Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Film Muatan Budaya Batak Ngeri-ngeri Sedap di Netflix

Beberapa kali cuplikan film Ngeri-ngeri Sedap ini lewat di beranda tiktok. Membuatku yang awalnya hanya senyam-senyum saja menyaksikan tayangan singkat tersebut. Hingga akhirnya, penasaran sampai titik tertinggi. Bersyukur sekali, karena tak lama setelah penayangan di bioskop selesai. Film Ngeri-ngeri Sedap ini muncul di Netflix. Langsung saja saya putuskan untuk menontonnya saat melihat film yang mengangkat budaya batak ini berada di urutan pertama rekomendasi dari Netflix. Berhubungan Dengan Suku Batak Sejak Kecil Saat menonton tayangan ini, saya termasuk yang beberapa kali menyaksikan youtube channel Adik Abang yang dulu saya kenal sebagai Agak Laen. Gara-gara muncul lagu Agak Laen yang memang benar lain kali lah lagu ini, hehe. Sejak kecil saya sudah dekat dengan orang-orang dari suku batak. Bukan apa-apa, kalau pernah dengar nama daerah Rawa Lumbu, mungkin akan tahu kalau di Jembatan 13 sampai Jembatan 14 itu banyak sekali suku bataknya di sini. Bermula dari issue mengenai pemind

5 Hal Sebelum Jadi Phonephotographer

Phone photographer

Phonephotographer apa kabar? Sekarang ini komunitas fotografi khusus pengguna handphone sudah semakin menjamur, ya. Membuktikan bahwa dalam memotret tidak harus memiliki kamera DSLR terlebih dahulu, tapi bisa langsung praktek dengan menggunakan kamera handphone. Biasanya pada beberapa kompetisi fotografi, penggunaan kamera handphone memang dibolehkan selama memiliki spesifikasi kamera minimal yaitu 5 MP.

Sebut saja Instagram akun @phonephotography_id yang sering memuat fitur foto-foto anggotanya yang menggunakan handphone. Atau bagi pengguna Xiaomi seperti saya ini, phonephotographer bisa menggunakan hashtag #Xiaomiphotographyindonesia untuk mendapat kesempatan difitur di akunnya.

Dengan mengikuti kesempatan agar bisa difitur seperti itu, tentunya akan menambah semangat bagi para phonephotographer.

Penggunaan kamera handphone untuk memotret memang memiliki banyak keterbatasan dibanding kamera DSLR, namun bukan berarti tidak mungkin mendapat gambar yang bagus. Tentunya ada 5 tips yang harus diperhatikan bagi para phonephotographer agar mendapat hasil gambar yang maksimal.

Tips Jadi Phone Photographer Agar Foto Lebih Bagus


1. Gunakan Shortcut Kamera

Ini ditujukan agar Anda tidak perlu ribet lagi harus menekan tombol shutter pada layar kamera. Di beberapa handphone, shortcut untuk memotret biasanya terdapat di bagian tombol volume. Bisa dicoba, jadi ketika ada momen yang pas, bisa langsung terekam gambarnya tanpa ribet lagi.

2. Aktifkan Fitur Gridlines

Fitur ini bisa ditemukan di bagian pengaturan kamera handphone. Fungsinya untuk membantu Anda memahami Rule of Third dalam photography. Apa itu Rule of third? Bisa dilihat penjelasannya di sini http://tipsfotografi.net/memahami-definisi-konsep-rule-of-third-fotografi.html.


3. Phonephotographer Harus Perhatikan Penggunaan Cahaya

Tentunya cahaya yang paling alami itu adalah cahaya matahari. Karena hasil pada gambar yang direkam lebih bagus penangkapan cahayanya ketimbang menggunakan cahaya lampu ruangan. Nah, bagaimana jika phonephotographer ingin memotret di ruangan yang cenderung gelap? Bisa menggunakan artificial light, tapi dengan memosisikan benda atau poi yang sesuai dan cahaya bantuan yang cukup sehingga hasil foto sesuai dengan yang diinginkan.


4. Coba Phonephotographer Cek Fokus Kamera Gawainya

Pada beberapa handphone, fokus kamera terletak pada layar, apalagi jika auto-focus diaktifkan. Biasanya akan mencari poi yang bisa langsung tertangkap dengan jernih di kamera. Namun, jika Anda ingin letak fokus ditempatkan pada poi yang tidak sesuai dengan auto-focus, bisa diatur dengan cara menyentuh layar pada posisi poi, kemudian tunggu hingga auto-focusnya berada di tempat yang kita sentuh.


5. Penggunaan Flash

Saya termasuk yang kurang begitu suka hasil foto yang menggunakan flash camera handphone. Karena hasilnya justru ruangan di sekitar poi menjadi gelap dan cahaya pantul pada poi membuat saya kurang begitu sreg. Itulah kenapa saya berpikir kalau penggunaan flash ini harus sesuai. Tentunya, penggunaan flash di ruangan gelap juga masih kurang begitu menarik tanpa adanya tambahan artificial light.

Ini selera pribadi saja sih, karena beberapa kali saya mendapati hasil dari kamera flash kurang begitu sesuai. Tapi, bisa juga dengan bantuan flash tambahan yang bukan dari flash kamera handphone. Ini justru bisa phonephotographer aplikasikan untuk foto-foto makro. Jadi, memang penggunaan flash ini tergantung fungsinya, tapi harus tetap diperhatikan hasilnya apakah sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. 


Penutup

Untuk para phonephotographer, jangan menyerah, teruslah eksplorasi kamera handphone Anda. Karena tentunya bisa jadi, hasilnya sama bagusnya dengan kamera DSLR. Meski kekurangan dari penggunaan kamera handphone itu ada, tapi tidak menutup kemungkinan dalam eksplorasi kamera menggunakan handphone.

Jangan lupa juga mengikuti komunitas foto dengan menggunakan kamera handphone, tentunya ini agar kita bisa lebih semangat dalam mendapat foto yang berkualitas bagus. Selamat beraktivitas!


tips photography

Postingan Populer