11 December, 2017

My Resolustion Bisa Tercapai Dengan Badan Yang Sehat Bersama Theragran-M

My Resolustion Bisa Tercapai Dengan Badan Yang Sehat Bersama Theragran-M


Theragran-M



Tahun 2018 sudah sebentar lagi, di penghujung tahun 2017, saya mengalami banyak hal yang lumayan warna-warni. Beragam pengalaman yang membuat saya banyak belajar. Dari tentang kehidupan, tentang dunia blogging, fotografi sampai dunia bookstagram. Yang tadinya saya belum paham dan tidak mengerti, menjadi tahu dan bisa. Allhamdulillah dalam segala hal.

Semua berawal dari rasa ingin tahu, tentunya. Karena itulah, dari rasa ingin tahu, banyak hal bisa dipelajari dan diketahui. Semakin bertambahnya usia, saya lumayan sedikit bisa belajar mengenal diri saya dan berproses untuk benar-benar memahami diri saya, salah satunya memelihara rasa ingin tahu terhadap beragam hal yang ada di sekitar saya.

Rasa ingin tahu inilah yang membawa saya mengenal lebih tentang hal-hal yang menjadi kegemaran. Seperti ketika saya nekat untuk belajar dunia Macro Photography yang mana merupakan dunia baru bagi saya. Sehingga saat ini kalau melihat semak-semak di mana saja, selalu berusaha untuk mampir dan menyapa sahabat-sahabat super duper kecil :D.

Atau ketika saya duduk di depan laptop untuk melakukan riset, atau membuat jadual temu dengan beberapa orang yang terkait demi mendapat satu buah tulisan. Kadang bisa memakan waktu lebih dari sehari, menulis mind mapping, kemudian riset setelah itu baru bisa menuliskannya dalam bentuk tulisan secara utuh.

Dan semua kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar karena kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Kalau akhirnya sakit? Duh, bahkan berdoa, beribadah sampai bekerja pun tidak maksimal. Benar memang ya, beribadah itu terasa enak dan nikmat kalau sedang sehat. Jadi teringat lagu nasyid yang sempat booming kala saya masih SMP, yang dinyanyikan oleh Raihan. "Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, sehat sebelum sakit." Demikian cuplikan lirik yang saya ingat dari masa remaja saya :D #caila.


Sehat Itu Mahal Dan Menjaga Kesehatan Butuh Perjuangan



Siapa bilang untuk sehat itu tidak harus mahal? Kalau lagi sakit dan ingin sehat, tentunya butuh keluar banyak tenaga dan uang agar bisa kembali sehat. Pun gaya hidup sehat tidak sepenuhnya mahal memang, tapi tetap saja tidak semurah membeli sekantong penuh gorengan yang isinya beragam macam dimana cukup mengeluarkan duit Rp 10.000 saja sudah kenyang!




Ahahahaha, saya memang berpikir demikian, meski banyak orang yang menentang habis-habisan. Agar banyak orang yang tidak ragu untuk memilih gaya hidup sehat. Sebenarnya, sudah bisa ditebak sih, setelah mengeluarkan uang 10.000, biasanya ada biaya lain-lainnya nih yang mengikuti. Entah itu biaya untuk membeli obat penurun kolesterol atau biaya untuk membeli obat batuk bisa jadi biaya untuk beli obat radang.

Pun demikian untuk menjaga kesehatan juga butuh perjuangan. Seperti olahraga yang cukup, istirahat juga harus cukup, makan makanan yang seimbang sampai minum air putih yang cukup. Semua ini kalau tidak disertai dengan perjuangan pasti ada yang terlewat. Perjuangan inilah yang bisa dikatakan berat karena termasuk membangun kebiasaan sehat.

Selain itu, dengan kondisi semakin banyaknya penyakit akibat virus dan bakteri, sehingga tubuh juga membutuhkan lebih dari makanan sehat sampai minum air putih dan olahraga. Juga untuk menjaga agar sakit tidak berkepanjangan dengan mengonsumsi vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit.



Pilih Multivitamin Yang Lengkap Sesuai Kebutuhan Tubuh


Vitamin itu bukan hanya sekadar vitamin C, loh. Dan yang dibutuhkan oleh tubuh pun bukan sekadar vitamin C, tapi banyak! Tubuh juga butuh nutrisi dan vitamin lainnya seperti dalam setiap kemasan Theragran-M yang mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin  E, vitamin K dan mineral. Dengan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh, bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan baik.

Kekurangan vitamin dan mineral tentu akan berakibat tubuh mudah jatuh sakit, lemas, kulit kering, sariawan bahkan mendatangkan penyakit lainnya. Itulah sebabnya mengapa kebutuhan vitamin dan mineral harian penting untuk tubuh. Ingat, meski merasa sudah mengonsumsi sayur dan buah, nyatanya, di Indonesia konsumsi buah dan sayur setiap harinya masih kurang untuk memberikan secara penuh dosis vitamin dan mineral dalam tubuh.

Itulah kenapa, kalau ingin menjalani hidup sehat itu butuh perjuangan, bukan sekadang membeli makanan yang sehat tapi juga memahami aturan makan dan dosis hariannya. Setiap makanan yang kita konsumsi, ada beberapa yang justru mengganggu penyerapan vitamin dan mineral. Yang membuat makanan sehat kita menjadi tidak optimal. Pun ada juga makanan yang vitamin A atau C-nya lebih tinggi dari makanan lain.

Karena itu, kalau tubuh sedang merasa tidak enak badan apalagi orang-orang di sekitar kita banyak yang sakit, jangan lupa untuk membantu mereka mengonsumsi vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Agar sakitnya jangan kelamaan. Jadi, Anda yang harus merawat mereka pun tidak lekas lelah karena kurang istirahat.

Selain biar enggak mudah jatuh sakit, kulit juga sehat, organ pencernaan juga bekerja dengan baik. Dan mata kita juga tetap sehat, apalagi belakangan ini gadget sudah menjadi suatu kebutuhan. Yang mana, kalau mata kita tidak dijaga dan dirawat maka akan cepat kelelahan dan rusak. Kalau sudah rusak, banyak keluhan bisa terjadi salah satunya mata minus.




Biar Tahun 2018 Tetap Semangat Berkarya Saya Ingin Membuat Resolusi



Dari tahun ke tahun, resolusi saya selalu sama. Tapi kali ini, saya ingin membuatnya berbeda. Apalagi resmi sudah saya menginjak usia 30 tahun dimana saya sudah harus dan wajib mendengarkan tubuh saya agar tetap fit dan sehat. Allhamdulillah, tahun ini sudah mulai berkurang intensitas sakitnya.

Berbicara masalah resolusi, tentunya harus merupakan solusi bagi beberapa hal yang patut dipertimbangkan. Jadi, biar tahun 2018-nya bisa semakin optimal, saya juga ingin ikutan dengan teman-teman yang lainnya membuata resolusi.



Menghabiskan Waktu Di Luar Ruangan


Saya ingin memperbanyak koleksi foto Macro untuk saya unggah di Instagram. Hehehe, saya memang gemar sekali membuka aplikasi yang satu itu. Tapi, selain diunggah, saya juga ingin rajin mengikuti challenge dari komunitas Galeri Makro yang saya ikuti.

Sebabnya, belakangan ini saya tidak pernah mengunggah foto karena sering tidak punya objek yang sesuai dengan tema. Apalagi terkadang temanya lumayan membuat kepala berkerut. Dengan objek yang minim, belum lagi semak-semak yang mulai berkurang di sekitar saya. Ini juga menjadi penyebab saya hiatus sebentar.


Membaca 100 Buku Dalam Setahun


Ini baru saya lakukan tahun ini, meski sepertinya masih sedikit jauh dari angka lumayan. Karena tahun ini saya baru bisa menyelesaikan 82 buku, masih butuh perjuangan agar akhir tahun bisa komplit jumlahnya 100 buku.

Pengalaman saya, biasanya di awal-awal tahun, saya akan bersemangat sekali menuntaskan buku. Tapi, ketika masuk ke pertengahan tahun, ada saja hal-hal yang membuat saya kemudian tidak memegang buku sama sekali. Atau membuat buku belum selesai dibaca. Banyak alasan, tentunya. Jadi, saya harus menyusun strategi sepertinya.


Membuat Strategi Untuk Rajin Menulis


Belakangan ini saya sempat mencoba untuk rajin menulis di blog. Sedihnya, ini hanya bertahan beberapa bulan saja. Sisanya, tergantung dari kesiapan saya. Rasanya ingin juga seperti para blogger lain yang bisa menayangkan tulisan satu kali setiap hari. Rasanya tentu wah sekali, saya kagum dengan semangat mereka.

Karena itulah, saya sudah sedikit mempersiapkan strategi untuk tahun 2018 semoga terealisasi. Apalagi untuk blog khusus buku, berarti saya harus rajin menulis ulasan. Ganbatte!

***

Dari ketiga resolusi utama saya, semua itu tak akan bisa berjalan lancar tanpa adanya usaha serta tubuh yang sehat. Jadi, saya juga harus dan wajib untuk menjaga tubuh saya agar selalu sehat dan optimal, sehingga mampu mewujudkan apa-apa saja yang masih ingin saya raih tahun depan.

Kalau Anda, punya resolusi yang ingin dijalani untuk tahun 2018? Mungkin seperti ikut kelas olahraga yang belum pernah dicoba? Atau pergi berlibur ke tempat yang belum pernah dikunjungi? Silakan berbagi melalui kolom komentar, siapa tahu saya jadi ingin berkunjung ke tempat tersebut juga. [Ipeh Alena]





6 comments:

  1. Duuuh udah mau ganti tahun aja ya. Semoga resolusinya tercapai. Resolusiku apa ya? Hmmm.... Btw di blogku lagi ada giveaway. Ikut yuk, gampang kok. :)

    ReplyDelete
  2. Semoga tercapai resolusinyaa kak! :) Boleh dong kak dibagi tipsnya supaya rajin nulis di 2018 :D

    ReplyDelete
  3. MEnjalani hidup sehat memang butuh perjuangan ya Ipeh. LEbih mudah untuk menjalani hidup tidak sehat ketimbang yang sehat hehe. Saya pun penuh perjuangan, soalnya suka kebablasan. Lalu berjuang lagi, kebablasan lagi ... ah kapan selesainya. Eh, saya juga konsumsi Theragran-M baru-baru ini untuk memulihkan.

    ReplyDelete
  4. wow 100 buku. Kalau aku paling banyak 50 buku kayaknya setahun. tahun ini malah payah banget cuma 7 buku yang berhasil diselesaikan. Sukses buat resolusinya yaa :)

    ReplyDelete
  5. Waa... Hebaat mbaa.. Satu tahun 100 buku? Aku aja tahun ini 10 buku gak ada mba... ^^

    ReplyDelete
  6. Yeayyy!
    Semoga semua resousi tercapaaiiii ya mba, semangaaaattt!
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih