11 December, 2017

My Resolustion Bisa Tercapai Dengan Badan Yang Sehat Bersama Theragran-M


Theragran-M



Tahun 2018 sudah sebentar lagi, di penghujung tahun 2017, saya mengalami banyak hal yang lumayan warna-warni. Beragam pengalaman yang membuat saya banyak belajar. Dari tentang kehidupan, tentang dunia blogging, fotografi sampai dunia bookstagram. Yang tadinya saya belum paham dan tidak mengerti, menjadi tahu dan bisa. Allhamdulillah dalam segala hal.

Semua berawal dari rasa ingin tahu, tentunya. Karena itulah, dari rasa ingin tahu, banyak hal bisa dipelajari dan diketahui. Semakin bertambahnya usia, saya lumayan sedikit bisa belajar mengenal diri saya dan berproses untuk benar-benar memahami diri saya, salah satunya memelihara rasa ingin tahu terhadap beragam hal yang ada di sekitar saya.

Rasa ingin tahu inilah yang membawa saya mengenal lebih tentang hal-hal yang menjadi kegemaran. Seperti ketika saya nekat untuk belajar dunia Macro Photography yang mana merupakan dunia baru bagi saya. Sehingga saat ini kalau melihat semak-semak di mana saja, selalu berusaha untuk mampir dan menyapa sahabat-sahabat super duper kecil :D.

Atau ketika saya duduk di depan laptop untuk melakukan riset, atau membuat jadual temu dengan beberapa orang yang terkait demi mendapat satu buah tulisan. Kadang bisa memakan waktu lebih dari sehari, menulis mind mapping, kemudian riset setelah itu baru bisa menuliskannya dalam bentuk tulisan secara utuh.

Dan semua kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar karena kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Kalau akhirnya sakit? Duh, bahkan berdoa, beribadah sampai bekerja pun tidak maksimal. Benar memang ya, beribadah itu terasa enak dan nikmat kalau sedang sehat. Jadi teringat lagu nasyid yang sempat booming kala saya masih SMP, yang dinyanyikan oleh Raihan. "Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, sehat sebelum sakit." Demikian cuplikan lirik yang saya ingat dari masa remaja saya :D #caila.


Sehat Itu Mahal Dan Menjaga Kesehatan Butuh Perjuangan



Siapa bilang untuk sehat itu tidak harus mahal? Kalau lagi sakit dan ingin sehat, tentunya butuh keluar banyak tenaga dan uang agar bisa kembali sehat. Pun gaya hidup sehat tidak sepenuhnya mahal memang, tapi tetap saja tidak semurah membeli sekantong penuh gorengan yang isinya beragam macam dimana cukup mengeluarkan duit Rp 10.000 saja sudah kenyang!

Ahahahaha, saya memang berpikir demikian, meski banyak orang yang menentang habis-habisan. Agar banyak orang yang tidak ragu untuk memilih gaya hidup sehat. Sebenarnya, sudah bisa ditebak sih, setelah mengeluarkan uang 10.000, biasanya ada biaya lain-lainnya nih yang mengikuti. Entah itu biaya untuk membeli obat penurun kolesterol atau biaya untuk membeli obat batuk bisa jadi biaya untuk beli obat radang.

Pun demikian untuk menjaga kesehatan juga butuh perjuangan. Seperti olahraga yang cukup, istirahat juga harus cukup, makan makanan yang seimbang sampai minum air putih yang cukup. Semua ini kalau tidak disertai dengan perjuangan pasti ada yang terlewat. Perjuangan inilah yang bisa dikatakan berat karena termasuk membangun kebiasaan sehat.

Selain itu, dengan kondisi semakin banyaknya penyakit akibat virus dan bakteri, sehingga tubuh juga membutuhkan lebih dari makanan sehat sampai minum air putih dan olahraga. Juga untuk menjaga agar sakit tidak berkepanjangan dengan mengonsumsi vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit.



Pilih Multivitamin Yang Lengkap Sesuai Kebutuhan Tubuh


Vitamin itu bukan hanya sekadar vitamin C, loh. Dan yang dibutuhkan oleh tubuh pun bukan sekadar vitamin C, tapi banyak! Tubuh juga butuh nutrisi dan vitamin lainnya seperti dalam setiap kemasan Theragran-M yang mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin  E, vitamin K dan mineral. Dengan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh, bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan baik.

Kekurangan vitamin dan mineral tentu akan berakibat tubuh mudah jatuh sakit, lemas, kulit kering, sariawan bahkan mendatangkan penyakit lainnya. Itulah sebabnya mengapa kebutuhan vitamin dan mineral harian penting untuk tubuh. Ingat, meski merasa sudah mengonsumsi sayur dan buah, nyatanya, di Indonesia konsumsi buah dan sayur setiap harinya masih kurang untuk memberikan secara penuh dosis vitamin dan mineral dalam tubuh.

Itulah kenapa, kalau ingin menjalani hidup sehat itu butuh perjuangan, bukan sekadang membeli makanan yang sehat tapi juga memahami aturan makan dan dosis hariannya. Setiap makanan yang kita konsumsi, ada beberapa yang justru mengganggu penyerapan vitamin dan mineral. Yang membuat makanan sehat kita menjadi tidak optimal. Pun ada juga makanan yang vitamin A atau C-nya lebih tinggi dari makanan lain.

Karena itu, kalau tubuh sedang merasa tidak enak badan apalagi orang-orang di sekitar kita banyak yang sakit, jangan lupa untuk membantu mereka mengonsumsi vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Agar sakitnya jangan kelamaan. Jadi, Anda yang harus merawat mereka pun tidak lekas lelah karena kurang istirahat.

Selain biar enggak mudah jatuh sakit, kulit juga sehat, organ pencernaan juga bekerja dengan baik. Dan mata kita juga tetap sehat, apalagi belakangan ini gadget sudah menjadi suatu kebutuhan. Yang mana, kalau mata kita tidak dijaga dan dirawat maka akan cepat kelelahan dan rusak. Kalau sudah rusak, banyak keluhan bisa terjadi salah satunya mata minus.



Biar Tahun 2018 Tetap Semangat Berkarya Saya Ingin Membuat Resolusi



Dari tahun ke tahun, resolusi saya selalu sama. Tapi kali ini, saya ingin membuatnya berbeda. Apalagi resmi sudah saya menginjak usia 30 tahun dimana saya sudah harus dan wajib mendengarkan tubuh saya agar tetap fit dan sehat. Allhamdulillah, tahun ini sudah mulai berkurang intensitas sakitnya.

Berbicara masalah resolusi, tentunya harus merupakan solusi bagi beberapa hal yang patut dipertimbangkan. Jadi, biar tahun 2018-nya bisa semakin optimal, saya juga ingin ikutan dengan teman-teman yang lainnya membuata resolusi.



Menghabiskan Waktu Di Luar Ruangan


Saya ingin memperbanyak koleksi foto Macro untuk saya unggah di Instagram. Hehehe, saya memang gemar sekali membuka aplikasi yang satu itu. Tapi, selain diunggah, saya juga ingin rajin mengikuti challenge dari komunitas Galeri Makro yang saya ikuti.

Sebabnya, belakangan ini saya tidak pernah mengunggah foto karena sering tidak punya objek yang sesuai dengan tema. Apalagi terkadang temanya lumayan membuat kepala berkerut. Dengan objek yang minim, belum lagi semak-semak yang mulai berkurang di sekitar saya. Ini juga menjadi penyebab saya hiatus sebentar.


Membaca 100 Buku Dalam Setahun


Ini baru saya lakukan tahun ini, meski sepertinya masih sedikit jauh dari angka lumayan. Karena tahun ini saya baru bisa menyelesaikan 82 buku, masih butuh perjuangan agar akhir tahun bisa komplit jumlahnya 100 buku.

Pengalaman saya, biasanya di awal-awal tahun, saya akan bersemangat sekali menuntaskan buku. Tapi, ketika masuk ke pertengahan tahun, ada saja hal-hal yang membuat saya kemudian tidak memegang buku sama sekali. Atau membuat buku belum selesai dibaca. Banyak alasan, tentunya. Jadi, saya harus menyusun strategi sepertinya.


Membuat Strategi Untuk Rajin Menulis


Belakangan ini saya sempat mencoba untuk rajin menulis di blog. Sedihnya, ini hanya bertahan beberapa bulan saja. Sisanya, tergantung dari kesiapan saya. Rasanya ingin juga seperti para blogger lain yang bisa menayangkan tulisan satu kali setiap hari. Rasanya tentu wah sekali, saya kagum dengan semangat mereka.

Karena itulah, saya sudah sedikit mempersiapkan strategi untuk tahun 2018 semoga terealisasi. Apalagi untuk blog khusus buku, berarti saya harus rajin menulis ulasan. Ganbatte!

***

Dari ketiga resolusi utama saya, semua itu tak akan bisa berjalan lancar tanpa adanya usaha serta tubuh yang sehat. Jadi, saya juga harus dan wajib untuk menjaga tubuh saya agar selalu sehat dan optimal, sehingga mampu mewujudkan apa-apa saja yang masih ingin saya raih tahun depan.

Kalau Anda, punya resolusi yang ingin dijalani untuk tahun 2018? Mungkin seperti ikut kelas olahraga yang belum pernah dicoba? Atau pergi berlibur ke tempat yang belum pernah dikunjungi? Silakan berbagi melalui kolom komentar, siapa tahu saya jadi ingin berkunjung ke tempat tersebut juga. [Ipeh Alena]





02 December, 2017

Cara Mengedit Foto Agar Tampak Cerah Dan Tajam Dengan Aplikasi Snapseed



Basic Editing Snapseed


Belakangan ini, di Bekasi mulai sering turun hujan. Terutama saat menjelang siang hari. Akibatnya, suasana menjadi tampak remang-reman, kelabu seperti hampir senja. Efek gloomy ini memang cocok untuk bermalas-malasan, tapi justru membuat kualitas pencahayaan saat motret menjadi kurang. Cenderung menghasilkan foto yang gelap bahkan terkadang keabu-abuan.

Untuk mengatasi kualitas foto yang kurang pencahayaan, jika memang ingin mendapat hasil foto yang cerah dan tajam. Bisa menggunakan aplikasi Snapseed. Meski cuaca mendung juga bagus untuk tema Dark Photography, tapi bagi saya yang masih menyukai foto yang cerah, aplikasi ini sangat bisa membantu.

Sebelum mengunggah foto ke Instagram, saya memang membiasakan untuk sedikit menambah tampilan yang cerah, meski sedikit. Bahkan kalau cuaca sedang bersinar ceria, saya tidak perlu menambahkan apa-apa, cukup memberikan watermark pada foto.


Meningkatkan Kualitas Pencahayaan Dan Ketajaman Dengan Aplikasi Snapseed



1. Buka aplikasi Snapseed yang sudah terpasang di handphone Anda. Jika belum memiliki aplikasi ini, silakan mengunduhnya di Play Store.

2. Setelah itu, pilih foto dengan menekan tombol ' + ' pada layar. Pilih foto yang akan diedit sekali kali hingga muncul foto di layar.

Basic Editing Snapseed



3. Pada menu di bagian bawah layar terdapat 3 menu utama aplikasi Snapseed : Style - Tools - Export. Pilih menu Tools.

Basic Editing Snapseed
Pilihan seperti Potrait, Smooth, Pop, Accentuate : merupakan filter yang bisa dipilih sesuai keinginan. Tapi, saya jarang menggunakan filter ini, karena lebih nyaman mengeditnya sendiri.



4. Setelah itu akan muncul ragam menu seperti di bawah ini. Pilih Tune Image.

Basic Editing Snapseed



5. Pada Tune Image ada banyak pilihan yang bisa Anda eksplorasi. Kalau saya, lebih sering menggunakan Brightness, Saturation, Ambiance dan Highlights. Namun untuk kasus foto yang ingin saya edit kali ini, saya hanya memilih Brightness, Ambiance dan Saturation.

Jika memilih salah satu pada menu di atas, pada bagian atas layar akan muncul skala meter yang bisa Anda geser. Dengan menaikkan/menurunkan skala ini Anda bisa melihat perbedaannya. Saya mengatur Brightness sebanyak + 50 , Ambiance + 10 dan Saturation + 11. Jika sudah selesai tekan tanda centang pada bagian bawah layar sebelah kanan.


Basic Editing Snapseed

Basic Editing Snapseed


6.  Kemudian saya akan kembali ke Menu Utama Tools dan memilih menu Details. Setelah masuk ke menu Details, akan muncul dua pilihan seperti di bawah ini. Saya memilih Sharpening dan mengaturnya hingga 100. Jangan lupa untuk menyimpan edit terbaru dengan menekan tombol centang di bagian kanan bawah.

Basic Editing Snapseed


Basic Editing Snapseed

7. Sebelum selesai, saya tidak lupa untuk menambahkan watermark pada foto. Caranya dengan masuk ke Menu Utama Tools kemudian pilih ke menu bagian bawah yaitu Teks. Ketuk pada bagian gambar dan masukkan tulisan sesuai yang Anda inginkan. Setelah selesai tekan tombol OK kemudian tanda centang di bagian kanan bawah layar.


Basic Editing Snapseed


8. Jika sudah selesai dan ingin menyimpan gambar yang sudah di-edit. Pilih Menu Utama Export kemudian pilih SAVE.

Basic Editing Snapseed


Kalau sudah selesai, foto akan tersimpan otomatis pada folder khusus : Snapseed. Bagi pengguna Xiaomi, jika tidak muncul di gallery Photos, bisa memilih menu bagian atas Offline. Foto akan tersimpan dalam folder bernama Snapseed. Ini hasil akhirnya setelah di-edit.

Basic Editing Snapseed



Bagaimana? Semoga penjelasan saya mudah diikuti, ya. Dan semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba :). [Ipeh Alena]

01 December, 2017

Cara Membeli Voucher Google Play Online Dan Pengalaman Membeli Ebook Dengan Redeem Code Gift


cara beli voucher google play



Beberapa waktu yang lalu, saya sempat kebingungan karena salah satu media penyimpanan yang sering saya gunakan meminta tambahan kuota. Ketika notifikasi masuk, saya pikir bisa menambah kuota penyimpanan dengan cara memotong pulsa dari Indosat. Tapi, ternyata justru tidak bisa. Duh, padahal banyak data saya yang berada di tempat itu. Sementara saya bingung hendak membayar pakai apa, karena belakangan ini saya sudah tidak menggunakan kartu kredit lagi.

Setelah beberapa kali mencari tahu cara terbaik untuk membeli kuota tambahan, akhirnya saya putuskan untuk membeli Voucher Google Play. Beberapa teman saya pernah bilang, di Indom**t ada yang menyediakan pembelian Voucher ini. Tapi, ketika saya menghampiri swalayan terdekat, nyatanya mereka masih belum menyediakannya.

Akhirnya saya pikir bisa membelinya secara online, sehingga saya coba cek satu persatu website yang menyediakan jasa penjualan Voucher Google Play ini. Tapi, rata-rata masih belum bisa membuat saya yakin untuk membelinya. Sementara notifikasi terus masuk agar saya menambah 'lahan' untuk penyimpanan data.

Saat kebingungan, akhirnya saya menemukan tempat yang terpercaya yaitu TOKOPEDIA. Betul! Saya juga baru tahu kalau di Tokopedia bisa membeli Voucher Google Play. Akhirnya, tanpa ragu lagi, langsung saja saya order, biasanya memang minimal pembelian untuk Voucher ini mulai dari 10$. Kalau tidak salah waktu itu saya bayar sebesar 150rb-an. Setelah berhasil, tidak lama kemudian sms notifikasi berisi kode voucher masuk ke dalam kotak pesan di handphone.


Cara Membeli Google Play Voucher Secara Online Di Tokopedia



1. Buka website tokopedia : https://www.tokopedia.com/voucher-game/ .

2. Pilih di menu bagian bawah voucher Google Play.

3. Pilih nominal yang ingin Anda beli. Minimal 10$.

4. Klik tombol Beli. Nanti Anda akan diarahkan untuk memilih mode pembayaran.

5. Setelah selesai membayar, biasanya Anda akan dikirimkan sms notifikasi kode Voucher yang bisa Anda masukkan sebagai saldo Google Play.


Cara Menambah Saldo Menggunakan Voucher Google Play



1. Buka aplikasi Google Play. Kemudian pilih menu Redeem.

2. Masukkan kode yang sudah didapat dari sms pembelian tokopedia ke dalam kotak Redeem. Perhatikan baik-baik dan salin kode dengan baik, jangan sampai salah menyalin kode.

3. Klik Redeem dan tunggu beberapa saat, terkadang beberapa akun meminta Anda untuk verifikasi dan login kembali. Kalau sudah, biasanya saldo Anda akan langsung masuk sebesar 10$.


Setelah saya berhasil menambah saldo di Google Play, harus diperhatikan juga ya, kalau voucher ini hanya berlaku untuk wilayah USA. Nah, agar voucher yang kita miliki bisa digunakan lakukan langkah di bawah ini sebelum memulai pembelian aplikasi atau ebook atau movie.


Cara Menggunakan Voucher Google Play


1. Buka kembali aplikasi Google Play, kemudian pilih menu Account.

2. Pilih menu Payment Method. Pada menu ini pilih menu di bagian paling bawah More Payment Setting.

3. Tunggu hingga Anda selesai dialihkan ke website khusus Payment Center.

4. Setelah tampil menu Payment Center, pilih Menu kemudian pilih Settings.

5. Pada bagian Country, ganti menjadi US. Kemudian simpan.


Dengan mengganti status Country, ini tidak akan mempermudah Anda menggunakan saldo yang ada. Selama saya mengganti status negara ini, tidak ada masalah apapun. Meski untuk penggunaan mode Indosat Billing Payment tidak bisa aktif, mungkin untuk beberapa model Operator Billing Payment yang biasanya bisa digunakan bisa saja tidak bisa digunakan lagi.

Jangan khawatir, Anda masih bisa mengganti status negara jika saldonya sudah habis. Karena, kalau tidak maka saldo Google Play akan terbuang sia-sia, karena tidak bisa dipakai untuk pembelian di negara Indonesia.

Anda juga bisa menambah saldo menggunakan akun Paypal jika menggunakan status negara US ini. Memang banyak keuntungannya, ya. Tapi, ada beberapa ebook yang tidak bisa dibeli saat saya mengubah status negara ini. Allhamdulillah, satu ebook itu kadang punya beberapa versi, biasanya cover dan penerbitnya yang berbeda.



Pengalaman Membeli Ebook Dengan Google Play Saldo



Kalau biasanya saya membeli ebook dengan memotong pulsa dari Indosat. Kali ini, saya menggunakan saldo GP untuk membeli beberapa ebook. Ada 3 ebook yang saya beli di Play Book. Untuk membeli ebook di Playbook sebenarnya cukup mudah.

* Pertama cari judul ebook yang ingin dibeli.
* Kemudian pilih menu dan pilih Buy IDR xxx.xxx.
* Jika saldo GP Anda masih mencukupi, bisa langsung klik Continue.
* Berhasil, ebook sudah dibeli dan tinggal diunduh saja.

Ada beberapa orang yang bingung dengan konsep ebook di play book ini. Pertanyaan yang sering disampaikan kepada saya adalah Apakah Ebook Yang Sudah Dibeli Masih Bisa Diakses Kapan Saja? Jawabannya IYA. Bisa diakses dan dibaca kapan saja. Ebook sudah sepenuhnya milik Anda, asal tidak diperjual-belikan. Jadi, penting sekali untuk menyimpan informasi login Google Play Anda. Karena semua ebook akan tetap tersimpan pada informasi login yang sama dengan yang Anda gunakan untuk membeli ebook.

Saya sering membaca buku di Play Book karena aplikasinya ringan. Serta ada mode night yang cocok jika saya membacanya saat penerangan minim. Selain itu, beberapa kali saya tidak perlu membawa buku fisik saat bepergian. Kapanpun dan dimana pun, saya masih bisa mengakses ebook yang sedang saya baca. Kalau sudah diunduh, biasanya tanpa menggunakan akses internet pun bisa digunakan untuk membaca.


***

Buat Anda yang sempat bingung Voucher Google Play bisa digunakan untuk apa saja, jawabannya banyak! Bisa untuk membeli aplikasi, magazine atau apa saja yang tersedia di Google Play. Asal tahu cara penggunaannya maka proses belanja di Google Play akan lancar. Jangan panik kalau tiba-tiba ada notifikasi saldo Google Play Anda tidak bisa digunakan. Siapa tahu status Country Anda masih belum diubah.

Semoga artikel ini bermanfaat :). [Ipeh Alena]


22 November, 2017

Pengalaman Menggunakan Handphone Xiaomi Mi Note Bamboo



Xiaomi Mi Note Bamboo



Belakangan ini, saya memang mulai membiasakan diri menggunakan foto hasil jepretan saya untuk kepentingan blog post. Perlengkapan yang saya gunakan untuk memotret juga bukan kamera DSLR, tapi menggunakan kamera handphone Xiaomi Mi Note Bamboo. Pertama kali membeli handphone ini, justru karena direkomendasikan oleh pemilik toko. Dia bilang, ini harganya murah. Dan memang benar, harganya jauh lebih murah dan sesuai dengan budget di kantong.

Kali ini, saya hanya ingin menyeritakan pengalaman saya menggunakan handphone Xiaomi Mi Note Bamboo yang menjadi handphone favorit saya. Jika dibanding dengan beberapa merk handphone yang sudah saya gunakan, memang Xiaomi tidak bisa membuat saya langsung merasa nyaman begitu saja. Justru karena kejernihan dari kameranya yang membuat bertahan menggunakan handphone ini.

Selama menggunakan handphone ini, banyak orang yang tidak percaya, kalau foto-foto macro yang saya unggah di Instagram merupakan hasil dari jepretan handphone Xiaomi. Beberapa menganggap justru saya menggunakan kamera DSLR. Walaupun bohong kalau dibilang saya tidak GR, karena berarti hasil jepretannya jernih ((KARENA KAMERA HANDPHONENYA SIH)). 

Beberapa waktu yang lalu saya sebenarnya sudah menuliskan Hal Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Sebelum Masuk Ke Dunia Makro Fotografi. Salah satunya yaitu kesiapan lensa. Itu yang penting. Alat utama yang menjadi senjata bagi gerilyawan dan gerilyawati macro photography dengan menggunakan handphone. 

Pada kesempatan kali ini, saya tidak akan menjelaskan detail spesifikasi handphone yang saya gunakan. Karena bisa ditemui di beberapa situs lain atau di situs resmi Xiaomi. Jadi, saya hanya ingin bercerita pengalaman saya secara sederhana, apa saja kenangan yang saya rasakan selama menggunakan handphone ini.



Kepincut Harga Murah


Waktu beli handphone ini, saya kepincut dengan harganya yang murah. Untuk ukuran handphone dengan kamera 13 MP, termasuk murah sih. Waktu itu saya membelinya sekitar 2jutaan. Kalau dibanding dengan handphone merk lain yang terkenal, dimana kemampuan kameranya masih di bawahnya, namun memang sudah bisa expand memory. Tapi, bagi saya harganya masih terlampau tinggi.

Setelah resmi memiliki handphone ini, saya sempat terkejut karena memang benar-benar masih kosongan. Beberapa aplikasi yang biasanya selalu sudah tersedia di handphone seperti  Whatsapp, Facebok atau bahkan Youtube. Di handphone yang saya beli ini, sama sekali tidak ada. Alhasil saya harus memasang ulang satu persatu aplikasi yang saya butuhkan. 

Beruntungnya saya sudah mengenal aplikasi Share-It yang mempermudah transfer aplikasi, jadi saya tidak perlu mengunduh terlebih dahulu dari playstore. Lebih menghemat waktu sih alasannya. Selain itu, ada beberapa kendala yang saya alami namun tidak kunjung saya perbaiki karena malas. Yaitu, ketika saya hendak mengganti tema untuk handphone, eh tiba-tiba ada pesan eror. Dimana penggantian tema apapun tidak bisa, justru mendatangkan eror yang bisa membuat emosi meledak.



Ketika Pertama Kali Memotret Di Dalam Ruangan



Sewaktu menghadapi hal-hal yang membuat emosi jiwa dan raga, apalagi erornya ini membuat saya semakin enggak habis pikir. Karena, meski sudah diupdate operating systemnya, tetap saja menampilkan pesan eror. Akhirnya saya menyerah, bukan pasrah. 

Tapi, saya masih belum mau melepas handphone ini karena pengalaman saat harus memotret di dalam ruangan yang minim cahaya. Ketika hasilnya justru tetap bagus, apalagi memiliki sensor pengatur cahaya yang bisa dinaik-kan atau diturun-kan di layarnya. Ini membantu sekali, sehingga hasil fotonya masih tampak bagus.

Bakat Bukan Takdir


Dari pengalaman inilah akhirnya saya bersabar menghadapi kekurangan dari OSnya. Karena saya berpikir, toh hasil kameranya lumayan. Dimana pada waktu itu saya masih sering ketinggalan momen yang pas untuk memotret di pagi atau sore hari. Akhirnya harus pasrah memotret di ruangan yang minim cahaya. Apalagi saat itu saya juga masih belum mengenal cara membuat studio mini dadakan.



Hasil Tampak Jernih Saat Memotret Di Luar Ruangan



Tentunya, semua kamera juga kalau mendapat cahaya yang cukup akan menampakkan hasil yang jernih. Iya, kan? Tapi, tetap saja saya merasa WAH ketika melihat hasilnya yang saat di-zoom-in tidak buram. Apalagi karena penentuan fokusnya manual, bisa dipilih sendiri ingin difokuskan kemana sensornya.

Meski memang ada beberapa pengguna Xiaomi yang kurang menyadari fokus sensor di layarnya. Sayang sekali, apalagi kalau mereka kemudian berkomentar kalau hasil fotonya burem alias tidak fokus, itu karena mereka belum tahu letak fokus sensor yang ada di layarnya. Memang sih, bisa diatur fokusnya menjadi otomatis. Tapi, seringnya yang terjadi seperti itu.

Selain jernih saat memotret di luar ruangan, juga tetap jernih meski berada di dalam ruangan yang mendapat cahaya langsung dari sumber cahaya. Dalam hal ini jendela di kamar depan rumah saya. Ini menjadi studio mini tempat saya mencoba-coba memotret. Dari awal yang masih awam sekali memotret, sampai akhirnya paham bagaimana cara yang baik dan benar.





Walaupun masih belum naik level, masih disini-sini saja. Tapi, saya tetap bahagia, setidaknya ada perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya. Bisa dilihat dari beberapa postingan di blog ini yang rata-rata sudah menggunakan foto yang saya jepret sendiri ditambah editing dengan snapsheed.



Belajar Optimasi Memotret Dengan Handphone



Akhirnya setelah mendapat ilmu tentang fotografi saat Kelas Blogger Angkatan Ke-6. Saya mengetahui banyak hal terutama posisi mengambil gambar. Seperti posisi tangan sampai bagaimana menentukan objek dengan teknik Rule of Thirds. Allhamdulillah, ilmunya sangat bermanfaat sekali. Karena sesudahnya saya sedikit demi sedikit mulai bisa mempraktekannya.

Objek pertama saya yang menjadi bahan percobaan tidak lain tidak bukan adalah BUKU. Betul, jika dilihat di blog saya bacaanipeh.web.id. Tentu akan melihat perubahan kualitas foto dari sebelumnya. Itu hasil saya berproses yang membuat saya bangga karena bisa melihat hasil yang membuat saya bersyukur. Meski belum mahir betul, karena itulah saya masih sering berusaha belajar teknik motret.

Bagaimana posisi memegang kamera handphone yang benar? Kalau dari saran Kang Dudi, memegang kamera baik handphone maupun DSLR, sebaiknya kedua tangan kita bertumpu pada badan. Ini agar menghindari kondisi kamera terguncang saat memotret. Kalau di DSLR memang ada teknologi stabilizer juga bisa diatur speed-nya, sehingga hasilnya tetap bagus.

Nah, kalau di kamera handphone, tentunya guncangan sedikit bisa membuat hasilnya kurang bagus. Itulah kenapa posisi memegang kamera atau handphone itu sangat penting untuk diperhatikan. Jangan sampai asal-asalan, karena bisa memengaruhi hasilnya. Ini saya sematkan sedikit informasi cara memegang kamera atau handphone. Saya sering menggunakan posisi siku yang bertumpu pada tubuh.


How to hold a camera





Asyik Eksplorasi Dunia Fotografi Makro


Belakangan, setelah mengenal sedikit tentang keseruan dunia Macro Photography. Akhirnya saya merasa benar-benar sayang untuk melepas handphone ini. Meski keribetan yang saya hadapi bertambah banyak, salah satunya karena memang memory di handphone cepat penuh, alhasil saya harus menggunakan handphone lain untuk kepentingan pekerjaan.






Tapi, tetap enggan untuk melepas handphone ini. Apalagi ketika praktek langsung serta melihat hasil dari kamera handphone dengan paduan lensbong, membuat saya semakin sayang untuk melepasnya. Sampai saat ini masih belum mendapat ganti yang PAS kalau masalah kualitas kamera. 

Perlu diketahui juga, setiap kamera handphone Xiaomi rata-rata sekarang memang hanya 13 MP, tapi kualitas gambar tidak hanya ditentukan dari resolusinya tapi fungsi lainnya. Sehingga kalau dilihat sendiri di hashtag #XiaomiPhotographyIndonesia bisa tampak perbedaan hasil gambarnya. 



Kemudian, dari apa yang saya alami sendiri, kalau memory handphone sudah mulai penuh dan hanya menyisakan kurang dari 1 giga. Biasanya kualitas dari gambarnya juga ikut menuru. Ini dari pengalaman saya sendiri loh. Itulah kenapa saya akhirnya memutuskan untuk mengususkan Xiaomi ini untuk memotret dan membaca E-book saja. Sehingga kapasitas di handphone masih besar sekitar 4 giga. Demi hasil poto yang bagus.

Ini juga kalau kondisinya memang masih berlebih sehingga bisa menggunakan dua gadget. Kalau tidak, diusahakan saja untuk meminimalkan penggunaan aplikasi seperti aplikasi facebook bisa dibuka dengan menggunakan browser di handphone. Atau bagaimana caranya terserah Anda, disesuaikan saja dengan kebutuhan.


***

Overall saya memberikan rating 5/5, meski terdapat beberapa kekurangan dalam penggunaan handphone Xiaomi ini. Karena sudah menjadi handphone favorit yang setia menemani dan mendukung pekerjaan saya. Apalagi kalau saat harus reportase dan memotret situasi di sekitar tempat acara. Tentunya handphone ini sangat membantu sekali. [Ipeh Alena


21 November, 2017

Cara Menonton TV Secara Online Dan Film Yang Legal Dengan Aplikasi Dens.Tv


Cara Nonton TV Online Dari HP



Sambil mengisi waktu ketika berada di luar rumah atau di luar ruangan dengan menonton video sudah bukan hal yang baru lagi. Apalagi sekarang ini menonton video sudah menjadi kebutuhan tersendiri. Tapi, pertanyaannya, bagaimana caranya menyaksikan tayangan di televisi secara langsung melalui perangkat Android yang kita miliki?

Siapa tahu ada yang seperti saya, punya jadual khusus menyaksikan tayangan langsung dari saluran Sony-One, atau tidak mau ketinggalan dengan premier yang akan tayang di saluran Fox Movie. Tentunya tidak asyik juga kalau menontonnya melalui rekaman, atau menunggu ditayang ulang. Untuk itulah ketika saya tengah menginap di rumah sakit karena menemani pasien, keberadaan DensTV ini sangat menolong.

DensTV itu aplikasi yang bisa diunduh dan dipasang di perangkat Android kita. Hari ini saya akan sedikit menjabarkan apa saja yang disajikan dalam aplikasi ini. Tentunya, karena sedang ada promo mencoba aplikasi ini secara gratis selama 30 hari, saya jadi ingin menuliskannya dan mengajak pembaca untuk mencobanya langsung.


Cara Memasang Aplikasi Dens.Tv


1. Buka Playstore kemudian ketik Denstv pada kotak pencarian atau bisa Instal Di sini.

2. Setelah muncul, klik Pasang atau Instal. Tunggu sampai proses pemasangannya selesai.


Aplikasi Denstv


3. Jalankan aplikasi, kemudian masuk dengan beberapa pilihan yang tampil. Saya menggunakan Google+ untuk mendaftar dan masuk ke aplikasi ini.

Aplikasi Denstv


4. Setelahnya Anda akan masuk ke menu utama aplikasi ini. Di bagian bawah terdapat menu yang bisa digunakan.


Aplikasi Denstv


* Home : Untuk kembali ke halaman awal.
* Channels : Ini untuk pilihan menonton secara Live beberapa saluran yang bekerja sama dengan Denstv.
* Movies : Menu untuk menampilkan deretan film yang bisa ditonton secara gratis dengan kualitas gambar yang jernih.
* Whats On : Berisi berita terbaru atau informasi penayangan film.
* More : Berisi data informasi pengguna, Classroom, Remote App dan pilihan jika ingin keluar dari aplikasi.



Cara Menonton TV Online Di Handphone Android



Kalau kita menggunakan kata kunci tersebut, akan muncul beberapa halaman yang nantinya akan menyuguhkan berita yang beberapa di antaranya justru tidak lagi bisa digunakan. Sayang sekali memang, karena namanya nonton secara online itu bukan hal yang mudah. Tapi, dengan menggunakan aplikasi DensTV tentunya sekarang menonton televisi secara online bukan hal yang mustahil lagi.

Beberapa kali saya menantikan tayangan ulang Running Man di saluran Sony-One dengan menggunakan aplikasi ini. Apalagi karena waktu tayangnya bentrok dengan jadual saya menghabiskan waktu dengan keluarga besar. Akhirnya, sering saya merasa sedih karena tidak bisa menonton secara langsung melalui saluran ini.

Aplikasi Denstv


Belum lagi drama korea yang tengah banyak diperbincangkan berjudul Chicago Typewriter sedang tayang, saya sering ketinggalan juga, karena itu harus rela menantinya di website penyedia streaming gratis. Tapi, rasanya memang beda, lebih enak menonton langsung di saluran penyedia yang legal. Itulah dia ketika saya sudah memasang aplikasi ini, langsung saja saya coba cek terlebih dahulu sambil memastikan apakah tayangannya benar-benar LIVE atau tidak. Ternyata benar Live, bukan rekaman.

Selain saluran televisi seperti FOX atau Sony-One, di sini juga tersedia saluran televisi lokal. Bagi yang menunggu acara sinetron atau acara Sarah Sechan di Net, bisa menontonnya juga secara langsung dengan menggunakan aplikasi ini. Jadi, bisa tetap menonton televisi meski tengah berada di perjalanan apalagi saat kejebak macet, membantu sekali untuk menjaga agar mood tetap bagus.

Untuk menonton tayangan televisi lokal, jika Anda sudah memasang aplikasi ini di perangkat Anda, cukup ikuti langkah berikut.


Aplikasi Denstv



* Jalankan aplikasi, kemudian masuk ke dalam menu utama.

* Pilih menu Channels. Di situ tertera beberapa pilihan seperti :

- My Favorite : Ini kalau Anda sudah menyimpan saluran yang Anda sukai.

- Premium TV Channels : Pada menu ini, Anda bisa menonton saluran Fox Movie atau Animaplus atau saluran lainnya secara online. Bisa dipilih sesuka hati Anda, sesuai dengan selera.

- Local TV Channels : Kalau ini untuk Anda yang ingin menonton tayangan dari televisi lokal seperti Net, Indosiar, Metrotv, Tvone sampai SCTV juga ada. Siapa tahu ada yang menanti tayangan sinetron favoritenya dan tidak ingin ketinggalan tayangannya karena tidak bisa diulang.

- International TV Channels : Buat Anda yang ingin sekali nonton tayangan berita dari saluran televisi seluruh dunia. Ada NHK World sampai DW Tv juga ada.


* Jika Anda ingin menonton dengan layar penuh, Anda cukup memutar perangkat Anda sehingga horizontal, nanti player dari Denstv akan mengikuti.



Aplikasi Denstv




Nonton Film Secara Online Dari HP Android



Saya suka sekali nonton film, entah itu Hollywood atau Anime Jepang. Selain untuk mencari inspirasi, juga terkadang bisa mengisi waktu luang ketika saya sedang tidak ingin membaca buku atau ebook. Nah, saya ingin berbagi pengalaman saya ketika beberapa hari yang lalu menghabiskan waktu berada di ruangan perawatan sambil menatap lemas televisi yang ada di ruangan.

Karena tayangannya sangat tidak memuaskan, akhirnya saya yang memang sudah beberapa kali menggunakan aplikasi ini, bahkan jauh dari sebelum menginap di rumah sakit, kemudian memutuskan untuk melihat daftar film yang bisa ditonton di DensTV.

Setelah saya baca dengan seksama daftarnya, tibalah saatnya saya memilih dan pilihan saya jatuh ke film RED yang dibintangi oleh Bruce Willis. Film action-comedy ini memang yang saya butuhkan ketika bosan melanda. Ingin tidur tapi harus menunggu kantong infus yang sedang mengucur pelan, jangan sampai saat kehabisan apalagi sampai kosong. Karena bisa membuat cairan infus selanjutnya sulit untuk mengalir dengan lancar.

Aplikasi Denstv


Hal yang perlu diperhatikan saat ingin menonton film atau tayangan dari saluran televisi ketika berada di luar rumah adalah pastikan jaringan internetnya stabil. Kalau tidak, tentu kenikmatan menyaksikan tayangan film atau acara dari handphone menjadi terganggu. Dan beruntunglah di rumah sakit tempat saya ikut menginap ini menyediakan wifi, sehingga bisa saya gunakan. Itu pun masih sering tersendat karena banyak yang menggunakannya. 

Menonton film dari handphone menggunakan aplikasi ini, tidak merepotkan karena saya tidak perlu mengunduhnya. Cukup langsung memutarnya saja, apalagi tidak perlu ribet memilih subtitle atau terjemahan, karena sudah default-nya menggunakan teks bahasa Indonesia. Selain itu gambarnya juga jernih.


Aplikasi Denstv



Untuk menonton film dari aplikasi ini, Anda bisa ikuti beberapa langkah di bawah ini :


* Masuk ke halaman utama aplikasi Dens.TV

* Pilih menu Movies atau bisa langsung memilih daftar film dari halaman utama. Ada beberapa kategori film seperti 

- Award Winning : Yang berisi film-film yang meraih penghargaan. Bagus-bagus film yang disajikan, seperti The King's Speech atau Iron Lady, bagi Anda yang suka dengan drama dan berkaitan tentang tokoh sejarah.

- Watch Out : Kalau Anda memiliki selera menonton film horor, kategori ini cocok banget. Karena berisi film bertema horor atau thriller seperti The Bay, Reborn, Exorcismus sampai ATM.

- Adrenaline Rush : Di kategori inilah saya menemukan film favorit saya RED dan RED 2 yang saya tonton selama berada di rumah sakit. Pada kategori ini memang berisi film-film action yang bisa memicu adrenalin dalam tubuh.

- Cartoon Lovers : Buat yang ingin menghibur anak atau keponakannya yang sedang bosan, bisa memilih kategori ini, karena berisi film animasi untuk anak-anak. Beberapa yang saya tonton seperti Planet 51 yang berkisah tentang manusia yang justru dipandang sebagai alien di planet lain.

- Asian/Western Movies : Untuk film-film yang tayang di seluruh asia dan eropa. Beberapa film yang ada dan saya suka cuma satu, film korea yang menampilkan Song Ji-Hyo.


Aplikasi Denstv



* Bagi yang ingin melihat pilihan film lainnya yang bisa diputar di aplikasi ini. Bisa memilih menu Movies di menu bagian bawah aplikasi. Pada menu ini, Anda akan disajikan lebih banyak lagi film-film yang bagus seperti Allegiant, Mocking Jay sampai Adeline. 

Kalau suka film yang bertema science-romance bisa menyaksikan film Adeline yang meninggalkan misteri dari sosok perempuan yang bahkan tidak bisa menua sama sekali. Kemudian mengeksplorasi kehidupannya hingga dia jatuh cinta.

Ada beberapa kategori yang tersedia di menu Movies ini seperti : 

- TV Series Collection yang berisi tayangan film-film serial. Ini menu favorit saya, karena koleksi animenya lumayan lengkap dan bagus-bagus. Saya sedang menyaksikan Natsuyuki Rendezvous, masih baru mulai dan ada sekitar 11 episode.

- CinemaBox ini berisi film-film yang masuk boxoffice, jadi buat yang belum nonton MockingJay bisa tongkrongin kategori ini. Bisa nonton film secara gratis tapi tetap legal. Mumpung masih promo gratis 30 hari.

- My Cinema OnDemand untuk kategori ini berisi film-film dari beragam genre. Seperti film Sharck Attack, The Fourth Kind sampai Earth to Echo (ini filmnya bagus tentang anak remaja yang menemukan alien).

- Celestial Movies OnDemand cocok sekali untuk Anda yang suka film mandarin. Ada banyak film bergenre drama, romance sampai action

- My Kids OnDemand tentunya berisi film-film yang bisa disuguhkan untuk anak-anak. Ada film Stand By Me Doraemon juga di sini.


Internet Cepat Dengan Teknologi Fiber Optic



OIya, bagi Anda yang tinggal di DKI Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Denpasar, Medan dan Palembang. Bisa juga berlangganan Dens.TV dan internetnya. Karena CBN baru tersedia di beberapa kota yang saya sebutkan tadi. Kelebihan menggunakan provider CBN Digital Nation karena tidak menggunakan teknologi kabel biasa lagi tapi sudah menggunakan Fiber Optic. Jadi kecepatan internetnya terjamin.

Jadi, kalau Anda ingin menggunakan internet service provider dari CBN ini satu paket juga dengan saluran internationalnya. Tidak perlu berlangganan paket Dens.TV lagi, karena dalam satu bundle sehingga Anda bisa menonton film di Dens.TV secara gratis.

Bisa langsung meluncur ke website https://cbn.id/ untuk mengetahui informasi selanjutnya. Soalnya menurut saya sudah murah Rp 299.000 perbulan, apalagi menggunakan Fiber Optic, tentunya jaringan internet lebih cepat. 



Tentang Aplikasi Dens.TV Menurut Pendapat Saya



Setelah beberapa hari ini menggunakan aplikasi Dens.TV saya merasakan sendiri kalau aplikasi ini termasuk ringan, dengan menu pemutar video/televisi yang mudah digunakan sehingga tidak memusingkan. Termasuk user-friendly juga, meski untuk tombol kembali atau back-nya harus melalui aplikasi. Kalau menggunakan tombol back dari handphone akan keluar dari aplikasi.


Aplikasi Denstv


Berbicara masalah menonton online, tentunya menggunakan teknologi internet. Untuk itu, jika Anda merasakan lemot saat menonton televisi atau film, coba untuk dicek kembali apakah jaringan internet Anda stabil atau tidak. Karena, sering juga orang mengira aplikasinya yang lemot padahal kualitas internetnya yang tidak stabil. Jika ingin merasakan bagaimana lancarnya menonton secara LIVE, coba gunakan internet dari wifi, biasanya lebih stabil.


Jadi, kalau dirumuskan setelah menggunakan aplikasi ini, saya memberi penilaian :

- User Friendly : 4/5 
- Usability : 4/5
- Movies : 5/5
- Channels : 4/5
- Responsive : 5/5

Overall : 4/5



Kesimpulan Selama Menggunakan Aplikasi Dens.TV



Aplikasi ini tentunya memberikan kemudahan bagi pengguna perangkat android. Selain itu, juga menjadi aplikasi yang memudahkan penggunanya karena memberikan aksesk secara gratis sebagai pertimbangan sebelum melanjutkan berlangganan dengan aplikasi ini. Memang, setelah 30 hari, Anda akan diminta untuk memilih paket berlangganan dengan harga yang terjangkau.

Kalau ditanya apakah saya akan lanjut berlangganan? Saya jawab, insya allah iya. Karena memang berguna sekali, apalagi kalau saya tengah butuh menonton film untuk mengisi blog saya dengan ulasan film. Selain itu, saya suka dengan saluran Animaplus yang menayangkan banyak Anime yang bahkan belum saya tonton sebelumnya.

Apakah ada kendala yang saya rasakan selama menggunakan aplikasi ini? Satu-satunya kendala yang membuat saya berharap agar Dens.TV bisa memperbaiki adalah pilihan saluran yang masih belum memuat saluran favorit saya lainnya. Kalau boleh saya berharap agar DensTV juga bekerja sama dengan Asian Food Channel, Disney Channel dan HBO saja, rasanya lengkap sudah keinginan saya terpenuhi. Karena, AFC bagi saya itu sesuatu yang bisa membantu saya merasakan nikmatnya kelaparan sambil menyaksikan orang yang sedang memasak.

Jadi, selama menggunakan aplikasi ini, saya tidak ada keluhan lainnya lagi. Tentunya, saya juga ada keinginan untuk berlangganan jika paket gratisnya sudah habis. Semoga saja, pilihan menu paket yang saya inginkan nantinya tidak terlalu mahal. [Ipeh Alena]



Lomba Denstv