini pula, mereka menemui seorang peramal yang nantinya akan membantu Meg untuk yakin dengan apa yang dia pilih.

Perjalanan menuju dunia antar-dimensi ini cukup menyenangkan karena selain ini sesuai dengan ilmu pengetahuan yang ada sehingga tidak sekadar fiksi yang tidak mendidik. Meski baik novel maupun filmnya, saya tidak menemui adanya adegan WAH yang bisa menguras emosional. Tidak seperti kebanyakan film anak-anak atau film animasi lainnya. Wrinkle in Time ini masih kurang bagus dalam segi eksplorasi emosi pemainnya. Karena pun saya temui di dalam bukunya juga tidak begitu menggetarkan apalagi hingga membuat haru. Padahal biasanya buku-buku yang mengangkat tema keluarga akan bisa menggunggah sisi haru biru dalam diri saya.

Tapi, meski terdapat kekurangan, saya tetap menyukai film ini karena unsur animasi tambahannya yang benar-benar halus dan keren. Sehingga tidak kecewa menonton film ini. Sekarang saya justru tengah menanti dan berharap semoga film berikutnya akan segera tayang, soalnya bukunya ini merupakan serial. Jadi, semoga bisa dilanjutkan lagi suatu saat nanti. [Ipeh Alena]





12 June, 2018


Pengalaman Menginap Di Hotel Santosa Kota Malang

Hotel Santosa





Ipehalena.com - Mumpung sudah banyak penduduk Bekasi yang mudik, beberapa bahkan ikut mudik demi merasakan lebaran di kampung orang lain. Sementara saya, sedang menikmati jalanan Bekasi yang mulai lengang dan tak begitu ramai. Walaupun di beberapa titik masih terlihat kemacetan, apalagi karena memang dilewati jalur mudik. Jadi, semalam saja jalur kalimalang menuju Cikarang sudah padat, dipenuhi kendaraan roda dua dengan membawa barang-barang yang cukup banyak.

Tidak hanya itu, beberapa bis juga tampak melewati jalur kalimalang ini. Pun demikian dengan truk-truk besar yang akhirnya lewat jalur kalimalang. Mendekati hari Lebaran, suasana sudah tampak berbeda di kota kelahiran saya ini. Beberapa tetangga sudah ada yang mudik sejak tanggal 9 Juni kemarin. Beberapa memutuskan untuk mudik setelah lebaran. Ada juga yang memilih mudik saat malam takbiran. Kapanpun Anda mudik, semoga selamat sampai tujuan dan sehat wal'afiat.

Nah, kali ini saya ingin memberikan rekomendasi hotel di Kota Malang yang pernah saya jadikan tempat menginap. Sekedar informasi, saya menginap di hotel ini saat Menghabiskan Beberapa Hari Di Kota Malang sebulan yang lalu. Untuk ulasan kali ini, saya tidak melebih-lebihkan, ya. Tentunya Anda pasti akan menemukan ulasan yang buruk tentang kondisi hotel yang saya akan rekomendasikan ini, karena itulah saya cenderung subjektif dimana saya ambil dari pengalaman saya pribadi menginap di hotel Santosa Kota Malang.



Kenapa saya memilih Hotel Santosa Kota Malang?





1. Harganya Murah



Apalagi sih yang dicari model turis lokal seperti saya ini, yang berpikir untuk mencari penginapan yang murah? Karena saya selalu berprinsip, selama bisa mendapat sesuatu yang murah, mulai dari tiket perjalanan, tempat menginap sampai tempat makan yang murah, bisa membuat saya berhemat. Minimal uang kembaliannya bisa untuk membeli barang lain atau justru untuk keperluan lain ketika kembali lagi ke Bekasi.

Jadi, alasan pertama saya memilih menginap di Hotel Santosa Malang ini cuma satu, murah! Terutama karena saya Pesan Tempat Menginap Melalui Aplikasi Agoda yang menawarkan diskon lebih besar. Siapa pula tak kalap melihat diskon seperti ini?

Lantas, apakah harga murah kemudian membuat saya gelap mata?




2. Cek Kebersihan Kamar Mandi



Saya sempat menyeritakan di tulisan Wisata Ke Malang Dadakan ini, bahwa saya sempat menginap selama beberapa jam saja di sebuah hotel yang cukup membuat saya tidak nyaman. Nah, karena merasa trauma dengan kondisi hotel ini, akhirnya saya merasa ragu pada mulanya untuk melanjutkan keinginan menginap di Hotel Santosa. Dimana kondisinya saat itu saya bahkan belum menjejakkan kaki di hotelnya langsung.

Ternyata efek dari trauma itu lumayan berat, ya. Karena saya sempat engkel-engkelan mengenai tempat bermalam. Pertama, sayang karena sudah membayar untuk bermalam di Hotel Santosa. Kedua, tidak mungkin dikembalikan dananya. Jadi, alih-alih ingin berhemat malah jadi mubazir karena saya masih kekeuh takut akibat trauma. Oiya, trauma yang saya alami itu, bukan karena hal yang aneh sih.

Jadi, sedikit saya ceritakan, kalau tempat saya sempat menginap selama beberapa jam ini, kondisi kamarnya lembab. Meski ada pendingin ruangan, sih. Banyak sarang spider sampai debu di sela-sela lemari, di kolong tempat tidur, sampai di sudut ruangan. Dan, ini yang membuat saya teramat sangat merana, kondisi kamar mandinya yang sangat jauh dari kata bersih dan nyaman untuk digunakan. Jangan ditanya kemudian saya menggunakan kamar mandinya atau tidak, karena saya harus menahan buang air besar, saking saya sudah tak tahan dengan kondisi kamar mandinya ini.

Baiklah, harus diingat kalau cerita pengalaman trauma saya ini bukan terjadi di Hotel Santosa, ya. Nah, saat kemudian saya membulatkan tekad setelah perdebatan yang panjang, untuk berkunjung dahulu ke Hotel Santosa. Mengingat saat itu sudah masuk waktu petang dimana kami belum ada yang mandi dan tubuh sudah terasa penat setelah berkunjung ke Museum Angkut di Batu Malang. Akhirnya kami sampai di Hotel Santosa.

Setelah check-in, saya sempat berdebar saat membuat kunci kamar. Jadi, Hotel Santosa ini memang bukan hotel yang elit. Bukan hotel bintang lima, ya. Kondisi ruangannya hotelnya ini cukup klasik, seperti bangunan rumah tua namun tidak menyeramkan. Pintu kamarnya itu persis seperti kamar kos-kosan, berderet rapi. Dimana terletak dua buah kursi dan meja di luar kamar dan gelas serta air minum yang disediakan hotel untuk pengunjung yang menginap.

Masuk ke dalam kamar, saya langsung memeriksa kamar mandinya. Iya, daripada saya tersiksa lagi. Dan saya memang selalu mengecek kebersihan kamar mandi di tempat manapun yang saya kunjungi, mau itu Mall, swalayan, museum sampai mesjid pun saya cek kebersihan kamar mandinya. Apakah layak digunakan atau tidak. Nah, setelah saya mengecek kamar mandinya apa yang terjadi?


Saya berkata, "kita nginepnya di sini aja, ya. Kamar mandinya bersih!"


Hotel Santosa


3. Pilihan Ruangan Bervariasi Dengan Spesifikasi Yang Sesuai



Saat memilih tipe kamar yang diinginkan, saya menyarankan untuk menginap di kamar dengan persediaan tiga kasur. Karena, harga semalamnya cenderung murah apalagi lokasinya sangat strategis. Jadi, bermalam di Hotel Santosa dengan biaya Rp 200ribuan itu sudah cenderung murah untuk empat orang. Ingat, ya, empat orang dan kami memilih tiga kasur. Karena saya mikir, ini hotelnya cuma dipakai untuk tidur malam dan penitipan tas saja selama beberapa hari di Malang.

Kondisi kasur dengan tipe 3 single bed yang saya pilih ini cukup memberi kemudahan. Karena dua single bed diletakkan berdempetan sehingga cukup untuk tiga orang. Sementara adik saya, tidur di kasur terpisah, masih di ruangan yang sama. Untuk kondisi ruangannya pun cukup luas. Ada meja kaca dilengkapi dengan kursi. Satu kursi yang berada di meja rias aka meja kaca, dua kursi lipat yang bisa dibuka dan digunakan. Bahkan ada tempat gantungan, baik itu di kamar mandi dan di kamarnya. Jadi, tidak sulit untuk menggantung baju.

Kamar Hotel Santosa


Selain itu, masih ada tempat yang cukup untuk solat. Jadi, benar-benar dengan harga 200rb semalam itu bagi saya sudah sangat mencukupi. Apalagi mengingat kamar mandinya dalam keadaan bersih. Dan tidak ada sarang spider sampai kondisi kolong kasurnya dalam keadaan yang bersih.

Ukuran kamar mandinya juga cukup luas, meski sangat disayangkan penempatan toilet duduknya dengan bak airnya ini terbilang sempit. Jadi, bagi yang tubuhnya selebar saya ini, lumayan mepet. Mungkin karena ukurannya memanjang, jadi penempatan toilet duduk dan baknya ini dibuat sedemikian rupa. Karena itu masih banyak space kosong, jadi tampak luas memang. Nah, karena di kamar mandinya ada gantungan, saya yang tidak mau rugi ini, menggunakan kesempatan untuk menggantung kaos kaki dan pakaian dalam yang saya cuci setiap habis bepergian. Iya, hanya dua yang saya cuci kaos kaki dimana ini penting untuk saya, juga mengingat baunya sungguh amburadul kalau sekadar disimpan di dalam plastik. Dan pakaian dalam yang saya segera cuci, karena saya takut nanti ada hal-hal darurat, jadi saya sudah siap.


Kamar Hotel Santosa


Oiya, bagi yang ingin menjemur handuk atau pakaian yang basah, ada satu tempat di bagian dalam Hotel Santosa ini, letaknya sedikit ke dalam, disediakan tempat untuk menjemur. Waktu saya menginap kemarin, saya menjemur kaos kaki di tempat jemuran yang ada di tempat tersebut. Apalagi tempatnya memang di bawah kanopi bagian dalam, jadi lumayan cepat kering. Saya menjemurnya saat tidak sedang bepergian. Kalau pergi, saya bawa masuk kembali ke ruangan.



4. Titipkan Kunci Dan Kamarmu Bersih



Waktu pertama datang, kondisi kami tidak begitu berdebu. Hanya saja sangat bau, karena kondisi Kota Malang yang suasana siangnya itu gerah namun malamnya cukup dingin. Akhirnya, sampai di Hotel, kami hanya membutuhkan air untuk membasmi bau di tubuh kami. Bukan hanya itu, kami juga harus segera istirahat karena jam dua belas malam, kami akan segera bertolak ke Bromo. Jadi, setelah malam datang, kami sama sekali tidak keluar. Karena perut kami sudah dipenuhi kebutuhannya saat sore hari.

Nah, saat pukul dua belas malam tiba, kami menitipkan kunci di resepsionis. Di sana, kami memang sudah berencana untuk memperpanjang waktu menginap, namun karena perhitungannya sekitar pukul 12 siang hari, akhirnya pihak hotel memberi informasi bahwa kami harus kembali konfirmasi lagi nanti. Baiklah, bukan hal yang sulit. Sementara itu, barang-barang yang kami tinggalkan di ruang hotel bukan barang yang penting. Karena tidak mau beresiko, semua barang-barang berharga seperti handphone, laptop sampai berkas untuk pendaftaran kuliah adik saya pun dibawa serta menuju Bromo.

Sepulangnya kami dari Bromo, sekitar pukul sebelas siang. Dengan kondisi tubuh teramat lelah dan mata sudah tidak mampu lagi terbuka. Kami putuskan untuk langsung ke Hotel. Setelah sebelumnya berencana ingin berkunjung ke Jatim Park. Sayangnya tubuh kami sudah meminta haknya, akhirnya kami kembali ke Hotel. Dan saat masuk ke dalam ruangan, kondisi kamar kami sudah dalam keadaan rapi dan bersih.

Kenapa saya tahu? Karena sebelumnya tempat sampah terisi penuh, sprei kasur berantakan karena kami terburu-buru bersiap untuk berangkat ke Bromo pukul dua belas dini hari. Dan ketika masuk ke kamar mandi, aromanya wangi seperti habis dibersihkan.

Ternyata ini bukan sekali saja. Keesokan harinya, saat kami mulai menjelajah lagi ke tempat lain. Kondisi kamar sangat berdebu, usai kedatangan kami dari Bromo yang membawa banyak debu pasir. Otomatis, lantai kamarnya cukup kotor tapi tidak sampai berlebihan, sih. Nah, kami kembali menitipkan kunci sambil mengatakan pada resepsionisnya untuk minta dibersihkan. Tidak ada biaya yang diminta, pada waktu itu. Sehingga kami santai saja, dengan pemikiran toh kalau nanti tidak dibersihkan pun tidak mengapa. Karena tidak sampai kotor kebangetan.

Eh, benar saja, saat kami kembali, semua sudah bersih lagi. Sampai sprei pun sudah tertata rapi. Sejauh ini, tidak ada barang-barang kami yang hilang, karena itu tadi, kami tidak mau beresiko untuk berurusan dengan hal-hal yang menyangkut barang-barang penting. Jadi, kami bawa serta. Otomatis, saat masuk ke kamar kembali, ruangan sudah bersih berikut kamar mandinya.


Alun-alun Merdeka Kota Malang


5. Lokasi Hotel Yang Strategis



Ini baru saya sadari justru setelah menyempatkan diri berjalan-jalan keliling lokasi hotel terdekat. Saya baru sadar, kalau hotel ini dekat dengan Gajah Mada Plaza, dimana kalau butuh baju atau pakaian dalam darurat bisa langsung beli di sini. Dekat dengan tempat makan Pujasera, yang harganya cukup ramah di kantong. Saya juga tidak perlu jalan terlalu jauh untuk mencari makan ala rumahan. Dan di dekat deretan ruko-ruko di sebrang ada pedagang Sate Madura, yang amboi selalu ramai sampai antriannya cukup panjang. Beruntung saya masih dikasih kesempatan untuk makan di tempat ini. Yang pasti harus sabar, ya, kalau mau makan di Sate Madura di ruko sebrang.

Selain itu, jika ingin menghabiskan waktu di Alun-alun Merdeka Kota Malang, bisa ditempuh dengan jalan kaki. Karena memang sangat dekat sekali, tidak perlu naik angkutan umum. Karena lokasinya dekat dengan alun-alun, jangan ditanya kalau hari libur bagaimana kondisi jalannya. Sangat ramai sekali. Apalagi, tersedia juga beberapa cafe untuk yang gemar nongkrong dan mencicipi makanan khas cafe.

Bukan hanya itu, jika terbiasa berjalan kaki, untuk mencapai stasiun Kota Malang pun bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Hotel Santosa, loh. Karena, saat hendak pulang kembali ke Bekasi, kami tidak menggunakan angkutan umum apalagi ojek online. Justru kami berjalan kaki sambil menyempatkan diri melihat dari jembatan pemandangan Kampung Warna-warni dan Kampung Biru yang terletak di seberangnya.


Kampung Warna Warni



***


Dari ulasan saya ini, tentu semua berdasarkan pengalaman saya. Kalau dilihat, saya memang cenderung repot kalau masalah kamar mandi. Sehingga saat saya menemukan tempat yang kamar mandinya bersih, akan membuat saya nyaman dengan mudah. Jadi, kalau Anda menemukan ulasan yang beragam ada yang mengatakan buruk ada yang mengatakan bagus. Saya hanya berpesan, kembali lagi kebutuhan dan harapan seperti apa yang Anda inginkan dari sebuah hotel.

Dan satu lagi, harga semalam sekitar Rp 200rban dengan lokasi strategis, buat saya memang cukup murah. Lagipula ada pilihan kamar lainnya dengan fasilitas kasur yang juga berbeda dengan yang saya pilih.


Saran saya, baca dengan teliti :
  • Detil kamar yang disediakan, kasurnya seperti apa dan kalau bisa lihat foto yang tersedia.
  • Jangan lupa juga dibaca fasilitas apa yang disediakan dan tidak disediakan. Jadi, nantinya bisa mengetahui apakah ada kekurangan atau tidak dalam pelayanan.
  • Dipertimbangkan lagi, kira-kira kebutuhan kamar yang seperti apa dan jumlah anggota yang menginap. Ini dikhususkan untuk Anda yang menginginkan disediakannya makanan dari hotel. Biasanya kalau jumlah yang menginap melebihi batas maksimal yang dibolehkan oleh pihak hotel, tidak akan mendapat jatah makan gratis.





Penilaian subjektif saya pada Hotel Santosa ini secara keseluruhan saya berikan 5/5 bintang. Karena saya tidak mengalami kendala sama sekali selama menginap di sini. Nah, bagi Anda yang mencari penginapan di Kota Malang yang lokasinya strategis, Hotel Santosa mungkin bisa menjadi rekomendasi untuk Anda.



Kalau Anda, apa yang menjadi sorotan utama saat berkunjung ke tempat publik?