Memaknai Arti Dari Penghargaan

August 15, 2016

Memaknai Arti Dari Penghargaan


Memaknai Arti Dari Penghargaan. Suatu hari ada seorang nenek bertanya pada cucunya, "Cu, seberapa penting sebuah penghargaan buat kamu?". Kemudian sambil menggaruk-garuk kepalanya, dia menggeleng, karena kurang memahami pertanyaan dari sang Nenek. Karena sudah fitrah sosok Nenek yang terkenal penyabar, sehingga beliau kembali menanyakan pada cucunya dengan bahasa yang sedikit disederhanakan, "Cu, menurut kamu penting gak mendapat piala?". Saat itu juga wajahnya berbinar sambil mengangguk-angguk kemudian dia menjawab, "penting Nek, kalau dapat piala Cucu bakalan tambah disayang sama Mamah."

Ya walaupun sebenarnya tidak hanya disayang sama Papa dan Mama, tapi mendapat piala, nilai bagus, ranking bagus, teman yang banyak, menang lomba dan segala macam penghargaan yang sesuai dengan idealisme masing-masing individu selalu bernilai penting. Tapi, ada juga beberapa orang yang saya kenal, memberikan arti pada penghargaan dengan bentuk yang berbeda. Bentuk inilah yang senantiasa menginspirasi saya, juga memberi saya semangat untuk terus mengikuti roda kehidupan yang berputar. Bentuk artian dari penghargaan inilah yang menempati posisi paling penting, yang selalu saya coba untuk aplikasikan dalam kehidupan sehingga saya bisa meraihnya.


Penghargaan Bagi Seorang Ibu dari Anaknya


Sepertinya tidak aneh lagi jika seorang Ibu akan merasa sangat bahagia ketika mendapat ucapan terima kasih atau komentar kalau masakannya enak dari anaknya. Karena kebahagiaan seorang Ibu itu hadir jika melihat kebahagiaan yang datang dari anak-anaknya. Demikian juga dari seorang Ibu bernama Grace Melia, apa yang menjadi kebahagiaan baginya senantiasa terekam dalam ingatan saya setiap hari, melalui kabar yang diunggah dari akun sosial medianya. 

Melalui Mba Grace, saya belajar bahwa penghargaan adalah pencapaian yang telah diraih setelah berlelah-lelah sekian hari, sekian bulan disertai kesabaran yang tak kalah luasnya demi melihat perkembangan sang buah hati : Ubii dan Aiden. Sebagai seorang Ibu dari anak berkebutuhan khusus, tampak jelas nyata terlihat bahwa perkembangan yang signifikan pada Ubii membawa dampak tersendiri bagi Mba Grace, pembelajaran tentang bagaimana harga sebuah kebahagiaan tidak ternilai ketika melihat sang buah hati bisa duduk sendiri, bermain ayunan bahkan semangat eksplorasi bersama adiknya.

Siapa yang tidak ikut bahagia? Demikian juga keyakinan Mba Grace, bahwa kebahagiaan itu senantiasa menular. Pun juga bagi saya yang melihat perkembangan Ubii serta Aiden melalui dunia maya. Melalui kehidupan Mba Grace serta tulisannya, saya belajar bahwa Penghargaan itu terkadang tidak disertai ucapan, tapi diiringi sebuah kemajuan yang berdampak pada keceriaan dan rasa syukur.



Penghargaan Dengan Berbagi


Konon, ada banyak orang yang masih percaya bahwa dengan berbagi maka akan kekurangan. Tapi, saat ini sudah banyak juga orang yang percaya kalau berbagi itu mendatangkan kebahagiaan. Dan seseorang inilah yang banyak dikenal sebagai seorang survivor breast cancer, melalui tulisannya beliau memberikan informasi terkait kanker payudara ini. Berikut ini kalimat yang membuat saya senantiasa mawas diri untuk menjaga kesehatan.

Stay Positive...yakin bahwa kanker bisa sembuh 
Never forget, cancer can happen to anyone, any women
~Indah Nuria Savitri~



Mba Indah Nuria menjalani kemoterapi di New York, karena memang saat berada di NY-lah mba Indah menjalani pemeriksaan secara menyeluruh hingga didapati keberadaan si kanker ini. Tinggal jauh dari keluarga di Indonesia, tidak menyurutkan semangat Mba Indah Nuria sehingga terus berusaha. Semangat inilah yang kemudian menular, melalui tulisannya yang memberikan pelajaran bahwa terkadang cinta dari Tuhan tidak selalu tentang kebahagiaan, tapi juga tentang skenario terbaik yang diberikan pada kita sebagai manusia.

Ketika menghadapi kerontokan saat menjalani kemoterapi, suami Mba Indah ikut serta mencukur rambutnya untuk memberikan semangat bagi sang Istri. Dari kehidupan keduanya, saya belajar bahwa Penghargaan bukan tentang kekayaan saja, tapi juga seberapa banyak orang yang terbantu melalui apa yang ditulis. Seperti ketika tulisan Mba Indah bisa muncul di media, yang bercerita tentang Kanker. Bayangkan saja, berapa banyak perempuan yang membaca tulisannya? Berapa banyak yang terbantu dan kemudian kembali semangat ketika mengalami kesedihan? Berapa banyak hal baik lainnya yang muncul dari sebuah tulisan yang berdasarkan pengalaman Mba Indah? Semua itu bagi saya merupakan penghargaan juga pembelajaran yang sangat berharga dan tak ternilai.


Memaknai Arti Dari Penghargaan


Penghargaan Bagi Diri Sendiri


Melalui kedua perempuan di atas, saya banyak belajar pastinya. Tapi, yang paling menonjol dan selalu saya usahakan adalah Penghargaan Bagi Diri Sendiri. Keduanya tidak pernah melupakan jati diri mereka sebagai perempuan. Baik Mba Grace dan Mba Indah masih senantiasa menampilkan daily look yang terbaik, bersenang-senang dengan blogger lainnya. Berjalan-jalan ke banyak tempat serta berbahagia. Bahkan dari keduanya saya mendapati bahwa 'Me Time' merupakan hal yang patut dinikmati bagi setiap wanita. Untuk kembali mengoptimalkan peran sebagai perempuan, baik dalam keluarga maupun dalam lingkungan sekitar.


Bahkan memanfaatkan waktu untuk Me Time itu tidak begitu sulit, bisa dengan membaca, ke salon, menulis, olahraga atau memanfaatkan Voucher Belanja Sodexo. Apalagi sudah banyak Merchant Sodexo yang bisa dijangkau dengan mudah.





Dengan menghargai diri sendiri, tidak menyalahkan apa-apa yang telah lalu merupakan pintu yang membuka dan menuntun kita sebagai manusia menuju dunia yang berbeda. Dunia yang penuh dengan semangat dan masa depan serta cita-cita. Dan benarlah adanya bahwa belajar tidak harus selalu di sekolah, tapi juga bisa melalui pengalaman dan kisah dari orang lain. Bagaimana caranya agar bisa menghargai diri sendiri?



Agar Bisa Menghargai Diri Sendiri


Menurut Gilmore mengemukakan bahwa harga diri merupakan penilaian individu terhadap kehormatan dirinya, yang diekspresikan melalui sikap terhadap dirinya. Harga diri yang rendah sering mengakibatkan orang tersebut kurang percaya diri serta minder. Jika ada pembaca yang merasakan hal yang sama dengan saya, mari kita sama-sama belajar, berikut ini cara Agar Bisa Menghargai Diri Sendiri melalui pengalaman Mba Grace dan Mba Indah.




Memaknai Arti Dari Penghargaan


1.Kenali Diri Sendiri

Sudah seberapa kenal kita pada diri kita sendiri? Jangan anggap enteng, karena mengenal diri sendiri membutuhkan proses yang panjang. Seperti Mba Grace yang pernah menulis tentang masa ketika dia pernah berada di posisi Karin, sungguh saya meyakini tidak mudah menuliskan kisah masa lalu tentang diri sendiri. Tapi, dari cerita tersebut, saya bisa melihat bahwa Mba Grace mengenal dirinya ketika dulu dan saat ini. Apa yang disuka dan apa yang tidak disuka, apa yang akan dijaga dan apa yang akan dihindari. Mengenal diri sendiri, membawa Mba Grace pada pengendalian dirinya terhadap tekanan yang sering muncul dari lingkungannya. Itulah kenapa senantiasa terlihat Mami Ubii dan Aiden ini selalu bersemangat terlihatnya.




Memaknai Arti Dari Penghargaan


2.Menerima Kondisi Saat Ini

Kalau saja Mba Indah tidak menerima kenyataan yang Tuhan berikan padanya, saya yakin beliau tidak akan menuliskan pengalamannya. Alih-alih, bisa saja beliau menjadi minder, tidak percaya diri, senantiasa mempertanyakan kenapa begini dan begitu hingga lelah kemudian berputus asa. Sungguh, kalau seperti itu, mungkin saya tidak akan pernah bisa mengenal Mba Indah melalui komunitas blogger. Sebagai silent reader di blognya, saya akhirnya belajar untuk menerima apapun kondisi yang ada saat ini.

Ibaratnya lagu D'Massive "Sukuri apa yang ada hidup adalah anugrah" sejalan dengan lagu ini, kehidupan Mba Indah yang terekam melalui setiap tulisan di blognya membuat saya belajar untuk bersyukur dengan apa-apa yang saat ini saya miliki, saya rasakan dan saya jalani. Dan kunci inilah yang membuat Mba Indah senantiasa tak lelah berjuang untuk terus menjalani kehidupan dengan berbahagia.




Memaknai Arti Dari Penghargaan



3.Berpikiran Positif Pada Diri Sendiri

Saya pernah menghadapi keadaan dimana saya memiliki prasangka buruk pada diri saya, kemudian berimbas dengan hasil kerja saya yang tak optimal karena terus meragukan kemampuan saya. Sampai suatu ketika saya lelah, kemudian belajar untuk percaya dan berprasangka baik pada diri saya, bahwa memang saya layak mendapatkan ini dan itu. Begitu juga Mba Indah, yang layak mendapatkan pujian atau ucapan terima kasih melalui tulisannya. Karena senantiasa berpikiran positif terhadap dirinya.

Juga, berlaku pada Mba Grace, yang kalau tidak berpikiran positif pada dirinya sendiri, sepertinya saya akan membaca tulisannya yang menyalahkan diri sendiri terhadap apa pun. Meski, saya pernah membaca bahwa beliau pernah mengalami ketidak yakinan pada dirinya sendiri, tapi lihat deh sekarang, terlihat kan tampak percaya diri. Itu karena selalu yakin dan berprasangka baik pada dirinya sendiri.




Memaknai Arti Dari Penghargaan



4.Memaafkan Diri Sendiri

Kalau kita salah pada orang lain, maka otomatis etikanya kita harus meminta maaf. Namun, bagaimana jika kita pernah melakukan kesalahan yang merusak kehidupan kita, entah itu disengaja atau tidak disengaja sama sekali? Konon, dari tulisan Worthington bahwasannya memaafkan diri sendiri merupakan komponen ketiga dari "pemaafan". Dari pemaafan inilah kesalahan yang pernah dilakukan bisa diterima dengan baik tanpa mengabaikannya, sehingga pada diri orang tersebut mengalirkan energi positif.


Memaknai Arti Dari Penghargaan



5.Mengucap Terima Kasih dan Selamat


Selain memaafkan, seberapa seringkah kita berterima kasih atau mengucapkan selamat pada diri sendiri? Mengucapkan terima kasih atau selamat merupakan bentuk penghargaan jika diucapkan pada orang lain, dan hal ini juga berlaku pada diri sendiri. Jadi, jangan ragu-ragu apalagi bermalasan untuk mengucapkan terima kasih pada diri sendiri dan ucapan selamat untuk kita sendiri.


***

Kini saya ingin berterima kasih pada kedua orang yang saya tuliskan secara singkat, sebuah penghargaan yang bisa saya berikan pada Mba Grace dan Mba Indah Nuria berupa doa agar kalian berdua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Karena dari keduanya-lah saya belajar makna Penghargaan dan seberapa penting Penghargaan itu. Bahwa ketika pencapaian dalam hidup berupa kebahagiaan yang tak ternilai harganya merupakan penghargaan tertinggi yang tak memiliki nominal dalam bentuk mata uang. Tapi, menjadi sumber kekayaan yang akan terus dibawa hingga akhir hayat.


Selamat Berbahagia dan Jangan Lupa Berikan Penghargaan Untuk Diri Kamu Sendiri :)


Pembaca punya cerita yang mau dibagikan? Tentang kesan atau pembelajaran yang didapat melalui Mba Grace dan Mba Indah ? Silakan jika ingin membagikannya melalui kolom komentar. Terima Kasih.





  • Share:

You Might Also Like

23 comments

  1. Senang banget berada di lingkungan yang mau berbagi ya mbak ^^ di dunia blogger ini banyak banget manfaat yang saya dapatkan juga terutama bertemu dengan teman yang mau berbagi cerita apapun itu.
    Dan penghargaan atas diri kita itu penting banget menurutku. Bisa menghargai diri sendiri berarti bisa juga menghargai orang lain..

    Good luck mbak ^^

    ReplyDelete
  2. Selama ini banyak orang yang bilang "Gak penting diri saya sendiri, yang penting orang lain. Saya apa adanya saja." cenderung nyiksa. Padahal diri sendiri juga kepunyaan Allah yang harus dijaga dan dihargai :)
    Nice artikel mba.

    ReplyDelete
  3. Seberapa penting ya penghargaan itu? Penting banget sih menurut saya, worth more than money. Dan penghargaan itu bukan selalu harus dalam bentuk uang, voucher, makanan dan benda-benda nyata lainnya, menurut saya menyempatkan untuk me time, seperti menyusuri jalanan sendiri juga termasuk penghargaan. xixixi.

    ReplyDelete
  4. dulu saya mengira, udahlah saya berkorban demi keluarga..biarin saya bau asep, biarin saya kurus kering karena cape ngurus keluarga, tapi apa akibatnya? saya merasa cepat emosi. setelah aktif lagi ngeblog dan baca2 kisah inspirasi, saya pikir penghargaan buat diri sendiri itu penting bgt selama masih dalam batas yg dibolehkan. banyak hal yg mulai sya lakukan utk menghargai diri sendiri, merawat tubuh lagi d rumah, menyenangkan diri dg ngeblog, dsb :)

    ReplyDelete
  5. Kalau kita nggak ngehargai diri sendiri, bagaimana org lain? Iya kan mbak...

    ReplyDelete
  6. Wah, sepakat Mba, menerima diri sendiri itu penting agar kita bisa menghargai diri kita.
    Dan saya sudah merasakan kekuatan pikiran itu dahsyat maka lebih baik berpikir positif saya agar semua yang baik-baik yg datang pada kita.

    ReplyDelete
  7. dulu waktu masih sekolah, selama tiga tahun saya nggak pernah sakit apapun. Ketika usia bertambah pernah mencerna masa lalu ini dan juga banyak bacaan. Kenyataannya waktu sekolah nggak pernah, nggak pernah prioritaskan gizi seimbang, kuncinya cuma bahagia, berpikir positif dan berani menghargai diri sendiri.

    ReplyDelete
  8. Wah dari postingan ini saya merasa tertampar, karena sering kali lupa memberikan penghargaan untuk diri sendiri

    ReplyDelete
  9. menghargai diri sendiri adalah penghargaan tak ternilai ya.... karena dgn begitu berarti kita sudah mensyukuri apa yang sudah Allah beri

    ReplyDelete
  10. aku blajar bnyak dr mereka mbk ipeh, miubi sm mbk indah, mereka adlh dua emak hebat yg hebat

    ReplyDelete
  11. Berada di dekat org2 yg meginspirasi dapat menumbuhkan rasa bersyukur lbh dalam ya mbak TFS :)

    ReplyDelete
  12. Beliau berdua memang contoh yang luar biasa, Ipeh.
    Senang dengan tulisan ini, angle-nya unik.
    Moga menang yah :)

    ReplyDelete
  13. Kalau selalu membandingkan dengan pencapaian orang lain, kita memang tak akan pernah bisa menghargai perjuangan sendiri. Glad to know you Gessi & Insav :))

    ReplyDelete
  14. Trimakasih untuk tulisannya, Mba Ipeh. Semoga sukses untuk lomba nya ya. And let's appreciate ourselves in every possible way! :*** Cium dan peluk hangat dari Jogja.

    ReplyDelete
  15. Penghargaan bukan tentang kekayaan saja, tapi juga seberapa banyak orang yang terbantu melalui apa yang ditulis..sepakat dengan quote ini, mak.. :D

    ReplyDelete
  16. penghargaan diri sendiri mmg sering kali terlewati smp lupa kapan bisa me time.. suka sama tulisan ini, sgt inspiratif :-)

    ReplyDelete
  17. kadang yang susah itu maafin diri sendiri ya mba, tapi ya harus mulai dari situ untuk bisa menghargai diri sendiri dan orang lain...

    ReplyDelete
  18. Me-time itu sebenarnya gampang lho. Ga harus ke salon kalau memang ga ada budget. Kalau saya sih bikin hot chocolate di rumah juga udah me-time.

    ReplyDelete
  19. sepakat mba..menghargai diri sendiri jauh lebih penting dr penghargaan apapun dr luar diri kita yaa..
    stay positive :)

    ReplyDelete
  20. Kadang lupa u membahagiakan diri sendiri, tp tulisan ini mengingatkan u jangan lupa berbahagia.. lupa membahagiakan diri sendiri, tapi melihat org lain bahagia, apalagi kita turut berperan serta didalamnya.. bahagianya luar biasa :)

    ReplyDelete
  21. berarti kalimat "hargailah diri sendiri agar dihargai orang lain" itu benar adanya yah Mba Ipeh :)

    ReplyDelete
  22. Tulisannya sangat menarik Mbak membuat kita sadar juga perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri juga :')

    ReplyDelete
  23. Berasa ditampar keras. Sering gak punya waktu buat diri sendiri

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih