Impian Selanjutnya Ingin Berkunjung Ke Dieng Plateu Dan Menikmati Dinginnya Udara Di Sana


Impian Selanjutnya Ingin Berkunjung Ke Dieng Plateu Dan Menikmati Dinginnya Udara Di Sana




Sebelum saya melanjutkan cerita tentang perjalanan saya di Malang, kali ini saya ingin menuliskan tentang impian saya. Yaitu keinginan untuk mengunjungi Dieng Plateu atau Dataran Tinggi Dieng yang konon katanya tingginya menempati posisi kedua sementara Dataran Tinggi Tibet menempati posisi pertama. Pastinya dong, jadi semakin penasaran saya. Apalagi beberapa blogger, sempat terlintas di linimasa kanal sosial, menyeritakan betapa dinginnya cuaca di sana. Bahkan bisa mencapai titik nol derajat.

Bayangkan saja, kemarin saat mengunjungi Bromo, itu pun bagi saya sudah dingin. Bahkan embunnya seperti saya menggenggam air dari kulkas, saking dinginnya. Bagaimana dengan Dataran Tinggi Dieng ini? Pastinya lebih menantang juga, ya. Dan yang membuat saya bertambah mupeng, saat berangkat menuju Malang, adik saya bercerita tentang pengalamannya mengunjungi tempat ini.

Adik saya ini yang cowok dan yang cewek (bontot), bersama dengan komunitas motor, berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng (lihat di sini). Dimana saat tiba di sana, menurut pengakuan adik bontot saya, dia bahkan sampai tidak bisa bebas bergerak saking dinginnya. Setelah buang air pun dia mengaku sampai tidak berani menyentuh air. Kemudian, saat malam menjelang, keduanya sampai tidak bisa tidur meski sudah mengenakan sleeping bag karena udara yang demikian dingin. Oiya, kedua adik saya ini menghabiskan malamnya dengan mendirikan kemah di kawasan ini. Kebayangkan, ya, bagaimana dinginnya Dieng.

Dari cerita inilah, saya jadi semakin penasaran dengan Dataran Tinggi Dieng. Apalagi ditambah dengan foto-foto yang dipamerkan ke saya. Semakin menjadi-jadi keinginan saya untuk bisa mengunjungi Dieng. Sebelum berangkat, mendingan saya cari informasi dulu enaknya naik apa ke Dieng.



Naik Pesawat Ke Dieng Pesannya Di Traveloka



Saat hendak memesan tiket Pesawat dan Hotel di website Traveloka, saya sudah disuguhi dengan paket yang menarik ditambah harga yang lebih murah 20% meski tanpa kode diskon. Awgewla aja, belum dikasih diskon harga normalnya saja sudah murah banget! Lumayan murah loh, ketimbang saya memesannya secara terpisah. Next time, sepertinya saya memilih memesan tiket pesawat sekaligus hotel daripada memesannya secara terpisah. Lebih efisien dan menghemat waktu pastinya.

Tiket pesawat ke dieng murah


Nah, saya memang merencanakan untuk berangkat ke Dieng sekitar tanggal 15 Agustus. Alasannya, karena saya ingin muter-muter di Jogjakarta sebentar, kemudian bertolak ke Dieng demi bisa mengikuti ikutan upacara Hari Kemerdekaan di sini. Siapa tahu saya beruntung, bisa bergabung dengan para turis yang ikut mengadakan upacara, tentunya ini bisa menjadi pengalaman yang istimewa untuk saya. Apalagi udara di bulan Agustus biasanya cerah.

Menurut beberapa sumber yang saya dapat, jika ingin berkunjung ke Dieng dengan menggunakan pesawat, tujuan akhirnya bisa di bandara Yogyakarta atau di Solo. Setelahnya nanti menyambung kembali naik bis dengan tujuan ke Wonosobo. Karena Dieng memang lokasinya berada di Kabupaten Banjarnegara, dekat dengan Wonosobo. Sesampainya di Wonosobo, bisa melanjutkan perjalanan ke Dieng lagi dengan menggunakan kendaraan umum.

Pengalaman saya selama di Malang kemarin, kami sering loh menggunakan angkutan umum yang membuat kami justru melewati tempat-tempat yang menarik. Apalagi saat melewati sekolah Dempo yang kemudian mengembalikan ingatan akan nasi gorengnya yang enak. Nah, perjalanan menuju Dieng pun kalau ditempuh dengan menggunakan angkutan umum, siapa tahu justru menambah pengalaman yang menarik untuk kita, saya aja kali ya, hehe.

Oiya, sebelumnya, kenapa saya langsung merekomendasikan pembaca untuk pesan ke Traveloka. Alasannya, setelah saya cek ke beberapa website penyedia tiket kereta, pesawat dan hotel lainnya. Setelah saya hitung lagi, justru jadi lebih mahal hitungannya. Mungkin karena pesannya misah-misah kali, ya. Soalnya ada juga beberapa website yang menyediakan diskonan khusus penginapan, pun setelah dihitung lagi, jatuhnya sama harganya.

Untuk menghemat waktu dan tenaga serta kuota. Terutama bagi pembaca yang tengah terburu-buru, saya saranin sih langsung saja pesan hotel dan tiket pesawat. Sudah ada kok, fiturnya di website Traveloka.


Tiket pesawat ke dieng murah



Kenapa pesannya di Traveloka?



  • Mudah. Pesannya di satu tempat. Jadi enggak perlu buka-buka tab lain di browser.
  • Efisien. Tidak ribet karena pesannya cukup satu langkah saja.
  • Menghemat waktu dan juga kuota internet. Meski menggunakan layanan internet tanpa batas, tapi kalau sedang teburu-buru, kemudian menghadapi dilema karena sinyal kurang kuat. Oleh karena itu, memesan langsung di website Traveloka justru membantu Anda menghemat waktu.
  • Lebih murah. Karena ada diskon yang cukup lumayan bisa menghemat pengeluaran. 
  • Terpercaya. Iya dong, saya kenal Traveloka dan sudah memesan tiket dari websitenya sejak tahun 2016-an. Dan customer servicenya juga sangat informatif membantu sesuai dengan pengalaman saya di sini : Perjalanan Lancar Berkat Customer Service Traveloka.
  • Metode pembayarannya beragam. Saya beberapa kali transaksi di Traveloka seringnya menggunakan pembayaran kartu kredit. Pernah juga memesan menggunakan pembayaran melalui ATM. Jangan salah, sering juga saya membantu kerabat dekat yang ingin bepergian, dengan memesankan mereka tiket melalui Traveloka dengan membayarnya melalui ATM. Lebih mudah dan gampang.

Pesan Tiket Traveloka


Pesan Tiket Murah

Pesan Tiket Murah


Lengkapi Perlengkapan Anda Sebelum Menginap Di Dieng




1. Bawa jaket atau pakaian pelindung yang bisa melindungi tubuh Anda dari udara yang dingin


Tidak perlu malu kalau tubuh kita kurang terbiasa dengan udara yang teramat dingin. Terutama bagi yang hendak menyewa tenda untuk bermalam di Dieng, bawa selimut tambahan agar saat tidur tetap bisa nyenyak. Meski sudah menyiapkan sleeping bag, siapa tahu tetap merasa kedinginan sehingga jaket atau selimut tebal bisa membantu tubuh kita agar tidak menggigil.


2. Bawa obat-obatan seperlunya


Ini pengalaman saya saat ke Bromo kemarin, saya mengalami hal yang membuat saya terkejut. Seluruh wajah dan tubuh saya dihiasi bentol yang ukurannya besar-besar. Ternyata saya alergi dengan udara yang teramat dingin sehingga mengalami biduran. Karena saya tidak menyadari kalau saya punya alergi, alhasil saya tidak membawa apalagi mempersiapkan obat-obatan untuk mencegah alergi saya bertambah parah.

Jadi, disediakan saja. Kalau-kalau Anda tidak tahu apakah tubuh Anda alergi terhadap cuaca yang teramat dingin atau tidak. Lebih baik sedia obat-obatan sebelum mengalami alergi, hehe.




3. Pakai sarung tangan dan penutup kepala


Sewaktu mengunjungi Bromo kemarin, saya tidak lupa untuk membawa sarung tangan rajut yang biasa saya kenakan saat mengendarai motor. Awalnya, saya pikir akan tetap terasa dingin, tapi ternyata justru membantu jemari saya agar tidak beku karena kedinginan. Nah, bagi yang ingin mengunjungi Dieng, jangan lupa juga untuk mengenakan sarung tangan. Juga penutup kepala atau topi berbentuk kupluk.

Konon, jika telinga kita tertutup saat berada di lingkungan yang udaranya dingin, maka bisa membantu mencegah masuk angin apalagi menggigil karena kedinginan. Enaknya lagi, mengenakan topi kupluk juga bisa menjadi aksesoris fashion, agar tampil beda gitu loh.



4. Perlengkapan sholat jangan lupa dibawa


Iya dong, masa jalan-jalan membuat kita lupa untuk mendirikan solat. Jangan sampai perjalanan wisata alam membuat kita lupa untuk beribadah, ya. Justru harusnya dijadikan sebagai aktivitas yang bisa mendekatkan kita pada Yang Maha Pencipta. Karena itu, mukena dan sajadah jangan lupa dibawa, ya.



5. Siapkan kapasitas penyimpanan kamera atau gawai yang memadai



Sama seperti pengalaman saya mengunjungi beberapa tempat wisata di Malang. Karena terlalu bersemangat akhirnya lupa untuk memeriksa kapasitas penyimpanan di gawai. Akhirnya, saat ada momen yang ingin sekali saya abadikan, harus rela saya tinggalkan karena tempat penyimpanan saya penuh! Duh, rasanya tuh sedih sekali, loh. Apalagi kalau Anda ingin menikmati pemandangan alam sampai menikmati pagi hari di Dieng yang asri dan dingin ini, tentunya kapasitas penyimpanan di kamera atau gawai kita harus benar-benar memadai, kalau bisa bawa yang jumlah kapasitasnya besar, jadi bisa mengabadikan banyak foto sekaligus.



***


Tiga tahun yang lalu, saya bermimpi ingin mengelilingi kota Malang dan berkunjung ke Bromo. Keinginan tersebut sering hadir ke dalam mimpi-mimpi saya kala malam sebelum tidur. Kali ini, keinginan untuk menjejakkan kaki ke Dieng, saya harapkan bisa terwujud di tahun 2018 ini sesuai dengan tanggal yang sudah direncanakan. Agar bisa merasakan upacara hari kemerdekaan di tempat yang berbeda. Semoga saja situasi dan kondisinya mendukung, mengingat beberapa waktu yang lalu lokasi Dieng ini sempat ditutup karena adanya aktivitas alam yang tidak terduga.

Jadi, Anda punya keinginan untuk mengunjungi Dieng seperti saya? Atau ada tempat lain yang ingin dikunjungi juga? Jangan lupa untuk mengecek harganya secara teliti dan bandingkan dengan Traveloka, karena lagi ada diskon yang lumayan banyak, loh. [Ipeh Alena]

No comments:

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup, Spam dan anonymous akan dihapus ya :)


Terima kasih

Powered by Blogger.