Ev Hive : Konsep Co-Working Space Yang Membangun Kreativitas Dan Networking

August 22, 2017



Coworking Space di Jakarta



Apa yang muncul di bayangan Anda saat mendengar kata Co-Working Space? Kalau saya pribadi membayangkan tempat kerja yang enggak semonoton ala perkantoran. Maksudnya, yang lebih nyaman, enak buat menggali ide, sampai bayangan saya seperti kantor The Intern. Meja-mejanya tidak melulu berbentuk kubikel, tapi cukup terbuka. Jadi, bisa saling sapa dan lirik gebetan dari meja kerja, eh.

Sebenarnya, Coworking Space itu memang ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan wadah atau kantor, tapi dalam skala yang tidak begitu besar, digunakan untuk membahas segala macam. Baik itu fotografi, penulis, bisnis dan segala macam hal yang harus didiskusikan dengan tim kerja. Pernah enggak saat kita berkunjung ke sebuah restoran atau tempat makan, kemudian lihat ada orang yang tengah meeting di tempat tersebut? Nah, Coworking Space menyediakan tempat yang digunakan untuk hal ini, tapi lebih kondusif suasananya.

Soalnya, sebagai orang norak, Ipeh sering banget ngintipin dari balik meja restoran kalau ada orang-orang yang sedang meeting di tempat makan. Ahahaha, karena prinsip Ipeh, makan ya makan, jangan dibuat meeting, hehehehe. Ya, walaupun ada banyak orang yang berpendapat berbeda, tak mengapa.

Tapi, bagi Anda yang memang ingin mencari tempat untuk meeting yang suasananya nyaman, tidak begitu ramai namun tetap memiliki akses internet dan tempat untuk mencetak laporan. Sepertinya lebih baik memilih tempat seperti Coworking Space, deh.



Jadi Apa Saja Sih Keuntungan Coworking Space?




Tadi kan Ipeh ceritain tentang orang meeting di restoran, ya. Nah, contoh lainnya, Anda seorang penulis dan tengah membuat perjanjian dengan seorang editor. Saya pernah ngalamin nih, waktu itu karya saya dibedah habis-habisan sama editornya. Sehingga membutuhkan waktu yang tidak sebentar, koneksi internet yang tidak lambat, sampai tempat yang enak untuk menulis kembali. Apalagi kalau bawa laptop, harus banget ada tempat charger-nya.

Misalnya saja, tempat yang dipilih semacam kafe atau malah tempat makan. Jujur, saya sudah mengalami betapa tidak menyenangkannya nulis sambil revisi naskah di tempat yang cenderung ramai. Yang ada pikiran berputar-putar dan revisi naskah enggak selesai-selesai. Apalagi, waktu itu harus membuat ulang sketsa Characters Bible aka kamus lengkap tokoh-tokoh yang ada di cerita. Duh, sungguh ini sesuatu sekali.

Dari pengalaman inilah, akhirnya saya memutuskan untuk mengerjakannya di rumah saja. Atau menyelesaikannya di tempat sepi seperti di pantai. Meski akhirnya membutuhkan biaya lebih. Dan pada akhirnya, naskah tak kunjung selesai dan buku tak kunjung terbit, ahahahahaha #ngenes.

Belajar dari pengalaman banyak orang, lebih baik memang memilih tempat diskusi atau meeting di lokasi yang support segala macamnya. Kaya Evhive gitu, misalnya. Dimana lokasinya cukup mudah dijangkau, berada di Jakarta dan BSD.


Di Evhive ini menguntungkan banget, selain lokasinya berada di tengah kota. Di sini disediakan :

- Koneksi internet yang cepat.
- Tempat kerja yang enak dan nyaman bahkan instagramable #eh.
- Lokasi yang gampang dijangkau.
Ada tempat buat ngopinya juga, jadi enggak perlu bingung nyari kopi kemana.
Disedian juga layar yang support HDMI untuk keperluan meeting.



Fasilitas Evhive
Sumber : Website Evhive


Kalau Dijadikan Kantor Untuk Bisnis Pemula Bisa Enggak?



Bisa banget! Justru Coworking Space di Indonesia ini disediakan agar para pekerja keratif sampai pebisnis pemula memiliki tempat kerja yang biayanya terjangkau. Kenapa? Karena kalau harus sewa ruko atau kantor itu membutuhkan biaya yang cukup besar, kan. Daripada investasinya habis untuk bayar sewa tempat kerja. Maka Coworking Space seperti di Evhive ini bisa jadi solusinya.


Bahkan di tahun 2013, dilansir dari Towergate Insurance, pertumbuhan Coworking Space di Amerika naik hingga 83% dan penggunanya mencapai 110.000 orang! Nah, keberadaan Coworking Space ini akhirnya menjamur hingga ke German yang naik jumlah tempat yang menjadi Coworking Space menjadi 230, Spanyol 199, sampai Jepang 154.


Dan fasilitas seperti ini menjamur juga hingga ke Indonesia. Kenapa? Karena banyak sekali pelaku bisnis yang baru memulai karirnya membutuhkan tempat yang kondusif dan bisa menyokong kegiatan mereka. Selain itu, karena konsep Coworking Space ini berbagi dengan pengguna lain, diharapkan hal ini bisa menambah networking bagi para pelaku bisnis.

Bayangin aja, kalau Anda memiliki bisnis penyedia website e-commerce, kemudian di tempat tersebut ada juga pemilik bisnis pakaian. Bisa tercipta kerjasama yang baik loh, karena pemilik bisnis pakaian pasti membutuhkan tempat untuk memamerkan koleksi mereka agar sampai ke calon pembeli mereka.


Apalagi seperti yang sudah saya sebutkan di atas, fasilitasnya lengkap, sehingga bagi para pelaku bisnis yang masih pemula, ini sangat menguntungkan. Bisa dikatakan win-win-solution banget.


Buat blogger yang sedang ada project, entah itu berkaitan dengan buzzer jasa atau produk, entah untuk membicarakan project apa saja yang berkaitan dengan dunia blogging sambil diskusi dengan client. Bisa juga loh mampir ke Evhive, selain dekat, koneksi internetnya juga cepat. Jadi enggak perlu kelimpungan mencari wifi gratis.




Coworking Space di Jakarta



Keunggulan Lain Evhive Dengan Coworking Space Lainnya



Yang pasti di Evhive mengedepankan konsep interaksi yang maksimal antar tenaga kreatif atau anggota. Jadi, jangan harap di sana itu cukup untuk fokus kerja, meeting atau diskusi saja. Tentunya berkomunikasi dengan tim lain itu bisa menjadi pembuka jalan untuk bekerja sama dan memperluas jaringan. Sesuai dengan konsep fasilitator yang dibangun dengan baik oleh Evhive yaitu Kurasi, Koneksi dan Kultur.


Selain itu, disediakan pula beberapa seminar atau workshop yang bisa menambah skills para pelaku kreatif. Atau bagi yang ingin membuka kursus atau kelas, namun terbentuk lokasi yang kurang memadai, ada namanya Ev Hive Class yang bisa jadi solusi. Misalnya, ingin membuka kelas lettering, kelas menulis atau bahkan fotografi. Bisa loh, kerjasama dengan Evhive.

Nanti kalau ada kelas fotografi untuk pemula, saya ikutan ya. Hehehe.




***


Film The Intern cukup membuat saya membayangkan suasana kerja yang memadai, kondusif tapi tetap asyik. Dan Coworking Space memang menjadi tempat yang mampu menyediakan lokasi yang memadai untuk anggotanya, fasilitas yang mencukupi sampai kemudahan dalam berkomunitas dengan pelaku kreatif lainnya.

Sesuai dengan tulisan dari mas Bukik dalam buku Bakat Bukan Takdir. Dimana tantangan di zaman kreatif saat ini adalah bukan lagi siapa yang memenangkan kompetisi, tapi siapa yang mampu berkolaborasi hingga menciptakan inovasi. Jadi, Coworking Space memang kebutuhan para anggotanya di zaman kreatif seperti saat ini.





Semoga Bermanfaat :)



  • Share:

You Might Also Like

10 comments

  1. saya belum pernah nonton The Intern, lolos terus dari list. Termasuk juga ngidam coworking space, soalnya kerja di rumah sering nggak memadai waktunya, gak konsen. Terlalu banyak masalahnya.

    Btw, ipeeh.. saya suka meeting di rumah makan lho -_-
    maksudnya diundang meeting, emang gitu ya akan ada yang mandangin?
    soalnya saya kira itu hal biasa sih, makan sambil bahas ini itu :)

    ReplyDelete
  2. Pengen ah mencoba langsung co working space. Apalagi lokasinya mudah di akses ya mba :)

    ReplyDelete
  3. Setuju sm mbk ipeh, cowrking space sepertinya bisa menghadirkan suasana kerja yang sehangat suasana kerja di film the intern, :)

    ReplyDelete
  4. Lebih menyenangkan ya kalau ada co working space. Suasana kerja yang beda dengan kantor pada umumnya. Nggak perlu keluar banyak duit buat sewa ruko dan toko yang tiap ganti tahun ganti harga. Jelas mahal. Buat pemula, berat. Untuk balik modal kan nggak semudah itu.

    ReplyDelete
  5. Asyik juga ya tempat kerja macam beginian, bikin pekerja betah. Macam saya, kalo ada inet dgn loading yg super cepet kadang nggak pengen berdiri, pengen kerja terus...hahahaha

    ReplyDelete
  6. penasaran sama film the Intern salfok ke filmnya hahaha gudluck mb Ipeh :)

    ReplyDelete
  7. sudah lama banget pengen nyobain gimana rasanya bekerja di suasana coworking space, soalnya kerja di kantor kadang gak bebas. Kalau boleh tahu di EV hive punya ruang meeting gak? soalnya kadang mau nyari ruang meeting agak susah dibeberapa coworking space

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Kak. Untuk meeting room di Evhive ada. Bisa dicek langsung ke websitenya. Karena ada pilihannya juga.

      Delete
  8. Memang ya konsep co working space pas untuk ini:

    Sesuai dengan tulisan dari mas Bukik dalam buku Bakat Bukan Takdir. Dimana tantangan di zaman kreatif saat ini adalah bukan lagi siapa yang memenangkan kompetisi, tapi siapa yang mampu berkolaborasi hingga menciptakan inovasi. Jadi, Coworking Space memang kebutuhan para anggotanya di zaman kreatif seperti saat ini.

    ReplyDelete
  9. Sama dong, Peh. Paling gak bisa kerja di restoran/tempat makan.

    Kalau sambil meeting sih... hmmmm... sebentar *usapjenggot... boleh la. Asal bukan kelas berat.

    Maksod loe?

    Maksudnya, misalnya, meetingnya tentang menentukan tempat meeting selanjutnya, gitu lho. Hihihi... muter2 yak.

    Intinya, kalau mau fokus, eike termasuk suka yang horor, alias kudu sepi dan hening, eh itu 2 kata yang sma ya?. Ga, gitu laaa.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih