Kalau Ke Bandung Enaknya Nginep Dimana Ya?

Kalau Ke Bandung Enaknya Nginep Dimana Ya?


Kalau sedang jalan-jalan atau wisata ke Bandung enaknya menginap dimana? Saya ingin mengawali tulisan ini dengan sebuah cerita dari saya sendiri. Bandung merupakan kota yang identik dengan satu jalur aka satu arah, itu menurut pendapat saya. Karena terbiasa dengan dua jalur, sebagai orang Bekasi asli yang norak abis saat menjejak di kota Bandung pada pukul 12.30 dini hari, mencari penginapan memang lumayan sulit.

Apalagi waktu itu koneksi jaringan saya kurang memadai ditambah suasana dingin karena habis hujan. Belum lagi lingkungan sekitar saat saya tiba di Bandung sepi sekali (iyalah jam setengah satu pagi, siapa yang bangun?). 

Awal mulanya, saya dan rekan saya berniat untuk nekat jalan ke Bandung, apalagi saat itu kami berangkat sudah menjelang malam. Setelah nongkrong bareng, akhirnya kami sepakat untuk cuss ke Bandung tanpa persiapan apa-apa. Baju hanya yang saya pakai plus satu stel baju yang terbiasa saya bawa di tas. Kenekatan kami ini, karena ingin menyambut pagi di kota Bandung, apalagi sering sekali setiap kali direncanakan, akhirnya hanya tinggal rencana tidak dieksekusi. Daripada dongkol, kami memutuskan untuk langsung saja berangkat.

Baca Juga "Perjalanan Dadakan Lancar Dengan Traveloka"

Benar saja, sampai di Bandung, tanpa peta dan penunjuk jalan dari aplikasi Waze, rasanya itu HAMPA BANGET! Bagaimana tidak hampa, akhirnya kami cuma putar-putar saja di satu tempat yang kemudian membuat kami ngakak tiada henti. Sekarang begini, saya sendiri kalau sudah malam seringnya buta jalan. Mau dibilang itu wilayah jajahan pun kalau menjelang malam, saya tidak kuasa untuk menjadi penunjuk jalan. Apalagi tengah malam di wilayah yang jarang saya singgahi? 

Ya sudah, beberapa kali melewati pos polisi, yang saya yakin sekali Pak Polisinya hapal dengan mobil kami (sok iye banget sampe diapal :p). Kemudian kami memutuskan untuk melipir ke tempat makan yang buka 24 jam plus menyediakan internet gratis. Di tempat itu, kami memutuskan untuk mencari tempat penginapan yang terdekat. Biar tidak disangka anak hilang (meski emang kaya anak ilang beneran). 


Setelah klak-klik-klak-klik mencari informasi hotel yang harganya sesuai dengan budget plus dekat dengan Kota Bandung, pilihan kami tertuju pada Hotel Amaroosa Bandung. Alasannya simple sih, karena kami tidak mau nantinya malah dapat hotel yang horor, seperti yang dahulu pernah kami dapat sebelumnya. Kebetulan lokasi Hotel dekat dengan jejeran Factory Outlet yang terkenal itu, ya sudah selesai menyeruput habis kopi yang sudah dingin, kami langsung berangkat. Sebelum berangkat, kami sudah persiapan terlebih dahulu, ancar-ancar jalannya jadi biar tidak kesasar apalagi muter-muter seperti tadi.



Hotel Amaroosa Bandung
source : Hotel Amaroosa



Hotel Amaroosa Bandung



Hotel ini berada di Jl. Aceh No. 71 A tepat di belakang Jl. Riau (R.E Martadinata). Lokasi Hotel Amaroossa yang berada di pusat kota membuat saya yang ingin mengelilingi kota
Bandung tidak susah untuk menggapai suatu tempat seperti beberapa factory outlet terkenal The Heritage, The Summit, Cascade, Formen, Cap Bangunan dan beberapa factory outlet lain di sekitarnya. Dan Jika ingin berwisata kuliner, bisa menaiki becak yang akan membawa ke “Prima Rasa Cake & Bakery” yang terkenal itu, juga Bawean Bakery, Roemah Keboen, restoran Padang “Sederhana”, Dapur Penyet, juga outlet baru Soes Merdeka dan Sosis Badranaya. Hotel ini juga dekat dengan tujuan wisata yang terkenal seperti Gedung Sate.



Hotel Amaroosa Bandung


Ada satu hal lagi yang menjadi nilai lebih dan membuat kami tidak menyesal saat memilih menginap di Amaroosa, yaitu desain hotelnya. Yang membedakan antara Hotel Amaroossa dan hotel lainnya adalah penataan yang bergaya Eropa dan pemilihan bahan-bahannya yang berkelas dan mempunyai nilai seni seperti karpet tebal, lukisan, kursi, dan sebagainya sehingga membuat tamu yang menginap merasa nyaman dan juga membuat hotel ini menjadi salah satu tempat yang sering dijadikan tempat untuk resepsi pernikahan. Jadi, mau mengadakan pesta pernikahan di sini? Keren loh viewnya.



Selain itu, keunggulan lainnya dari  Hotel Amaroossa Bandung adalah restorannya, juga pelayanannya yang ramah dan tanggap, menu yang disajikan sangat variatif. Contohnya adalah menu sarapannya yang bervariasi seperti roti/pastry, sarapan ala Indonesia seperti bubur ayam, bubur sumsum, soto Padang, nasi goreng dan surabi . Namun uniknya hanya di Hotel Amaroossalah setiap harinya disediakan menu minuman jamu tradisional. Restoran terbagi menjadi 2 bagian, indoor untuk area bebas rokok dan area outdoor yang dilengkapi dengan minibar untuk orang-orang yang merokok.



Hotel Amaroosa Bandung


Hotel Amaroossa mempunyai total 90 kamar yang terbagi menjadi beberapa tipe seperti tipe Deluxe yang berjumlah 74 kamar, Executive yang berjumlah 12 kamar, Junior Suite sebanyak 3 kamar dan President Suite yang hanya berjumlah 1 kamar. Dengan kamar yang luas dan bersih, kamar mandi yang dilengkapi dengan toiletries khas boutique hotel dan handuk yang bersih, ranjang yang empuk serta kolam renang yang nyaman untuk aktifivas berenang membuat hotel ini hampir sebagian besar dari total 90 kamarnya selalu terisi penuh saat weekend. Kolam renang yang terbuka terletak di lantai 2 dan juga ada beberapa air terjun. Kolam renangnya memang tidak begitu besar mengingat ukuran hotelnya yang juga tidak begitu besar.


Hotel Amaroosa Bandung


Tidak hanya kolam renangdan air terjun saja yang  bisa dinikmati di hotel amaroossa ini. Kita juga dapat berolah raga di dalam hotel karena hotel ini menyediakan fasilitas olahraga yang berada di samping kolam renang seperti fitness area. Kita dapat memakainya kapanpun anda mau. Bagi yang kurang begitu tertarik untuk berolahraga, bisa juga loh beraktivitas dengan berselancar di dunia maya dengan layanan internet gratis berkecepatan tinggi yang disediakan di hotel ini. Seperti saya yang memanfaatkan waktu ketika pagi menjelang dengan browsing tempat-tempat terdekat yang kece, biar sekalian refreshing.



***


Karena memang tujuan kami hanya wisata sehari saja di Bandung, akhirnya memang kami memutuskan untuk berputar-putar di Kota Bandung sambil sesekali menikmati pemandangan rumah-rumah yang memiliki desain unik. Jujur saja, karena memang tidak banyak mempersiapkan segala macam, sampai lupa membawa charger, tapi kami tetap menikmati jalan-jalan singkat seperti ini.

Apalagi karena gadget kami mati, akhirnya justru bisa menikmati refreshing yang benar-benar refresh karena tidak ada satupun di antara kami berhenti dan menunduk menatap layar gadget. Full deh kami bersenda gurau sambil bercerita ngalor ngidul, padahal cuma duduk di pinggir jalan. Tapi, rasanya sudah bahagiaaaa sekali.


Ternyata puasa gadget memang membawa dampak positif juga, tanpa harus ketakutan kehabisan obrolan atau mati gaya. Karena waktu berbincang satu sama lain sangat membuat kami percaya, bahwa bagaimana pun manusia merupakan makhluk sosial yang butuh bercakap-cakap. By the way, kami tidak kehabisan obrolan loh, soalnya ada saja orang lewat yang kami komentarin. Wkwkwkwkwk.


Pembaca punya cerita yang sama dengan saya? Jalan-jalan singkat sambil puasa gadget? Atau memang sering meluangkan waktu untuk berjauhan dengan gadget? Silakan berbagi kisahnya melalui kolom komentar agar bisa menjadi inspirasi bagi pembaca lainnya.


Terima Kasih.

Comments

  1. sekarang gw lagi berjauhan dengan gatget darl,.
    harusnya pas di Bandung kamu contact aku x))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lu emang di bandung nyong? wkwkwkwkwk, boro2 Nyong ngontak lu, jaringan gue aja ringsek.

      Delete
  2. Nanti kalau ke Markas Wanadri nginepnya di hotel ini aja lah, hehe...
    biasa di hutan, masuk hotel, takutnya malah katro :-P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, dulu juga saya gitu, Teh. Suka rada takut kalo masuk Hotel, takut norak gitu :D

      Delete
  3. Replies
    1. Selalu ada cerita ya Mba, di sana.

      Delete
  4. sepertinya nyaman nih, cuman kalo dari segi harganya ya lumayan juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi better sih daripada muter2 ga karuan pagi2 buta 😂

      Delete
  5. deket factory outlet ya mbk, recomended mah ini,

    ReplyDelete
  6. gpp lah kolam renangnya kecil yg penting anak2 bisa nyebur :)

    ReplyDelete
  7. Belum pernah ke Bandung.
    Buat catatan, hotel Amaroossa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga diperkenankan ya Mba oleh Allah, bisa keliling Bandung

      Delete
  8. wah pernah juga nih dadakan ke bandung ga prepare hotel, pas long wiken pula, merana muterin bandung berjam-jam sampe dapet penginapan:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuh kan, serius deh yang namanya nyari penginapan itu sungguh bukan hal mudah yaak. Bahkan daku pernah loh nyasar di wisma, tapi horor banget tempatnya.

      Delete
  9. Bandung ngangenin, seumur hidup cuma sekali ke bandung dan brrrr cuacanya dingin bangettttt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tempat yang ngangenin Mba. Klo dari Bekasi jaraknya ga begitu jauh lagi karena ada tol.

      Delete
  10. mau dong berenang disitu ^:^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayoo berenang kecipak kecipuk hehe

      Delete
  11. enaknya nginep di tempat kakak saya aja sih gratis hahaha...klo penuh n rame keluarga besar baru nyari hotel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakakakak, good idea nih. Hehehe

      Delete
  12. Ooo belum pernah nginap sini. Terakhir tu di Dago, tapi lupa namanya, sama Sensa di ciwalk. Kapan2 nyoba ini kalau harganya pas sesuai :))

    ReplyDelete
  13. Ayahku pas tugas ke Bandung nginepnya di sini nih mbak. Sandal kamar amaroosanya aja dibawa pulang, hahaha.

    ReplyDelete
  14. Bandung itu bikin ketagihan!!!

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih




domain murah