How To Start Blogging

How To Start Blogging



How To Start Blogging - Demikian judul yang saya gunakan untuk acara sharing di kopdar Kubbu hari Minggu (31 Juli 2016) kemarin. Materi ini dibuat karena beberapa teman-teman di Kubbu banyak yang merasa kebingungan untuk memulai menulis di blog. Ada juga yang masih merasa bimbang, apakah blog yang dibuat ini sesuai atau justru malah akan menjadi begini atau begitu.

Segala macam asumsi memang sering muncul dari dalam benak blogger pemula. Sama seperti saya yang pada awalnya mengalami hal serupa, ketika memutuskan untuk serius mengelola blog. Dan itu terjadi di awal tahun 2016 ini. Maklum, sebelumnya saya ini masih terbilang blogger 'semau gue' aka tulisannya tidak begitu beraturan dan benar-benar semau-maunya.

Awal tahun 2016 inilah moment dimana saya memutuskan untuk pindah platform blog kemudian serius untuk mengelola dan memonetisasi blog. Keputusan ini pun sebenarnya datang setelah bertahun-tahun lamanya saya ngeblog.

Baca Juga "Kopdar Kubbu"

Berikut ini, ada beberapa hal yang saya bagikan di acara Kopdar Kubbu kemarin, tidak banyak tapi allhamdulillah banyak mendatangkan pertanyaan dari teman-teman Kubbu.



Let's Blogging - How To Start Blogging




1. Create a Blog

Sebelum saya masuk ke topik utama, saya memastikan terlebih dahulu, bahwa untuk menjadi blogger sudah tentunya harus memiliki blog. Jika belum punya bisa membuat blog melalui platform wodpress atau blogger yang menyediakan blog secara gratis.


2. Template Blog

Saya juga menyinggung sedikit mater tentang template blog yang pernah disampaikan oleh Mba Shinta Ries pada acara Fun Blogging, dimana template blog yang baik adalah

- Clean Template : didominasi 70% warna putih
- Responsive : ringan serta tidak lambat saat dibuka
- No Music : sebaiknya tidak ada penambahan auto play music, agar blog tidak lambat loadingnya
- Contact Detail : tidak lupa untuk menyertakan informasi kontak pada blog
- Social Media : juga menyematkan akun media sosial sebagai widget di blog


3. Don't be Afraid

Materi selanjutnya memasuki tentang Start Writing, kenapa saya tuliskan Jangan Takut? Karena yang saya sampaikan adalah agar ketika blogger ingin memulai ngeblog supaya tidak perlu takut dengan asumsi yang ada dalam benak mereka. Entah itu asumsi tentang kira-kira dibaca atau tidak, apakah tulisannya sudah keren banget atau belum, serta pertanyaan lain yang sering menghambat proses menulis.

Ini juga sebenarnya yang sering menghambat penulis-penulis dalam hal ini penulis buku, tidak bisa dipungkiri, terkadang asumsi yang merupakan bayangan akan seperti apa orang bersikap pada tulisan kita, menjadi momok yang membuat semangat seketika turun.

Itulah kenapa saya memutuskan untuk memulainya dengan kata JANGAN TAKUT. Karena tulisan yang kita tulis akan menemukan takdirnya masing-masing, akan menemukan pembacanya sendiri-sendiri. Jadi Menulislah tidak perlu Takut dengan Apa yang Belum Terjadi.


4. Just Write

Saya mengambil kata ini dari film Finding Forrester, ada yang tahu? Film tentang seorang anak remaja yang diajari menulis secara langsung dari penulis legendaris. Tapi, dia sendiri belum tahu siapa Forrester dan mengapa dia menyendiri. Pada satu adegan di film tersebut, Forrester mengetik di mesin tik tanpa berpikir! Dia mengatakan, "tulis saja, apa yang datang dari hatimu. Kemudian kamu bisa membacanya melalui pikiranmu."

Jadi, untuk memulai menulis blog, yaaa TULIS AJA SEKARANG. Apa saja yang datang dari kepalamu, karena your idea is bigger than your head. Maksudnya ide itu banyak dan sangat banyak bahkan lebih besar dari kepala kita, hanya saja kadang kita tidak berani menuliskannya.


Dari bagian ini saya sedikit menuntun teman-teman lainnya untuk memulai menulis melalui beberapa poin tambahan, berikut ini poin tambahan untuk Memulai Menulis.


- Write Something You Want to Read

Menulislah sesuatu yang ingin kita baca, maksudnya adalah jika suatu ketika kita dihadapi kekecewaan kala mencari artikel yang ada di search engine, karena tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Maka, tulislah sendiri artikel tersebut. Jika bukan sekadar artikel tapi juga dikombinasikan dengan curhatan, tulis saja, karena justru yang berisi curhatan akan memiliki pembaca yang lebih bejibun ketimbang yang bukan curhatan (pengalaman pribadi).

Saya bahkan nekat menulis tentang pengalaman saya ketika "Mencabut Gigi Geraham" karena kecewa saat mencari artikel terkait di mesin pencari. Kecewanya kenapa? Dari sumber demi sumber yang saya buka pada halaman demi halaman di search engine entah kenapa isinya adalah bisnis online pembuatan gigi. Sementara saya mencari tahu waktu itu, seperti apa rasanya ketika dicabut gigi geraham.

Akhirnya, saya memutuskan untuk menuliskannya, berdasarkan pengalaman saya juga untuk menuntaskan rasa kecewa saya.


- Use Simple Words

Ini juga pernah dibahas oleh mba Haya Aliya agar menulis dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh pembaca kita. Atau lebih enaknya, gunakan bahasa yang sederhana saja, supaya mudah dimengerti oleh pengunjung blog kita. Ketika kita sedang menulis untuk tujuan profesi, biasanya disematkan kata-kata asing yang merupakan istilah di bidang tertentu, jangan lupa untuk menyematkan arti istilah asing tersebut agar pembaca tidak kebingungan dan paham dengan apa yang dimaksud.

- We all just want to relate 

Pernah punya pengalaman menggunakan BPJS? Kenapa tidak dituliskan saja. Atau pengalaman ketika naik KRL Ekonomi? Tuliskan. Karena dengan menulis sesuatu yang ternyata pernah dialami oleh pembaca akan memberi efek yang berbeda dan hasil yang berbeda juga.

Ini juga dimaksudkan agar menulis sesuatu yang pernah dialami atau sesuai pengalaman agar tidak 'mentok' ketika ingin memulai menulis di blog. Jadi, tuliskan saja pengalamanmu ketika menggunakan atau berkunjung ke tempat publik lainnya. Ini bisa bermanfaat untuk orang-orang yang sedang membutuhkan informasi terkait, sama seperti saya yang waktu itu membutuhkan informasi Cabut Gigi Geraham.


- Don't Stop Learning

Sesuai motto saya, Love to Learn, jadi saya juga mengingatkan agar setiap blogger selalu semangat untuk menambah ilmu setiap hari. Ilmu itu bertebaran dimana saja, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya. Jadi, saya memberi semangat agar teman-teman di Kubbu selalu belajar melalui banyak hal, bisa melalui pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain.

Belajar dengan siapa saja dan kapan saja, selama itu mendatangkan kebaikan.


- Don't have to blog everyday

Jadi, meski harus menulis blog, mba Ani Berta pernah mengatakan bahwa idealnya ngeblog itu 3 kali dalam seminggu. Itu sudah ideal, karena yang dilihat adalah seberapa konsisten blogger dalam mengelola dan mengupdate blognya dengan tulisan yang baru.

Jadi, tidak perlu setiap hari kalau masih sulit untuk memulainya, cukup belajar konsisten seminggu 3 kali untuk menulis di blog.



5. Share it

Setiap tulisan yang sudah selesai, memang sebaiknya dibagikan ke media sosial lainnya. Agar teman-teman di dunia maya tahu bahwa kita baru saja menulis sebuah tulisan di blog. Ini juga bagus untuk mendatangkan pembaca ke blog kita. Jadi, jangan lupa untuk bagikan tulisanmu ya, siapa tahu diantara pengikut media sosialmu ada yang membutuhkan informasi yang kita tulis.

Sharing is caring :).



***

Demikianlah beberapa poin yang saya bagikan pada acara Kopdar Kubbu kemarin. Tidak begitu banyak, tapi semoga bermanfaat bagi kawan-kawan di Klub Buku dan Blogger. Jadi, ayo semua teman-teman Kubbu mulailah menulis :).


Comments

  1. Kelihatannya mudah ya memulai blog, tapi bisa cukup sulit buat orang yang baru mtau dunia blogging. Nice sharing mpoook.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, banyak orang yang bilang, ngeblog mah gampang. Tapi, buat orang yang baru, mereka suka kebingungan gimana cara mulainya :)


      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  2. Keliatannya gampang ya mbak. Prakteknya nggak semudah yang dibayangkan mbak. Harus mau terus belajar mengolah blog #akupemalas

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih

Instagram




domain murah