Pengalaman Mendaftar Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan Untuk Proses Pengajuan Klaim

Pengalaman Mendaftar Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan Untuk Proses Pengajuan Klaim


BPJSTKU



Sedang mencari tahu bagaimana cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan yang Anda miliki? Dahulu, layanan ini dikenal dengan nama Jamsostek yang kemudian diganti menjadi BPJSTK. Bagi para pekerja, memiliki jaminan selama bekerja itu adalah hal yang lumrah. Hitung-hitung sebagai tabungan untuk hari tua. Nah, kali ini saya ingin menyeritakan pengalaman saya, yang lumayan memusingkan, saat harus mendaftarkan diri di Antrian Online BPJSTKU.

Jadi, pencairan uang di BPJSTKU saat ini, bisa melalui dua cara yaitu datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat atau mencairkannya melalui aplikasi BPJSTKU. Tapi, menurut pengalaman banyak orang, pencairan dengan datang langsung ke kantornya lebih cepat. Memakan waktu satu minggu jika tidak ada kesalahan dalam data Anda. Kalau ada kendala, tentunya bisa menghabiskan waktu lebih dari seminggu atau bisa jadi sebulan.

Beberapa kendala yang saya tuliskan di bawah ini berdasarkan pengalaman orang-orang yang berada di sekita saya saat mengurus BPJS-TKU.

  • Belum mendaftar Antrian Secara Online. Sebelum Anda bisa mengurus pengajuan klaim dengan datang langsung ke kantor BPJS-TKU di daerah terdekat, Anda memang harus sudah terdaftar dalam Antrian Online yang bisa diakses di https://antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id/. 
  • Status keanggotaan masih AKTIF walaupun sudah mendapat surat keluar atau PHK atau pensiun dari kantor. Namun, selama pihak kantor Anda belum mengurus keanggotaan Anda dan mengubahnya menjadi NonAktif, percayalah, pengajuan proses klaim akan tetap mengalami kendala dan Anda juga tetap akan diminta untuk mengurusnya ke kantor Anda yang lama.
  • Nama yang tertera dengan nama di KTP atau KK berbeda. Ini akan mendapatkan dampak yang cukup besar, karena perbedaan atau kesalahan penulisan nama tetap tidak akan membuat Anda bisa langsung mengurus pengajuan klaim. Yang ada Anda justru akan diminta mengurusnya terlebih dahulu.


BPJSTKU


Kali ini saya tidak sedang ingin membahas bagaimana cara menghadapi dan menangani kendala yang Anda hadapi. Tapi, saya hanya ingin bercerita pengalaman saya saat mendaftar Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan. Baiklah saya memulainya dengan dua kata : PUTUS ASA.

Sewaktu mencari informasi terkait cara pengajuan klaim BPJS-TKU, saya mendapati ada beberapa informasi mengenai Antrian Online ini. Dimana setiap peserta yang ingin mengajukan klaim harus dan wajib mengambil antrian secara online. Ini adalah program yang sudah dijalankan oleh pihak BPJS demi mengurangi penumpukan antrian di kantor-kantor cabang di berbagai daerah. Namun, ada banyak hal yang membuat saya akhirnya menyerah. Saat hendak mendaftar di website Antrian Online, berkali-kali saya mendapat informasi bahwa antrian penuh.

Bahkan ketika saya mencoba satu persatu tanggal di bulan Agustus pun informasinya tetap : Antrian Penuh. Hingga saya mencoba ke daerah lain yaitu Karawang, juga sama hasilnya : Penuh. Terus saya coba lagi dan lagi hingga akhirnya saya menyerah dan memutuskan untuk nekat langsung datang ke kantor BPJS-TKU. Tapi, seperti yang Anda tahu, saya ditolak dan tetap diminta untuk mencoba mendaftar kembali di website tersebut.

Kemudian, seorang bapak yang baik hati, memberitahu kepada saya resepnya yang setelah saya coba akhirnya berhasil.



Cara Mendaftar Antrian Secara Online Untuk Pengajuan Klaim BPJS-TK



1. Pastikan Anda meluangkan waktu sekitar pukul 12 malam sampai 3 dini hari untuk melakukan pendaftaran secara online. Kenapa? Karena, di waktu-waktu seperti ini orang yang mengakses website BPJS-TKU tidak banyak, sehingga Anda bisa dengan mudah mendapatkan kuota untuk mendaftar.

2. Buka Website Antrian Online di tautan ini https://antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id/ .

3. Isi formulir lengkap dengan data diri Anda. Jangan sampai ada yang salah isi.

4. Jika tanggal yang Anda pilih sudah penuh, coba lagi memilih tanggal hingga seminggu ke depan.

5. Jika sudah berhasil, simpan bukti pendaftaran dan cetak. Karena nanti saat datang ke kantor BPJS-TKU, Anda akan ditanya oleh pihak keamanan bukti antrian online-nya. Nantinya di sana Anda akan diminta untuk mengisi formulir.


***


Bagi Anda yang enggan untuk mengantri dan ribet mendaftarkan di website Antrian Online, bisa juga dengan cara mengaktifkan akun Anda di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/login.bpjs . Jika Anda belum memiliki akun, bisa langsung mendaftarkan di website ini pada pilihan Buat Akun. Ini khusus bagi Anda yang memang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS-TKU, ya. Kalau ingin membuat kartu BPJS-TK sendiri, silakan langsung datang ke kantor BPJS-TKU terdekat.

Setelah membuat akun di website tersebut, Anda bisa langsung gunakan fasilitas E-Claim pada menu utama. Kemudian isi sesuai dengan pilihan. Jika sudah selesai, Anda tinggal menunggu proses klaim disetujui. Memang mengajukan proses klaim secara online itu mudah, tapi seperti yang sudah saya singgung di atas, memakan waktu yang lebih lama dari proses pengajuan klaim langsung datang ke kantor.

Dari banyaknya fasilitas dan servis dari pemerintah yang saya gunakan dan saya urus sendiri beberapa hal yang sesuai kebutuhan saya, mengurus BPJS-TKU ini bagi saya yang paling menyulitkan. Serius. Tidak adanya notifikasi apakah antrian selama seminggu itu sudah penuh atau belum, sehingga saya mengira websitenya sedang rusak. Sampai tidak adanya informasi bahwa mengambil Antrian Online itu wajib sebelum datang ke kantor BPJS-TKU terdekat. Kemudian, kuota antrian yang kalau dicoba di siang hari tidak bisa digunakan dengan lancar, justru harus menunggu hingga dini hari baru lancar. Serius deh, hanya untuk mendaftar Antrian Online saja sampai begini sulitnya, bagaimana kalau orang-orang yang tidak mengerti aka para pensiunan yang masih belum terbiasa dengan sistem ini? Kasihan kan jadinya.


Menurut Anda bagaimana? Adakah pelayanan publik yang menurut Anda terlalu bertele-tele, masih belum bagus sistemnya dan masih kurang informasinya? Silakan berbagi di kolom komentar. Siapa tahu saya bisa bersiap-siap jika suatu hari harus mengurus sesuatu di kantor pelayanan publik.


Semoga artikel ini ada manfaatnya :). [Ipeh Alena]

9 comments:

  1. iya betul. berkali kali saya coba untuk daftar antri online smua kantor cabang slalu penuh. Padahal saya belum memilih tanggal kedatangan. Saya belum coba untuk daftar di jam2 dini hari tersebut. Terima kasih mas atas resep nya

    ReplyDelete
  2. Bneran ribet bgt,,, sy gak ngeh awalnya sm email dr bpjstk karena yg sy baca di artikel jg gak seperti itu, yg sy ngeh cm smpe 7 hari kerja tau nya di bawah lg ada kterangan nya abaikan keterangan 7 hari kerja di bikin jadwal tgl 19 february 2019....wow sue bgt hrs nggu smpe thn depan donk...intinya kecewa bgt 😠

    ReplyDelete
  3. Aplikasi dbuat utk mmpermudah, tp kli ini aplikasi dibuat utk mmpersulit mengambil hak uang pribadi.. Aneh tp it lah kenytaanya..

    ReplyDelete
  4. Sangat sangat sangat MENYULITKAN, aplikasi sampah kurang informatif dan kurang inovasi interaktif, masih mending aplikasi belanja online atau ojek online

    ReplyDelete
  5. kasian orang susah yg hidupnya udah susah yg cuma ngandelin uang hak pribadi nya malah dibikin susah gini.. niat mau praktis malah mempersulit. capek deh ah... sedih kalo diceritain.. skrg adalah dimana jaman mau ngambil hak uang pribadi pake ngemis ngemis, giliran orang ditagih hutang galakan yang ngutang.. wkwkkwk

    ReplyDelete
  6. Mbaaaambaaaa. .makasih pake banget sarannya, aku bener buka jam 12an malem, dan antrian kebuka. . semoga proses pencairan ku berjalan lancar juga. . . :)

    ReplyDelete
  7. Cobain ah barangkali ada kemudahan

    ReplyDelete
  8. Pengalaman ogut :
    1. Awalnya sulit masuk antrian online (penuh terus)
    2. Setelah dapat diakses dan telah mengisi NIK, Nomor kartu, Nama & nomor telfon. Kena lagi kendala ketika memilih tanggal, sudah dipencat pencet ratusan kali tetap tidak bisa.
    3. Mohon dibantu infonya bila ada yg pernah mengalami kendala seperti ogut (nomor 2).

    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup, Spam dan anonymous akan dihapus ya :)


Terima kasih

Powered by Blogger.