19 February, 2018

Eksplorasi Jurnal Secara Bebas Dan Legal Di Google Scholar


How to use Google Scholar



Ipehalena.com - Ada yang sedang membutuhkan referensi bacaan jurnal yang banyak untuk kebutuhan menulis? Sudah pernah cari referensi bacaan di Google Scholar? Jadi, Google Scholar ini sudah ada sejak lama, saya bahkan tidak ingat kapan pertama kali menjelajah menggunakan Google Scholar. Seingat saya, dulu untuk mencari beberapa hal yang saya butuhkan masih sangat terbatas. Sehingga saya pernah meninggalkan lokasi harta karun ini beberapa tahun kemudian kembali lagi.

Awal-awal kembalinya ketika saya mencari bahan bacaan terkait penelitian Maslow. Seperti apa dan bagaimana, semua saya cari melalui Google Scholar dan voila.....saya mendapat banyak jurnal yang membahas mengenai hal ini. Baik yang pro bahkan yang sedikit kontra dengan analisa yang membuat kepala saya berdenyut. Maklum, ini memang bukan bidang keahlian saya, sehingga dibutuhkan banyak waktu untuk menelaah karena saya belum banyak belajar mengenai disiplin ilmu yang satu ini.

Sebenarnya di Google Scholar ini sendiri terdapat banyak hal, bukan hanya sekadar jurnal saja. Tapi ada juga referensi buku terkait, tesis, artikel sampai beberapa tulisan opini yang menarik dari banyak penulis. Entah itu ditulis dari tahun 70-an sampai saat ini. Itu pun bekerja sama dengan penyedia penyimpanan artikel, tesis, jurnal lainnya. Itulah kenapa dengan menggunakan Google Scholar tentunya bisa mempermudah dalam mencari yang dibutuhkan.


How to use Google Scholar



Apakah Bisa Membaca Jurnal Secara Bebas Melalui Google Scholar?


Jika dibanding seperti website-website penyimpan jurnal-jurnal, memang Google Scholar tidak memungkinkan kita sebagai pencari referensi untuk bisa langsung mendapatkan jurnal yang kita butuhkan. Ini letak kelemahannya memang, karena Google Scholar itu sendiri hanya memfokuskan teknologinya pada mesin pencarian khusus, bukan seperti Google search engine yang biasa kita gunakan.

Dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi mereka yang mencari bahan bacaan sebagai referensi tulisan, nantinya hasil dari pencarian tetap akan menuju website-website terkait yang menyediakan jurnal. Jika beruntung, terkadang ada beberapa website yang mengunggah jurnal tersebut ke dalam bentuk tulisan di website yang bisa kita baca secara gratis.

Jika dibandingkan mencari melalui Google Search Engine biasa, memang sedikit sulit karena bercampur dengan tulisan lainnya. Apalagi artikel yang ditampilkan di Google Scholar bukan sembarangan artikel, memang benar-benar sesuai untuk referensi bacaan.



How to use Google Scholar


Mengenal DOI Tulisan Penulis Di Internet



Kalau sudah mencoba mencari tesis atau jurnal di sini, mungkin sering melihat tulisan DOI yang kemudian berisi urutan nomor. Nah, DOI ini merupakan digital object identifier, sebuah nomor yang digunakan untuk memberi identitas lokasi publikasi tulisan tersebut di Internet. Persis seperti nomor buku atau nomor surat yang pernah kita lihat di perpustakaan.

Penomoran ini berfungsi agar tulisan-tulisan yang diunggah, meski memiliki judul yang sama, namun memiliki identitas yang berbeda. Dan ini penting untuk membedakan tulisan dari penulis yang satu dengan yang lainnya serta membedakan isi dari tulisan tersebut meski memiliki judul yang sama. Jadi, kalau sudah ketemu judul yang pas, kemudian membaca abstrak yang sesuai, jangan lupa dicatat nomor DOI-nya, agar nanti lebih mudah dicari kembali.



Apa Sebenarnya Fungsi Dari Citation?



Saat mencari referensi, tentu akan kita temui tulisan Cited by atau Citation. Sesuai dengan pengertiannya, bahwa Citation ini merupakan sekumpulan jejak yang memuat sebuah tulisan dengan tema atau judul yang sama. Semisalnya, Anda mengunggah jurnal di website A, kemudian ada beberapa penyedia website khusus jejak tulisan Anda sehingga tidak kehilangan sumber awalnya.

Meski sudah memiliki nomor DOI tentunya sebagai pencari referensi seperti kita akan membutuhkan juga sumber-sumber awal tempat sang penulis mengunggah tulisan mereka. Dari sinilah, kita juga akan tahu berapa banyak website yang menyimpan tulisan tersebut.


Bagaimana Mendaftar Di Google Scholar?


Tentunya, bagi Anda yang ingin mendaftar di layanan Google Scholar, Anda tidak perlu khawatir jika memiliki akun Google. Baik itu akun Gmail atau akun fitur dari Google lainnya. Karena biasanya akan otomatis tersinkron sehingga kita bisa langsung menjelajah di sini. Kalau belum memiliki akun di layanan Google, silakan mendaftar di website Google.


How to use Google Scholar



Cara Menyimpan Jejak Dari Tulisan Yang Kita Sukai 



Setelah menemukan sumber yang sesuai, terkadang kita tidak ingin langsung membaca atau mengeksekusinya. Dan takut kehilangan sumber bacaan tersebut, maka Google Scholar memberikan fitur Save yang bisa kita akses melalui menu My Library. Dengan mengklik ikon bintang di bawah tulisan, hingga berubah menjadi warna biru. Kalau sudah, Anda bisa mengaksesnya kapanpun Anda inginkan. Lebih mudah dan menghemat waktu serta tanpa takut kehilangan catatan.


***

Bagaimana? Tertarik ingin mencoba eksplorasi dengan Google Scholar? Bisa diakses melalui https://scholar.google.com/ atau https://scholar.google.co.id. Sama saja, kok. Dan bagi saya, kalau sudah mencapai tingkat kebosanan paling tinggi, biasanya saya jalan-jalan ke berbagai tulisan di sini, entah itu untuk mencari referensi atau memilih bacaan yang sesuai dengan kebutuhan. Tidak perlu khawatir, menggunakan layanan ini bebas biaya, loh. Alias GRATIS. Sama seperti kita menggunakan Google Search Engine yang seperti biasanya.

Jangan lupa untuk merekomendasikan tempat ini kepada teman-teman atau keponakan atau justru anak Anda sendiri yang sedang membutuhkan bacaan terkait tulisan atau tugas dari tempat belajar mereka. Sehingga mereka mendapat banyak referensi yang menarik dan bisa menambah bacaan. Semoga bermanfaat!

15 February, 2018

6 Pemandangan Pantai Paling Istimewa di Jawa Tengah, Yuk Kita Jelajahi!



Yang lagi butuh piknik karena merasa capek dengan rutinitas kerja, apa salahnya untuk menjajalkan waktu menikmati semilir angin laut yang selalu kompak bersama suara debur ombak? Ya, maksudnya pemandangan pantai!


Jenuh akibat aktivitas kerja kamu sangat bisa diganti dengan hangatnya pasir pantai yang selalu menyambut telapak kaki kamu.


Oleh karena itu, saya akan memberi alasan kenapa kamu harus datang ke 5 pantai di Jawa Tengah ini. Mari kita simak satu per satu!


1. Pantai Menganti di Kebumen

via kesiniaja.com


Pantai Menganti ini sudah dikenal sebagai suasana New Zeland.


Bagaimana tidak? Pemandangan pantai di sini akan menyuguhkan bukit hijau yang terasa asri. Maka kamu nggak perlu jauh-jauh datang ke Selandia Baru.


Cukuplah kamu pergi ke Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah. Di situlah Pantai Menganti menyambutmu.


Memang sih kamu harus melewati jalanan terjal dan berkelok terlebih dahulu sebelum menuju Pantai Menganti.


Namun, sesampainya kamu di Pantai Menganti, jalanan terjal dan berkelok tadi bukanlah masalah. Karena kamu akan berdecak kagum ketika Pantai Menganti sudah berada di depan mata.


Apalagi jika kamu melihat pemandangan pantai dari atas bukit. Serius, kamu nggak akan menyangkal keistimewaan yang disuguhkan! Malah kamu nggak akan berhenti untuk berdecak kagum.


Tapi jangan lupa! Mumpung lagi di Pantai Menganti, alangkah baiknya kamu menjajal salah satu perahu yang siap mengubah suasana tambah menyenangkan karena menikmati santapan laut segar khas Pantai Penganti.


2. Pantai Pecaron di Kebumen

via suarakebumen.com



Masih Pemandangan Pantai di Kebumen nih. Karena ternyata Kebumen punya banyak opsi Pantai yang perlu didatangi siapa saja, termasuk kamu.


Tapi apa bedanya dengan Pantai Menganti?


Yaitu Pantai Pecaron nggak seasri Pantai Menganti.


Namun, suasana beda satu ini hanya bisa kamu dapatkan di Pantai Pecaron. Yaitu keheningan. Hanya ada suara deburan ombak yang bisa kamu dengarkan.


Ini akan menjadi suasan menenangkan ketika kamu berada di Pantai Pecaron. Sebab suasana heningnya sangat bisa menghilangkan isi kepala kamu yang selama ini berkecamuk akibat perkerjaan atau hiruk-pikuknya suasana kota.


Suara debur ombak yang bergulungan di sini nggak akan membuat kamu takut kok! Malah bikin kamu ingin menatap gulungan ombak tersebut lebih lama.


Apalagi di sekeliling pantai terdapat pemandangan bukit hijau yang ditumbuhi pohon kelapa. Pemandangan terasa menyejukkan hati kamu.


Kenapa Pantai Pecaron sangat nyaman dan tenang? Karena letaknya tersembunyi dari Kebumen. Bisa dibilang masih jarang didatangi oleh wisatawan. Mungkin bisa jadi kamu baru tahu kalau di Kebumen ada Pantai Pecaron.


Oleh karena itu, yuk datang ke ke Desa Srati, Kecamatan Ayah, untuk menuju Pantai Pecaron!

3. Pantai Karang Pandan di Nusa Kambangan

via Job-Like.com



Yang katanya Nusa Kambangan hanya berisi tempat persakitan, ternyata enggak kok! Buktinya ada Pantai Karang Pandan yang siap menyambut kedatanganmu.


Potensi wisatawan di Pantai Karang Pandan nggak perlu kamu ragukan lagi. Karena Pantai Karang Pandan sudah terbilang menawan di hati para wisatawan yang datang.


Pantai ini memiliki pasir putih yang dikenal hangat. Gemuruh ombaknya juga dijamin tenang. Apalagi di sini terdapat dua pulau karang yang disebut sebagai Pulau Majethi yang sering digunakan untuk melakukan larung sesaji. Semacam ritual untuk upacara laut gitu.


Pulau Majethi beserta kegiatan budaya adat Jawa inilah yang menambah cantik pemandangan Pantai Karang Pandan.


Yuk, datang ke Cilacap, tepatnya di Nusakambangan!


4. Pantai Widarapayung di Cilacap
via bolehtanya.com



Masih di Cilacap. Tapi kali ini beda Pantai, dan beda juga suasananya dong!


Di Pantai Widarapayung, kamu bisa menjajal untuk lebih akrab dengan ombak pantai. Malah bisa dibilang kamu akan menaklukkan ombak!


Sebab kamu bisa bermain papan selancar yang bisa kamu sewa ke operator penyewaan papan selancar.


Di Pantai Widarapayung juga kamu bisa menyaksikan sisa-sisa dari bencana tsunami yang pernah terjadi di tahun 2006. Kamu tinggal datang saja ke sebuah tugu peringatan yang di bangun di sekitar Pantai.


5. Pantai Nampu di Wonogiri
via indonesia-tourism.com



Pemandangan Pantai Nampu juga terkenal menawan. Pasirnya putih, bersih, dan masih terjaga kealamiannya.


Ketika memasuki bibir pantai, kamu juga akan dipamerkan gugusan batu-batu karang yang cantik.


Bukan hanya itu, gulungan ombak yang akhirnya pecah di karang juga akan menyisakan buih-buih berwarna putih. Sangat terasa keelokan pantai Nampu di mata wisatawan.


Saran saya untuk kamu yang mau datang ke Pantai Nampu, bawalah camping untuk mendirikan tenda kecil supaya bisa puas ketika bermain seharian. Ajak juga keluarga untuk datang bersama.


6. Pantai Pailus di Jepara
via yukpiknik.com



Letak persisnya di Karimunjawa. Siapa coba yang meragukan pemandangan pantai-pantai di Karimunjawa?


Oleh karena itu, datanglah ke Pantai Pailus yang dikenal masih asri.


Serius loh! Pemandangan pantai di Pantai Pailus masih asri banget! Ini karena adanya peraturan dari pemerintah setempat yang melarang adanya bangunan yang didirikan di sekitar pantai. Ini yang membuat keaslian Pantai Pailus masih terjaga. Tak ada sampah di pasir putih atau di laut. Maka bisa dibilang Pantai Pailus dijamin masih perawan.


Kamu datang aja ke Pantai Pailus. Di sana kamu bisa sekalian menginap kok. Dan jangan salahkan saya ya ketika akhirnya kamu enggan pulang!






Itulah keenam pemandangan pantai di Jawa Tengah yang bisa kamu datangi sekaligus nikmati. Semoga selalu menjadi pengunjung yang baik dengan selalu menjaga lingkungan pantai supaya tetap alami.

14 February, 2018

An Ordinary Man Movie (2017)


An Ordinary Man Movie (2017)



Berkisah tentang penjahat perang yang menjadi buronan. Dia dilindungi oleh beberapa orang terdekatnya agar tidak tertangkap. Banyak dari para penjahat tersebut telah ditangkap dan diadili, hanya ada satu yang tersisa.


Ipehalena.com - Diperankan oleh Ben Kingsley, seorang Jendral yang terbukti bersalah bisa lolos dari pengejaran. Bukan tanpa usaha yang keras, justru dirinya dilindungi dengan sangat ketat oleh orang-orang yang ada di dekatnya. Tempat tinggalnya selalu berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Menghuni apartemen yang tampak tidak layak huni.

Karena kehidupannya yang berada dalam pengejaran, serta sejarah mencatat ada banyak kejahatan yang ditorehkan. Membuat sang Jendral harus menghindari jalanan umum, bersembunyi saat orang melihatnya. Dalam hal ini, kebebasannya telah dipenjara meski dirinya tampak bebas menjalani hidup bukan di dalam jeruji.

Beberapa orang yang memang ditugaskan menjaganya, seperti sang Supir Miro, juga Tanja seorang pembantu yang saat masuk ke dalam ruangan apartemen sang Jendral, dirinya ditodong senjata. Sang Jendral memang mengidap ketakutan yang lumayan besar, karena pengalaman hidupnya yang dalam pengejaran. Otomatis membuatnya waspada hingga mencurigai Tanja.

An Ordinary Man Movie (2017)
sumber : Google Image


Tanja ada seorang gadis berusia 26 tahun yang tidak memiliki pacar, tidak memiliki kawan, tidak memiliki orangtua, dia seorang gadis yang senang dengan kesendiriannya. Sementara itu berbeda dengan si Jendral yang selalu berusaha untuk bergaul dengan banyak orang dan berusaha menjadi lelaki yang normal.

Meski sudah diberikan peringatan bahwasannya terlalu berbahaya jika sang Jendral berkeliaran. Namun, tetap saja tidak digubris olehnya. Dia tetap pada pendiriannya bahwa dirinya tak takut. Hanya saja, orang yang melindunginya tak ingin dirinya ditangkap. Ketika bersama dengan Miro, supir sekaligus pilotnya, dia sering ditarik secara paksa untuk menjauh dari keramaian.

Tapi, bersama Tanja, dia mengeksplorasi kehidupan yang berbeda. Meski tidak seperti hubungan dalam pacaran seperti yang dibayangkan atau ditunjukkan dalam film-film romansa. Namun, keberadaan Tanja membuat sang Jendral ingin menunjukkan padanya sesuatu tentang kehidupan. Dia menjadi lebih sering terbayang-bayang oleh masa lalunya dan ingin mengajak Tanja pergi ke tempat-tempat yang membuatnya terkenang.

An Ordinary Man Movie (2017)
Sumber : Google Image


Dia mengajari Tanja seperti apa rasanya bergabung dengan sebuah komunitas, mengajaknya berdansa dan berjalan-jalan ke sebuah tempat yang lumayan jauh. Bahkan dalam perjalanan tersebut memaksa Tanja untuk mencuri mobil. Sebuah kondisi yang membuat keduanya saling terikat dalam bentuk persahabatan.

Bersama dengan Tanja, membuat sang Jendral sering bercerita dan terkenang dengan anaknya. Dia tampak merindukan sang anak yang tak lagi mampu dijangkau olehnya. Terlebih dengan statusnya yang masih buron, serta banyak hal tentang ikatan antara seorang ayah dan anak perempuannya yang tiba-tiba saja menjadi sangat buruk.


An Ordinary Man Movie (2017)
Sumber : Google Image



Film ini termasuk film ringan meski menampilkan tokoh buronan dengan kondisi harus bersembunyi dari dunia luar. Beberapa adegan memang terasa mendebarkan, tapi hanya sedikit, sisanya kita dijejali dengan hal-hal terkait kondisi sang Jendral dan pemikiran-pemikirannya tentang kehidupan. Serta cerita masa lalunya yang dia tuturkan pada Tanja.

Meski ending film ini cukup membuat terkejut, tapi tetap tidak membuat penonton kelelahan akibat kejar-kejaran dan persembunyian, seperti yang umum dirasakan saat menonton film tentang pelarian atau buronan. Inilah alasan kenapa saya mengatakan film ini ringan. Namun, tetap memiliki unsur yang bagus sebagai pemikiran, dengan meminjam beragam sudut pandang yang bisa kita mainkan sebagai penonton tentang tokoh-tokoh dalam film ini.

Lokasi film ini di Serbia, dimana kita akan diajak masuk ke gang-gang kecil nan sepi, kemudian jalan lagi menuju tempat terbuka yang membuat mata ini merasakan sejuknya udara di sana. Juga kehadiran beberapa penduduk yang mengenakan hijab, bahkan ada di salah satu adegan menampilkan seorang Ibu tua berdoa selepas solat.

Beberapa orang mengatakan sulit untuk masuk ke dalam cerita pada film ini, menurut saya itu akibat dari story-line yang cenderung cepat. Kedua orang ini, bisa tiba-tiba saja berada dalam situasi menyenangkan, kemudian tidak lama menegangkan akibat si Jendral sering izin untuk pergi menepi sesaat. Sulit memang untuk membangun keterikatan dan emosi dengan percepatan cerita, tapi jika dinikmati lagi sambil duduk santai, sebenarnya tidak akan menjadi masalah.

Saya memberikan penilaian pada film ini cukup lumayan 7/10 apalagi karena ada Ben Kingsley di sini. Tapi, hal lain yang membuat saya tertarik adalah film ini termasuk dalam film yang menyerahkan hasil akhir cerita pada penonton. Kita dibiarkan bebas mengambil keputusan seperti apa film akan berakhir. Tidak menggantung, karena sudah jelas diselesaikan dengan beberapa kode. Apalagi film ini baru akan tayang di USA sekitar bulan Maret 2018. Namun sudah tayang pertama kali di Itali pada tahun 2017 lalu.


13 February, 2018

How To Wear Casual Outfit For Moslem From Top to Toe




How To Wear Casual Outfit For Moslem From Top to Toe


“Style is a way to say who you are without having to speak” ~ Rachel Zoe


Ipehalena.com - Saat melihat foto-foto ala OOTD berseliweran di akun Instagram, ada beberapa ekspresi wanita - pada khususnya - yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Mereka yang menjadikan foto tersebut sebagai bagian inspirasi, entah itu untuk diikuti secara total atau mengikuti beberapa hal saja untuk kemudian dikombinasi. Dan mereka yang berpikir, “kayaknya saya enggak cocok kalau pakai ini, tapi suka ngeliatnya.” Juga ada mereka yang misuh-misuh dalam hati.

Padu padan pakaian itu tidak semua orang bisa melakukannya. Seperti saya, termasuk kurang kreatif dalam memadu-padankan warna. Dan lebih sering bermain-main dengan kombinasi warna dimana harus ada warna hitam di dalamnya atau putih, ahahahaha. Bagi beberapa orang, mungkin tidaklah sulit karena sudah tahu apa saja yang sesuai dengan tubuh mereka. Karena itulah, tayangan terkait fashion masih banyak diminati, terutama bagi mereka yang ingin berkreasi dengan penampilan.

Gaya dalam berpakaian yang sering diminati adalah Casual. Alasan yang pada umumnya sering ditemui yaitu pilihan pakaian yang sederhana, tidak terlalu ribet dengan aksesoris tambahan seperti tas ransel wanita branded. Cukup memudahkan ruang gerak wanita saat beraktivitas, tetap nyaman dikenakan tanpa meninggalkan kesan elegan, enak dilihat dan rapi tentunya.

1. Topwear Yang Nyaman


Sebagai muslimah, tentunya dalam berpakaian memang tidak bebas ada batasan-batasan yang bisa dilakukan dan tidak. Ini semua berhubungan dengan aurat. Nah, untuk memilih atasan pakaian, meski terbatas, tapi tetap memiliki pilihan yang beragam. Misalnya mengenakan kaos lengan panjang yang tidak begitu ketat, mengenakan kaos lengan pendek namun dipadukan dengan kardigan atau outer lainnya, bisa juga dengan mengenakan tunik dengan model seperti kemeja atau kaos dan beragam pilihan lainnya yang bisa dipilih dengan catatan NYAMAN UNTUK DIKENAKAN DAN TIDAK RIBET.

2. Bottom Wear Yang Sesuai


Ada beberapa muslimah yang nyaman mengenakan celana ada juga yang lebih nyaman mengenakan rok. Apa saja boleh, asal padu-padannya sesuai. Untuk bawahan sendiri, jika ingin dikenakan ke kantor, memang sebaiknya dihindari mengenakan celana jeans. Karena, beberapa perusahaan melarang pegawainya mengenakan pakaian seperti celana jeans. Kalau dikenakan untuk ke kampus, bisa jadi pilihan menarik. Karena setiap pakaian memiliki tujuan yang berbeda-beda. Jadi, disesuaikan dengan kondisi dan situasi.

3. Hijab / Jilbab Yang Sederhana


Sederhana di sini bukan apa adanya alias asal pakai saja. Namun, sederhana dalam artian tidak terlalu ribet untuk dikenakan, sesuai dengan kenyamanan diri sendiri. Ada yang nyaman mengenakan jilbab instan namun ada juga yang gemar mengenakan jilbab biasa dengan model yang sesuai keinginan. Mengenakan pakaian casual bukan berarti bisa mengenakan apa saja asal-asalan. Tetap harus mengikuti peraturan dan batas-batasan yang berlaku. Tentunya ini demi menjaga identitas diri sebagai muslimah.


How To Wear Casual Outfit For Moslem From Top to Toe

4. Pilih Tas Yang Sesuai Dengan Kebutuhan


Saya termasuk yang kalau bepergian harus membawa tas, entah itu tas selempang, tas ransel sampai tote-bag. Tergantung tujuan dan berapa lama waktu yang akan saya habiskan di luar rumah. Semisalnya, jika hendak pergi ke swalayan, saya hanya mengenakan tas selempang berisi barang-barang yang penting. Kalau pergi ke tempat yang jaraknya lumayan jauh dan cenderung ramai, saya akan mengenakan tas ransel wanita branded agar nyaman dikenakan juga awet dan tetap sesuai dengan penampilan. Untuk isinya, jangan ditanya, isi tas saya ini penuh sekali.

5. Kenakan Sepatu atau Sandal Yang Sesuai Dengan Ukuran


Kalau saya lebih nyaman bepergian mengenakan sepatu. Tergantung mood saat itu, seperti setahun belakangan ini saya sedang nyaman mengenakan sepatu Slipon. Namun dua tahun sebelumnya, saya nyaman mengenakan sepatu Ballerina Flats. Tapi, pastinya dalam memilih sepatu atau sandal saya tidak main-main. Apalagi memaksa mengenakan sepatu yang ukurannya kekecilan. Karena dulu saya pernah mengenakan sepatu yang kekecilan dan berakhir jari saya cantengan. Alhasil, saya kapok memaksa kaki saya ini dengan sepatu atau sandal yang tidak nyaman dan tidak sesuai ukuran.

