How to Grow Your Instagram Account

February 03, 2017

How to Grow Your Instagram Account
#Howto


How to Grow Your Instagram Account - Ada yang kepikiran ingin optimasi akun Instagramnya? Optimasi Instagram ini meliputi banyak hal, dari menjadikan tampilan feed-nya lebih bagus, memiliki tema tertentu atau justru bisa memiliki follower yang banyak yang bisa berimbas dimintain tolong jadi buzzer atau endorser #eh.

Hehe, sah-sah saja sih kalau menurut saya. Setiap orang yang berniat untuk optimasi akun sosialnya pasti memiliki alasan yang mendasarinya. Tinggal seberapa niat dan besar usahanya.

Kali ini saya ingin berbagi, beberapa hal yang bisa dijadikan checklist atau gambaran untuk mengelola akun Instagram menjadi lebih profesional. Jangan lupa, proses ini membutuhkan usaha yang tidak sedikit, jadi siap-siap sedia pulpen dan buku untuk mencatat hal-hal apa saja yang dirasa masih kurang atau belum ada di akun instagramnya.


How to grow your Instagram account



1. Pasang Foto di Profile Instagram


Konon, memasang foto diri sendiri di profile Instagram ini bisa membentuk kepercayaan untuk mendapatkan follower. Karena mereka berpikir, kalau akun tersebut serius dalam mengelola instagramnya. Jangan sampai memasang foto yang bukan milikmu. Ini bisa-bisa ngajak ribut sama empunya foto.

Selain itu, jangan juga membiarkan foto profile IG kosong atau tanpa foto profile. Selain itu, pasang foto profile yang mencerminkan akun yang kita kelola.

Chrome Command for Chromebook


2. Tulislah Deskripsi Singkat

Saya pernah menonton sebuah film berjudul The Intern, di situ Robert de Niro berkenalan dengan seorang wanita dengan menggunakan 10 kalimat yang menggambarkan dirinya secara utuh. Nah, boleh juga loh dicoba, memperkenalkan diri sendiri melalui kolom deksripsi di Instagram.

Saran saya, gunakan kalimat yang sederhana tapi benar-benar menggambarkan diri kita. Atau mau menulis penggalan kata atau keyword yang mewakili diri kita dan akun yang kita kelola, boleh banget.

Misalnya : Anda seorang blogger yang bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan, memiliki hobi menjahit atau kreasi kerajinan tangan serta tergabung dalam komunitas AbbA.

Jadi...

Raisa I.
Blogger
Accountant - (terserah mau ditulis nama perusahaannya atau enggak)
Crafter
Part of @abba
Email : (ini dibutuhkan jika ada yang ingin bekerja sama dengan kita)
Website url (jangan lupa untuk sertakan tautan blog/website yang kita kelola.)


3. Posting Foto Rutin

Rutin posting foto di akun Instagram paling minim itu 4 kali dalam seminggu. Itu juga sudah sangat minim sekali. Karena, bisa jadi follower kita menginginkan hal-hal lain yang bisa kita bagi. Jadi usahakan untuk selalu menyimpan foto-foto terbaik yang kita punya. Biar bisa posting secara rutin di Instagram.


4. Tema atau Random (?)

Sebenarnya sih sama saja, mau tema atau random, intinya foto yang kita upload itu bagus. Nah, kelebihan dari memiliki tema tersendiri adalah kita mudah menggali apa yang ingin kita tampilkan di akun Instagram. Selain itu tema ini juga tidak melulu tentang Niche, tapi meliputi juga pemilihan tone colors, effect atau filter yang kita gunakan.

Nah, bagi yang Random, jangan khawatir. Soalnya IG saya yang personal juga random isinya. Tapi, saya usahakan untuk ikut serta dalam challenge harian yang bisa membantu saya rutin mengisi dan menampilkan gambar terbaik di IG. Sekalian latihan motret juga, siapa tahu nanti hasilnya jadi baik.

Untuk akun khusus buku, saya pakai tema, selain nichenya, tapi pemilihan tonenya juga sama semua. Bagi yang mau tahu akun buku saya, bisa langsung tanya via jalur pribadi (email) hehehe.


5. Perbanyak Like Foto


Awal saya menggunakan Instagram, saya pernah punya keinginan memiliki like di foto yang saya upload dengan jumlah yang banyak. Saya belum tahu bagaimana caranya hingga mencari tahu melalui banyak artikel. Ternyata tipsnya cukup mudah.

Pertama, untuk mendapatkan like yang banyak, jangan lupa upload foto dengan gambar yang bagus. Kalau gambar yang kita punya biasa aja gimana? Bisa juga, tapi masuk ke tahap selanjutnya. Kedua, like dulu foto orang-orang yang follow Anda dan follow back Anda. Like semua foto yang sudah diupload olehnya. Ini menandakan kita 'loyal' olahraga jempol sehingga orang tersebut akan melakukan hal yang sama.

Untuk langkah kedua ini, dulu saya lakukan dengan harapan bisa di Like-back, meski enggak begitu banyak hasilnya. Namun, pada akhirnya saya seperti sudah 'kebiasaan' dan merasa kurang 'sreg' kalau main Instagram enggak kasih spamlike ahahahaha. Ini serius. Akhirnya saya enggak pelit kasih like, kalau saya online. Karena buat saya, toh enggak ada ruginya selama fotonya tidak menimbulkan hal yang buruk bagi saya.

Blogger Bandung Never Stop to Learn

Spamlike ini juga berlaku kalau kita menggunakan hashtag tertentu. Jadi jangan kaget kalau tiba-tiba banjir Like dari akun yang tidak dikenal, karena biasanya mereka memang memiliki kegemaran yang hampir sama dengan saya. Memberi Like pada foto dengan hashtag tertentu. Ini menjadi langkah berikutnya yaitu langkah Ketiga, menempatkan hashtag yang sesuai.

Biasanya, hashtag yang digunakan seperti #likeforlike atau kita bisa mencari tahu kira-kira hashtag apa yang sedang tren, jadi bisa 'numpang' masuk feed ke hashtag tersebut, asal relevan. Meski saat ini banyak juga yang kurang berhasil mendapat banyak like dari hashtag, itu karena mereka tidak mendapat like-back dari akun tersebut, sehingga mereka akhirnya 'lelah'. Selain itu, kalau kurang mendapat banyak like, coba cek jadual postingan kita. Jangan-jangan enggak sesuai dengan jam mereka yang notabennya tinggal di luar negeri :).

Saran saya, jika ingin upload foto, tentukan dulu tema yang memang sesuai dengan akun dan foto yang kita miliki. Ini mempermudah tidak hanya pada jumlah like, tapi jumlah follower juga bisa meningkat. Khusus untuk bookstagram, bisa menggunakan banyak hashtag khusus buku. Masih banyak kok, para akun bookstagram baru yang juga mencari follower dengan usaha. Biasanya mereka hanya mencari yang sesama bookstagram juga.


6. Tambah Follower


Ini nih yang sering bikin pusing dan merana bagi yang baru-baru ini ingin optimasi IGnya. Tenang, saat ini ide untuk tambah follower semakin banyak, yang penting mau meluangkan waktu untuk usaha.

Biar bisa nambah follower, coba ikutan komunitas tertentu. Misalnya blogger, biasanya mereka memberi peluang untuk menginformasikan akun-akun yang kita miliki. Jangan malu untuk follow duluan, tapi ingat, jangan lupa juga memasang identitas diri kita di kolom deksripsi, biar yang difollow tahu darimana kita mengetahui akunnya. Agar cepat di follback juga. Kalau tak kunjung di follback? Itu terserah, mau di unfollow atau tetap difollow terserah Anda. Kalau saya, semisalnya akunnya bermanfaat untuk saya, biasanya tetap saya follow. Kalau biasa saja, maaf, saya unfollow hehe.

Cara lain untuk dapat follower bisa ikutan kegiatan seperti Follow for Follow yang biasa diadakan oleh pedagang online. Nah, kalau enggak keberatan follow akun OS, silakan ikutan. Tapi, kalau keberatan, coba cari event yang berkaitan dengan tema yang kita pakai. Kalau di akun bookstagram, saya mudah mendapat teman-teman yang juga tengah mencari follower. Asyiknya yaa, karena sesama bookstagram, jadi mudah nambah follower.

Selain itu bisa juga dengan metode Shoutforshout. Dengan minta akun lain memajang feed akun kita sambil mention atau tag akun kita di feed instagram atau instagran story. Dengan timbal balik, Anda juga melakukan hal yang sama untuk akun tersebut. Atau bisa juga loh, Anda membuat sendiri postingan khusus untuk SFS ini. dengan meminta teman-teman lainnya ikutan agar bertambah juga jumlah followernya.

Ada juga namanya Follow Train, ini cukup simple. Misalnya, saya membuat postingan untuk informasi, yang ingin menambah follower, cukup komentar di bawah foto yang saya post, dengan kewajiban orang yang ikutan komentar harus follow akun-akun yang ada di komentar sebelumnya. Biasanya mereka mewajibkan juga untuk follow back, sehingga kita bisa membangun engagement dengan follower kita.

Terakhir, kalau merasa enggak punya banyak waktu luang, bisa juga dengan mengadakan GIVEAWAY dengan hadiah menarik. Apalagi kalau rutin, dijamin deh follower bertambah dan akan tetap setia mantengin postingan kita setiap hari. Hehe....

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, bisa juga menambah follower melalui hashtag tertentu. Meski untuk follower Indonesia masih sedikit, karena yang melakukan hal ini juga masih kurang, jadi jangan banyak berharap. Kalau ingin punya follower yang lumayan, coba tentukan tema akun Instagramnya. Misal tema fotografi, gunakan hashtag fotografi dan upload foto yang bagus-bagus. Biasanya ini bisa menjadi notifikasi bagi akun fotografer lainnya yang masih baru juga, untuk follow akun kita. Jangan takut, mereka bukan robot kok, tapi real human. Cuma, itu tadi, kebanyakan yang melakukan ini orang bule, karena cara seperti ini lumrah bagi mereka dan lebih aman tentunya.

Kalau untuk urusan beli follower, saya pribadi tidak mau berkomentar banyak. Yang pasti untuk menjadi buzzer atau endorser, beli follower memang bukan jalan yang benar. Tapi, untuk Online Shop, konon beli follower itu masih 'dimakruhkan' selama bisa menjaga kepercayaan konsumen. Tapi di beberapa komunitas event khusus Online Shop, banyak yang banned akun OS yang punya fake follower, jadi...terserah Anda.

Semoga tulisan saya ini bermanfaat, ya. Dan terima kasih untuk yang sudah membacanya.

  • Share:

You Might Also Like

29 comments

  1. Saya nyobain yang follow for follow dan like for like mbak tapi sekarang memang sudah tidak terlalu efektif.
    Kebanyakan masih olshop yang follow.hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang lebih seringnya olshop kalau di Indonesia. Tapi, kalau di luar negeri, pengalaman saya ngelola akun khusus buku, masih banyak yang pakai, tapi orang luar indonesia semua isinya

      Delete
  2. Iya susah banget ya punya banyak follower di ig. Rasanya suka gak habis pikir kok bisa orang2 lain punya follower sampai puluhan ribu. Hehe... tp akhirnya saya di ig cm untuk having fun aja sih. Banyak follower alhamdulillah. Kalo enggak ya.. enngg....😅 btw makasih tipsnya ya nanti mau dicoba 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi, iya Mba, siapa tau butuh, lumayan juga :D. Kalau saya sekarang ini sering nambah follower karena gabung ke komunitas foto, mereka banyak yang saling follow, jadi lumayan.

      Delete
  3. Pernah sekali iseng pakai aplikasi (apa ya), biar like nya banyak. hihihi... Maklum masih awal2 main IG follower masih seuprit.

    Pengen yang bertema. Tapi...masih belum sanggup. Pilih random saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga random kok, IGnya. Yang khusus buku aja yang tema, namanya khusus buku kan ya. Gak apa2 mba, random tapi foto2nya mba Rochma bagus2 :)

      Delete
  4. Wow...ternyata banyak juga triknya ya di dunia instagram ini. Tfs ya, Mba ��

    ReplyDelete
  5. Wah ini nih berguna banget buat mengelola instagramku yang kadang banyak yang follow tapi pas dilihat jumlah followernya malah berkurang, huhuhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih itu yaa, emang lagi musim banget, orang2 berbondong2 buat follow, abis itu unfollow berjamaah juga :( kusedih jadinya.

      Delete
  6. Aku suka seneng kalau liat akun ig yang tonenya konsisten dan tematik. Aku pengen gitu tapi masih perlu effort (juga niat sih hehehe) but mewujudkannya. Pengen yang unik dan organik jadi bukan niru orang lain. DUh banyak maunya ya, tinggal actionnya aja sih ini mah hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaaa.... perlu effort yang demikian ribetnya ahahahaha. Apalagi buat motret satu foto itu juga ribetnya astaga...

      Delete
  7. Ipeh, bunda punya akun IG tapi gak begitu aktif mengikuti aktivitas ini,apalagi seringkali ada lomba-lomba dlsb. Postingan yang manfaat untuk bunda yang awam banget tentang IG. Thanks a lot.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak apa-apa Bunda, sedikit demi sedikit bisa belajar, kadang saya juga suka lihat kegiatan bunda dengan cucu-cucu bunda, senang sekali lihatnya.

      Delete
  8. Mbak Ipah tipsnya oke bangetlah. rajin-rajin comment poto plus like poto orang jadi bisa ada kemungkinan masuk explore dengan syarat ig nya jangan dikunci.
    ada beberapa tips yang belum kucoba. bolehlaaah dicoba bermanfaat sekali:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, betul mba Tya. Rajin komen :)

      Delete
  9. Trimakasih mbak...saya sering love2 punya mvak di instragram

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga mba sudah love2 anuan di ig :D

      Delete
  10. Aku ngga ngerti tone tone an...masih asal ajah posting. Xixixi. Tapi emang suka sebel juga sih kalau di follow terus kita follow eh, malah terus di unfoll. Nyesek. Ada juga yang di follow ga follow balik. dsb. Btw, ada ga ya yg saya belum follow balik? heeeu...jgn2 saya termasuk yg ga nge folbek. Gubrak. Suka kelewat notifnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...iya kadang kelewat notif follower. Saya suka ngecek dari aplikasi. Takut ada yang belum saya follow

      Delete
  11. bermanfaat banget nih, wajib di tiru :)

    ReplyDelete
  12. Sejak awal 2017 dah males2an posting di IG, smeoga ngak makin terjerembab ihik ihik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaa...Om Cum jangan males pehlis...nanti fansnya pada sedih nunggu postingan di IGnya #eeaa

      Delete
  13. Follow train, hampir sama kaya follow for follow pas kita di grup2 FB gitu ya. Makasih Ipeh dah sharing :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyap hampir sama Mba Ria. Tinggal beda prosedure aja, kadang

      Delete
  14. posting foto rutin itu memang perlu kl baru mulai ya. Lah apanya yang mau dilihat follower kl post sebulan sekali... atau malah jangan2 lupa punya akun IG :)))

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih