24 July, 2018

3 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Para Pebisnis Online

3 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Para Pebisnis Online


Bisnis online


Punya bisnis online dan ingin meningkatkan penjualan? Tulisan kali ini saya tidak ingin menjabarkan cara mendapatkan pembeli dengan begini atau begitu. Tidak juga menceramahi para pebisnis online dengan segala macam nasihat. Kenapa? Karena siapalah saya, masih sama-sama belajar dalam dunia bisnis. Jadi, tidak sesuai kalau harus menceramahi apalagi menasihati.

Namun, tulisan kali ini saya tujukan bagi kita semua para pemilik bisnis online. Beberapa hal yang akan saya bahas ini yang sering, saya atau mungkin juga Anda lakukan sebagai pemilik bisnis. Tapi ternyata hal tersebut merupakan kesalahan yang bisa membuat bisnis online kita tidak bisa berkembang. Tentunya, harapan setiap pemilik bisnis online adalah produknya bisa menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat dan produknya terus dibutuhkan.


Saya akan memulainya dari sesuatu yang sering dianggap sepele.



1. Website atau Portfolio


Kenapa saya menyandingkan website dan portfolio dalam satu bagian? Begini, bisnis online itu sebenarnya mencangkup penjualan baik produk maupun jasa. Saat ini saya tengah memfokuskan diri menjual jasa, meski untuk jualan produk masih saya lakukan. Bagi para pebisnis online pemula, banyak dari mereka yang masih belum memahami fungsi dari website atau blog untuk memasarkan produk mereka. Bahkan beberapa dari mereka masih berpikir kalau berjualan itu hanya perlu di kanal sosial tanpa perlu di blog atau website.

Inilah hal yang sering dianggap sepele dan merupakan kesalahan yang sebenarnya cukup sering terjadi. Begini, ambil contoh Anda memiliki usaha penjualan produk kecantikan. Jika Anda hanya menjangkau pelanggan melalui kanal sosial, ambil saja contoh Instagram, maka calon pelanggan yang tidak menggunakan Instagram tidak bisa mengetahui bisnis Anda serta produk yang Anda jual. Ini sangat disayangkan mengingat pengguna internet di Indonesia berkembang pesat, namun kebanyakan dari mereka tersebar ke beberapa kelompok.

Ada mereka yang memilih mencari produk melalui mesin pencarian. Kalau memang toko online Anda ini dibuka di Marketplace, mungkin saja mereka bisa langsung membeli dari toko Anda. Tapi, sekarang pikirkan, bagaimana jika mereka membutuhkan informasi lebih detil tentang produk yang Anda jual. Bagaimana mereka bisa mengetahui apa saja manfaatnya dan testimoni dari produk Anda? Nah, menyediakan Website atau Blog inilah cara yang paling baik untuk menjangkau pelanggan dengan cara yang halus.

Tahukah Anda berapa banyak brand kecantikan ternama yang menggunakan jasa para blogger untuk mengulas produk mereka? Banyak! Ini terbukti bahwa ulasan dalam bentuk cerita atau tulisan yang panjang dari para pengguna produk, bisa meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk yang Anda jual. Untuk itu perlu dipahami kembali dan dipelajari lagi, bagaimana caranya agar produk Anda bisa menjual ke seluruh lapisan elemen masyarakat. Caranya sudah pasti dengan memiliki website atau blog atau toko online Anda sendiri.

Untuk memiliki Website yang bagus dengan harga terjangkau Anda cukup mengunjungi Hosting Indonesia karena mereka menyediakan layanan pembuatan website yang profesional sehingga para pembeli Anda akan percaya bahwa bisnis yang Anda jalani dan kelola ini serius, bukan main-main semata. Selain menyediakan layanan pembuatan website, Anda jangan khawatir jika suatu waktu Anda mengalami kesulitan dalam mengelola website, karena ada technical support yang siap membantu Anda. Siapa pun akan dibantu kok, mau itu benar-benar pemula atau sudah profesional, jadi jangan khawatir.

Memiliki portfolio bagi para pemilik bisnis online di bidang penjualan jasa juga penting. Semisalnya Anda seorang fotografer yang ingin memfokuskan diri Anda menyediakan layanan untuk memotret produk-produk yang di jual di pasaran. Jika ada seorang klien yang hendak menggunakan jasa Anda, tentunya mereka akan mencari tahu melalui banyak cara, bisa jadi mereka menggunakan mesin pencari saat membutuhkan jasa Anda. Lalu, kalau Anda masih belum memiliki portfolio atau bisnis Anda masih belum terdaftar di mesin pencari, bisa jadi calon klien Anda akan beralih ke tempat lain.

Itulah fungsinya portfolio, Anda tidak perlu pusing memikirkan bagaimana cara membuat website untuk portfolio hasil kerja Anda. Cukup pesan saja di Niagahoster  (https://www.niagahoster.co.id/) karena mereka akan membantu Anda memberikan desain yang terbaik sehingga mendukung bisnis online Anda dalam bidang apapun.



Bisnis online




Baca Juga "Cara Belajar Menulis Heart Selling Untuk Bisnis Online"


2. Ingin Menjangkau Semua Kanal Sosial



Sekarang ini, kanal sosial atau social media sudah semakin banyak. Bukan hanya satu atau dua saja, tapi banyak sekali. Tentunya, kalau pemilik bisnis online berusaha untuk memiliki akun di semua kanal sosial, pastinya akan menyebabkan akun-akun tersebut tidak terpelihara dengan baik. Jadi, ada baiknya untuk memilih fokus di beberapa kanal sosial saja.

Semisalnya Anda lebih nyaman menggunakan Fanpage, Instagram dan Pinterest. Silakan saja, gunakan dengan baik jangan sampai akun Anda tidak memiliki update terbaru sehingga para pelanggan akan berpikir kalau akun Anda ini sudah tidak aktif lagi. Bisa jadi mereka juga berpikir kalau bisnis Anda sudah tidak lagi berjalan dengan baik. Hanya karena Anda tidak bisa mengelolanya.

Pastikan Anda memberikan update foto atau berita satu kali sehari di setiap kanal sosial. Minimal, loh, terutama untuk Instagram memang lebih baik maksimal dua atau tiga foto satu hari. Namun, untuk Twitter dan Fanpage, ini cukup berbeda cara pengelolaannya. Seperti Twitter ini, bisa jadi maksimal 15 kicauan dalam bentuk thread dalam sehari. Atau kita hitung saja satu thread dalam sehari, dengan membahas hal-hal yang bermanfaat tentunya. Kalau tidak, orang juga akan malas untuk membaca kicauan Anda.

Sementara untuk Fanpage, usahakan untuk menyajikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca. Seperti tips dan trik atau cerita yang berbobot dan penuh dengan hikmah. Namun, Anda harus disiplin untuk Tidak Menyebarkan Berita Bohong atau Hoaks. Karena bisnis online yang sudah Anda bangun dengan bersusah payah akan hancur dengan cepat akibat penyebaran berita bohong yang Anda lakukan.



3. Tidak Memiliki Time Schedule



Maksudnya Time Schedule di sini bukan hanya kapan Anda akan membuka atau menutup toko online. Tapi mencangkup semua kegiatan Anda dalam memasarkan produk. Sudah semestinya Anda memiliki jadual harian. Jadual harian ini sangat bagus, terutama untuk membantu Anda fokus dalam memasarkan produk. Seperti misalnya, hari Senin Anda gunakan untuk mengambil beberapa foto produk yang akan diunggah dalam jangka waktu seminggu. Jadi, Anda sudah punya stok foto yang banyak sehingga tidak perlu setiap hari memotret untuk mengunggahnya perhari.

Kemudian, di Time Schedule ini Anda juga bisa memastikan, kira-kira hari Senin Anda akan membahas masalah apa di Twitter atau di Instagram. Anda ingin menulis tentang apa di blog atau website Anda. Dengan begini, Anda tidak lagi kehabisan ide untuk mengurus pemasaran produk setiap harinya. Apalagi kalau Anda mempersiapkan semua rancangan jadualnya untuk sebulan, jadi Anda tinggal menuliskannya saja sambil menerima pembelian dari pelanggan. Kalau sudah begini, tentunya Anda akan merasa sangat terbantu. Jadi, pengelolaan waktu Anda bisa efisien tanpa harus kebingungan lagi.


***

Sebenarnya masih ada beberapa catatan dari kesalahan-kesalahan yang pernah saya dan beberapa para pebisnis onlien lakukan. Namun, kali ini saya cukupkan tiga hal dulu, selebihnya akan menyusul di lain waktu. Karena, tiga hal ini sebenarnya sangat penting kalau bisa ditangani dengan baik. Sehingga bisnis online yang kita miliki bisa maksimal dan terkelola dengan baik.

Tentunya para calon pelanggan juga akan melihat keseriusan Anda ini sebagai hal yang positif dari bisnis online yang Anda miliki, sehingga mereka tidak ragu membeli produk atau menggunakan jasa Anda.


Anda memiliki bisnis online? Saat ini Anda fokus berjualan dimana? Dalam bidang apakah bisnis online yang Anda miliki saat ini? Silakan berbagi di kolom komentar dengan bahasa yang baik, ya. 

Semoga tulisan ini bermanfaat. [Ipeh Alena]



2 comments:

  1. Ooh jadi untuk media sosial, sebaiknya fokus, ya meskipun dikit? Saya sering menyayangkan kalau ada bisnis online yang cuma sedikit akin medsosnya.

    ReplyDelete
  2. makasih Ipeh, jadi kesentil untuk bisa rajin upload produk hahahha

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih