Gerakan Buku Untuk Indonesia dan Ragam Metode Membaca Yang Perlu Diketahui

Gerakan Buku Untuk Indonesia dan Ragam Metode Membaca Yang Perlu Anda Ketahui.


Gerakan Buku Untuk Indonesia


Gerakan #BukuUntukIndonesia merupakan upaya untuk menyediakan pengadaan buku ke wilayah-wilayah lain di seluruh bagian Indonesia. Saat ini, tak hanya pepatah, "begitu banyak buku begitu sedikit waktu", yang sering digaungkan oleh banyak tsundoku atau book hoarder lainnya. Tapi juga menjawab pertanyaan mereka yang tinggal di di daerah yang jauh dari toko buku, "apalagi yang harus dibaca?"

Karena itulah gerakan ini dijadikan sebuah social movement hasil kerjasama antara Bank BCA dan Bliblidotcom yang bertujuan untuk menggerakkan seluruh masyarakat untuk aktif dalam meningkatkan minat baca di Indonesia melalui pengadaan buku-buku bermanfaat ke seluruh wilayah pelosok. Terlebih, ada beberapa wilayah juga loh, yang terbilang jauh dari toko buku serta lumayan terpencil sehingga untuk belanja buku via online juga butuh usaha yang tidak sedikit!




Gerakan Buku Untuk Indonesia
Koleksi Pribadi - Event #BelajarLebihBaik



Saat ini sudah banyak gerakan literasi yang digiatkan di beberapa tempat. Khususnya sekolah-sekolah, bahkan dikhususkan juga satu bulan yang dikenal dengan Bulan Literasi dimana ini menjadi penyeru agar setiap elemen masyarakat Indonesia menjadi giat dalam membaca buku. Tidak hanya membaca status di sosial media.

Apa sih gunanya membaca buku? Sudah sering sekali saya dengar sejak masih kecil  bahwa buku adalah jendela dunia. Awalnya saya tak paham. Namun, sejak saya mengenal bacaan sastra klasik seperti karya-karya L.M Montgomery, Frances Hodgson Burnett dan beberapa nama sastrawan legendaris, dari mereka jugalah saya bisa menjelajah tanpa harus beranjak dari tempat saya. Atau ketika saya membaca buku sastra Indonesia, terbitlah pengetahuan tentang bagaimana kondisi Indonesia di masa silam.

Selain itu, seorang Andy F. Noya juga merasakan sendiri manfaat dari membaca. Yaitu belajar tentang norma dan kehidupan. Bagaimana sebuah buku dapat mengubah sudut pandangnya pada banyak hal dalam hidup, menjadi lebih banyak dan bermakna serta menambah khasanah pengetahuan tentang hidup.

Pun, demikian yang saya rasakan. Ketika saya selesai membaca karya-karya sastra klasik, saya belajar untuk melihat setiap tragedi atau peristiwa dengan sudut pandang berbeda, saya lebih mudah berpikir secara positif serta lebih menghargai keputusan dan komitmen orang lain. Dan, manfaat yang lebih banyak inilah yang ingin juga dibagikan ke seluruh anak di setiap wilayah Indonesia yang kekurangan buku untuk dibaca. Hingga tercetuslah Gerakan Buku Untuk Indonesia.





Kamu bisa dapat kaus Hijau ini setiap ikut serta dalam gerakan #BukuUntukIndonesia




Bagaimana caranya ikut serta dalam gerakan ini? Caranya cukup mudah, dengan membuka homepage bukuuntukindonesia.com dan ikuti beberapa langkah seperti gambar di bawah ini. Kalian bisa ikut serta dengan menyisihkan sbedikit saja dana untuk seluruh anak di setiap wilayah Indonesia agar memiliki kesempatan membaca buku-buku yang bagus.


Buku untuk indonesia
#BukuUntukIndonesia


Cara Berbagi :

1. Klik "Berbagi" di homepage bukuuntukindonesia.com

2. Pilih nilai berbagi buku mulai dari Rp 100.000

3. Dapatkan kaos apresiasi 



Nah untuk Anda yang justru punya keinginan untuk bisa membaca buku tapi tidak ingin berlama-lama menghabiskan waktu. Atau ingin segera menamatkan buku-buku yang sudah menumpuk di rak bukunya, ada beberapa metode membaca yang sebenarnya sudah banyak dipelajari di beberapa bidang studi. Saya rangkum metode ini dari buku Reading karya Agus Riyanto, dkk.


Metode Membaca Buku


1. Scanning


Salah satu metode ini sebenarnya banyak digunakan bagi yang tengah mencari sebuah informasi tertentu pada bahan bacaan. Dengan syarat, sudah menemukan apa yang ingin dicari dalam sebuah bacaan. Bukan benar-benar tidak paham dengan apa yang ingin digali dalam buku. Dengan metode ini diharapkan Anda dapat mengetahui beberapa bagian penting dalam sebuah buku atau bacaan secara lebih cepat.

Biasanya pada Scanning disertai dengan beberapa pertanyaan yang mendasar agar mempermudah pencarian informasi dalam buku. Yaitu pertanyaan yang disertai dengan rumus 5W + 1 H.



2. Skimming

Pada metode ini memang diperlukan kemampuan membaca yang sangat baik. Karena itu, tidak semua orang mampu melakukan skimming dengan baik jika ketrampilan membacanya masih kurang. Yang dibutuhkan dalam metode Skimming adalah kecepatan dalam membaca keseluruhan teks atau paragraf dalam satu lembar halaman. Metode ini juga bagus untuk mengetahui point of view seorang penulis, mengetahui pola dalam teks dengan menandai beberapa kalimat penanda dan menemukan tema atau gagasan utama dalam buku.

Terdapat 4 pola yang dapat digunakan untuk menandakan beberapa kata khusus, yaitu Listing (dengan membuat sebuah daftar), cause and effect (sebab akibat), time order (susunan waktu) dan comparison contrast (perbandingan).

Misalnya dalam sebuah kalimat atau paragraf atau dalam satu halaman terdapat beberapa peristiwa yang berhubungan dengan sebab-akibat, maka bisa dituliskan berdasarkan kelompoknya. Atau ketika dalam satu paragraf tengah membandingkan sesuatu juga dapat dituliskan dalam kelompok comparison contrast.

Hal ini guna mempermudah proses skimming karena membutuhkan ketrampilan membaca dengan cepat namun harus mampu menyaring beberapa hal yang dibutuhkan seperti yang saya sebutkan di atas.



3. Reading for gist

Kalau metode ini sebenarnya masuk ke kelompok scanning. Namun, yang cari adalah intisarinya saja. Misalnya intisari dari bab-bab yang ada dalam sebuah buku, atau intisari dalam satu halaman. Serta dibutuhkan juga beberapa hal seperti rumus 5W + 1H dalam menggunakan metode ini.



4. Reading for Detailed


Nah, kalau ini sih, metode membaca seperti pada umumnya. Yaitu membaca teks secara keseluruhan dalam sebuah buku. Yang pasti, secara mendetail setiap kata dan kalimat tidak ada yang terlewat. Manfaatnya sudah tentu, buku yang tengah dibaca akan melekat dengan baik karena biasanya, membaca dengan metode detailed ini, sering disertai dengan chemistry atau imajinasi pembacanya. Sehingga kenangan atau rasa yang dihasilkan ketika membaca suatu buku akan terjaga dengan baik. Bahkan, bisa jadi, setiap adegan dalam buku tersebut dapat diingat dengan runut.



5. Finding Topics or Issues


Maksudnya, dalam teknik membaca ini, yang dicari adalah topik atau issue secara khusus yang diangkat dalam sebuah buku. Dengan mencari terlebih dahulu, informasi mengenai buku yang akan dibaca, sehingga pencarian pada topik atau issue di dalamnya akan memberikan arah yang jelas sehingga lebih mudah memahami. Saat membaca dengan metode Finding Topics ini diharapkan pembaca akan lebih mudah dalam : menemukan topik dalam kalimat, mengenali beberapa hal yang tidak termasuk dalam topik atau issue yang diangkat, memisahkan beberapa adegan atau kalimat sesuai dengan kategori topik atau issue tersebut serta mampu menyusun kembali teks berdasarkan topik yang dibahas.




Gerakan Buku Untuk Indonesia
Opening Gerakan #BukuUntukIndonesia



***


Nah dari metode membaca di atas, Anda bisa memilih mana yang bisa ditempuh. Namun, kecepatan membaca seseorang berpengaruh juga dengan seberapa sering dia membaca buku. Semakin tinggi jam terbangnya, semakin cepat pula dia menyelesaikan bacaannya.

