Tas Selempang Warna Hitam Favorit



Kalau pembaca pernah bertemu saya beberapa kali, belakangan ini, entah sekitar dua atau tiga tahun saya mulai menggemari kembali tas selempang. Apalagi kalau bentuknya kotak, warnanya hitam, duh ini tas favorit saya banget! Dan allhamdulillah, saya dapat tas ini juga dari hadiah, selain gratis ternyata kualitas tas yang saya dapat ini bagus banget. Terbukti dengan tali selempangnya yang tidak mudah putus padahal saya sering sekali membawa barang-barang yang teramat banyak dalam satu tas.

Penyakit yang sering saya temui setiap kali memiliki tas selempang dari zaman sekolah, yaitu talinya sering mudah copot. Serius! Bahkan dulu sampai saya jahit tangan dengan asal, saking saya cinta banget sama tas selempang waktu sekolah. Belum lagi, sering juga kalau talinya lepas ketika di sekolah, sehingga harus selalu siap sedia dengan peniti berbentuk besar. Jadi, dari zaman sekolah saya memang sudah menyiapkan peniti besar untuk persiapan, siapa tahu itu tas selempang saya copot lagi talinya.





Eh, ternyata sampai detik ini, tas selempang hitam favorit saya masih bertahan. Duh, bahagianya, ternyata memang kuallitasnya oke punya. Dari mulai kualitas jahitannya sampai bahannya. Kaya tas-tas yang di jual di Muslimarket, bahannya berkualitas, jahitannya kuat juga produk-produk yang dijual masuk dalam kategori HALAL serta paling lengkap koleksinya se-Indonesia. Untuk muslimah seperti saya, belanja di situ tidak perlu ragu lagi dengan kualitas jadinya.



Kenapa sih saya jatuh cinta sama tas selempang? Alasannya mudah, karena simple dan tidak ribet kalau saya pakai kemana-mana. Apalagi koleksi tas saya kebanyakan model Tas Bahu atau ransel, alhasil saya pun berpikir kalau tas selempang ini lebih ringkas saya bawa. Seringnya kalau bepergian memang saya tidak terlalu banyak membawa barang-barang di dalamnya, tapi ada beberapa benda yang selalu setia dan wajib untuk saya bawa.








1. Dompet Kartu

Betul, saya memang memiliki satu dompet khusus yang isinya adalah kartu. Dari mulai kartu member di tempat belanja, kartu ATM, kartu member di salah satu bioskop, kartu untuk bayar tol otomatis sampai kartu asuransi. Alasan saya memiliki dompet kartu secara terpisah karena memang lebih mudah terorganisir dan mudah dipantau jika ada kartu yang terselip.


2. Dompet Kain 

Dompet ini saya dapat dari pemberian teman saya yang berada di Makassar. Saya sukaaaaa sekali dengan dompet kain ini. Karena bentuknya yang simple dan mudah dicuci karena terbuat dari kain. Dan, saya gunakan dompet ini sebagai tempat untuk menyimpan uang. Jadi, kalau sekedar ke warung saya tidak perlu ribet lagi, cukup bawa dompet kain ini sudah cukup.


3. Handphone

Wajib ini sih yaa, sama wajibnya seperti keberadaan si dompet kartu dan dompet uang. Apalagi beberapa fasilitas perbank-an sudah memberi layanan untuk mengambil uang tanpa harus membawa ATM. Sudah pastinya kalau ketinggalan handphone itu bisa membuat saya mati gaya daripada ketinggalan dompet. Soalnya saya pernah mengalami, sampai harus balik lagi ke rumah demi mengambil handphone, padahal perjalanan sudah lumayan jauh dari rumah.

Hehehe, jadi handphone memang penting untuk selalu saya ingat sebelum bepergian, biar tidak merepotkan.




4. Tisu 

Baik tisu basah dan tisu kering dua-duanya sama penting bagi saya. Tapi, lebih seringnya saya membawa tisu basah, karena manfaatnya lebih banyak. Dari mulai untuk membantu saya ketika berada di toilet umum, kemudian membantu saya kalau mau makan di tempat umum yang jauh lokasi tempat cuci tangannya. Kemudian juga bisa membantu untuk mengelap benda-benda yang terkena cairan manis yang nantinya bisa meninggalkan rasa lengket.

Intinya, tisu itu juga tidak kalah penting, karena memang banyak saya butuhkan sekali dalam kegiatan sehari-hari.


5. Pulpen

Sebut saya jadul, hehe, karena saya selalu menyematkan pulpen disemua tas yang saya sering gunakan. Maksudnya agar ketika saya ganti tas, tidak perlu bingung apakah sudah membawa pulpen atau belum. Kenapa saya membawa pulpen? Awalnya gara-gara tanpa rencana saya harus mendatangi gerai provider selular yang saya gunakan. Itu juga gara-gara lokasinya dekat dan saat itu saya baru selesai menonton di bioskop yang juga dekat dengan gerai tersebut.

Di tempat itulah, ketika saya mengantri, saya mendapati di salah satu customer servicenya kebingungan mencari pulpen sampai saya harus menunggu lama. Sementara seharusnya juga, kasus saya ini segera selesai, tapi berhubung si CS ini tengah mencari pulpen akhirnya saya harus menunggu lama. Berbekal dari pengalaman tersebut, jadilah saya sering membawa pulpen kemana saja saya pergi.

