Serial Lawas Doctor Gregory House Buat Anda Yang Suka Dengan Tayangan Dalam Bidang Medis

Serial Lawas Doctor Gregory House Buat Anda Yang Suka Dengan Tayangan Dalam Bidang Medis




Pernahkah Anda berpikir atau sadar, suatu hari Anda ditangani oleh tim dokter yang sangat populer dan profesional serta hebat di bidangnya? Misalnya, pernah ditangani langsung dengan dokter-dokter yang sering muncul di acara televisi dan ini membuat Anda merasa "WAW".

Baiklah, saya menuliskan ini karena menemukan serial lawas yang kembali saya tonton di IFLIX. Kebetulan, lagi, tayangan ini gratis dan bisa saya tonton kapan pun sepuasnya karena termasuk layanan paket dari Indiehome. Bagi Anda yang menggunakan layanan Tv Cable Indiehome dan Internetnya, coba deh dicek, siapa tahu bisa menonton tayangan film atau serial yang Anda sukai.

Oiya, informasi tambahan, di bulan Oktober ini, Iflix sudah menambahkan film Killer Toon, loh. Kalau suka dengan film horor dari Korea, film ini jangan sampai dilewatkan.


Tim Dokter Di Princeton


Bertempat di Rumah Sakit khusus Universitas Princeton, dokter Gregory House ditempatkan di sebuah bagian khusus yang memiliki 3 asisten dokter dengan master bidang berbeda. Di season awal, Anda akan ditemani keseharian mereka menangani satu pasien atau terkadang dua pasien di waktu bersamaan. Dengan kondisi pasien yang sering menampakkan symptoms berbeda di setiap waktu dengan kondisi yang rumit.

Terkadang, penyakit yang muncul membuat para Tim Dokter ini harus berdiskusi dan memikirkan, apa penyakit sebenarnya yang muncul dari satu pasien? Apalagi, seringnya dihadapi pasien-pasien yang berbohong tentang kondisi mereka. Sehingga memperumit proses pengobatan.

Dokter House, merupakan Bos dari tiga dokter lain yaitu dokter Chase, dokter Cameron dan dokter Foreman. Dia memiliki ketertarikan dengan teka-teki, sehingga sering menerima pasien dengan kondisi yang aneh. Tidak heran pula jika setiap kasus pada setiap episode benar-benar menyajikan hal yang memusingkan. Tak jarang beberapa pasien menderita penyakit langka yang symptomsnya mirip dengan penyakit lain.

Kondisi dokter House ini sebenarnya banyak membuat orang memicingkan mata padanya. Dia seorang pecandu Vicodine, dimana obat ini meredakan rasa sakit akibat kecelakaan yang pernah menimpanya. Sehingga membuat House hampir kehilangan kakinya. Itulah kenapa kita akan menyaksikan cara House berjalan sebagai seorang dokter yang pincang dan butuh tongkat untuk bantuannya berjalan.

Selain kondisinya ini, dokter House juga seorang dokter yang kalau berbicara itu terlalu blak-blakan. Bahkan, bisa menjadi sosok yang 'Rude' dan sering menimbulkan masalah karena berbuat sesuatu yang sesuai dengan kehendaknya. Egois, selfish dan childish merupakan label yang sering ditudingkan dokter Cuddy dan dokter Wilson, sahabatnya dokter House, padanya.

Setiap episode memang sering menampilkan satu atau dua kasus yang bisa membuat kita sebagai penonton, merasa penasaran. Dan, meski mencuri tahu dengan melewatkan beberapa bagian, tetap saja akan terasa aneh dan akhirnya akan mengulang demi melengkapi teka-teki yang juga menjadi kemasan dalam serial ini.


Bagaimana Para Dokter Bekerja


Meski tidak sangat teramat mirip dengan kehidupan para dokter. Tapi, beberapa penanganan medis dan hal-hal terkait dunia medis, ini mengambil prosedur yang hampir sama dengan kenyataan. Tapi, tidak 100% sama, ya. Karena, pernah ada seorang penonton dokter House yang kemudian bertanya pada seorang dokter apakah benar seperti ini dan itu. Alhasil, saya menemukan beberapa pernyataan dokter yang mengatakan kalau dokter House itu berlebihan atau beberapa hal tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

Jadi, harus dipahami lagi, bahwa serial ini tetaplah fiksi yang memang diusahakan penanganannya mengikuti prosedur Medis. Tidak seperti sinetron kebanyakan, yang menampilkan sosok dokter tapi hanya sebagai cameo dan pasien yang ditangani bisa tiba-tiba begini dan begitu. Sehingga lebih sering lagi menyulitkan tim dokter karena pasien menganggap remeh tindakan para dokter. Salah satunya, pemalsuan hasil DNA yang sering diangkat di sinetron, dimana pemalsuan ini cukup mudah caranya. Padahal, tindakan tersebut bahkan bukan hal yang mudah namun banyak pasien yang akhirnya berprasangka pada sebuah instansi kesehatan atau pada tim mereka.

Nah, di serial ini, beberapa prosedur medis memang mengikuti prosedur medis pada dunia nyata. Seperti penggunaan sarung tangan saat menangani pasien. Penjelasan kepada pasien sebelum melakukan tindakan. Bagaimana cara menangani kejang pada pasien. Sampai bagaimana para tim dokter ini meminta pertimbangan atau keterangan mengenai pola hidup atau hal-hal yang terkait dengan penanganan medis pada kerabat atau keluarga pasien.

Di serial inilah, saya yang awam dengan dunia kesehatan. Sedikit mengerti mengenai tindakan apa saja yang memang sesuai prosedur. Sampai hal apa saja yang bisa menyulitkan jalannya pengobatan. Dari serial ini pula saya baru tahu, kalau kekurangan vitamin C dari gaya hidup tertentu bisa mengakibatkan kuku kaki menjadi rusak. Ini ada pada kasus seorang pasien yang menjalani diet tertentu sehingga kuku kakinya jadi rusak. Gara-gara episode ini, saya jadi lebih sadar akan mengonsumsi gizi seimbang, meski belum terlalu konsisten menjalaninya. Tapi setidaknya ini sering mengingatkan saya untuk tidak lupa mengonsumsi buah-buahan.


Tim Dokter Yang Memiliki Keinginan Menyelamatkan Hidup Para Pasiennya

 


Mungkin, hal ini bukan sesuatu yang baru. Tapi, dalam serial ini, para dokter yang bekerja di Rumah Sakit Princeton benar-benar berdedikasi membuat pasien mereka sembuh. Terutama timnya dokter House ini. Dia selalu percaya bahwa Everybody Lies. Dimana kondisi ini kemudian membuat para asistennya memiliki kemampuan untuk membuka kunci rumah atau apartemen si pasien demi mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Contohnya, di sebuah kasus seorang lelaki yang tengah berada di sesi pernikahan, mendadak kehilangan suaranya dan jatuh. Ketika dites oleh dokter House, tiba-tiba saja suaranya muncul kembali. Awalnya, House mengatakan kalau pasien tersebut tidak sakit. Tapi, timnya mengatakan bahwa kondisi pasien ini benar-benar sakit dengan grafik yang diberikan seperti tekanan darah, kadar oksigen sampai akhirnya terjadilah kejang-kejang yang membuat House baru yakin kalau pasiennya ini sakit.

Beberapa kondisi tidak dikatakan langsung oleh si Pasien. Membuat dokter Taub dan dokter Remy (akan muncul di season berikutnya, dia seorang ahli bedah kulit) mengeceknya langsung ke rumah tempat si pasien. Di tempat inilah baru diketahui, si pasien lelaki ini pernah menjalin hubungan sesama jenis selama 3 tahun. Berbekal informasi ini, barulah timnya dokter House mencari tahu mengenai kebenarannya.

Si pasien akhirnya jujur kalau dia pernah menjalani terapi pengobatan bebas, dimana dirinya disuntikkan hormon yang cukup berbahaya sehingga membuatnya kehilangan kesadaran beberapa kali dan mengalami sakit kepala. Terapi tersebut dimaksudkan untuk mengembalikan kecenderungan seksualnya sehingga dia tidak lagi menjalani hubungan sesama jenis. Akhirnya, setelah dia mengakui hal tersebut di belakang calon istrinya, House kembali dihadapkan pada symptoms baru yang membuatnya harus mengorek banyak informasi.

Kemudian, dikumpulkanlah si calon istri dengan mantan pacar sesama jenis si pasien ini. Ketika ditanya, barulah ketahuan bahwa ketika menjalani hubungan dengan calon istrinya, dia mengalami ejakulasi dini. Sementara, masalah tersebut tidak ada saat dirinya menjalani hubungan sesama jenis. Ini dari pernyataan kedua orang yang berhubungan dengan si pasien. Tentunya, barulah ketahuan apa penyebabnya sehingga House bisa memberikan pengobatan yang tepat.

Apakah dia sembuh? Iya. Si pasien sembuh tapi kondisinya cukup mengenaskan. Dia menolak kembali pada mantan hubungan sesama jenisnya. Mengusir lelaki itu. Kemudian diputuskan secara sepihak dengan calon istrinya, karena banyak alasan yang memang sangat kuat.

Apa yang terjadi pada kehidupan sosial si pasien memang merupakan efek atau imbas dari beberapa hal yang terjadi pada pasien. Pun di beberapa episode lainnya, ada pula kondisi dimana seorang suami istri akhirnya cerai karena sebelumnya si Istri ini manipulator. Atau, ada pula kondisi dimana seorang presiden di sebuah negara, yang memercayakan pengobatannya pada House, meninggal dunia dan mendatangkan banyak masalah bagi House dan timnya.


***


Menonton serial ini benar-benar membuat saya jauh dari rasa bosan. Dan entah kenapa, sosok House inilah yang membuat serial ini berbeda dengan Grey Anatomy. Saya beberapa kali mencoba menonton tayangan Grey's Anatomy tapi tetap saja masih mengunggulkan serial House.

Tentunya, kalau nanti Anda bisa seketika merasa kesal dan sebal dengan sikap House. Saya hanya bisa katakan, kalau saya pun merasakan demikian, hehe. Tapi, kasus-kasunya House ini sering membuat saya ketagihan dan penasaran.
Jadi, buat Anda yang penasaran ingin menyaksikan Hugh Larie jadi dokter House, bisa menontonnya dari Iflix. [Ipeh alena]

No comments:

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup, Spam dan anonymous akan dihapus ya :)


Terima kasih

Powered by Blogger.