7 Hal Ini Yang Saya Pelajari Dari Blogger Jakarta Yang Senang Jalan-jalan

May 19, 2017



Blogger Jakarta



Kebanyakan anak muda masa kini, impian dan cita-cita sudah tidak semonoton masa lalu. Semisalnya, cita-citanya selalu itu lagi, itu lagi. Kalau enggak dokter, ya polisi atau presiden. Yang kemudian ketika diingatkan lagi, para mantan anak-anak kecil itu hanya bisa tersenyum simpul sambil bertanya-tanya, “kenapa gue bisa punya cita-cita macem gitu ya?” Sementara itu, anak-anak masa kini, sudah mulai memahami sedikit demi sedikit ragam pekerjaan. Entah terkadang mereka memilih cita-cita yang sama dengan pekerjaan orang tua mereka, atau justru ingin menjadi hal lain yang mereka lihat dari tayangan anak-anak di televisi.

Sementara itu, teman saya ini pun pernah mengalami kegalauan. Antara melanjutkan kuliah atau mencari jodoh? Tapi, tidak lama bersua karena kesibukannya, Blogger Jakarta yang akrab disapa Titis ini akhirnya memutuskan untuk membahagiakan orang tuanya dengan mencari jodoh terlebih dahulu barulah kemudian melanjutkan pendidikannya. Jadi, boleh saya nyanyi lagunya band Wali, Tis? “Ibu...ibu..bapak...bapak...siapa yang punya anak bilang aku…” #eeaa.




Sebuah Pertemuan Yang Tidak Sengaja 


Bukan rahasia lagi jika dikisahkan pertemuan yang tanpa sengaja seperti yang saya alami waktu dulu. Jadi, pagi itu saya sudah sampai di NIC yang bertepatan di sebuah apartemen di menteng. Tujuan saya untuk mengikuti acara dari Kelas Blogger tentang fotografi dan vlog. Saya dan beberapa blogger yang sudah duluan datang tengah duduk asyik dan bersenda gurau sedikit di depan pintu yang masih di kunci.

Tidak lama datang seorang perempuan mengenakan hijab berwarna pink. Dia mengenal banyak blogger di sana, bersalaman sambil menyebut namanya. Kemudian, saya seketika mengingat sebuah nama yang tergabung dalam sebuah grup. Saya takut-takut ingin menanyakannya, karena bisa jadi namanya dia dengan nama orang lain sama. Seperti nama asli saya yang banyak sekali ‘kembaran’nya.
Sebelum itu, saya ingin bercerita tentang kelompok Arisan Link IV. Jika pernah mendengar, sekitar setahun yang lalu grup Blogger Perempuan membuat sebuah event online bertema arisan. Dimana hadiah dari pemenangnya adalah link do follow pada blog teman-teman di kelompok yang sama, yang mengarah ke blog pemenang pastinya. Dan saat itu, saya benar-benar merasakan MESTAKUNG alias semesta mendukung. Di waktu yang sama, saya memang tengah bermimpi untuk belajar menulis biografi seseorang. Tapi, saya tidak tahu bagaimana memulainya, bagaimana saya bisa tahu apakah tulisan saya ini berkesan atau tidak.



Hingga kemudian, tema Arisan Link ini menggugah saya untuk ikut serta. Saya tidak boleh menyiakan kesempatan yang ada di depan saya, apalagi dengan kondisi yang mempermudah. Jadilah saya mendaftar Arisan Link ini kemudian menunggu cukup lama untuk mendapat giliran berada di kelompok manakah saya? Dan keputusan itu tiba, saya masuk ke kelompok Arisan Link IV.

Bertemu dengan banyak blogger-blogger senior, yang bahkan namanya sudah saya kenal sebelum bergabung dan menjadi - apa ya semacam - idola bagi saya. Tapi, selain itu, saya jadi berkenalan juga dengan blogger lain yang kemudian bahkan baru tahu kalau ada yang tempat tinggalnya berdekatan dengan saya. Di situlah saya melihat nama perempuan yang tengah duduk di samping saya ini. Menggebu jantung saya hendak menanyakan perihal, “apakah mba yang ada di Arisan Link IV?”

Saya bukan perempuan yang mudah dalam membangun komunikasi. Saya adalah seorang yang gagap ketika harus berbicara secara langsung dengan orang lain yang baru saya kenal, atau bahkan berbicara di depan umum. Otak saya cenderung beku ketika harus merangkai kata untuk memulai perbincangan. Konon, terapi yang mudah adalah dengan memaksakan diri berbincang dengan orang asing. Pada akhirnya, justru ini membuat saya semakin menarik diri karena banyak orang yang baru saya kenal kemudian saya ajak berbincang, mereka merasakan aura keanehan dalam diri saya, lalu menjauh.

