21 July, 2018

Perhatikan Bentuk Telapak Kakimu Sebelum Memilih Alas Kaki

Perhatikan Bentuk Telapak Kakimu Sebelum Memilih Alas Kaki



Cek telapak kaki



Coba cek deh, bentuk kakimu itu telapaknya apakah datar atau ada lengkungannya? Terus, kalau setiap kali jalan-jalan, entah itu muterin monas atau tawaf di Tanah Abang, suka cepet pegel atau biasa aja? Saya termasuk yang sering cepat lelah setiap harus muter-muterin tempat, entah itu di tempat rekreasi alam atau bahkan tempat perbelanjaan. Baru beberapa jam muter saja sudah bisa membuat saya bad mood parah karena kaki sudah terasa lelah.

Sebenarnya, bukan karena saya kurang olahraga sih. Karena, yang terasa sangat menyakitkan itu telapak kaki saya. Belum lagi, terkadang kalau sepatunya kurang nyaman, bisa bikin jempol kaki cantengan yang kemudian membuat saya kapok untuk jalan-jalan lagi. Serius ini sih. Bahkan setiap bebenah rumah, kalau enggak pakai alas kaki selama bolak-balik, bisa membuat telapak kaki saya sakit bukan main. Dan rasa sakitnya itu pas banget di tengah-tengah telapak kaki.

Awalnya, saya tidak begitu menyadari hubungan antara bentuk telapak kaki dengan daya tahan kaki saat digunakan untuk aktivitas tertentu. Sampai hubungan antara bentuk telapak kaki dan jenis sepatunya. Hingga suatu ketika obrolan di WAG khusus teman-teman blogger membahas hal ini. Tercetuslah dari blogger asal Pekanbaru yang akrab dipanggil Mutmut, bercerita mengenai bentuk kakinya yang datar dan efeknya pada setiap aktivitas hariannya.

Usut punya usut, ternyata bentuk kaki saya pun lengkungannya tidak seperti adik-adik saya yang lain. Tidak begitu datar tapi juga lengkungannya tidak terlalu tampak. Inilah akhirnya yang membuat saya kemudian mencari tahu ke beberapa sumber, termasuk ke tempat toko sepatu yang menyediakan jasa konsultasi mengenai bentuk kaki ini.


Ternyata, penyebab saya sering merasa kelelahan setiap baru berjalan kaki beberapa jam itu ada hubungannya dengan penggunaan alas kaki dan bentuk telapak kaki.


Sepatu Brand Mavis
Source : MatahariMall



Kenakan Alas Kaki Yang Tepat





Saat hendak membeli sepatu di toko sepatu olahraga, tanpa sengaja saya dipertemukan dengan seorang Ibu muda yang cantik, ketika melihat bentuk telapak kaki saya. Beliau menyarankan agar saya membeli sepatu yang model bantalan di dalamnya berbeda dari Flat Shoes. Beberapa sepatu bermerk sudah dilengkapi dengan bantalan yang empuk, sehingga meminimalisir cedera pada kaki. Tentunya, terasa berbeda memang jika mengenakan sepatu yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi.

Salah satu sepatu Brand Mavis juga termasuk yang memberikan kenyamanan pada kaki. Dengan insole yang empuk, model yang kasual sesuai dengan selera saya untuk aktivitas harian. Belakangan ini banyak juga wanita-wanita yang mengenakan gamis kemudian dipadu-padankan dengan sepatu sneaker yang membuat penampilan berbeda dan tetap enak dipandang.

Meski bentuknya sneaker sepatu brand Mavis ini juga enak banget kalau dikenakan saat rekreasi alam, seperti berkunjung ke Taman Safari atau Kebun Binatang Ragunan. Meski jalanannya menanjak dan berliuk, sepatu ini tidak membuat kaki cepat lelah dan juga tidak takut akan terpeleset karena didukung dengan alas sepatu yang mumpuni. Terutama di beberapa jalan setapak yang dipenuhi beragam jenis batu, dimana beberapa bagian ada yang lembab sehingga permukaannya lumayan licin.

Bukan hanya takut melewati jalanan yang menurun, bahkan ada juga bentuk jalan yang lurus tapi karena dipenuhi dengan lumut sehingga beberapa pengunjung ada juga yang terpleset saat melewatinya. Ini salah satu keuntungan mengenakan sepatu brand Mavis ini. Tentunya harga sesuai dengan kualitas. Sama seperti kutipan dari bahasa Jawa : Ono rego Ono Rupo. Ada harga ada rupa aka kualitas.


Untuk saya sepatu yang bagus memang selalu tampak mahal harganya. Tapi, tidak semua sepatu mahal merupakan sepatu yang bagus dan berkualitas. Harus diperiksa lagi merknya apa. Dari brand mana.


Pilih Aktivitas Yang Sesuai Dengan Alas Kaki Yang Dikenakan




Kalau kerjanya di lapangan, sering naik turun tangga, banyak menemukan jalanan yang tidak rata. Memang tidaklah bijaksana kalau mengenakan sepatu berhak tinggi atau wedges. Tentunya, sepatu yang menutup kaki secara menyeluruh tanpa hak akan mempermudah pekerjaan di lapangan. Berbeda pula dengan mereka yang bekerja di dalam kantor, dimana sering dihabiskan dengan berada di depan layar komputer. Tentunya penggunaan high heels tidaklah bermasalah.

Tapi, semenjak saya sering mengunjungi rumah sakit untuk mendapatkan Rehabilitasi Medis aka Fisioterapi. Saya mulai mengurangi penggunaan alas kaki yang tidak sesuai. Tidak ada lagi Ipeh yang ke Mall mengenakan sandal jepit atau sandal hotel. Apalagi ketika saya melihat semua petugas di Fisioterapi mengenakan sepatu sneaker. Otomatis saya langsung berpikir, ternyata tips mereka tidak mudah lelah saat harus mondar-mandir menghadapi pasien ini dan itu adalah penggunaan sepatu yang tepat, ya.

Karena itulah, belakangan ini, sekitar setahun lebih, saya sudah rutin mengenakan sepatu tertutup yang melindungi kaki saya secara menyeluruh. Mau itu berangkat bekerja, ke sekolah, belanja ke pasar. Pasti saya pakai sepatu. Selain melindungi kaki saya dari beban yang berlebih, juga melindungi kaki saya saat mengendarai motor. Jadi, ketika tanpa sengaja menyenggol beton pembatas jalan, kaki saya tidak langsung lecet. Karena sudah terlindung oleh sepatu. Eh, ini mah beneran, saya sudah beberapa kali mengalami lecet di kaki akibat jalan sradak-sruduk, belum ditambah keserempet apa saja di jalan saat mengendarai motor.

Ternyata, walaupun di kaki saya ada mata kakinya, tetap saja sering kepentok dan meninggalkan bekas memar atau luka lecet. Apa mata kaki saya sudah butuh kacamata, ya? Ahay….

Sepatu Brand Mavis
Source : MatahariMall


Menurunkan Berat Badan Bagi Penderita Obesitas




Eh ini berpengaruh juga, karena saya sudah diwanti-wanti mengenai berat badan saya, nih. Ternyata, kaki saya yang lengkungannya rendah ini, bisa dikatakan bekerja terlalu keras karena tubuh saya berat. Kelebihan beban ini juga yang membuat telapak kaki saya sering nyeri dan sakit. Sakitnya itu terasa ditusuk-tusuk di bagian tengah telapaknya. Bahkan terkadang bisa sampai meringis karena sakit sekali.


Itulah sebabnya, saya sedang menjalankan program defisit karbohidrat. Jadi, saya tengah menjalankan program makan yang nasinya hanya beberapa sendok tapi lauknya banyak terutama sayur. Meski, kalau sudah dihadapi Nasi Bebek Madura tetap saja saya menyerah dan memilih nambah nasi berpiring-piring. Namun, sudah sedikit berbeda, walau tidak banyak berubah. Hanya sedikit berkurang ukuran lingkar badannya. Kalau berat badan sih, masih, ahahahaha.

Dan memang sih, permasalahan berat badan ini sering membuat saya maju - mundur. Masih belum bisa konsiten. Padahal warning dari tubuh sudah mulai menyala dan sering membuat saya kewalahan. Semoga saja program ini bisa berjalan lancar.




Kalau Anda, apa yang diperhatikan setiap ingin membeli sepatu? Ada pengalaman juga enggak yang berhubungan dengan orang-orang dengan telapak kaki datar atau lengkung telapak kaki yang rendah? Silakan berbagi di kolom komentar.

4 comments:

  1. kaki saya itu lebar di bagian jari2nya , anak2 juga..kata bapak kaki orang kampung hehe..ternyata harus diperhtikan jg ya kalo milih sepatu

    ReplyDelete
  2. Ngepas banget mbak aku lagi nyari sepatu.. Udah beberapa hari ini kakinya sakit lagi padahal heelsku cuma 5cm, bayangkan kalau sampai 7 cm. Pengen pakai sneaker tapi kerjaku kok di depan PC, mungkin nggak apa-apa kali ya pake yang model sneaker gini

    ReplyDelete
  3. Wah saya terlewat waktu ngobrolin bentuk telapak kaki, Ipeh. Telapak kaki saya kayak telapak kaki Ipeh, lengkungannya kurang, jadi cepat capek kalau jalan. Nah, memang saya tidak merhatiin bentuk sepatu. Padahal memang logis sih kalau itu berhubungan dengan kenyamanan, ya.

    ReplyDelete
  4. Tubuhku ringan Peh, tapi kalo disuruh melompat gampang capek. Hahaha ...
    Telapak kakiku panjang, dan menjorok ke depan jari-jarinya.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih