Anti Lemot! Ini Tips Biar Handphone Jadul Tetap Optimal

Posting Komentar
Anti lemot handphone

Handphone anti lemot, gimana caranya? Pernah enggak sih, Anda bertanya-tanya dalam hati, cara apa lagi yang harus dilakukan biar gawai enggak lemot? Pastinya tanpa harus ganti atau beli yang baru? Maklum, budget untuk beli gawai baru masih belum ada. 

Sementara semua pekerjaan harus tetap dilakukan di handphone. Sampai rasanya enggak bisa maksimal apalagi kalau harus unduh aplikasi baru yang diperlukan demi kepentingan belajar daring anak-anak. Semakin menjadi saja lemotnya!

Baiklah, siapa tau tulisan saya ini bisa membantu meringankan sedikit beban Anda karena masalah handphone lemot ini. Tapi, perlu diingat kalau cara ini bukan dengan mengganti dengan gawai baru. Juga bukan dengan cara singkat, ya. Tetap harus dikerjakan sendiri dan harus rutin.


Handphone Lemot Emang Bikin Masalah

Tenang! Masalah smartphone lemot itu bukan masalah kita sendiri. Saya pun mengalaminya. Apalagi karena saya tak hanya mengerjakan tulisan untuk blog saja yang dari hape. Tapi, jualan online sampai mengerjakan pesanan desain pun dari handphone.

Isi dalam media penyimpanan pun hampir didominasi dengan foto dan dokumen yang isinya tugas anak-anak dari sekolah. Otomatis, harus berbagi penyimpanan dan harus pintar-pintar dalam mengelola handphone biar enggak lemot parah.

Beberapa cara yang saya bagikan ini. Merupakan cara yang saya lakukan rutin setiap malam. 

Kenapa harus setiap malam? Karena jaringan pas malam hari lancar jaya hehe. Dan pastinya karena handphone sedang dalam kondisi enggak harus dipakai untuk kerja atau sekolah daring. Jadi, lagi bebas-bebasnya gitu istilahnya.

Nah, biar enggak berlama-lama. Langsung aja saya bagikan apa saja yang saya lakukan biar hape enggak lemot meskipun sudah terbilang jadul hapenya.


Tips Handphone Anti Lemot


1.Rajin Hapus Cache

Buat pengguna android, saya termasuk yang enggak pasang aplikasi khusus untuk bersihin cache. Kalaupun ada, itu aplikasi dari bawaan handphone yaitu aplikasi IManager yang sudah ada sejak beli hapenya.

Awalnya dulu enggak pernah dipake aplikasi ini. Diabaikan aja. Padahal, pastinya produsen handphone punya maksud dan tujuan baik, ya. Menyediakan aplikasi yang all in one biar hape kita performanya bagus.

Pas sadar, ternyata IManager di hapeku ini cukup komplit fiturnya. Ada fitur buat hapus cache, hapus file atau gambar yang sama. Terus, ada juga sistem scanning untuk memastikan apakah hape kita masih aman atau enggak. 

Nah, kalau di hapeku ada IManager. Coba deh cek di hape milik Anda, bukan milik tetangga, apakah ada aplikasi bawaan yang punya fitur untuk membersihkan cache ini? Kalau ada, yuk gunakan fitur ini. Karena efeknya bagus juga untuk performa handphone kita.


2. Hapus Pesan Lama

Ini saya banget nih. Sering merasa sayang untuk menghapus pesan. Soalnya, kadang bisa teringat kembali dari membaca pesan-pesan lama tentang hal yang terlupa sesaat. Tapi, ternyata menyimpan pesan lama dalam jangka waktu lama juga. Bisa bikin media penyimpanan kita jadi penuh.

Biar pesan lama kita enggak hilang dan masih bisa dibaca. Sebaiknya, sebelum dihapus, backup dulu ke Google Drive. 

Memanfaatkan media penyimpanan seperti Google drive ini benar-benar menyelamatkan banget, loh. Terutama untuk yang memory hapenya kecil. Soalnya, kita enggak perlu ribet pindahin data secara manual pakai otg atau usb. Cukup tinggal klak klik saja. Dan tentunya aman selama kita enggak pernah share link drive kita ke siapapun dan enggak pernah membagikan password kita.

Setelah dibackup jangan lupa hapus pesan lama yang ada. Baik itu di media penerima pesan seperti Messages ataupun di Whatsapp. Coba dicek beberapa grup yang enggak pernah di clear chat. Pasti sudah menggunakan media penyimpanan yang cukup besar karena belum pernah di clear chat.

Yuk, biar handphonenya enggak megap-megap. Khusus yang hapenya masih jadul dan storagenya kecil. Hapus pesan-pesan lama, ya. Biar hapenya bisa kerja maksimal lagi.


3. Backup Media Ke Cloud

Ini seperti yang sudah kusebut sebelumnya. Memanfaatkan cloud yang otomatis tersedia saat kita bikin akun di google itu saved my life banget. Soalnya, isi di Google Photos sampai Google Driveku itu data-data yang ada di hape.

Saya merasakan banget saat harus menyerahkan laporan sementara sedang enggak di hadapan laptop. Dan terselamatkan karena semua data ada di cloud.

Kalau masalah keamanan sebenarnya keamanan Google itu enggak perlu diragukan memang. Tinggal kitanya pernah membagikan link folder penyimpanan apa enggak? Terus, apakah informasi login akun kita aman atau enggak? Kalau selama ini aman. Insya allah data kita juga aman. 

Kalau enggak percaya, bisa kunjungi tautan langsung dari googlenya. Sebagai bentuk pernyataan resmi dari mereka di sini https://support.google.com/drive/answer/141702?hl=id&co=GENIE.Platform%3DDesktop#:~:text=File%20yang%20Anda%20upload%20ke,pribadi%20kecuali%20jika%20Anda%20membagikannya.

Jadi, sekarang mendingan langsung unggah manual atau otomatis juga bisa. Data berupa video, foto, dokumen sampai musik ke google drive. Terus, setelah dibackup, bisa Anda hapus data tersebut dari hape Anda.


4. Hapus Aplikasi

Siapa yang masih suka simpan aplikasi yang jarang dipakai? Sudah waktunya untuk hapus aplikasi yang terbilang jarang kita gunakan, yuk. Biar hape kita enggak gampang lelah. Dan proses kerja maupun sekolah daring tetap lancar.

Semisalnya ada aplikasi yang bisa diakses langsung dari browser hape. Lebih baik dihapus juga. 

Ini pengalamanku soalnya, saya enggak pasang aplikasi facebook dan twitter di hape. Tapi, saya gunakan keduanya melalui browser yang tampilannya menyerupai tampilan aplikasi. Jadi, enggak sulit mengoperasikannya.

Bahkan, aplikasi-aplikasi seperti marketplace untuk belanja pun saya buka melalui browser. Kecuali aplikasi khusus seller-nya aka untuk jualan. Ini penting karena lebih mudah jika dioperasikan melalui aplikasinya.


5. Hapus Manual Cache Telegram

Khusus banget buat yang sering nonton tayangan di channel Telegram. Kalau sudah selesai, jangan lupa untuk sering-sering hapus Telegram Cache dari aplikasinya, ya.

Jadi, setiap Anda menonton tayangan atau video dari Telegram. Tayangan yang kita tonton memang enggak langsung berupa video yang tersimpan dalam storage. Tapi, berupa kumpulan cache yang semakin hari semakin membesar juga kapasitas pemakaiannya.

Justru sering banget enggak disadari kalau cache dari nonton film atau drama di Telegram bisa bikin memory hape berkurang. Dan bahkan, cache ini enggak bisa dipindahkan ke hard disk atau otg usb. 

Buat bersihin cache khusus telegram ini. Silakan Anda buka Aplikasi Telegram kemudian buka Setting - Data and Storage - Storage Usage - Pilih Clear Telegram Cache.


Penutup

Namanya punya hape yang lemot dan jadul pastinya bisa bikin menguras emosi banget. Tapi, mengingat budget ganti gawai belum ada. Maka kita sebagai pemilik gawai harus semangat menyayangi hape kita dan merawatnya biar tetap awet sampai punya hape baru.

Kalau sudah tau kelemahan dari gawai kita. Tentunya bisa mempermudah kita karena seperti tulisan kak Maria Tanjung bahwa Kelemahanku Adalah Kekuatan Untuk Terus Berkarya.

Kelemahan handphone sudah bisa kita tangani. Sekarang tinggal kita kumpulin semangat untuk terus bekerja dan berkarya. Sekalian ngumpulin dana biar bisa ganti gawai, iya kan?



Kalau Pembaca, kira-kira file apa yang paling banyak mendominasi storage di handphone? Ada pengalaman juga enggak, saat pakai handphone atau gadget yang lemot banget?


Ipeh Alena
Blogger Bekasi - Amatir Fotografer - Content Writer For more information visit : here

Related Posts

Posting Komentar