How To Wear Casual Outfit For Moslem From Top to Toe


Konon ada pepatah yang mengatakan bahwa : Penampilan kita mencerminkan diri kita. Itulah kenapa banyak orang yang berusaha untuk menunjukkan diri mereka melalui penampilan saat bertemu orang lain. Percaya atau tidak, hal ini masih menjadi bagian dari siklus kehidupan meski ada juga yang mengatakan : Don’t Judge the Book by its cover.

Tapi, saya rasakan sendiri, betapa nyamannya mengenakan pakaian sederhana ala Casual Outfit ini. Apalagi kalau sudah skrolling dan intip-intip di kanal sosial seperti Pinterest. Bisa berjam-jam betah menyimpan gambar-gambar yang bisa digunakan untuk kombinasi padu-padan dengan tas ransel wanita branded biar lebih eye-catching tapi tetap terkesan simple.

Kalau Anda, suka mencari ide untuk pakaian seperti saya enggak? Kira-kira gaya pakaian seperti apa yang disukai?

12 February, 2018

Meningkatkan Engagement Di Instagram Secara Natural


Increase Engagement Naturally


Ipehalena.com - Sudah bukan rahasia lagi kalau banyak kanal sosial saat ini berganti alogaritmanya. Tentunya, kini kanal sosial lebih mengedepankan komunikasi nyata antara sesama pengguna, alih-alih hanya sekadar meningkatkan impresi saja. Tentunya, ini sering membuat buzzer atau pengguna kanal sosial yang sedang memonetisasi akunnya jadi kalang kabut.

Apalagi bagi saya yang senang betul menggunakan aplikasi Instagram, juga sering mendapat pekerjaan lewat akun Instagram khusus buku yang saya kelola. Alhasil, mau tidak mau, saya harus kembali belajar untuk mengetahui, kira-kira seperti apa sih konten yang ramah dan mampu menaikkan engagement di Instagram serta membuat akun kita hasil analisanya bagus.

Saya mempelajari beberapa hal yang akan saya bagikan di sini dari beberapa akun yang pertumbuhan followernya secara organik serta memiliki tingkat engagement yang bagus sampai diminta untuk menjadi endorser sebuah jasa book subscription terkenal. Kira-kira, apa yang mereka lakukan setiap hari pada akun mereka? Saya mengintipnya melalui tab "Like" pada bagian "Following". Di sini kita bisa mengetahui orang-orang yang kita follow berinteraksi dengan siapa saja. Jadi, bisa kita pelajari jika ingin meningkatkan penilaian yang baik akun Instagram kita (terutama saya).


Increase Engagement Naturally


1. Alogaritma Media Sosial Membuat Penggunanya Harus Aktif 


Increase Engagement Naturally


Aktif di sini, bukan sekadar memberikan 'love' pada setiap foto yang masuk ke linimasa. Ini pun menjadi peringatan bagi saya yang sering hanya memberikan 'love' tanpa berkomunikasi dengan pengguna lainnya. Nah, kali ini Instagram menginginkan penggunanya untuk aktif memberikan komentar, berbincang melalui kolom komentar pada foto yang hadir di linimasa.

Interaksi yang baik, merupakan tolak ukur sebuah nilai konversi Instagram yang baik juga. Tapi, ternyata interaksi ini bukan sekadar komentar "nice", "love it", atau komentar sekadarnya saja, tentunya komentar yang berbobot-lah yang menjadi tolak ukur nilai konversi Instagram yang bagus. Hati-hati juga, kalau cukup sering mengomentari postingan orang lain dengan kalimat yang sama, karena bisa mendadak di-banned akun kita karena dianggap spam.


2. Beritahukan Postingan Terbaru Di InstaStory


Awalnya saya bingung, kenapa ya banyak bookstagrammer yang memberitahukan postingan terbaru mereka melalui Instastory? Padahal saat itu, foto mereka sudah muncul di linimasa saya dan tinggal saya klik "love" atau tinggalkan komentar. Kok pakai repot-repot memberitahu di Instastory?

Ternyata inilah fungsi dari Instastory itu sendiri. Dimana bisa memang dibuat agar kita selalu membagikan momen selayaknya Snapchat. Tentunya, hal yang wajar jika kita membuat pemberitahuan bahwa kita sudah mengunggah foto terbaru, ini cukup membantu bagi follower kita yang tidak bisa secara langsung melihat foto yang kita unggah karena struktur alogaritma tadi.

Jadi, kalau habis unggah foto terbaru, jangan lupa diumumkan melalui Instastory, agar saya bisa mampir.


3. Sesi Tagging Follower


Increase Engagement Naturally


Kalau di komunitas Bookstagram namanya #BookTagged , temanya berbeda-beda, ada tema lima buku yang kamu sukai, tema memperkenalkan diri, tema film disney favorit. Dan banyak tema yang bisa diikuti dalam sesi Tagging ini. Keuntungan yang saya rasakan, tentunya saya punya ide untuk mengunggah foto dan menuliskan captionnya karena sesuai dengan pertanyaannya.

Nah, dari sesi booktagged ini pula, kita dibolehkan men-tag orang lain agar melakukan hal yang sama. Dan seringnya mereka akan mampir kemudian memberikan komentar secara natural di foto yang kita unggah. Ini tentunya hal yang menarik, karena banyak juga para Bookstagrammer yang senang dengan kegiatan ini.

Bahkan beberapa bookstagrammer yang sudah jadi seleb pun, masih mengikuti kegiatan ini. Apalagi, ketika kita melihat ada teman kita mengunggah sebuah aksi booktagged dan kita ingin ikut serta tanpa di-tag, sangat diperbolehkan. Biasanya mereka akan menuliskan "feel free to join in" atau semacamnya untuk memberikan kebebasan pada akun lain yang ingin ikut serta.


4. Balas Komentar Di Foto Yang Kita Unggah


Increase Engagement Naturally


Sebisa mungkin, setelah kita mengunggah foto, jika ada beberapa teman atau follower yang mampir dan meninggalkan komentar. Balaslah komentar tersebut. Ternyata bukan saja di Blog yang memberlakukan interaksi seperti ini, karena Instagram juga memberlakukan agar pemilik akun juga aktif menjawab komentar para pengunjungnya.

Oiya, ini juga satu hal yang membuat saya senang mengunjungi beberapa akun bookstagram lainnya, tentunya alasannya karena mereka enak diajak berbincang melalui kolom komentar. Dan ini membuat saya tidak segan-segan menanti hadirnya foto mereka di kemudian hari. Semoga saya juga bisa mempraktekkan ilmu ini, hehe.


5. Ajukan Pertanyaan Atau Kuis Atau Konten Yang Menarik



Increase Engagement Naturally


Beberapa waktu yang lalu, saya sering bingung dengan fenomena bookstagrammer yang sering menuliskan Question Of The Day (QOTD) berikut dengan jawaban mereka. Tahun kemarin, persisnya, fenomena ini hinggap di linimasa saya. Ketika kemudian saya baru menyadari, kalau ini memang memberikan kemudahan bagi para followernya untuk ikut serta berinteraksi di kolom komentar dengan menjawab pertanyaan yang diajukan.

Tipe pertanyaannya cukup umum, sehingga membantu mereka yang mungkin belum pernah membaca buku tersebut dan bingung ingin komentar apa. Lalu karena ada tambahan pertanyaan umum, sehingga mereka bisa ikut nimbrung berinteraksi.

Nah, beberapa bulan terakhir ini, ada juga akun bookstagram yang mengadakan permainan yang cukup menarik. Semacam permainan imajinasi, mereka akan melemparkan pertanyaan juga yang cukup menarik seperti "Kalau kamu adalah monster, monster apakah kamu?" atau seperti "Kamu dihadiahkan sebuah kekuatan super, kamu akan memilih kekuatan seperti apa?". Nah, permainan pertanyaan ini cukup menghibur dan terbukti banyak yang ikut serta bergabung.



***


Saya cukup sering mendapati kalau di komunitas bookstagram ini up to date dengan segala hal yang terjadi di Instagram. Awal saya mengenal tema foto entah itu dengan menggunakan filter yang sama, atau mengunggah foto dengan susunan yang menarik, sehingga feed Instagram mereka memang enak dilihat. Sampai, saya berkenalan dengan banyak hal seperti Penempatan Tautan Lebih Dari Satu Dengan Linktree.

Itulah alasan kenapa akun Instagram personal saya sering ditinggal, karena terlalu sering nongkrong di akun khusus buku. Semoga setelah ini saya rajin memposting foto baru di akun Instagram personal.