Ternyata bermanfaat juga, seperti ketika saya ke bank, dimana pulpennya ternyata sedang dipakai semuanya, tapi karena saya sudah membawanya di tas, akhirnya ini mempermudah saya. Atau ketika saya pergi kondangan, kalau pulpennya tidak bisa digunakan saya segera saja menulis dengan pulpen saya sendiri. Setelah sadar dengan manfaat si pulpen ini, jadilah saya selalu setia membawanya ikut serta saat bepergian kemana saja.


6. PowerBank Dan Kabel

Ingat, dua-duanya merupakan hal yang tidak bisa dipisah. Soalnya saya pernah tuh mengalami, bawa powerbank, eh kelupaan bawa kabelnya. Yasudah, manfaat powerbank jadi tidak bisa saya rasakan, sehingga handphone saya akhirnya harus saya setting airplane mode demi menghemat baterenya. 

Dari pengalaman inilah saya kemudian selalu meletakkan powerbank dengan kabelnya dalam satu wadah. Tapi, pernah juga sih pengalaman, bawa powerbank tapi ternyata kosong isinya. Dan, karena saya bawa kabelnya plus head chargernya, saya tidak bingung sih, cukup mencari sakelar nganggur itu saja sudah membantu, hehehe. Daripada kelupaan bawa kabelnya, lebih repot :D.


7. Buku

Kalau yang ini memang sering saya bawa kemana-mana, tapi sifatnya masih tidak begitu urgent. Terkadang saya juga tidak membawa serta buku ketika pergi, tergantung tujuannya sih. Kalau misalnya saya perginya hanya sebentar, biasanya saya tidak akan membawa buku. Tapi, kalau agak lama dan lokasinya jauh dari rumah, saya akan membawa buku yang sedang saya baca. Tujuannya untuk membantu saya killing time, just in case ada waktu luang sehingga bisa saya manfaatkan untuk menyelesaikan bacaan.


***

Kebanyakan dari barang-barang yang saya bawa di atas, merupakan benda yang awalnya tidak begitu penting, tapi ketika suatu hari saya butuh dan itu membuat saya justru harus terjebak dalam situasi yang tidak mengenakkan. Akhirnya, barang-barang tersebut saya jadikan prioritas setiap bepergian. Tapi, ada juga benda yang terkadang saja saya bawa, misalnya tusuk gigi, agar membantu saya mengenyahkan makanan yang nyempil di gigi.

Tapi, berhubung di tempat makan mana saja yang saya kunjungi sering menyediakan tusuk gigi, jadi saya tidak membawanya di tas. Atau seperti sabun, kadang juga butuh sih, tapi tetap tidak begitu urgent, karena saya masih bisa menggunakan sabun di tempat-tempat publik lainnya. 

Setidaknya, benda-benda di atas, jarang sekali keluar dari dalam tas. Soalnya saya memang sering mengenakan tas selempang hitam favorit saya ini. Biar tidak ribet dan sibuk masuk-keluarin barang, akhirnya disimpan saja di dalam tas, kalau mau pergi tinggal langsung dibawa. Hehehe.

Pembaca punya benda-benda yang wajib dibawa versi pembaca? Atau punya kegemaran pada satu jenis tas tertentu? Misalnya ransel atau tas bahu? Silakan berbagi ceritanya di kolom komentar, saya tunggu loh, siapa tahu kita punya kesamaan ((KITA)). 😀


Semoga tulisan ini tetap bisa memiliki manfaat bagi pembaca, ya.


Terima Kasih












Comments

  1. kalau udah suka pasti itu2 terus y mba tas yang dipake ^^

    ReplyDelete
  2. Tas selempang memang lebih enak daripada tas jinjing atau backpack. Tapi kalau buatku ukuran segitu kurang gede, hihi. Soalnya aku bawaannya suka rempong banyak banget.

    ReplyDelete
  3. Awet ya, masih ada . Kalo aku dulu pake pas zaman kuliah udah mau selesai#udahgakperlubawabukubanyak. Sekarang udah ntah kemana.

    ReplyDelete
  4. Sama ternyata permasalahan yang dihadapi...talinya putus. Sepertinya bebannya kebanyakan ... wkwkwk.

    ReplyDelete
  5. Halo mbak salam kenal. Kalo saya prefer ransel dari dulu. Lebih seimbang bahu kiri dan kanan. Kedua tangan lebih bebas bergerak ke mana aja. Dibawa naik kendaraan umum apalagi ojek ok banget. Oh iya kalo saya skr ini gak bisa lepas dari hand sanitizer, selalu ada di dalam tas walau sudah ada tisu basah hehe :)

    ReplyDelete
  6. Ketahuan...Ipeh gak suka make up-an.

    ReplyDelete
  7. saya sbnrnya lbh suka tas selempang. tp krn naik bus lbh suka tas ransel kecil yg bisa diletakkan di depan (lumayan buat bantu nyeruduk #eh). Yg wajib bawa ya hape sm charger :))) Dompet udah gak pernah bawa sejak kecopetan

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih

Instagram




domain murah