BCA dan Bisnis Online



BCA dan Bisnis Online. Sekitar tahun 2009 silam, saya memulai usaha bisnis online bersama sepupu saya. Awalnya, bisnis yang dijalaninya tersebut digunakan untuk studinya. Karena menurutnya saya bisa membantu dalam mengelola social media saat itu, akhirnya diputuskan kami menjalani bisnis ini bersama.


Singkat cerita, dengan menggunakan social media disertai foto pendukung yang mumpuni, dalam hitungan beberapa bulan saja, bisnis online yang saya dan sepupu saya jalani ramai oleh pengunjung. Dulu kami bersama menjual scarf yang kami beri nama Ritzyglare scarf.


Pengunjung berdatangan, pembeli membanjiri toko online kami. Membuat kami berdua lumayan kewalahan. Apalagi saat itu saya dan sepupu saya tengah menjalani aktivitas masing-masing yang lumayan padat. Jadi, pembagian tugas tetap kami jalani meski malam hari, mata ngantuk, tetap membungkus paket-paket yang akan dikirim.


Sebulan berlalu, hingga suatu saat saya membaca sebuah artikel yang berisi tentang pemisahan uang bisnis dan pribadi. Sebelumnya dana dari pembeli yang masuk, selalu ditampung di rekening pribadi saya. Dengan pemikiran agar tidak repot. Tapi, ternyata itu kurang tepat, pemisahan dana di rekening berbeda (pribadi dan bisnis) justru mempermudah pemantauan alur dana. 


Dari artikel tersebutlah saya mulai memutuskan untuk membuka rekening baru. Tapi, sebelum saya putuskan, saya melihat kembali history percakapan dengan pelanggan. Disitulah banyak pembeli yang selalu menanyakan, "ada rekening BCA gak sis?". Pertanyaan demikian banyak sekali ditanyakan sebelum mereka transfer pembayaran. Sehingga, demi mempermudah transaksi jual beli, diputuskanlah bahwa Bank BCA pilihan tepat untuk dijadikan wadah bagi dana bisnis online.




Kemudahan Bagi Nasabah


Saya akan membagi sedikit cerita ketika saya harus mengantri di Bank BCA Kota Bekasi. Saat itu, memang jaringan internet tengah mengalami kendala.

Tapi, antrian di Bank BCA (baca Disclosure) sudah terlanjur padat. Meski ada gangguan, tapi saat itu sudah muncul berita bahwa kendala jaringan akan segera pulih. Hal yang menjadi nilai positif bagi pelayanan Bank BCA adalah beberapa karyawan Bank menghampiri pelanggan yang hendak mengadukan keluhannya ke Customer Services, mereka menanyakan langsung kendala apa yang mereka butuhkan.


Seperti saya salah satunya, saat saya ingin mengurus Key BCA, kemudian saya diminta untuk mengisi form sambil dijelaskan prosedur lanjutannya. Setelahnya? Saya tinggal tunggu dipanggil atau paling lambat sampai nomor antrian saya muncul di layar. Sehingga, saya tidak perlu mengisi formulir dan segala macamnya lagi, saat sampai di meja customer services saya tinggal menerima Key BCA saya.

Jadi, memanfaatkan waktu saat nasabah mengantri untuk memperpendek layanan di meja CS merupakan penanganan yang tepat, sehingga saya sebagai nasabah tidak merasa kelamaan saat mengantri.






ATM Bagi Nasabah BCA


Apalah artinya Nasabah yang BU tanpa keberadaan ATM?? Coba saja kalau misalnya sedang BU (Butuh Uang) tengah malam, kemudian tidak ada ATM, rasanya itu kayak....gimana yaa...bingung, enggak tahu mau gimana lagi. Karena emang susah juga kalau nunggu sampai pagi demi mengantri di teller untuk menarik dana. Iya kalau tarik dananya berjuta-juta, lah kalau butuhnya cuma 50.000, kudu piye???

Dan pastinya keberadaan ATM itu sangat penting bagi nasabah seperti saya. Benar-benar ngalamin banget saat di perjalanan mudik, saya baru sadar kalau ATM BCA itu ada dimana-mana. Enggak susah nyarinya, bahkan sempat kaget karena ada ATM BCA di daerah yang bahkan penerangan jalanannya sangat minim.


Itu semua karena BCA dan Jaringan PRIMA telah bekerja sama lebih dari 15 tahun untuk menambah kemudahan dan kenyamanan nasabah bertransaksi di ATM. Jadi, enggak perlu galau mencari ATM di Bekasi, bahkan di dekat rumah saya ada 4 lokasi ATM BCA berbeda yang jaraknya cuma beberapa langkah saja.

Jadi, kalau di tempat yang satu antri, saya tinggal pindah ke tempat berlainan yang masih kosong. Biar enggak perlu antri.

Selain untuk tarik dana tunai, saya juga pakai ATM BCA untuk melakukan pembayaran tagihan secara Online loh. Jadi, meski memang mepet dengan tanggal jatuh tempo, kalau bayarnya melalui ATM BCA bisa langsung masuk dananya. Kecepatan, kemudahan dan kenyamanan menjadi alasan saya juga memilih transfer melalui ATM, apalagi kalau jaringan di rumah atau di tempat yang saya singgahi lumayan lemot. 


Dulu sempat ada rasa was-was saat hendak transfer antar bank, takut dananya tidak sampai on time alias harus nunggu beberapa hari kerja dulu, baru sampai. Apalagi waktu itu masih masa-masanya saya harus transfer malam-malam buat adik saya yang ngekos. Jadi pikiran rasanya gundah gulana. Nah sekarang sih enggak perlu khawatir lagi karena saat ini sudah 60 bank yang tergabung di Jaringan PRIMA dengan jumlah jaringan ATM lebih dari 93.000. Transfer melalui ATM diproses secara Realtime Online. Artinya, dana yang kita transfer langsung sampai saat itu juga.

Yang perlu diketahui juga, bagi nasabah yang ingin tarik tunai di ATM Jaringan Prima kalau Nasabah BCA dapat menggunakan seluruh ATM berlogo PRIMA begitu pula sebaliknya bagi nasabah Bank Peserta PRIMA lainnya dapat menggunakan ATM BCA. Benar-benar memudahkan banget...






Sekilas Info Tentang  PT Rintis Sejahtera


Jaringan ATM PRIMA merupakan layanan switching ATM/Debet yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera dan sudah beroperasi sejak Agustus 2000. Beranggotakan 60 bank, dengan jumlah jaringan  ATM lebih dari 93.000 ATM. 

Jaringan PRIMA didukung pula oleh layanan PRIMA Debit untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan saat  berbelanja bagi seluruh bank peserta PRIMA Debit  karena ada lebih dari 380.000 terminal EDC yang tersebar di berbagai merchant berlogo PRIMA Debit/ Debit BCA.




Layanan Unggulan Lainnya Demi Kenyamanan Nasabah


Ada beberapa layanan yang saya manfaatkan sebagai nasabah. Layanan-layanan ini memang dibuat untuk memberi kemudahan bagi nasabah, selain itu juga memberi benefit lainnya. Berikut ini beberapa layanan dari Bank BCA yang saya gunakan.



1. Internet Banking


Ketika mengetahui keunggulan dari Internet Banking BCA yaitu KlikBCA, saya langsung seketika membuat akun agar bisa menggunakannya. Pasalnya, bagi bisnis online, memantau dan mengecek mutasi rekening secara real time sangat penting. Agar bisa mengetahui apakah pelanggan yang bersangkutan jujur atau tidak.

Selain itu, ternyata tidak hanya sekadar memeriksa mutasi rekening saja, tapi saya jadi sering menggunakan KlikBCA sebagai alat untuk mentransfer dana ke rekening lain.


Asyiknya lagi, selain transfer dana, beli pulsa, bayar tagihan dan banyak lagi yang bisa saya lakukan melalui KlikBCA. Tapi, saya selalu menggemari satu transaksi ini, yaitu kemudahan dalam isi ulang Blitzcard saya. Jadi, pas mau nonton, pas mau beli tiketnya eh kemudian saldonya kurang mencukupi, bisa langsung isi ulang saldo tanpa ngantri di loket. 





2. Kartu Flazz BCA


Dulu, saya belum tertarik membuat kartu Flazz, padahal saat itu sudah beredar berita bahwa keberadaan Flazz ini akan menggantikan uang cash. Saya berpikir, ah sepertinya layanan ini tidak akan berjalan. 

Kenapa saya skeptis? Karena saat itu, bahkan masih banyak toko atau tempat makan yang untuk membayar menggunakan debit saja jarang, apalagi dengan kartu Flazz?!

Tapi, akhirnya saya goyah, karena saya mendapat banyak penjelasan mengenai benefit memiliki Kartu Flazz Gramedia. Betul, kartu anggota Gramedia ini saya dapat setelah membeli buku dalam nominal tertentu, kemudian mendapat member card ini secara gratis.

Dan tentunya, sampai saat ini saya masih menikmati benefit lain dari Flazz BCA, salah satunya saat kartu ini digunakan untuk penumpang KRL. Saya tidak perlu ngantri untuk membeli Tiket harian, cukup tempel saja langsung.


Apalagi kemarin sempat ada diskon besar-besaran saat menjelang lebaran, potongan bagi pemudik yang melewati tol Cipali. Dan saya sudah merasakan lewat tol Cipali ini, serta merasakan juga diskonannya berkat Flazz BCA.


3. BCA KlikPay


Berbeda dengan KlikBCA, BCA KlikPay ini sebuah layanan yang ditujukan untuk nasabah yang ingin bertransaksi secara online dan real time melalui merchant-merchant yang bekerja sama.

Saya juga sudah sering pakai layanan ini, terutama kalau melakukan pembayaran di Tokopedia, selain gampang dan mudah. Proses verifikasinya malah lebih cepat.

Selain itu, saya juga pakai BCA Klikpay kalau beli buku di Periplus, gampang dan mudah banget jadinya. Apalagi merchant-merchant yang bekerja sama sudah banyak, tinggal manfaatin aja tanpa perlu repot transfer manual.



4. Mobile Banking


Semakin canggih teknologi smartphone rasanya aneh kalau tidak memanfaatkan layanan aplikasi m-BCA di aplikasi BCA Mobile. Karena bisa memberi kemudahan dalam bertransaksi perbankan loh. Terutama kalau butuh pulsa sementara kuota sudah mulai sekarat.

Tahun 2016 ini, saya sudah jarang sekali menggunakan laptop. Lebih sering menggunakan handphone untuk beragam keperluan sehingga aktivitas saya mau enggak mau juga bergeser ke aplikasi-aplikasi mobile. 

Sudah pasti kalau urusan transfer arisan atau bayar listrik saya akan gunakan mobile bankingnya BCA. Tapi, yaa memang sih, ada beberapa fitur yang tidak ada di m-BCA tapi tersedia di KlikBCA. 

***

Sebagai nasabah Bank BCA yang juga menjalani bisnis online, keberadaan Bank BCA serta layanan pelengkapnya memang nyata membantu para pelaku bisnis online. Kalau ditanya bagaimana kabar Ritzyglare, saya hanya bisa menjawab kalau bisnis scarf tersebut kandas. Hanya bertahan 1.5 tahun saja.


Itu karena baik saya dan sepupu saya sama-sama belum bisa membagi waktu dengan baik. Apalagi saat itu juga sepupu saya tengah mengurus skripsinya, jadi kami memutuskan untuk menghentikan bisnis tersebut.


Tapi, pengalaman yang kami dapat berdua, merupakan batu loncatan bagi kami untuk lanjut berusaha mencapai impian-impian kami. Bagaimana usaha kami mengawali bisnis online di saat banyak orang yang meragukan kami, namun di situlah ketahanan dan kinerja kami berdua dicurahkan.


Sangat benar adanya, pengalaman merupakan guru yang baik. 


Terima kasih




Comments

  1. Mbak Ipeh, akhir2 ini baru punya rencana sih buat buka rekening BCA. Karena kok ya yg pas ada job, yang diminta rekening BCA. Btw, sekarang bisnis scarf banyak diminati lho Mbak. Siapa tau mau mneghidupkan bisnis itu lagi *eh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh, iyakah? Mwehehehehe, masih kelimpungan kalau mulai bisnis scarf lagi.

      Iya, beberapa kali kalau ada kerjaan selalu diminta bank BCA, emang banyak yang pake bank BCA ya

      Delete
  2. Ini bank sejuta umat kayaknya ya mbak Ipeh? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. Iya kayanya mba Ika. Lahyawong dimana2 atm BCA meski banyak sering juga antri. Banyak yang pake

      Delete
  3. Saking ramenya antrian di setiap kantor cabang BCA, sampe ada yang plesetin singkatannya jadi Bank Capek Antri. Haahahha. Saya pas buka toko online pertengahan 2009 juga buka BCA di Jogja atas permintaan pembeli. Terus usaha sempat mandeg, otomatis transferan pun gak ada, sampai akhirnya rekening tersebut mati sendiri. Pas omset naik lagi, saya kembali buka rekening BCA di Pemalang dan sampai sekarang masih dipakai. Praktis sih, ini bank paling lengkap layanannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Mas Eko. Bank BCA ini layanannya banyak dan komplit serta memudahkan banget

      Delete
  4. Sis Ipeh ^^ hihii
    Aku terbantu bgt sbg nasabah bca, beli token listrik, bayar2, transfer.. fasilitas E banking nya aku sering pakai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, saya juga terbantu banget dengan fasilitas layanan perbank-an dari BCA

      Delete
  5. Aku pengen punya bca klikpay mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo atuh diurus ke kantor BCA terdekat

      Delete
  6. Buat bisnis saya, BCA ini nolong banget, karena memang ya itu.. paling banyak customer mintanya pakai BCA.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mba Mita, BCA membantu banget ya :)

      Delete
  7. Aku nih belum ada rekening BCA :( tapi kayak bener harus buka deh, soale beberapa transferan via BCA dan punyaku emang jaringan atm bersama jadi agak lama.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buka aja Mba, selain cepet diproses, fasilitas perbank-an dari BCA juga banyak loh :)

      Delete
  8. haaaa, saya inget dulu dapat kartu Flazz terus gak ngerti malah dibuang2... ealah, sekarang malah harganya 20rb dan terpakai banget.
    Ah, buka rekening di bank sama aja menjengkelkannya di mana2. Tp BCA memang jaringannya paling luas, jadi biar stress pas mesti berulang kali tanda tangan ya tetap buka juga di situ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sekarang Flazz itu bayar yes. Saya aja dapet Flazz Bca pas belanja buku 500rb di Gramedia. Huhuhuhu...

      Delete
  9. wah emang lagi galau mau buka rekening di mana, makasi ya artikelnya, bisa jadi referensi nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo mba Erna, biar gampang kalau transfer -transfer :)

      Delete
  10. Kayaknya sekarang hukumnya wajib buat yg jualan maupun kulakan utk punya mbanking bca

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya Mba Lusi, karena kebanyakan buat transfer2 itu orang pasti mintanya rekening BCA

      Delete
  11. Buat transaksi online shopku juga pakai BCA, mba.

    ReplyDelete
  12. Aku juga setia sama BCA abisnya M-Bangkingnya ngemudahin banget bayar kartu kredit sampe pulsa listri bisa hahaha

    ReplyDelete
  13. Udah lama ga cetak buku rekening. Selama ini transaksi selalu lewat internet banking BCA. Gampang banget

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih

Instagram




domain murah