Jadi, yang namanya fast reading, tetap membutuhkan usaha. Apalagi kalau buku yang harus dibaca merupakan buku-buku dengan tema yang lumayan berat. Metode di atas bisa dijadikan solusi agar Anda tidak gampang menyerah, serta dapat menumbuhkan semangat membaca dan menjadikan membaca sebagai budaya.



Semoga bermanfaat.

Comments

  1. sangat bermanfaat mb ini istilah2 ini bru tau n jg gerskan membaca mga minat baca sll tumbuh dg subur aamiin

    ReplyDelete
  2. wow.. gerakan #BukuuntukIndonesia ini keren abis.. kalau terlaksana dgn baik, minat baca bisa meningkat nihh...

    ReplyDelete
  3. Tulisan yg bagus dan manfaat. Binda baru saja membuat postingan Catatan Kecil Tentang Literadi. Memang membaca adalah hal sulit yang harus digalakkan walau thd diri sendiri. Memecut diri utk rajin membaca sehingga menjadikan kita addicted terhadap Dunia Baca. Insya Allah Bunda akan kembali lg membaca postingan ini, membacanya, mengertinya dan menerapkannya. Braavo buat Ipeh Alena. Bunda sukak tulusan ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Bunda, semoga Bunda tambah semangat membaca dan menggiatkan literasi di lingkungan terdekat.

      Delete
  4. Champaign programnya mantap dan bermanfaat.
    Semoga bisa mengangkat sosialisasi literasi Indonesia. Biar dunia mengerti bhw sebenarnya minat baca menulis penduduk Indonesia itu tinggi, tp akses ke pelosoknya yg kurang :)
    Good project, BCA :)

    ReplyDelete
  5. Salam kenal mbak ipeh, saya juga pegiat literasi yang terbilang baru di tempat saya. Informatif ya postingannya. Jadi tahu kalau ternyata di luaran sana banyak sekali pendukung gerakan literasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal, Mba. Senangnya bisa kenal dengan pendukung gerakan literasi kayak Mba. Semoga sukses ya mba

      Delete
  6. Ini gerakan yang haus didukung banget. Saya juga merasa beruntung sejak kecil orang tua rajin membelikan saya beragam buku bacaan. Manfaatnya berasa banget hingga sekarang

    ReplyDelete
  7. Tulisan yg bagus Mba, baru tau istilah2 ini hehe...Jadi teringat sudah lama ga menamatkan buku xixixi.. Jarang baca secara detail :D

    ReplyDelete
  8. ternyata banyak ya metode membaca, saya biasanya nonfiksi baca inti2nya aja yg pengen diketahui..

    ReplyDelete
  9. Kalau buat baca buku berat justru saya pakai gaya fast riding. Eh pas baca novel, yang sebenarnya sekali baca juga udah jelas jalan cerita dan maksudnya, kok sukanya baca pelan dan bolak balik, hahaha. Ga cukup itu, udah tamat juga dibaca lagi aja, bisa2 nyaingin Kitab Suci hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe bener Teh, saya juga nih sering baca ulang beberapa buku.

      Delete
  10. Ayo Kita ikut serta dalam Gerakan yang baik ini, mari berbagi wawasan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan.
    ayo tingkatkan Tradisi dan Budaya membaca ...

    ReplyDelete
  11. Semoga bisa ikutan programnya amiin.
    Siapa sih yang nggak kepengen berbagi :-D
    semangat senin Peh!

    ReplyDelete
  12. Aku jadi ingat zaman sekolah dulu. Kita diwajibkan baca dan summary karya2 atau novel2 tiap angkatan. Dulu mah hapal kayak angkatan pujangga baru, dll ... Sekarang kyk y udah ga ada ya kegiatan spt itu di sekolah sekolah...

    ReplyDelete
  13. sangat bermanfaat dengan istilah-istilah ini, saya baru tau gerakan membaca semoga minat para baca tumbuh dengan kesadaran

    ReplyDelete
  14. Terima kasihbak tulisannya. Ikut nyumbang ahhh ❤️

    ReplyDelete
  15. Metode membaca ternyata ada beberapa ya. Saya pernah ketemu orang yang menguasai skimming. Hanya kira-kira setengah jam, buku saya dikembalikannya. Asyik kalo meminjamkan buku ke orang seperti itu, gak khawatir bukunya gak kembali hehe.

    Gerakan ini bagus. Setahu ada beberapa gerakan serupa ini. Semoga saja dengan begini, makin banyak orang Indonesia yang suka membaca ya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih




domain murah