1

The Unborn Child - Thailand Movie

Ipeh Alena | September 27, 2016 | Tag Post | 1 Comment so far


The Unborn Children - Film Thailand yang bergenre horor ini saya tonton dari aplikasi Genflix 2.0. Dari judulnya saja sudah ketahuan kalau film ini tentang anak-anak yang tidak diinginkan. Tapi, saya pikir ceritanya sama dengan salah satu video yang sempat viral di Thailand dengan tema yang sama.

Kalau video viral yang saya tonton, tentang seorang Bapak yang mengubur banyak bayi yang merupakan korban aborsi di sebuah tempat kesehatan. Dia memang menyediakan lahan kosong bagi bayi-bayi tersebut. Dan, beberapa yang berhasil hidup, dirawat olehnya. Nah, ada beberapa kesamaan si Bapak ini dengan film yang saya tonton berjudul The Unborn Children.


Yaimai Dan Adik Kecilnya






Awal mulanya, ketika mereka bertiga berada dalam satu mobil dan melewati kuil, Yaimai berkata ada seorang adik kecil di sana. Kedua orang tuanya kebingungan karena saat mereka melihat ke arah pandangan Yaimai, mereka tidak melihat apa-apa. Kemudian, mengatakan bahwa tidak ada adik kecil atau siapa pun di sana. 

Bukan hanya sekali, bahkan hal terparahnya, Yaimai bermain ayunan di malam hari. Entah bagaimana caranya dia kabur dari kamarnya. Padahal, letak kamar berada di lantai atas. Tidak dapat dibayangkan, ketika sang Ibu mencari Yaimai dan Ayahnya mendapati teriakan Yaimai berada di dekat taman tempat tinggal mereka. Bermain ayunan, dan sempat menangis karena ayunannya didorong terlalu keras.


Yang entah keberapa kalinya, Yaimai terlihat bermain bersama si adik kecil. Nah, saat Yaimai menunjuk sesuatu ke dalam tasnya. Sang Ibu dengan bergetar membukanya, ternyata di dalam tas itu berisi mainan kayu. Mainan tersebut, merupakan mainan yang berasal dari lahan di belakang kuil. Tidak tahu kapan Yaimai mengambilnya, tapi yang jelas, mainan itu sudah ada di dalam tasnya.




Setelah itu, si Ayah merasakan sesuatu yang mengusiknya. Ada yang mengganggu hasil kerja di ruangannya. Saat ditanya pada Yaimai, anaknya itu menggeleng tidak melakukan apa-apa. Si Ayah tetap bersikukuh, bahwa Yaimai yang melakukannya. Padahal, Yaimai sudah bilang, bahwa yang melakukan hal tersebut itu adalah Adik Kecil.

Hingga akhirnya, si Ayah Yaimai memutuskan untuk merekam video saat mereka hendak tidur. Untuk memastikan bahwa Yaimai-lah pelakunya. Tapi, baru saja video tersebut diletakkan di tripod, kemudian tripod seperti tersenggol sesuatu dan jatuh. Kembali diletakkan di tempatnya, dan begitu lagi hingga Ayah dan Ibu Yaimai merasa takut.



Sang Ahli Aborsi




Saat film dimulai, memang tampak dua orang remaja yang kebingungan karena hamil. Sementara si cowoknya ini galau, jika ketahuan keluarganya, dia bisa saja dijauhkan dari si cewek ini. Kemudian, insiatif untuk menggugurkan janin yang ada dalam perutnya berkat bantuan dari temannya. Di tempat aborsi, di sinilah sosok Ahli Aborsi, seorang perempuan dengan rokok yang tersemat di bibirnya. Mengeluarkan janin dari rahim secara paksa.

Dia sudah beribu-ribu kali sukses membantu menggugurkan janin-janin tersebut. Dengan bantuan penjaga kuil, janin tersebut dibakar, ada juga yang disimpan di kotak bekas makam yang sudah jarang digunakan lagi. Semakin banyak janin yang terbuang, penonton akan disuguhkan adegan yang lumayan membuat ngilu. Karena ada banyak darah, peralatan aborsi yang lumayan membuat takut. Serta akting dari pemainnya yang bisa membuat penonton merasa mulas.





Suatu ketika, sang Ahli Aborsi mendapat keterangan dari penjaga kuil kalau alat pembakaran mereka tampak rusak dan aneh. Si Ahli Aborsi tidak peduli dan tetap memaksa untuk membuang janin-janin tersebut. 

Dan beberapa malam berikutnya, dia dihantui oleh sosok yang tak terlihat. Mengejar-ngejarnya hingga ke sebuah lorong. Kemudian dia berteriak, mengatakan bahwa dia hanya membantu mereka yang tak menginginkan kalian. Sehingga janin tersebut bisa tenang di alam lain kemudian bisa kembali lagi di kehidupan berikutnya, dengan kondisi yang lebih baik dari saat itu.





Penjaga Kuil


Iya, malam itu seperti biasanya si Penjaga Kuil hendak membakar janin-janin tersebut. Namun, tampak ada yang aneh. Beberapa janin yang sudah masuk dalam tungku tampak menakutkan baginya. Sehingga dia terkesan terburu-buru untuk segera membakar janin tersebut.



Tapi, siapa sangka, kalau ternyata api di tungku yang sudah menyala-nyala kemudian mati total dan tak bisa dinyalakan lagi. Inilah alasannya untuk berhenti namun tetap dipaksa oleh si Ahli Aborsi untuk bisa memusnahkan janin tersebut.

Dan suatu hari di siang hari, dia diganggu oleh makhluk tak kasat mata saat berada di halaman belakang kuil. 





Hubungan Antara Sang Ayah dan Adik Kecil


Kenapa setelah membuat Yaimai berteman dengan Adik Kecil itu, kemudian tetap mengincar keluarga Yaimai? Pasti ada hubungannya. Itu dugaan saya yang ternyata benar adanya. Untuk keperluan agar pembaca tidak penasaran sementara merasa takut untuk menontonnya. Saya akan berikan spoiler dari film ini.



Ayah Yaimai ternyata selingkuh dengan salah satu model yang bekerja sama dengannya. Berkali-kali si model ini hamil dan diaborsi. Berkali-kali, bukan hanya sekali. Kemudian, si model ini ditinggal oleh Ayah Yaimai dengan alasan bahwa dia memiliki keluarga sendiri.

Dan si Model ternyata melakukan beberapa kali aborsinya di tempat Ahli Aborsi. Jadi, inilah benang merah yang membuat Adik Kecil ingin membalas dendam dengan Ayah Yaimai. Padahal, beberapa kali juga Yaimai menanyakan pada Ayahnya, "apakah Ayah menyayangi adik kecil?"

Ternyata pertanyaan itu untuk memastikan apakah keberadaan si Adik Kecil ini diinginkan atau tidak. Hingga kemudian saat Ibu Yaimai dan Yaimai justru yang mendapat malapetaka dari Adik Kecil hingga dikejar oleh Ayah Yaimai. Keduanya terkurung di salah satu kotak berisi janin-janin yang dibungkus plastik.

Di tempat itu pula, Ayah Yaimai kemudian pingsan dan tak sadarkan diri. Hingga dirawat di rumah sakit namun tetap tidak bergerak sedikit pun. Tidak mati, tapi tidak juga hidup.


Alasan Film Ini Dibuat






Film ini dibuat sebagai bentuk Kampanye atas keprihatinan maraknya tindak aborsi di Thailand. Ini pertama kalinya saya menonton film horor yang ditujukan sebagai bentuk kampanye agar mengurangi tindakan aborsi di sana. Memang sangat disayangkan, apalagi mengingat video yang sempat viral yang juga berasal dari Thailand seperti yang saya tuliskan sebelumnya di pembuka.






Persamaan si Bapak yang ada di video viral dengan film ini, si Ahli Aborsi ternyata justru merawat beberapa anak yang masih hidup dan survive saat diaborsi. Ada lumayan banyak, ketika si Ahli Abrosi ini ditangkap polisi, anak-anak tersebut tinggal bersama di satu atap yang sama dengan Ahli Aborsi dan menjadi anak angkatnya.




Sama seperti si Bapak yang juga menyelamatkan anak-anak yang selamat dari tindak aborsi. Dirawat dengan baik dan tinggal di tempat yang sama dengannya. Baginya, anak-anak tersebut memiliki hak untuk melihat dunia. Tindakan seperti ini membuat banyak orang terenyuh menyaksikannya.



Setidaknya, film ini berhasil membuat saya sebagai penonton kemudian merenungi nasib ribuan janin yang tak diinginkan tersebut. Kemudian kembali teringat dengan anak-anak yang tinggak di panti asuhan. Kondisi mereka yang terkadang kurus kering, bukan karena tak diurus. Tapi mengurus anak-anak yang sangat banyak di panti sosial itu bukan hal yang mudah. Semoga, anak-anak ini memiliki masa depan yang baik.




Ah, menuliskan film ini saja membuat saya lumayan terharu. Meski ini film horor dan hantu yang muncul ini tidak tampak, sehingga membuat rasa takut menjadi-jadi. Tapi, akhir dari film ini membuat sedih. Bagi yang penasaran dengan film ini, sudah saya bantu untuk ceritakan melalui tulisan saya. Semoga yang kesal karena saya spoiler, bisa berlega hati. Hehe, ini ditujukan untuk teman-teman saya yang takut menonton film horor, tapi masih penasaran.



Terima kasih sudah membaca tulisan saya :)
Read More »
7

Mengulik Tulisan Blogger Solo

Ipeh Alena | September 22, 2016 | Tag Post | 7 Comments so far
Mengulik Tulisan Blogger Solo



Mengulik Tulisan Blogger Solo - Bila saya harus mengungkapkan, sebenarnya saya merasa tulisan saya ini jelek. Tapi, saya tahu, itu hanya ada dalam pikiran saya saja. Jika saya rajin menulis, maka saya pun akan menemukan gaya tulisan yang khas. Saya terus belajar, belajar dan belajar. Bagi saya pribadi, belajar itu sebuah kebutuhan. Itu benar-benar saya rasakan.

Akhirya, sedikit demi sedikit saya menemukan ciri khas tulisan saya. Saya mulai mengetahui dan merasakan bagaimana bisa menulis tanpa terasa terbebani lagi. Bahkan, untuk menulis panjang dengan kisaran 1000 kata, sudah pernah saya lakukan. Dan hasilnya, saya tidak mengeluh kehabisan ide. Allhamdulillah...


Sekarang blog saya, ketika saya memutuskan untuk pindah, awal tahun 2016 ini. Terasa sangat berbeda dari sebelumnya. Namun, saat saya melihat kembali tulisan dari teman saya, sesama blogger. Tulisannya memiliki ke-konsistensi-an di dalamnya, ada ciri khas yang bisa dibedakan antara tulisan Blogger Solo ini dengan tulisan orang lain. Setidaknya, ini mempermudah agar tidak mudah di copy-paste tulisannya, karena memiliki ciri khas.



Mengulik Tulisan Blogger Solo



Journal Mom Blogger dari Solo


Apa itu Jurnal? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, jurnal berarti buku harian. Atau yang dahulu pernah menjadi tren, yaitu diary. Sebuah buku yang berisi cerita kehidupan sehari-hari. 


Begitu pun, blog milik Mba Ety Abdoel yang saat ini ingin saya tuliskan. Blog tersebut memang berisi catatan harian tentang apa saja, tentang kehidupan sehari-hari Mba Ety dan keluarga. Apa saja yang mondar-mandir dalam kepalanya, kemudian dicurahkan melalui tulisan. Alhasil, blognya yang berisi kisah dan inspirasi bagi para Ibu ini memiliki pembacanya sendiri. 


Sebelum saya menjelajahi isi blog Mba Ety, saya berhenti pada satu laman yang berisi rekam jejak tulisannya yang mendapat penghargaan. Baik itu penghargaan dari memenangkan lomba menulis, atau penghargaan karena tulisannya muncul di media cetak. Sudah terbukti, tulisan mba Ety selain memiliki ciri khas, juga berisi hal bermanfaat lainnya.


Mengulik Tulisan Blogger Solo



Tidak hanya itu, Mba Ety, juga mendapat penghargaan sebagai KEBOTM, sebuah penghargaan dari komunitas blogger untuk blog yang memiliki 'kelebihan' baik itu dari segi tulisan, penghargaan, totalitas juga seberapa kompeten sosok penulisnya dalam kehidupan. Jadi, tidak main-main loh beliau dalam menulis dan ngeblog. 

Namun, bagi Pembaca yang ingin sekali mengetahui, seperti apa sih tips agar bisa menulis seperti Mba Ety ini? Saya merangkum beberapa hal yang mendasar, namun tetap penting dalam tulisan kita, sebelumnya ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu, yaitu TEKUN dan ACTION.


Tips Menulis Dari Lifestyle Blogger





Tips Menulis Dari Lifestyle Blogger



1. Teruslah Menulis hal-hal yang kita kuasai, tulislah dengan gaya penulisan yang sesuai dengan diri kita. 

Seperti Mba Ety, yang menuliskan segala hal yang sesuai dengan kemampuannya. Atau menulis pengalamannya bersama keluarganya. Jika pembaca memiliki beberapa hal yang bisa bermanfaat bagi pembaca lainnya, mengapa tidak mulai menuliskannya dalam blog? Untuk melatih menjadikan menulis sebagai kebiasaan baik.



2. Teruslah Belajar, apa pun. Mulai dari belajar ngeblog sampai belajar apa saja yang mendatangkan kebaikan bagi diri kita.


Ini alasan kenapa tulisan Mba Ety mengalami kemajuan. Tidak seperti sebelum-sebelumnya, tulisan Mba Ety sekarang terasa lebih renyah, krispi dan gurih (kaya makanan). Itu karena Mba Ety tidak segan meng-upgrade ilmunya, sehingga tulisannya bisa lebih baik dari sebelumnya serta aktual dan padat.


3. Jangan Pelit menebar manfaat. 

Betul itu, karena berbagi tidak akan membuat kita kekurangan, ya kan? Apalagi jika yang dibagi memiliki kadar manfaat. Pasti pembaca tidak akan sungkan untuk datang kembali ke blog kita. Begitu pula dengan tulisan Mba Ety yang berjudul "Cara Membuat Read More Blog Wordpress Lebih Personal". Di dalamnya berisi beberapa langkah yang mudah dipahami dan dipraktikkan bagi pengguna Wordpress. Bermanfaat tak kira-kira? Bermanfaat dong pastinya.


4. Teruslah Eksplorasi Kemampuan Diri.

Seperti Mba Ety yang pantang menyerah ketika tulisannya sempat ditolak ketika dikirim ke media cetak, baca tulisannya "Cara Jitu Terampil Menulis". Pantang menyerah, memang bukan hal yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan. Karena, membutuhkan pemahaman pada diri sendiri agar mampu bangkit lagi. Kemudian, temukan bagaimana cara kita belajar, ini bisa mempermudah kita dalam menguasai kelihaian menulis. 


5. Jangan Malu Untuk Membagikan Tulisan.

Untuk poin terakhir ini, saya sempat merenung, karena saya sendiri pun memiliki rasa kurang percaya diri setiap kali hendak membagikan tulisan ke beberapa grup komunitas. Tapi, kalau ingin belajar harusnya totalitas dong ya, itu kenapa saya berusaha untuk mempraktikkan apa yang mba Ety lakukan. Agar blog saya juga bisa optimal.



Lifestyle Blogger Dan Komunitasnya


Namanya blogger, pasti kalau bergabung akan bertemu lagi dengan blogger lain dari komunitas lain yang berbeda. Memang seperti ini, komunitas blogger, bisa bertemu dengan teman baru atau kembali bertemu teman lama. Dan pastinya, dalam berkomunitas dibutuhkan juga konsistensi dan perilaku yang baik dong, ya.

Kalau Mba Ety, bukan hanya berprilaku baik, tapi juga memberi kontribusi bagi komunitas yang diikuti, loh. Itulah kenapa banyak member komunitas yang sayang padanya. Senang berdekatan dengan Mba Ety karena mau bersusah payah, ketika ada event yang akan diadakan. 

Bukan itu saja, mba Ety juga sering menyempatkan diri untuk hadir ke berbagai acara yang bekerja sama dengan brand tertentu dan komunitas blogger. Juga tak pernah telat untuk menuliskan tentang event yang diikuti olehnya.


***

Mengenal Mba Ety di grup arisan link, membuat saya penasaran, sebenarnya apa sih tips dan trik mba Ety tampak awet muda? 

Usut punya usut, mba Ety itu rajin minum air putih loh. Dan jangan lupa untuk SENYUM. Ini nih yang bikin Mba Ety selalu tampak ramah dan orang yang baru bertemu dengannya tidak akan sungkan untuk mendekat dan berbincang dengan Mba Ety. 

Sepertinya saya harus mulai banyak senyum juga, agar bisa awet muda. Tapi, jangan lupa, bagi pembaca yang juga ingin membiasakan diri menebar senyum, untuk senyum pada tempatnya. Kalau terlalu sering senyam-senyum sendiri bisa dianggap aneh nanti. Hehehe. 

Bagi yang ingin berkenalan langsung dengan Mba Ety dan mau membaca tulisan terbarunya tentang dispenser, bisa loh segera mampir ke blognya. Berikut ini saya sertakan informasi lainnya jika ingin 'kepo' dengan Mba Ety.



Informasi

Ety Abdoel
Blog : http://etyabdoel.com/
Instagram : https://instagram.com/@etyabdoel/
Twitter : https://twitter.com/@etyabdoel/


Terima Kasih


Read More »
18

BCA dan Bisnis Online

Ipeh Alena | September 20, 2016 | Tag Post | 18 Comments so far


BCA dan Bisnis Online. Sekitar tahun 2009 silam, saya memulai usaha bisnis online bersama sepupu saya. Awalnya, bisnis yang dijalaninya tersebut digunakan untuk studinya. Karena menurutnya saya bisa membantu dalam mengelola social media saat itu, akhirnya diputuskan kami menjalani bisnis ini bersama.


Singkat cerita, dengan menggunakan social media disertai foto pendukung yang mumpuni, dalam hitungan beberapa bulan saja, bisnis online yang saya dan sepupu saya jalani ramai oleh pengunjung. Dulu kami bersama menjual scarf yang kami beri nama Ritzyglare scarf.


Pengunjung berdatangan, pembeli membanjiri toko online kami. Membuat kami berdua lumayan kewalahan. Apalagi saat itu saya dan sepupu saya tengah menjalani aktivitas masing-masing yang lumayan padat. Jadi, pembagian tugas tetap kami jalani meski malam hari, mata ngantuk, tetap membungkus paket-paket yang akan dikirim.


Sebulan berlalu, hingga suatu saat saya membaca sebuah artikel yang berisi tentang pemisahan uang bisnis dan pribadi. Sebelumnya dana dari pembeli yang masuk, selalu ditampung di rekening pribadi saya. Dengan pemikiran agar tidak repot. Tapi, ternyata itu kurang tepat, pemisahan dana di rekening berbeda (pribadi dan bisnis) justru mempermudah pemantauan alur dana. 


Dari artikel tersebutlah saya mulai memutuskan untuk membuka rekening baru. Tapi, sebelum saya putuskan, saya melihat kembali history percakapan dengan pelanggan. Disitulah banyak pembeli yang selalu menanyakan, "ada rekening BCA gak sis?". Pertanyaan demikian banyak sekali ditanyakan sebelum mereka transfer pembayaran. Sehingga, demi mempermudah transaksi jual beli, diputuskanlah bahwa Bank BCA pilihan tepat untuk dijadikan wadah bagi dana bisnis online.




Kemudahan Bagi Nasabah


Saya akan membagi sedikit cerita ketika saya harus mengantri di Bank BCA Kota Bekasi. Saat itu, memang jaringan internet tengah mengalami kendala.

Tapi, antrian di Bank BCA sudah terlanjur padat. Meski ada gangguan, tapi saat itu sudah muncul berita bahwa kendala jaringan akan segera pulih. Hal yang menjadi nilai positif bagi pelayanan Bank BCA adalah beberapa karyawan Bank menghampiri pelanggan yang hendak mengadukan keluhannya ke Customer Services, mereka menanyakan langsung kendala apa yang mereka butuhkan.


Seperti saya salah satunya, saat saya ingin mengurus Key BCA, kemudian saya diminta untuk mengisi form sambil dijelaskan prosedur lanjutannya. Setelahnya? Saya tinggal tunggu dipanggil atau paling lambat sampai nomor antrian saya muncul di layar. Sehingga, saya tidak perlu mengisi formulir dan segala macamnya lagi, saat sampai di meja customer services saya tinggal menerima Key BCA saya.

Jadi, memanfaatkan waktu saat nasabah mengantri untuk memperpendek layanan di meja CS merupakan penanganan yang tepat, sehingga saya sebagai nasabah tidak merasa kelamaan saat mengantri.






ATM Bagi Nasabah BCA


Apalah artinya Nasabah yang BU tanpa keberadaan ATM?? Coba saja kalau misalnya sedang BU (Butuh Uang) tengah malam, kemudian tidak ada ATM, rasanya itu kayak....gimana yaa...bingung, enggak tahu mau gimana lagi. Karena emang susah juga kalau nunggu sampai pagi demi mengantri di teller untuk menarik dana. Iya kalau tarik dananya berjuta-juta, lah kalau butuhnya cuma 50.000, kudu piye???

Dan pastinya keberadaan ATM itu sangat penting bagi nasabah seperti saya. Benar-benar ngalamin banget saat di perjalanan mudik, saya baru sadar kalau ATM BCA itu ada dimana-mana. Enggak susah nyarinya, bahkan sempat kaget karena ada ATM BCA di daerah yang bahkan penerangan jalanannya sangat minim.


Itu semua karena BCA dan Jaringan PRIMA telah bekerja sama lebih dari 15 tahun untuk menambah kemudahan dan kenyamanan nasabah bertransaksi di ATM. Jadi, enggak perlu galau mencari ATM di Bekasi, bahkan di dekat rumah saya ada 4 lokasi ATM BCA berbeda yang jaraknya cuma beberapa langkah saja.

Jadi, kalau di tempat yang satu antri, saya tinggal pindah ke tempat berlainan yang masih kosong. Biar enggak perlu antri.

Selain untuk tarik dana tunai, saya juga pakai ATM BCA untuk melakukan pembayaran tagihan secara Online loh. Jadi, meski memang mepet dengan tanggal jatuh tempo, kalau bayarnya melalui ATM BCA bisa langsung masuk dananya. Kecepatan, kemudahan dan kenyamanan menjadi alasan saya juga memilih transfer melalui ATM, apalagi kalau jaringan di rumah atau di tempat yang saya singgahi lumayan lemot. 


Dulu sempat ada rasa was-was saat hendak transfer antar bank, takut dananya tidak sampai on time alias harus nunggu beberapa hari kerja dulu, baru sampai. Apalagi waktu itu masih masa-masanya saya harus transfer malam-malam buat adik saya yang ngekos. Jadi pikiran rasanya gundah gulana. Nah sekarang sih enggak perlu khawatir lagi karena saat ini sudah 60 bank yang tergabung di Jaringan PRIMA dengan jumlah jaringan ATM lebih dari 93.000. Transfer melalui ATM diproses secara Realtime Online. Artinya, dana yang kita transfer langsung sampai saat itu juga.

Yang perlu diketahui juga, bagi nasabah yang ingin tarik tunai di ATM Jaringan Prima kalau Nasabah BCA dapat menggunakan seluruh ATM berlogo PRIMA begitu pula sebaliknya bagi nasabah Bank Peserta PRIMA lainnya dapat menggunakan ATM BCA. Benar-benar memudahkan banget...






Sekilas Info Tentang  PT Rintis Sejahtera


Jaringan ATM PRIMA merupakan layanan switching ATM/Debet yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera dan sudah beroperasi sejak Agustus 2000. Beranggotakan 60 bank, dengan jumlah jaringan  ATM lebih dari 93.000 ATM. 

Jaringan PRIMA didukung pula oleh layanan PRIMA Debit untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan saat  berbelanja bagi seluruh bank peserta PRIMA Debit  karena ada lebih dari 380.000 terminal EDC yang tersebar di berbagai merchant berlogo PRIMA Debit/ Debit BCA.




Layanan Unggulan Lainnya Demi Kenyamanan Nasabah


Ada beberapa layanan yang saya manfaatkan sebagai nasabah. Layanan-layanan ini memang dibuat untuk memberi kemudahan bagi nasabah, selain itu juga memberi benefit lainnya. Berikut ini beberapa layanan dari Bank BCA yang saya gunakan.



1. Internet Banking


Ketika mengetahui keunggulan dari Internet Banking BCA yaitu KlikBCA, saya langsung seketika membuat akun agar bisa menggunakannya. Pasalnya, bagi bisnis online, memantau dan mengecek mutasi rekening secara real time sangat penting. Agar bisa mengetahui apakah pelanggan yang bersangkutan jujur atau tidak.

Selain itu, ternyata tidak hanya sekadar memeriksa mutasi rekening saja, tapi saya jadi sering menggunakan KlikBCA sebagai alat untuk mentransfer dana ke rekening lain.


Asyiknya lagi, selain transfer dana, beli pulsa, bayar tagihan dan banyak lagi yang bisa saya lakukan melalui KlikBCA. Tapi, saya selalu menggemari satu transaksi ini, yaitu kemudahan dalam isi ulang Blitzcard saya. Jadi, pas mau nonton, pas mau beli tiketnya eh kemudian saldonya kurang mencukupi, bisa langsung isi ulang saldo tanpa ngantri di loket. 





2. Kartu Flazz BCA


Dulu, saya belum tertarik membuat kartu Flazz, padahal saat itu sudah beredar berita bahwa keberadaan Flazz ini akan menggantikan uang cash. Saya berpikir, ah sepertinya layanan ini tidak akan berjalan. 

Kenapa saya skeptis? Karena saat itu, bahkan masih banyak toko atau tempat makan yang untuk membayar menggunakan debit saja jarang, apalagi dengan kartu Flazz?!

Tapi, akhirnya saya goyah, karena saya mendapat banyak penjelasan mengenai benefit memiliki Kartu Flazz Gramedia. Betul, kartu anggota Gramedia ini saya dapat setelah membeli buku dalam nominal tertentu, kemudian mendapat member card ini secara gratis.

Dan tentunya, sampai saat ini saya masih menikmati benefit lain dari Flazz BCA, salah satunya saat kartu ini digunakan untuk penumpang KRL. Saya tidak perlu ngantri untuk membeli Tiket harian, cukup tempel saja langsung.


Apalagi kemarin sempat ada diskon besar-besaran saat menjelang lebaran, potongan bagi pemudik yang melewati tol Cipali. Dan saya sudah merasakan lewat tol Cipali ini, serta merasakan juga diskonannya berkat Flazz BCA.


3. BCA KlikPay


Berbeda dengan KlikBCA, BCA KlikPay ini sebuah layanan yang ditujukan untuk nasabah yang ingin bertransaksi secara online dan real time melalui merchant-merchant yang bekerja sama.

Saya juga sudah sering pakai layanan ini, terutama kalau melakukan pembayaran di Tokopedia, selain gampang dan mudah. Proses verifikasinya malah lebih cepat.

Selain itu, saya juga pakai BCA Klikpay kalau beli buku di Periplus, gampang dan mudah banget jadinya. Apalagi merchant-merchant yang bekerja sama sudah banyak, tinggal manfaatin aja tanpa perlu repot transfer manual.



4. Mobile Banking


Semakin canggih teknologi smartphone rasanya aneh kalau tidak memanfaatkan layanan aplikasi m-BCA di aplikasi BCA Mobile. Karena bisa memberi kemudahan dalam bertransaksi perbankan loh. Terutama kalau butuh pulsa sementara kuota sudah mulai sekarat.

Tahun 2016 ini, saya sudah jarang sekali menggunakan laptop. Lebih sering menggunakan handphone untuk beragam keperluan sehingga aktivitas saya mau enggak mau juga bergeser ke aplikasi-aplikasi mobile. 

Sudah pasti kalau urusan transfer arisan atau bayar listrik saya akan gunakan mobile bankingnya BCA. Tapi, yaa memang sih, ada beberapa fitur yang tidak ada di m-BCA tapi tersedia di KlikBCA. 

***

Sebagai nasabah Bank BCA yang juga menjalani bisnis online, keberadaan Bank BCA serta layanan pelengkapnya memang nyata membantu para pelaku bisnis online. Kalau ditanya bagaimana kabar Ritzyglare, saya hanya bisa menjawab kalau bisnis scarf tersebut kandas. Hanya bertahan 1.5 tahun saja.


Itu karena baik saya dan sepupu saya sama-sama belum bisa membagi waktu dengan baik. Apalagi saat itu juga sepupu saya tengah mengurus skripsinya, jadi kami memutuskan untuk menghentikan bisnis tersebut.


Tapi, pengalaman yang kami dapat berdua, merupakan batu loncatan bagi kami untuk lanjut berusaha mencapai impian-impian kami. Bagaimana usaha kami mengawali bisnis online di saat banyak orang yang meragukan kami, namun di situlah ketahanan dan kinerja kami berdua dicurahkan.


Sangat benar adanya, pengalaman merupakan guru yang baik. 


Terima kasih




Read More »
18

Shortcut Pada Chromebook - ASUS C201

Ipeh Alena | September 13, 2016 | Tag Post | 18 Comments so far


Shortcut Pada Chromebook - Saat pertama kali paket saya yang berisi Notebook keluaran ASUS datang, saya sudah tidak sabar ingin segera unboxing, pasalnya yang saya beli ini OSnya berbeda. Betul, saya notebook ASUS yang lebih dikenal dengan istilah Chromebook ini baru sekali saya kenal saat saya melihat tampilannya di sebuah website ecommerce. Bentuknya yang stylish, serta masa hidup batrenya cukup lama. Saya pikir, sepertinya ini cocok untuk saya yang memang membutuhkan media menulis yang tahan lama. Karena belakangan sedang cukup kewalahan menulis menggunakan handphone.


Chromebook ini desainnya juga hampir mirip dengan handphone, easy to use banget. Tapi, ASUS C201 saya ini masih belum support Playstore dan segala aplikasi berbasis apk. Kalau tidak salah, updatenya masih menunggu, namun untuk seri ASUS Flip Chromebook sudah bisa support apk dan playstore.




Karena memang prinsipnya sama seperti gawai pintar, jadi untuk penggunaan yang optimal memang diperlukan jaringan internet. Seperti untuk menulis, menggunakan google docs dan segala macam produk google sudah tersedia di dalam Chromebook. Untuk memory internalnya tersedia 4 giga, bisa ditambah dengan memory eksternal juga.


Lucunya si Asus Chromebook ini, memorynya menggunakan memory SD Card loh, jadi saya tinggal pindahin SD Card saya yang masih nganggur, ke dalam Chromebook ini untuk memory tambahan. Lumayan karena kapasitasnya 32 GB SD Card saya ini. Awalnya pengadaan Chromebook ditujukan bagi para surfer aka orang-orang yang suka browsing biar tidak repot karena batre laptop atau gawai pintar cepat habis.


Tapi, sebagai blogger dan freelancer, saya justru juga ikut terbantu. Karena memang pekerjaan saya tidak jauh dari social media dan juga internet. Jadi, mau tidak mau, Chromebook ini sangat-sangat cocok untuk saya. Apalagi menggunakan fast charging, yang bisa membuat saya tidak perlu menunggu lama. Selain itu, beratnya juga ringan sekali, mudah untuk dibawa kemana saja, pokoknya sesuai dan menunjang pekerjaan saya banget.

Buat pembaca yang juga sesama pengguna Chromebook, saya mau berbagi informasi nih, shortcut apa saja yang bisa dieksplore di Chromebooknya.




Shortcut Pada Chromebook




1. ScreenShot

Kalau di handphone sepertinya memang mudah ya untuk melakukan screenshot, nah kalau di Chromebook juga bisa nih melakukan Screenshoot tanpa tools atau software tambahan seperti snipping tool di Windows. Lihat gambar seperti di bawah ini untuk Screenshot :



Kalau ingin Screenshot layar yang sesuai pilihan bisa juga nih, klik shortcut :



Setelah layar berubah menjadi tampak sedikit gelap, baru arahkan kursor untuk memilih bagian pada gambar yang ingin di skrinsut.

2.  Membuka File Manager


Siapa bilang kalau shortcut untuk membuat file explore hanya bisa di windows atau OS lain aja. Di Chromebook juga bisa loh buka File Manager. Caranya :




3. Task Manager


Kalau tiba-tiba aja Chrome OS terasa lambat, seperti ada program yang not responding tapi tak kunjung ketutup. Bisa gunakan Task Manager untuk kill the process, maksudnya untuk ‘tutup paksa’ biar tidak kelamaan not responding-nya. Untuk menampilkan Task Manager klik :


4. Membuka Aplikasi dari Shelf


Shelf merupakan istilah di Chromebook untuk aplikasi yang disimpan di bagian bawah layar (bar berwarna hitam).



Screenshot 2016-09-13 at 12.26.19 PM.png


Nah, untuk membuka aplikasi yang tersimpan di Shelf, kalau sedang mager menggerakkan cursor dari touchpad, bisa dengan shortcut :




Angka 1 - 8 merupakan urutan aplikasi yang di - Pin dari sebelah kiri di Shelf bar.

5. Mengunci Layar


Misalnya ingin meninggalkan Chromebook tapi tidak dalam waktu yang lama, bisa juga dengan menggunakan Kunci Layar. Dengan mode kunci layar, pengguna tidak perlu logout atau harus mengulang dari awal, cara kerjanya sama seperti lock screen pada smartphone yang mana internet atau aplikasi akan tetap berjalan dalam keadaan Layar Terkunci. Caranya :



6. Menampilkan Menu Aplikasi

Kalau sedang menggunakan aplikasi seperti Google Docs, Chrome Browser atau Webstagram, cara mudah untuk menampilkan menu pada aplikasi tersebut cukup dengan kombinasi :



7. Mengaktifkan Capslock

Untuk mengaktifkan Caps Lock pada Chromebook melalui shortcut, bisa klik :




8. Miror Monitor
Kalau semisalnya ingin menampilkan tampilan yang sama dengan yang ada di layar tambahan, bisa dengan mode Mirror Monitor, maksudnya tampilan pada layar Chromebook akan sama dengan layar eksternal. Kalau mau tahu gimana caranya, bisa sambungkan Chromebook kita melalui kabel tambahan ke televisi atau layar lain. Kemudian klik :



9. Logout


Ini cara mudah kalau terburu-buru harus logout dari Chromebook :



10. Keyboard


Mau lihat apa saja shortcut di keyboard atau bingung ingin tahu icon di tombol fungsinya untuk apa, bisa dengan menampilkan pada layar tampilan Keyboard :




11. Klik Kanan


Untuk yang masih bingung cara melakukan Klik Kanan pada Chromebook bagaimana, cukup klik dua jari di atas touchpad secara bersamaan. Atau tekan


12. Membuka Command Prompt


Ini buat yang ingin tahu atau mengutak-atik bagian Shell Developer, bisa dengan mengaktifkan Crosh (semacam Command Prompt pada Chromebook) dengan cara klik :



Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca,

Terima Kasih

Read More »
25

Tips Mengelola Waktu ala Kania Ningsih

Ipeh Alena | September 08, 2016 | Tag Post | 25 Comments so far
Tips Mengelola Waktu ala Kania Ningsih


MomBlogger dari Tangerang Yang Terus Menebar Manfaat Melalui Tulisannya ini sudah saya tahu sejak sebelum ikut grup Arisan. Karena tergabung di komunitas yang sama, yaitu komunitas blogger. Membuat saya senang mampir ke beberapa tulisannya, apalagi beberapa waktu lalu beliau dinobatkan menjadi Emak of The Month. Dengan penilaian, konsistensinya mengelola 4 blog bersamaan yang memiliki niche berbeda.

Dari sosok Blogger Wanita yang satu inilah, saya kemudian ingin menuliskan tentang beliau serta apa saja yang membuat saya terpacu semangatnya untuk terus menulis. Semoga saja pembaca juga bisa menerima manfaat melalui tulisan kali ini.




Tetap Produktif Menulis


Kalau mengingat kembali, Mba Kania ini baru bisa menulis untuk blognya saat anak-anaknya sedang di sekolah. Sekitar jam 8 sampai jam 10 ya kira-kira. Di waktu itulah, Mba Kania akan memanfaatkan waktunya dengan serius untuk menulis, publish postingan, share ke beberapa grup juga blogwalking. Mengingat keterbatasan waktu inilah, penting untuk mengurutkan apa-apa saja yang menjadi prioritas saat online.

Jadi ingat dengan sosok Pramoedya Ananta Toer, yang menginspirasi banyak pemuda dan pemudi melalui tulisan-tulisannya. Tapi, ada juga loh yang menginspirasi dari Pram. Coba deh diingat kembali, kapan tepatnya beliau menulis buku-buku yang tebal seperti Pulau Buru, misalnya. Beliau menulis semua buku tersebut di penjara. Dengan ruangan terbatas, tempat inspirasi yang tidak banyak serta kalau saya baca di salah satu bukunya. Bahkan ketika menjadi tahanan, beliau harus bekerja sambil bercocok tanam.

Kalau begitu kapan tepatnya Pram menulis? Yang pasti, beliau menulis setiap ada kesempatan kosong. Setiap ada waktu luang, digunakan untuknya menulis. Tiada hari tanpa menulis, tiada waktu luang yang digunakan untuk sekadar menyesali nasib.


Tips Mengelola Waktu ala Kania Ningsih







Begitu juga dengan Mba Kania, yang tetap menunjukkan bahwa 'Perempuan Bisa' meski waktu yang disediakan itu sedikit atau sempit. Tidak ada alasan. Padahal Mba Kania juga mengerjakan pekerjaan rumah tangganya sendiri, loh. Jadi, kalau masih belum bisa meluangkan waktu barang sedikit saja, dicek lagi, jangan-jangan terlalu sering menunda pekerjaan sehingga hari-harinya terasa masih kurang banyak (ngomong sama cermin).





Hadapi Writer's Block



Namanya blogger, keahliannya pasti menulis. Nah, kalau sudah kena yang namanya rasa jenuh, bosan aka bingung mau nulis kayak gimana lagi. Mba Kania sempat membagi tipsnya, dengan mengerjakan hobi lain yang menyenangkan. Atau sekadar becanda dengan anak-anaknya itu sudah membuatnya bahagia dan melepas kejenuhan serta kepenatannya. Ah, betapa menjadi seorang Ibu itu mudah sekali yaa bahagianya, cukup melihat anak ceria aja udah bahagia. Duh, jadi kangen masakan ikan peda' ibu (lah gak nyambung).

Kalau dilihat, benar sih bahwa Mba Kania memang lekat sekali dengan dunia tulis menulis ini, apalagi sejak SMA sudah terbiasa menulis diary, kemudian menulis surat dengan sahabat pena, sampai mengirim tulisannya ke media. Tidak heran kalau keahlian menulis Mba Kania ini membuatnya beberapa kali memenangkan lomba. Kalau ditanya, siapa yang menginspirasi saya untuk menulis? Banyak pastinya, seperti Mba Kania yang terinspirasi dari sosok Gol A Gong yang juga tetap optimal penjadi sosok penulis meski memiliki keterbatasan.



Beri Limit Saat Hiatus


Terkadang hiatus itu perlu juga loh untuk beberapa orang yang memang butuh. Bukan berarti hiatus ngeblog terus menjadi "Tidak Peduli Dengan Blog" atau menjadi "Sok Gak Butuh Job Dari Blog". Bukan, hiatus bisa saja terjadi ketika harus menghabiskan waktu dengan keluarga yang mana butuh effort yang tinggi. Atau saat pekerjaan menumpuk kemudian tidak bisa lagi membagi waktu untuk menulis. Lebih baik tinggalkan sejenak saja.

Tapi, tetap beri batas waktu, seperti Seminggu tidak ngeblog, misalnya. Batas waktu ini berguna untuk menyadarkan diri kita agar memanfaatkan waktu selama hiatus agar tidak terbuang dengan percuma. Beneran memang, waktu itu adalah emas. Kalau terbuang sedikit saja, rasanya tuh pekerjaan bisa numpuk tanpa sadar. Jadi, tetap pergunakan waktu dalam masa hiatus namun berikan batas kapan akan mulai ngeblog kembali.


Kenapa saya kasih saran seminggu, karena Mba Kania hanya memberi batas seminggu saja untuk hiatus, menurutnya seminggu itu ideal, soalnya beliau akan merasakan kangen untuk kembali ngeblog. Jadi inget sama lagu Chicago yang Hard to say i'm sorry. Jadi, butuh waktu dan jarak untuk kembali membangun benih kangen #eeaaa....


Tips Mengelola Waktu ala Kania Ningsih





Cari Ide 


Blogger Tangerang ini hampir sama kayak saya, yang sering mendapatkan ide dari blogwalking. Betul banget, tidak ada ruginya berkunjung ke blog lain dan membaca postingan teman sesama blogger. Karena terkadang justru ide bisa muncul dari tulisan yang dibaca. Dari cara inilah, Mba Kania tampak tidak pernah kehabisan ide. Saya jadi semangat untuk blogwalking lagi nih, karena belakangan sedang kurang bersemangat, apalagi memang kondisi badan masih belum sehat betul (alasan aja nih si Ipeh).


Tips Mengelola Waktu ala Kania Ningsih



Misalnya, sudah blogwalking tapi ide masih belum juga menampakkan diri, coba deh dengan menonton film. Siapa tahu dibeberapa kejadian yang ada dalam film bisa menjadi inspirasi untuk menulis. Atau malah, film tersebut bisa dijadikan bahan tulisan semacam ulasan atau pendapat tentang film. Seperti contoh tulisan Mba Kania tentang Pesan yang ditangkap olehnya dari Film Haji Backpacker.





Bagi Waktu Ala Mba Kania


Ini dia nih yang saya tunggu-tunggu, sambil saya juga masih harus belajar mengatur waktu lagi dan lagi. Karena masih sering keteteran dengan tugas lainnya, jadi saya bagikan juga bagaimana Tips Mengatur Waktu Ala Mba Kania


Tips Mengelola Waktu ala Kania Ningsih


- Jangan dipaksa, kalau misalnya baru bisa menulis saat pagi ketika anak sekolah, manfaatkan saja waktu tersebut. Atau justru malam ketika semuanya sudah tidur pun bisa dimanfaatkan.

- Kasih target untuk setiap blog. Mba Kania sendiri memiliki target minimal 1 postingan setiap bulan untuk blog yang dikelolanya. Jadi, kalau blog pembaca sudah lebih dari lima bulan, coba ditengok dulu, jangan-jangan sudah ada yang 'menyewa' tanpa ketahuan lagi.

- Hindari alasan TIDAK SEMPAT karena terlalu repot mengurus rumah tangga. Siapa tahu, waktu yang sedikit misalnya sambil menunggu anak di sekolah, bisa dimanfaatkan untuk ngedraf sehingga ketika tiba di rumah bisa diselesaikan tulisanya. 

- Mba Kania menjadikan Social Media sebagai 'hadiah'. Ini kenapa mba Kania bisa memanfaatkan waktunya dengan baik untuk menulis. Kalau masih sering tak sempat menulis, coba deh atur jadwalnya, buka social media usai menulis untuk blog, misalnya. Siapa tahu bisa jadi penyemangat.

- Kalau tulisannya belum sempat selesai sementara tugas lainnya sudah menunggu, simpan saja dulu. Karena kita bisa LANJUTKAN menulis setelahnya. Tapi, harus diselesaikan ya, jangan kelamaan menunda (ngomong sama diri sendiri).


***

Setiap kali berkesempatan melihat chat mba Kania di grup, saya sering mendapati mba Kania meyakinkan member lain di grup 4 ini, bahwa "Kita Memiliki Rejeki Kita Masing-Masing". Ketika ada moment Mba Muthia mengalami kekalahan, mba Kania akan meyakinkan semoga nanti ada rezekinya, atau saat anggota lain merasa ini dan itu, mba Kania akan melemparkan pesan agar tidak berputus asa dari Rahmat Allah karena pasti ada kesempatannya.

Juga dalam hal lomba. Namanya ikut lomba pasti ada menang dan kalah, saya sendiri masih sering kalah kalau lomba blog, tapi allhamdulillah lomba yang lain saya dikasih kesempatan menang, hehe. Tapi, benar sih memang, lomba itu bukan tentang menang dan kalah saja, tapi bagaimana menantang diri untuk menyajikan tulisan, berlatih agar bisa menulis yang disukai pembaca.

Dan ikut lomba juga bermanfaat agar blog yang kita kelola bisa diisi dengan tulisan baru, hehehe kalau yang ini saya banget nih. Karena saya ikut lomba seringnya untuk mengisi blog agar tidak kelamaan bolong-bolongnya. 

Baiklah, semoga saja tulisan saya ini bisa bermanfaat bagi pembaca. Jika pembaca ingin berbagi tips mengelola waktu atau kenangan saat bertemu dengan mba Kania, atau justru mendapat tips bermanfaat dari tulisan beliau, bisa berbagi melalui kolom komentar. Terima kasih



Informasi Tambahan

Kania Ningsih
Twitter : @kanianingsih
Instagram : @kanianingsih





Read More »