Sebelum Membeli Kamera Sebaiknya Berkenalan Dulu Dengan Ragam Merk Kamera Melalui Sosial Media

August 07, 2017




Best digital camera buying guide



Biasanya, beberapa teman saya, yang ingin membeli kamera sering bertanya di sosial media mereka. Demi mendapat jawaban yang bisa sesuai dengan apa yang mereka cari. "Merk kamera apa yang sesuai dengan saya?" Kira-kira begitu pertanyaannya, walaupun enggak sama persis, sih.

Masalahnya, ketika itu menimpa teman saya, alhasil bukan mendapat jawaban, justru dia menjadi bertambah bingung. Nah, masalah kebingungan sebelum mencari kamera ini sebenarnya bisa diatasi, loh. Pun bukan hanya dalam mencari kamera, tapi juga mencari barang elektronik lain seperti handphone atau laptop.


Ada beberapa hal yang seharusnya diketahui bagi mereka yang tengah mencari kamera, daripada bingung sendiri nantinya. Coba deh, cek hal-hal di bawah ini.


1. Tentukan Apa Yang Kamu Inginkan


Sering banget kalau saya tanya ke orang-orang yang lagi mencari sesuatu, seperti kamera atau handphone atau laptop, jawaban mereka masih 'ngambang'. Seolah-olah belum pasti dengan apa yang mereka cari. Terus kalau kalian bingung dengan pilihan kalian, saya harus gimana????!!! Apa iya harus jadi Ibu Peri dulu biar tahu apa yang dimau tanpa dijelasin?? Ahahaha, gusrakkk!!

Hal yang paling mudah untuk mengetahui kamera seperti apa yang diinginkan itu, dengan melihat budget. Penting buat paham banget sama berapa sih sebenarnya budget yang kita punya. Setelah itu, baru deh pikirkan kira-kira mau kamera yang seperti apa? Mau yang mudah dibawa kemana-mana? Ada pilihannya baik itu pocket camera atau mirrorless bisa jadi pilihan.

Tapi, kalau mau motret dengan teknik-teknik tertentu yang mengandalkan shutter speed yang tinggi dan bisa diotak-atik, sepertinya DSLR juga bisa jadi pilihan. Intinya, dicek dulu, seperti apa maunya kamu, biar nanti enggak pusing untuk mencari kamera yang diidam-idamkan.



2. Sebelum Beli Coba Kenalan Dulu Sama Basic Photography


Kenapa? Karena kalau nanti pakai kamera tapi mode-nya auto terus kan sayang. Apalagi kalau yang dibeli itu tipe kamera DSLR yang profesional! Aduh, rasanya suka pengen nangis, deh. Saya sering loh ketemu sama orang-orang yang megang kamera profesional tapi basic photography saja masih belum paham.

Sekarang mah gampang untuk mencari informasi terkait basic photography. Banyak kok di pinterest atau googling juga bisa. Intinya, cari tahu dulu, apa sih itu segitiga exposure, apa sih itu Rule of Third. Itu aja udah, paling sederhana. Minimal tahu aja dulu, masalah paham atau enggak urusan belakangan :). Serius.

Dari situ aja, nanti bisa tahu, kira-kira butuh yang banyak menunya atau yang sederhana. Gitu.




3. Setelah Kenal Dengan Basic Photography Coba Kenalan Sama Merk Kamera Melalui Sosial Media Mereka



Sekarang tuh, baik Canon, Olympus, Nikon dan beberapa merk kamera lainnya sudah memiliki akun media sosial yang selalu up to date, loh! Dari situ kita bisa berkenalan juga dengan jenis-jenis kamera yang mereka sediakan. Minimal buat kenal sama merk-nya saja dulu, sekalian bisa belajar juga dari foto-foto yang masuk ke feature mereka.

Meski memang, foto yang masuk feature kadang suka beda kalau hasil yang kita dapat, tapi bukan berarti kita tidak mengenal dengan baik merk yang kita beli. Maksudnya biar bisa sedikit melihat apa-apa saja yang tampak dominan dari kamera tersebut. Kalau sering mantengin dengan sabar, nanti kelihatan kok, ada beberapa hal yang menonjol dari setiap kamera.

Juga biar sekalian berkenalan dengan hasil foto dari ragam kamera yang dimiliki. Dari hashtag-hashtag yang mereka punya, kita bisa eksplorasi karya-karya para fotografer baik pemula maupun profesional. Dari situ kita bisa kenal lebih dalam, apakah kamera tersebut cocok dengan kita atau enggak. Apalagi sering juga loh, para pengunggah foto menyertakan testimoni selama menggunakan kamera tersebut.

Ini beberapa instagram akun merk kamera yang saya ikuti :

@olympus_occi_id
@nikonindonesia
@canon.indonesia
@sonyalpha_id




4. Setelah Kenal Sama Merk Kamera Coba Deh Komparasi Antar Merk



Ini yang sering saya lakukan, meski saya sedang tidak ingin membeli kamera. Ahahahaha, berbekal mengunjungi situs bhineka, saya sering menggunakan fitur compare dimana saya bisa melakukan komparasi antar merk. Kerennya, di situs tersebut, komparasinya didasarkan pada tipe antar merk. Jadi, bisa saja tipe A itu termasuk unggul di merk anu, tapi di merk inu justru masuk ke middle type.

Selain itu, dari komparasi ini bisa kelihatan juga fitur-fitur apa saja yang ada di dalamnya. Kalau roaming dengan istilah di deskripsinya, kan bisa googling. Biar tahu dan nambah wawasan juga. Saya tuh rajin banget mantengin situs ini untuk komparasi kamera sama laptop, hehe. Meski memang enggak niat beli, tapi lumayan jadi nambah pengetahuan.




5. Sudah Membulatkan Tekad Untuk Membeli Merk Kamera Jangan Lupa Berdoa



Ini penting, biar apa? Biar ndak nyesel ketika sudah memiliki kamera yang dipilih. Karena, sering sekali rumput tetangga lebih hijau, Jendral! Selain itu, doa juga bagus sebagai awal mula untuk membulatkan niat agar produk yang dibeli bisa berkah.

Jadi, enggak ada salahnya juga berdoa sebelum belanja, biar dilindungi dari godaan merk lain dan diskonan yang sungguh menggiurkan. Hehehe, apapun itu berdoa bukan sebuah kesalahan, tapi justru kebaikan, kok.

Sambil meminta pertolongan dari Allah, biar dikasih pilihan yang terbaik dan dimantapkan pilihan tersebut sampai kata SAH terdengar (ini mau beli kamera apa mau ngapain, sih?).


***


Meski bertanya ke teman-teman di sosial media bukan hal yang buruk. Tapi enggak ada salahnya juga mencoba beberapa tips di atas. Biar apa? Biar punya basic juga, ketika jawaban dari teman lainnya tentang merk A atau merk B, biar enggak roaming. Tapi, bisa dijadikan polling kheuseus untuk mencari kira-kira produk mana yang banyak dipilih, serta user-friendly.




Jadi, nanti kalau pas nanya di sosial media, ketika mendapat jawaban yang beragam enggak akan pusing lagi untuk menentukan. Tapi, justru bisa membulatkan niat, serta bisa sekalian tahu teman-teman yang menggunakan merk yang sama. Biar bisa sharing ilmu dan pengalaman selama menggunakan merk tersebut.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat, ya. Tidak ada niat untuk mengguri, kok. Hanya sekadar masukan agar siapa saja yang sedang ingin mencari kamera, tidak berakhir kebingungan. Apalagi kalau yang ditanya juga ikutan bingung, bisa gandengan dan bingung berjamaah, hehe. #kidding

  • Share:

You Might Also Like

2 comments

  1. nah itu yang aku takutkan krn kepengen ikut2an beli kamera taunya basic fotografi aja ga tau blah kasian hahaha makasi mba Ipeh ulasannya menarik buat siapa aja yang ingin membeli kamera :)

    ReplyDelete
  2. Kok nggak ada akun Fuji sih, Peh. Padahal kan aku ngincer itu *apaan deh. Aku suka belajar kalau lagi di kantor suami, minjem kamera punya kantor, hahaha. DSLR tapinya, sementara aku pengen mirrorless. Aminkan ya Peh, aminkah. Mari nabung labih giat, agar kamera impian segera didapat.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih