Anime Fruits Basket Didominasi Kisah Toxic Relationship

ulasan anime fruits basket

Baiklah, sebenarnya ide tulisan ini sudah terlintas sejak menonton Fruits Basket Season 2 di tulisan ini : Baca Ulasan Fruits Basket. Tapi, karena bahasannya agak-agak berat menurutku. Sempat maju-mundur. Karena, takut aja nantinya malah jadi bikin bingung calon penonton anime ini.

Tapi, setelah semingguan ini menonton ulang Season 2 demi bisa nyambung ke Season 3. Akhirnya, berusaha mengumpulkan niat untuk menuliskan hal yang bercokol di kepala. Baiklah, mari langsung saja ke poin utamanya.


Fruits Basket Anime Yang Berkisah Tentang Dewa Di Kehidupan

Bagi orang Jepang, menggambarkan dewa yang mereka percayai berupa sosok manusia itu seperti bukan hal yang tabu. Mereka memang sangat bebas memberikan penggambaran tentang prinsip ketuhanan melalui jalan pikiran yang mereka tuangkan ke dalam banyak bentuk, salah satunya Manga dan Anime.

Karena itu, yang akan saya bahas juga ada kaitannya dengan ketuhanan. Terutama yang digambarkan dalam anime Fruits Basket ini. 

Oiya, buat yang belum terbiasa menonton anime dengan konflik yang cukup rumit. Tenang saja, masih ada yang lebih rumit yaitu Anime Nana. Jadi, anime ini masih terbilang lebih ringan dibanding Nana Anime yang rupanya sampai bikin Manga Creator-nya sakit parah. Hingga ceritanya terhenti dalam jangka waktu yang lama.

Baiklah, anggap saja ini kisi-kisi sedikit dari sudut pandangku, buat yang ingin menonton anime Fruits Basket. Overall, kusuka banget anime ini.


Titisan Dewa Yang Merasuki Akito Sohma

Kalau belum menonton anime ini. Penjelasan bahwa Akito Sohma adalah titisan dewa terbongkar sejak awal. Tapi, Tohru baru menyadarinya ketika ia bertemu dengan Akito di villa saat liburan musim panas.

Nah, sebagai sosok dewa, Akito ini sangat mencintai para anggota zodiak yang selalu taat, mencintai bahkan selalu ada di dekatnya. Gambaran ini seperti pemikiran bahwa tuhan itu senang sama makhluknya yang senantiasa dekat dan taat.

Namun, di lain sisi, Akito ini memiliki temperamen yang sangat buruk. Semua kehidupan para anggota zodiak berada di tangannya. Apa yang mereka lakukan, jika tidak sesuai dengan keinginan Akito. Maka akan ditolak.

Gambaran ini seperti menyindir mengenai tuhan yang tidak akan memberikan ini dan itu kalau memang tidak sesuai. Bahkan, terkadang takdir yang tidak sesuai keinginan makhluknya bisa menimbulkan rasa sakit dan rasa ingin memberontak.

Sebagai sosok dewa, Akito juga memiliki gambaran sebagai sosok yang tau semua hal. Dia tau bahkan ke hal yang paling tidak mungkin diketahui. Seperti ketika dia mengatakan pada Isuzu, mengenai pernyataan cinta Hatsuharu. 

Sementara pernyataan tersebut disampaikan di kamar Hatsuharu. Dan tidak ada siapapun yang menyaksikan kejadian itu. Tapi, karena sosok Akito ini adalah dewa yang harus sempurna, maka ia pun memegang semua kunci kehidupan dan aktivitas para anggota zodiak.

Namun, sosok dewa ini punya satu kelemahan. Walaupun dia bisa membaca pikiran, meski tidak sempurna. Atau bisa mengetahui hal yang tidak mungkin diketahui orang lain. Akito sama sekali tidak bisa mengetahui akhir dari misi pemberontakan para anggota zodiak ini.

Semua yang dilakukan Akito sebagai sosok dewa. Memang ditonjolkan menyerupai sosok tuhan. Jadi, kalau menonton anime-anime sejenis ini, membahas mengenai dewa. Jangan kaget, sebab dewa-dewa dalam kisah ini masih punya banyak banget sifat manusia.

Dan Akito ini memang dilahirkan istimewa. Jadi, seperti orang pilihan yang pantas untuk menerima titisan arwah dewa yang sudah mati. Sehingga bisa reinkarnasi.


Toxic Relationship 

Selain mengenai sosok Akito sebagai titisan dewa. Ada banyak hal yang cukup dominan dalam anime ini. Yaitu, Toxic Relationship yang bukan sekadar hubungan Akito sama anggota zodiak saja. Tapi, juga hubungan antara anak dan orangtua. Hingga hubungan antar kekasih.

Toxic Relationship Antara Akito Dan Anggota Zodiak

Sebagai seorang dewa, terkadang Akito ini selalu dominan. Ia punya keinginan dan percaya bahwa dia dibutuhkan. Sehingga, sering melakukan tindakan semena-mena dan cukup menyebalkan. Sebab, ia sering menyiksa fisik dan psikis para anggota zodiak.

Contoh kekerasan fisik yang ia lakukan adalah dengan mendorong Isuzu secara sengaja dari lantai dua. Menampar hingga memukul Yuki, Hino sampai Shigure, Hatori dan anggota lainnya. Yang lebih parah, dia sampai hampir menghilangkan penglihatan Hatori karena Hatori dekat dan jatuh cinta pada gadis biasa.

Untuk kekerasan verbal yang menyerang psikis anggota Sohma. Contohnya ada pada Yuki. Dia adalah anggota zodiak yang menduduki tingkat teratas. Sebagai titisan arwah zodiak tikus, Yuki sudah ada di rumah utama keluarga Sohma sejak kecil.

Awal kedatangannya, Yuki enggak merasa aneh bahkan cenderung melihat Akito sebagai sosok teman yang menyenangkan. Hingga suatu ketika, karena memang kondisi Yuki ini lemah dan sering sakit-sakitan. Ia di rumah utama juga demikian, batuk terus-menerus hingga membuat Akito menampakkan perilaku yang buruk padanya.

Dari kejadian itu, kemudian Yuki mendapat perlakuan tak adil. Seperti dikurung di kamar gelap, sambil melihat kegilaan Akito. Kemudian, dimaki hingga membuat Yuki percaya bahwa dia tidak berguna, dia tidak diinginkan di dunia itu sampai merusak kepercayaan diri Yuki saat ia remaja.

Parah banget memang ucapan-ucapan Akito. Kalau nonton anime ini, harus sabar dan jangan emosi. Sebab, perilaku Akito ini bisa membuat kita ikut emosi dan ingin buru-buru menghakimi Akito.


drama anime fruits basket

Toxic Relationship Antara Anak Dan Orangtuanya

Apalagi kalau menyaksikan toxic relationship antara anak dengan orangtuanya. Di Season 2 memang banyak yang terungkap. Seperti hubungan Yuki dengan orangtuanya. Dimana Ibunya lebih mementingkan kekayaan yang dihasilkan karena Yuki mendapat titisan arwah zodiak tertinggi.

Atau seperti Kyo, yang dituding sebagai pembunuh Ibunya. Padahal Ibunya bunuh diri karena sudah menyerah dengan dirinya sendiri. Sehingga Kyo memendam rasa menyesal dan bersalah hingga ia percaya bahwa dirinyalah penyebab kematian Ibunya.

Juga seperti Isuzu yang diusir secara terang-terangan di rumah sakit oleh orangtuanya. Mereka mengatakan agar Isuzu tidak perlu lagi kembali ke rumah. Bahkan, sejak kecil, Isuzu yang kerap dikenal dengan panggilan Rin. Mendapat perlakuan tidak adil dengan dikurung di kamar hingga dijambak oleh orangtuanya.

Semua hubungan buruk ini mendatangkan trauma bagi para anggota zodiak. Trauma yang besar yang membuat mereka punya trust issue, lemahnya self esteem bahkan kehilangan semangat hidup. 

Kalau dirunut dari Season 1 memang semua terjawab. Setiap misteri yang ditinggalkan di Season 1, terjawab keseluruhannya di Season 2 dan Season 3. Cuma, memang bisa menjadi trigger buat teman-teman yang pernah atau masih berhadapan dengan trauma akibat toxic relationship ini. 

Jadi, saya akan memberikan Trigger Warning buat teman-teman yang punya trauma berkaitan dengan toxic relationship.


Akito Sohma Titisan Dewa Yang Mau Sama Siapa Aja

Jujur ini sisi gelap dari Akito yang membuat saya mikir, “dih, kok mau sama semuanya.” Jadi gini, Akito ini adalah perempuan. Jawaban mengenai gendernya dia terungkap di akhir Season 2. 

Waktu di Season 1, agak ragu juga untuk meneruskan anime ini. Sebab, sempat mikir ada hubungan sesama jenis. Tapi, pas lanjut sampai di akhir Season 2, barulah prasangka ini terjawab. Dari perkataan Kureno, bahwa Akito adalah seorang gadis.

Sebagai seorang gadis, yang juga merangkap titisan dewa. Akito ini cenderung manipulatif. Dia berusaha untuk membuat para anggota zodiak bergender lelaki. Untuk tunduk dan memanjakannya. Bisa dibilang, dia juga tidur sama beberapa anggota zodiak lain, seperti Shigure, Kureno sampai Hatori kayaknya pernah.

Nah, manipulatifnya dia ini, membuat lelaki anggota zodiak kelelahan. Sebab, mereka ragu untuk memiliki hubungan percintaan dengan gadis lain. Selain karena kondisi khusus, ketika mereka dipeluk lawan jenis bisa berubah jadi binatang sesuai zodiak mereka.

Keraguan ini terus membungkam mereka apalagi dari pengalaman Hatori yang harus menghilangkan ingatan pacarnya. Gara-gara Akito tidak suka kalau Hatori berpaling darinya.

Dan sepanjang nonton anime ini sempat mikir. Ini di Jepang apa enggak ada batasan antara sepupu, ya? Soalnya, anggota zodiak ini rata-rata adalah keluarga besar Sohma. Berarti mereka semua punya hubungan darah antara satu dengan yang lain. Bisa dibilang sepupuan semua. Tapi, kenapa sama Akito ini didekati semua ya? Kayak enggak ada batasan gitu.

Keanehan ini memang agak saya skip karena penasaran dengan satu misi besar yang dipertanyakan oleh Rin juga Tohru. Yaitu, bagaimana caranya mematahkan kutukan arwah zodiak?


Fruits Basket Anime Romantis 

Nah, ini spoiler aja dari saya. Siapa tau ada yang sudah menonton juga dan sempat kepikiran juga. Sama kalau gitu.

Overall, buatku pribadi, anime ini cukup menyenangkan dan punya plot yang bagus. Semua kejadian atau keputusan sampai alasan para tokohnya cukup kuat. Dan penjelasannya tentu bisa jadi di Season yang sama atau di Season berikutnya.

Romansa remaja di anime ini seperti yang pernah saya tulis di ulasan sebelumnya. Bisa klik di tulisan merah paragraf pertama. Kalau romantisme di anime ini sederhana tapi bikin mesam-mesem. Kadarnya memang hanya 30% untuk adegan romantisnya. Tapi, perhatian yang bisa bikin berbunga-bunga tersebar di hampir 99% cerita ini.

Kalau baru nonton Season 1, pasti akan ngeship Tohru sama Yuki. Tapi, silakan lanjut ke Season 2, apakah akan ikut berganti ngeship Tohru dan Kyo? Jujurly, di Season 3 lebih parah sih damage-nya. Hihihi.

Buat yang sudah nonton Season 1 dan Season 2. Silakan lanjut ke Season 3, soalnya sudah selesai juga. Dan akan saya lanjut ulasannya di tulisan terpisah.

Selamat menonton kisah cinta Tohru dan pertemanannya dengan Uotani, Saki dan anggota zodiak :).



Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik ya. Untuk komentar dimoderasi ya.