Pelayanan Agoda Cukup Memuaskan Bukan Sekadar Menyediakan Harga Murah


Pelayanan Agoda Cukup Memuaskan Bukan Sekadar Menyediakan Harga Murah


Pesan tiket agoda


Siapa sih yang menolak memesan tempat menginap dengan harga yang murah? Tapi, sekarang ini harga murah saja tidak cukup, harus juga dibarengi dengan pelayanan yang memuaskan. Dalam hal ini, bukan sekadar menyediakan informasi saja, tapi juga bisa membantu pelanggan ketika menemukan permasalahan dengan tempat menginapnya.




Kali ini saya ingin bercerita, pengalaman pribadi yang baru saja saya alami. Kebetulan, pengalaman saya ini lagi dan lagi terjadi di Malang. Tempat yang membuat saya tidak kapok ingin kembali lagi ke kota ini.

Tanggal 29 Mei kemarin, adik saya, yang pernah saya ceritakan di tulisan Wisata Dadakan Ke Malang. Kembali ke kota ini untuk mengurus beberapa hal terkait administrasi ke (calon) kampusnya. Sekalian, saya minta dia untuk mencari tempat kos yang sesuai. Agar nanti saat tiba waktunya untuk masuk, dia tak lagi kebingungan mencari tempat untuk ngekos.

Saat tiba di Malang menggunakan kereta Majapahit. Saya memintanya untuk kembali mengunjungi rumah seorang rekan di wilayah Ajosari. Karena waktu masih menunjukkan sekitar pukul 11 siang, dia memutuskan untuk segera saja menuju rumah rekan kami. Karena cuaca yang lumayan terik waktu itu, ditambah sedang shaum, dia memutuskan untuk istirahat saja. Katanya, “biar enggak batal puasa.”

Setelah sampai di sana, adik saya ini beristirahat sebentar. Sore harinya barulah dia bertanya-tanya mengenai tempat kos yang bisa dia datangi untuk sekalian survey. Allhamdulillah, rekan kami ini justru memberi informasi kalau di tempat kos yang dia kelola, ada kamar yang kosong sekitar bulan Agustus. Berarti sebulan sebelum adik saya memulai kuliah, kamarnya sudah ada. Saat itu juga saya langsung menyetujuinya, apalagi adik saya juga setuju dan sudah suka dengan tempatnya.

Ketika azan Isya berkumandang, saya mendapat pesan dari adik saya. Dia meminta saya memesankan hotel untuknya. Dengan alasan, tidak enak tinggal di rumah rekan kami itu karena takut merepotkan. Memang, namanya orang Malang, setiap ada tamu tentu akan dijamu dengan sangat baik. Bagi kami orang Bekasi, ini justru menumbuhkan rasa sungkan, takut merepotkan. Alhasil, saya paham dengan kondisi perasaan adik saya ini. Terutama karena tidak ada yang menemani dia di tempat rekan yang baik hati ini.


Saya menjanjikan kalau esok hari akan saya pesankan penginapan yang dekat dengan stasiun. Jadi, dia tak perlu bingung ketika waktunya pulang nanti. Dan keesokan harinya saat dia sudah selesai mengurus administrasi sampai mengukur almamater di kampus yang terletak di daerah siguragura. Dia meminta saya untuk segera memesan penginapan. Saya tawarkan agar dia mau menginap di tempat penginapan yang murah.


Adik saya setuju menginap dimana saja asal bukan di hotel yang sebelumnya pernah kami singgahi saat pertama menjejakkan kaki di Malang sebelumnya. Yasudah, saya langsung menggunakan aplikasi Agoda untuk mencari penginapan di Malang Center yang dekat dengan stasiun. Beruntunglah, saya segera mendapat keterangan penginapan Woodlot Hostel.


Sebenarnya, sejak pagi hari saya sudah mencari informasinya dan yang paling sesuai harganya itu ada tiga. Salah satunya adalah Woodlot Hostel ini. Dengan harga per malamnya sekitar 67.000 rupiah. Bagi saya murah, apalagi hanya adik saya sendiri. Ketika saya cek bagaimana bentuk penginapannya, cukup unik, pikir saya. Dengan tempat tidur bertingkat dimana satu kamar bisa diisi banyak tamu. Dan memang, tempat ini ternyata menjadi rujukan para turis yang melakukan Solo Traveling.


Berbekal informasi dan testimoni orang-orang, akhirnya saya membulatkan tekad memesankan satu tempat untuk adik saya. Setelah selesai, saya minta dia untuk langsung saja menunjukkan kode booking yang saya kirimkan.


Di sinilah permasalahan itu terjadi. Pihak penginapan mengaku belum menerima pesanan tempat menginap atas nama adik saya. Sementara pesanan saya di Agoda sudah tercatat berhasil statusnya. Otomatis, saya kebingungan dan memeriksa kembali sambil meminta adik saya untuk terus menanyakan pada resepsionis penginapan. Namun, statusnya masih sama : pesanan belum masuk.


Panik. Akhirnya saya kebingungan mencari bagaimana cara agar saya bisa mengetahui terkait informasi pemesanan ini. Karena gugup, beberapa kali saya salah membaca informasi dan berulang kali meng-klik menu yang sama. Sampai akhirnya saya berhasil menelpon pihak Agoda dan menyampaikan keluhan saya.


Awalnya saya bingung, harus bagaimana? Sementara saya tidak ada di sana.


Bagian pelayanan Agoda kemudian menanyakan detil pemesanan dan sebagainya. Kemudian berjanji akan segera menelpon pihak penginapan kemudian akan memberikan kabarnya langsung kepada saya. Awalnya, saya pikir akan mengirimkan surat elektronik informasinya. Tapi, ternyata langsung ditelpon oleh pihak bagian pelayanan Agoda!




Saya sempat terkejut karena jarang sekali ada yang langsung cepat tanggap. Ternyata, kondisinya saat itu orang yang biasa menangani pemesanan penginapan sedang keluar. Sementara pesanan adik saya ini memang sudah masuk, tapi belum di teruskan ke asistennya yang bertugas menjaga penginapan. Pantas saja! Itulah kenapa akhirnya mereka belum mendapatkan informasi mengenai pesanan tempat untuk adik saya ini.


Uniknya, pihak Agoda justru sampai meminta nomor telpon adik saya agar bisa langsung berbicara dengan asisten pengelola penginapan. Sehingga, tidak perlu menunggu pengelolanya datang ke tempat penginapan. Dan akhirnya, tidak memakan waktu lama, adik saya sudah diizinkan masuk dan mendapat tempat untuk menginap.


Bagi Anda yang ingin memesan tempat penginapan di situs lain. Jangan lupa untuk mengecek :



1. Nomor layanan pengaduan. Agar saat dibutuhkan sudah tahu harus menghubungi kemana.


2. Waktu operasionalnya. Jangan sampai saat Anda memesan dan terjadi masalahnya tengah malam tapi penyedia layanannya sedang tidak beroperasi. Enaknya memang yang menyediakan layanan operasionalnya 24 jam.


3. Reputasi penyedia layanan. Ini penting, biar nantinya Anda sudah siap dengan segala resiko saat memesan melalui layanan tersebut. Karena saya pribadi pun sudah mencari tahu mengenai Agoda ini dari beberapa testimoni para traveler.


Itulah kenapa saya memilih Agoda sebagai tempat penyedia layanan pemesanan tempat menginap yang harganya terjamin murah dan layanannya sigap. Ini benar-benar testimoni yang baru saja saya alami. Jadi, bukan sekadar mencari perhatian semata, loh.


Untuk penginapan Woodlot Hostel sendiri. Ternyata lokasinya persis di sebelah penginapan horor nan tidak mengenakkan yang saya pernah ceritakan sebelumnya. Sampai saya membatin, “kenapa kemarin enggak tidur di situ sih?!” Kesal juga kalau mengingatnya lagi. Karena saya sempat menahan buang air besar karena saking tidak nyamannya tempat tersebut. Maka dari itu, adik saya bilang, “rejekiku ya, beruntung banget bisa nginep di sini. Kamar mandinya enak.”


Hooh, kamar mandi itu segalanya banget buat saya dan keluarga. Apalagi kami termasuk keluarga yang kalau habis makan pasti langsung antri ingin menggunakan toilet. Sudah pasti, setiap tempat yang kami sambangi, selalu kami cek dulu kondisi toiletnya.


Konsep Woodlot Hostel ini memang seperti penginapan ramai-ramai. Maksudnya, toilet dan ruang tunggunya digunakan ramai-ramai. Kamar tidurnya berbarengan dengan tamu lain hanya saja dipisah kasurnya dan disertakan tirai di setiap kasurnya. Jadi, tetap menjaga privasi setiap tamunya. Meski digunakan bersama, kebersihan toilet sampai tempat menginapnya ini sangat dijaga betul. Apalagi disediakan pendingin udara, dimana udara di Malang saja sudah lumayan sejuk, jadi bertambah asik saja tempat ini.



Jadi, buat Anda yang ciri-cirinya seperti yang saya sebutkan ini :


  • Mencari penginapan dengan harga per malamnya murah.
  • Mencari penginapan untuk sekadar tidur semalam dan tidak akan berlama-lama.
  • Solo traveler dan backpacker.
  • Tidak masalah dengan model penginapan apa saja asalkan bersih dan nyaman.
  • Toilet dan tempat menginap yang bersih dan terjaga kebersihannya selalu.


Sepertinya Woodlot Hostel ini sesuai dengan pilihan Anda. Karena memang sudah mendapat banyak ulasan baik dari banyak traveler yang menginap di sini. Tahu kan, bagaimana model traveling para turis-turis mancanegara? Dimana mereka menginap hanya sekadar bermalam, kemudian keesokan paginya sudah melancong ke berbagai sudut di kota yang mereka kunjungi. Nah, penginapan seperti ini memang cocok sekali.

Bahkan, kalau saya berkunjung ke Malang lagi, saya tidak akan melewatkan menginap di Woodlot Hostel. Karena tempatnya dekat dengan beberapa tempat makan. Dan juga mudah ditempuh bahkan dengan berjalan kaki dari stasiun Kota Malang juga dekat dengan Alun-alun Merdeka. Strategis banget tempatnya. Tidak akan menyesal deh, menginap di sini.

Catatan buat Anda yang ingin memesan melalui aplikasi Agoda. Beberapa kali saya hendak memesan, selalu hanya tersedia untuk satu malam. Jadi, kalau mau memesan tempat untuk dua malam, sebaiknya memesannya secara terpisah. Tetap dengan harga yang sama, kok. Saya pun kemarin memesan dua malam untuk adik saya, dengan dua invoice yang berbeda. Allhamdulillah, tidak ada masalah lagi karena informasinya langsung diteruskan ke asisten pengelola penginapan.



Apakah Anda pernah juga memiliki pengalaman yang membuat Anda panik? Seperti apa pengalaman yang Anda alami?

Semoga artikel saya ini bermanfaat, ya. [Ipeh Alena]

1 comment:

  1. Betul nih, pelayanannya Agoda cepat tanggap banget!

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup, Spam dan anonymous akan dihapus ya :)


Terima kasih

Powered by Blogger.