Soul Disney Movie Tentang Ambisi Dan Impian Di Kehidupan

Posting Komentar


Soul Movie Disney

Punya impian dan berambisi meraih impian tersebut tentu sangat baik. Tapi, ternyata berambisi pun ada sisi enggak baiknya, loh. Biar tau sisi apa sih yang bikin berambisi banget kurang baik, bisa tonton film Disney berjudul Soul. Saya nonton Soul Movie di aplikasi Disney Hotstar. 

Film yang dirilis tahun 2020 ini cukup menjadi obat kangen bagi penyuka Pixar Movie. Apalagi selama pandemi ada yang belum pernah ke bioskop lagi karena masih takut. Alhasil, aplikasi seperti ini menjadi penolong banget. Dan film Soul yang diproduksi oleh Pixar dan Disney memang enggak boleh dilewatkan. 

Karena pandemi tiba-tiba datang, sempat membuat film Soul ini mengalami jadwal mundur sebelum rilis. Yang awalnya akan ditayangkan di bioskop. Hingga akhirnya diputuskan tayang di Disney Hotstar. Dan film ini ternyata tayang perdana di Festival Film London. Penasaran enggak, ceritanya seperti apa?

Yuk, disimak kisah tentang film Soul yang sudah saya tonton ini. Siapa tau butuh masukan sebelum menonton filmnya.


Ambisi Meraih Impian Menjadi Musisi Jazz

Mr. Gardner adalah seorang guru musik yang baru saja diangkat menjadi guru tetap. Tapi, pengangkatannya enggak membuat Gardner bahagia, tampak dari ekspresinya menyiratkan bahwa berita tersebut bukanlah apa yang ia impikan selama ini.

Menjadi guru musik, mengajarkan anak-anak sekolah tentang musik memang enggak mudah. Apalagi saat di kelas, muridnya banyak yang menganggap sepele perihal musik. Kecuali satu anak bernama Connie. Dia memiliki kecintaan terhadap musik tapi namanya anak-anak, terkadang Connie pun labil dan sering mengatakan ingin berhenti belajar musik.

Impian Gardner menjadi musisi Jazz pun sebenarnya enggak begitu didukung sama Ibunya. Nanti, menjelang akhir film akan dijelaskan kenapa Ibunya enggak menyetujui impian Gardner ini. Tapi, di hari yang sama ketika ia menjadi guru tetap. Adalah hari dimana ia ditawari oleh mantan muridnya untuk bermain Jazz dengan Dorothy William. Dan ini adalah impiannya yang selama ini dipendam.

Rasa bahagia menyeruak sedemikian rupa. Hingga ia tidak berhati-hati saat berjalan dan menyebabkannya terjatuh. Di sinilah, semua kisah perjalanan Soul alias Jiwa dimulai.


Soul Animasi Tentang Jiwa Manusia Di Alam Lain

Beberapa kepercayaan terkait agama di dunia ini memiliki kesamaan. Percaya dengan adanya kehidupan sebelum di dunia, setelah dunia dan akhirat. Dan Soul milik Gardner ini muncul di perjalanan menuju akhirat. Kalau dalam islam pas pertama Mr. Gardner muncul jadi Soul ini seperti Jembatan Sirotol Mustaqim ya. Jembatan menuju gerbang akhirat.

Tapi, karena ambisinya pak Gardner ini akhirnya Soulnya nekat kabur dari jembatan tersebut. Kemudian, muncul ke alam lain yaitu alam dimana para Soul ini berada sebelum hadir ke dunia. Di alam inilah mereka mendapatkan pembelajaran Seminar Tentang Diri Mereka sebelum berangkat terlahir ke bumi.

Soulnya mr. Gardner yang tersesat inilah yang membuatnya harus mencari cara agar bisa kembali ke bumi. Dasar emang ambisinya yang tiada tara. Tampak jelas kalau ambisi tersebut yang membuat Mr. Gardner terus berupaya agar bisa kembali ke bumi. Hingga kemudian ia terpilih menjadi mentor.

Soul yang dipilih menjadi mentor sebenarnya bukan sembarangan. Kebanyakan merupakan mantan ahli atau profesional di bidangnya. Karena Mr. Gardner ini asal-asalan memilih kartu penanda. Akhirnya, dia dipasangkan dengan Soul 22. Iya, namanya Soul 22 karena setiap Soul di alam sebelum hidup di dunia ini belum punya nama. Jadi ditandai nya pakai nomor.

Soul 22 ini terkenal bandel dan sulit. Dia sudah lama sekali enggak mendapatkan badge khusus yang membuatnya bisa terlahir ke dunia. Pasalnya, Soul 22 memang enggak tertarik untuk ke bumi. Dia selalu gagal pada tahap ujian menemukan tujuannya untuk hidup di bumi. Dan kebersamaannya dengan Mr. Gardner ini seperti takdir yang tak tertulis.


Apakah Hidup Ini Hanya Untuk Berambisi Mengejar Impian?

Saat berhasil kembali ke bumi melalui bantuan Mr. Moonwind. Ada kejadian unik yang membuat Mr. Gardner dan Soul 22 terjebak di tubuh yang berbeda. Soul 22 terjebak di tubuh Mr. Garner dan Mr. Gardner terjebak di tubuh seekor kucing yang digunakan untuk terapi di rumah sakit.

Karena Soul 22 ini belum pernah hadir di bumi. Ia sama sekali enggak bisa berjalan dan mengalami serangan panik. Jadi, Mr. Gardner harus mengingatkannya berkali-kali untuk tenang. Dan ketika mereka keluar dari rumah sakit, Soul 22 sempat mengalami ketakutan yang berlebihan karena tiba di bumi secara mendadak tanpa persiapan.

Di sinilah ada banyak hal tersembunyi yang disiratkan melalui ekspresi. Pesan moral yang paling mendalam memang terwujud dalam guratan senyum dan tatapan bahagia yang terpancar dari Soul 22 dan Mr. Gardner. Apa saja hal yang tersirat dari film ini?


Ambisi Memenuhi Setiap Sudut Pikiran

Melalui pernyataan jujur Soul 22 yang terjebak di tubuh Mr. Gardner, penonton bisa mengetahui betapa Jazz dan musik sangat berharga untuk Mr. Gardner. Karena, Soul 22 mengatakan bahwa isi di dalam kepala Mr. Gardner hanyalah Jazz… jazz.. jazz.

Karena cinta banget sama Jazz, Mr. Gardner enggak pernah berbincang dengan orang lain membahas hal selain Jazz. Di sinilah ketika Soul 22 mengambil alih pembicaraan saat mereka cukur rambut. Ada guratan rasa heran yang terpancar melalui ekspresi si kucing yang merupakan jiwanya Mr. Gardner.


Berbincang Tentang Hal Lain Selain Impian

Ngobrolin tentang impian sama orang lain emang menyenangkan. Tapi, jangan sampai seperti Mr. Gardner yang sering berbincang tentang Jazz tapi dia lupa memberi lampu sorot pada temannya si kapster.

Saat Soul 22 meracau dengan tubuh Mr. Gardner di tukang cukur. Banyak orang yang sedang mengantri sampai petugas kapster yang menyimak dengan seksama. Menanggapi obrolan tentang pengalaman Soul 22 yang sering gagal saat ujian ini dan itu. Membuat orang di dalam barbershop tersebut ikut menyuarakan isi hati mereka. 

Saking enggak pernahnya Mr. Gardner bertanya pada orang lain dan dia yang terlalu sering berbincang tentang Jazz. Hingga ia tidak mengetahui kalau temannya pernah bercita-cita jadi dokter hewan. Namun, karena ia memiliki seorang putri dan sekolah kapster paling murah. Akhirnya ia memilih menjadi pemilik barbershop.

Cerita Soul 22 tentang kehidupan dan impian yang terkadang enggak sesuai. Membuka mata Mr. Gardner yang asli. Dia melihat bahwa obrolan lain selain Jazz justru membuat mereka senang. Karena, obrolan ringan namun dengan topik tentang kehidupan lah yang membuat mereka memiliki persamaan.

Sementara, kalau hanya membahas tentang Jazz terus di luar lingkungan Jazz. Tentu orang hanya akan mengangguk saja karena enggak begitu memahami. Sebab, masing-masing manusia memiliki kesukaan dan kegemaran yang berbeda. Namun, kita semua punya kisah hidup yang hampir sama.


Bicarakan Dengan Baik Tentang Impian Tersebut Pada Orangtua Meskipun Berat

Bagi orangtua, mau anaknya sudah berusia 40 tahun pun. Mereka tetap anak. Dan hal yang lumrah ketika orangtua selalu mengingatkan anaknya tentang hidup mereka. Begitupun dengan kehidupan Mr. Gardner yang memang impiannya enggak disetujui sama Ibunya.

Ketika Soul 22 membaca pikiran Mr. Gardner asli, dia langsung otomatis menyuarakannya. Dari keberatannya itulah dia pun mengetahui alasan mengapa sang Ibu enggak setuju sama impian anaknya. Dan perbincangan sebelum Mr. Gardner tampil ini pula yang membuat keduanya akhirnya sepakat untuk memberikan kesempatan pada Mr. Gardner untuk bermusik.

Pesan yang disampaikan di momen ini cukup mendalam. Bisa dibilang, Mr. Gardner aja bisa membicarakan tentang impiannya sama orangtuanya. Berarti, kita pun bisa, gitu. Kalau saat usia kita masih muda dan belum bisa menyampaikan mengapa kita ingin mencapai impian kita. Enggak perlu khawatir soalnya Mr. Gardner aja bersabar menanti sampai ia tua baru bisa menjelaskan sama Ibunya. Jadi, intinya sih, cari waktu yang benar-benar pas buat bisa menjelaskan mengenai impian kita.


Hidup Itu Enggak Cuma Tentang Impian

Ini pesan yang paling penting. Ketika Soul 22 yang hendak bertukar jiwa agar Mr. Gardner mendapatkan tubuhnya kembali. Dia terduduk dan memikirkan tentang dunia yang belum pernah ia pijak sebelumnya. Kesempatan tanpa sengaja inilah yang membuat Soul 22 melihat betapa hidup di bumi itu enggak buruk.

Momen ketika Soul 22 melihat daun berguguran dan menjadi tampak indah banget. Ini benar sekali. Karena, itu adalah pemandangan yang sangat indah dan memesona. Bahkan, Soul 22 pun akhirnya jatuh hati pada kehidupan di dunia.

Dari sini pula, Mr. Gardner belajar menikmati dan menjalani kehidupannya di setiap menit dengan lebih khidmat.


Penutup

Nah, siapa yang akhirnya tertarik untuk nonton Soul? Bisa loh diajak anak atau keponakannya untuk nonton film ini. Soalnya bagus dan cukup banyak pesan moralnya.

Terutama tentang hidup secara utuh. Yang saat ini dikenal dengan sebutan Mindfulness. Menjalani kehidupan saat ini, detik ini dengan sungguh-sungguh. 

Jadi, pesan apa yang saya dapat usai menonton film ini? 

Buatku, hidup itu bukan sekadar tentang diri kita sendiri saja. Tapi, juga tentang kehidupan lain seperti tumbuhan, hewan bahkan sesama manusia. Dan kebahagiaan itu tentang betapa bermaknanya sesuatu untuk kehidupan kita.

Ipeh Alena
Blogger Bekasi - Amatir Fotografer - Content Writer For more information visit : here

Related Posts

Posting Komentar