Tenang, saya sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini dan tidak terlalu memusingkan dengan kekurangan saya. Karena itulah, ketika saya hendak bertanya pada perempuan berjilbab pink yang duduk di sebelah saya, saya mencoba untuk mengecek kembali gawai saya berulang kali, sambil memantapkan hati.

“Mba Titis, Titis Ayuningsih bukan?”
“Iya.. bener.”
“Mba yang gabung di Arisan Link IV kan ya?”
“Kok tau? Emang udah ada grupnya ya?”


Dan setelah itu perbincangan kami mengalir dengan baik. Dia dan saya duduk sebelahan sepanjang acara, kemudian sering berbagi cerita bahkan terkadang bergosip bersama. Tenang bahan gosipan kami bukan yang macem-macem, sekadar ngegosipin blog sendiri. Kemudian terbangunlah sebuah kedekatan yang tak tampak tapi allhamdulillah, insya allah masih terus bertahan hingga saat ini. Meski memang jarang kelihatan, karena Titis tengah meniti masa depannya dengan baik. Tapi sudah beberapa kali pula saya dan Titis sering membicarakan hal-hal yang entah di malam hari. Semoga Titis selalu sehat, ya!



Sudah Mampir Ke Blog Titisayuningsih.com ??


Kalau belum, silakan menyempatkan diri untuk berkunjung. Blognya Titis sudah lama memiliki template yang masih sama seperti saat ini. Takjub juga dengan kesetiaannya ini, apalagi di tengah maraknya penggantian tema yang disediakan oleh pihak blogger.com. Pun menjadi ajang buat saya mengganti tema di blog. Hihihi, habisnya bagus sih.

Ada hal yang saya suka ketika mengunjungi blognya Titis. Dia sangat mahir menuliskan judul tulisannya. Sehingga menarik perhatian pengunjung untuk segera membaca tulisannya. Kemahiran inilah yang membuat saya belajar juga dari Titis, agar saya bisa mengemas judul tulisan dengan baik.

Nah, selain itu ada beberapa hal juga yang saya pelajari setelah mampir ke blognya Titis. Dan saya rangkum beberapa poinnya di bawah ini. Bagi yang ingin belajar membuat tulisan untuk blognya dengan baik, bisa mengikuti cara yang saya pelajari juga dari blognya mba Titis. Apalagi, mba Titis ini juga pernah berkesempatan secara langsung latihan menulis dengan mba Ollie.

Yuk disimak!




7 Hal Yang Patut Diperhatikan Dalam Blog Post Dari Blognya Titis Ayuningsih


1. Judul

Seperti yang sudah saya ceritakan tadi. Titis ini kreatif dalam mengemas judul sehingga sangat menarik dan sesuai dengan apa yang disampaikan. Contohnya nih, “Menjalani Berbagai Profesi yang Membuat Blogger Gresik, Ria Rochma Terus Belajar Setiap Saat”. Gimana? Bikin penasaran enggak sih? Kalau buat saya, iya. Karena saya jadi penasaran memangnya profesi apa saja yang dijalani mba Ria ini?

Blogger Jakarta
diambil dari titisayuningsih.com



2. Penyematan Gambar

Titis tidak pernah lupa menyematkan gambar pada setiap postingannya. Apalagi postingan Titis yang senang jalan-jalan dan kulineran ini. Bisa dilihat di tulisannya ketika Hangout Asik dan Seru di Hokben. Duh, jadi ngiler pengen mamam juga.

Blogger Jakarta
Diambil dari Titisayuningsih.com
Blogger Jakarta
Diambil dari titisayuningsih.com



3. Paragraf Pembuka

Maksudnya, sebelum langsung menulis topik utamanya, Titis tidak lupa untuk menyapa pembaca blognya. Coba deh cek di tulisan “Belajar Digital Marketing bersama Blogger Bandung, Sintamilia” dan lihat bagaimana mba Titis menyapa dengan hangat dan cerita para pengunjung blognya.




4. Menggiring Untuk Membaca Keseluruhan

Tulisannya Titis ini berhasil membuat saya sebagai pembaca, untuk terus membaca artikelnya secara keseluruhan. Pokoknya bikin saya akhirnya tidak skip apalagi skim tulisannya. Alih-alih justru membaca dari awal sampai akhir.

5. Poin Utama Dalam Tulisan

Kadang, menulis artikel itu memang membutuhkan fokus yang tinggi. Kalau enggak, bisa jadi kayak saya nih, ngalor-ngidul bahas A sampai Z. Sehingga lupa dengan poin utama artikel itu ditulis. Duh, kayaknya saya butuh Air Putih biar fokus dan ingat terus untuk menulis hal yang utama pada topik tersebut.




6. Kesimpulan Atau Penutup Tulisan

Pada tulisan mba Titis, beliau senantiasa menutup tulisannya dengan kesimpulan dari keseluruhan artikel. Ini menarik, sehingga membuat fokus pembaca tidak teralih ke hal lain, pun jadi mempermudah pengunjung yang ingin berkomentar, sehingga tidak terlalu bingung.

7. Membangun Kedekatan Dengan Pembaca

Di blognya mba Titis tidak lupa untuk menjawab atau menyapa pengunjung yang sudah meninggalkan komentar di blognya. Konon hal ini bagus untuk membangun ikatan dengan pembaca sekaligus memperbaiki nilai dari blog dan yang empunya blog juga.



Anak Muda Dengan Kegemaran Yang Positif

Senangnya bergabung di grup Arisan Link ini, selain berkenalan dengan blogger senior, saya juga bisa akrab dengan blogger yang usianya masih muda. Apalagi mereka memiliki kegemaran dalam hal positif seperti halnya Titis. Gemar jalan-jalan aka kelayapan. Coba deh cek di Instagramnya dengan hashtag #Titiskelayapan pasti bisa tahu kemana saja kaki Titis pernah melangkah. Hihih, tentunya piknik itu memang hal yang menyenangkan, karena bisa bercengkrama langsung dengan alam.

Tempat yang kerap dikunjungi Titis juga beragam, membantu sekali untuk orang-orang yang tengah mencari tempat untuk jalan-jalan. Biar tidak bosan ke tempat yang itu lagi-itu lagi, memang bagus jadinya bisa menikmati tempat yang beragam dengan situasi yang berbeda.


Selain Kegemarannya Yang Positif

Saya juga suka dengan cara Titis berpikir yang selalu ingin membuat sesuatu yang berbeda untuk masa depannya. Seperti ingin melanjutkan kuliah di bidang apa? Ingin mencoba pekerjaan baru yang bagaimana. Dan hal-hal lain yang terkait dengan kehidupannya di masa depan. Tapi, tidak melulu tentang dirinya sendiri, juga tidak lupa dengan impian orang tuanya.

Semoga saja Titis bisa mendapatkan apa yang diimpikannya dan semoga impian tersebut bisa sejalan dengan orang tua Titis sehingga mendapat keridoan dari orang tua.


***

Blogger Jakarta
Logo Arisan Link IV


Tanpa terasa tulisan untuk Titis ini adalah kocokan terakhir, alias anggota terakhir dalam rangkaian event Arisan Link grup IV. Sungguh, kebersamaan dengan teman-teman Arisan Link sangat menyenangkan, bisa berkumpul dengan mereka yang wataknya berbeda, kegemarannya berbeda tapi profesinya sama yaitu sebagai blogger. Meski juga tema blognya berbeda-beda, tapi kami tetap satu.

Sebelumnya saya justru ingin mengucapkan terima kasih untuk tim Blogger Perempuan karena telah memfasilitasi event ini sehingga bisa berjalan sampai setahunan. Semoga saja ini justru bisa menjadi wadah yang bermanfaat bagi banyak orang.

Sebentar lagi akan masuk bulan Ramadan ya, saya pemilik blog ipehalena.com dan bacaanipeh.web.id mau mengucapkan mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya, semoga ibadah kita di bulan Ramadan lancar dan berkah serta bermanfaat untuk kita ya.



QOTD : Menurut Anda nih ya, apa yang akan Anda lakukan jika bertemu dengan saya yang kalau berbicara gagap dan cenderung aneh? Atau Anda punya kisah menarik, seperti memiliki teman yang juga dicap aneh dan gagap seperti saya? Kisah pembaca bisa bermanfaat loh buat saya dan pengunjung lainnya. Silakan berbagi di kolom komentar.



Terima kasih juga sudah mampir dan membaca tulisan saya.



Informasi Tambahan

Titis Ayuningsih
Blog : http://www.titisayuningsih.com/
Email : tisayuningsih@gmail.com
Line : titisayuningsih
Twitter : @TitisAyuningsih dan @tisayublog
Fb : Titis Ayuningsih
IG : @titisayuningsih

  • Share:

You Might Also Like

4 comments

  1. Aduh, pembukaan udah bahas jodoh aja hahaha. Makasih mbak Ipeh buat alasannya, semoga secepatnya kita kopdaran (lagi) ya 😘😘

    ReplyDelete
  2. wah ... kisahnya seru juga ya

    ReplyDelete
  3. Q: apa yang akan Anda lakukan jika bertemu dengan saya yang kalau berbicara gagap dan cenderung aneh?
    A: PALAKIN BUKU ama MAKAN!

    ReplyDelete
  4. Tampilan blognya jadi keren. Mau ikutan juga ah biar kecipratan ilmunya.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih