3 Tips Optimalkan Hobi Travelling dari Blogger Pekanbaru

August 05, 2016

3 Tips Optimalkan Hobi Travelling dari Blogger Pekanbaru



Blogger Pekanbaru - Sebuah kota yang menjadi Ibu Kota dari Provinsi Riau, Indonesia. Melalui wikipedia saya menelusuri sedikit jejak kota Pekanbaru. Yang ternyata awal mula sejarahnya bisa dimulai dari keberadaan Sungai Siak yang merupakan jalur transportasi utama pada masa lampau.

Melalui sejarah dan jejak kisah, Pekanbaru saat itu memiliki nama SENAPELAN yang mana dipimpin oleh ketua adat yang dipanggil dengan sebutan BATIN. Hingga terus seiring berjalannya zaman hingga Senampelan menjadi pelabuhan tempat merapatnya kapal-kapal milik Belanda.


Menilik kembali sejarah keberadaan suatu kota, tidak dapat dipungkiri bahwasannya selalu merekam jejak sejarah yang tidak akan lekang oleh waktu. Jejak-jejak inilah yang memang membuat saya pribadi merasa penasaran. Setelah kemudian mencari tahu tentang sejarah singkatnya melalui website kepemerintahan Kota Pekanbaru.


MutMuthea dari Pekanbaru


Saya dipertemukan dengan gadis ini melalui sebuah kelompok Arisan yang hadiahnya berupa ulasan dan tautan yang menuju ke blog si pemenang. Melalui Arisan ini pula saya berkenalan dengan si empunya Blogger Pekanbaru bernama Mutia Nurul Rahmah. 

Dari kesehariannya, melalui cerita singkat darinya dan sedikit kabar komunitas dari Mba Mut (demikian saya memanggilnya) saya bisa tahu sedikit tentangnya dan dunia blogger di Pekanbaru. Dari beberapa kali percakapan pendek, diketahui beliau ini merupakan penggiat komunitas, entah untuk saat ini apakah masih aktif dalam lingkup komunitas. Tapi, benar bisa dibuktikan dengan bergaul di komunitas yang ada di daerahnya, mba Mut memiliki banyak kenalan.

Tapi, cukup terasa juga ketika beliau mencari teman-teman sesama blogger khusus kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Dirinya mengaku sedikit kesulitan mencari teman sehobi, yaitu sesama blogger, yang bisa diajak untuk ikut dalam suatu acara. Semoga saja jika ada sosok blogger yang berasal dari Pekanbaru dan membaca tulisan saya, bisa ikut berkontribusi bersama.

Dimana Bumi Di Pijak Di Sana Langit Di Junjung


Ungkapan di atas sebenarnya lebih sering didengar pastinya. Namun, kali ini saya tujukan perumpamaan tersebut bagi sosok Mba Mut. Karena saya mengartikan sebagai Sosok yang memberi kontribusi, meski sedikit, untuk Kota Pekanbaru. Melalui setiap tulisan, setiap rekam jejaknya di akun Instagram.

Siapa yang penasaran seperti apa Kota Pekanbaru seperti saya? Yang pasti, melalui beberapa hasil rekam gambar yang diambil dari beragam tempat di Pekanbaru inilah, Mba Mut menuntaskan rasa penasaran saya tentang Kota Pekanbaru.


Ragam tempat yang modern membuat saya paham, bahwa pembangunan setidaknya sudah hampir merata. Hampir memang bagi saya kata yang tepat, karena memang pembangunan segala macam fasilitas belum dijangkau ke seluruh bagian dalam daratan Indonesia. Tapi, ini sudah cukup bagi saya. Cukup membuat saya paham seperti apa dan bagaimana kota yang jaraknya cukup jauh dari Bekasi.


Dari Mba Mut juga saya belajar tentang menjadi warga yang memberi kontribusi meski sedikit. Apa saja yang saya pelajari dari Mba Mut? 


Baca Juga "ABC"

Ini Dia 3 Tips Cara Mba Mut Mengenalkan Kota Pekanbaru serta Bagaimana Mengoptimalkan Hobi Traveling



1. Belajar Mencintai Kota Tempat Tinggal


Dimana pun kita tinggal, sudah semestinya kita ikut menjaga kota yang kita jejaki. Entah itu kota atau desa, sebenarnya. Tapi tetaplah harus tetap mencintai dengan menjaganya agar tetap seimbang dan nyaman untuk ditinggali.

Melalui Mba Mut, saya belajar untuk sadar bahwa ada banyak orang di luar sana, yang memiliki akses terbatas namun ingin mengenal ragam daerah di Indonesia. Dari usaha dan kegemaran travellingnya inilah, saya cukup puas dengan mengetahui rupa dari Kota Pekanbaru melalui rekam gambar yang diambilnya.


2. Menuliskan Segala Hal Tentang Tempat Tinggal


Betul, kalau dilihat dan dibaca seksama, mba Mut tidak pernah pelit untuk menuliskan informasi apa saja yang berkaitan dengan fasilitas publik atau ragam hal mengenai kota Pekanbaru. Simak saja sebagai contohnya tulisan Mba Mut yang berjudul "Prosedur Pengajuan Beasiswa Berprestasi Kabupaten Siak."

Melalui tulisan tersebut, bukan hanya memberi informasi bagi mahasiswa/mahasiswi yang membutuhkan beasiswa di Kabupaten Siak. Tapi juga membuka jendela informasi bagi orang-orang di luar Kabupaten Siak. Seperti apa prosedur pengurusan beasiswa, meski berbeda toh bisa saja ini bermanfaat, kan.

Juga, dari tulisan-tulisan Mba Mut tentang tempat-tempat makan atau tempat olahraga yang menarik di sana membuat saya berpikir kembali. Sudah berapa banyakkah tulisan saya tentang Kota Bekasi? Rasanya ini seperti peringatan keras bagi saya untuk juga aktif dalam menuliskan tentang Kota yang menjadi tempat kelahiran saya juga tempat tinggal saya hingga saat ini.


3. Mengoptimalkan Kegemaran Traveling

Sekarang ini orang sudah banyak yang memiliki hobi jalan-jalan. Ada yang gemar jalan ke luar kota, backpacker ke luar negeri dan ke segala macam tempat di dunia ini. Tapi, satu yang saya lihat dari Mba Mut dan merupakan nilai plus bagi saya.

Mba Mut senantiasa mengoptimalkan kegemaran jalan-jalannya dengan explorasi beragam tempat di Pekanbaru dan sekitarnya. Bisa dibilang, Mba Mut ini menikmati hobi dengan menjangkau wilayah yang dekat sambil berproses menjangkau tempat yang jauh nantinya.


Dan lagi-lagi, saya mengingat kembali, kalau saya juga gemar berjalan-jalan dan eksplorasi daerah-daerah di Kabupaten Bekasi. Menelusuri gang-gang sempit yang membawa saya ke kampung-kampung. Makan di mie ayam langganan di daerah Cibitung. Tapi, bedanya saya dan Mba Mut adalah....


Mba Mut menuliskan pengalaman perjalanannya sementara saya tidak.


Dari hal inilah saya kembali diingatkan untuk menyisihkan waktu agar berbagi cerita tentang daerah-daerah di Kabupaten Bekasi yang pernah saya singgahi. Bukan sebagai paksaan tapi sebagai bentuk kontribusi bagi Kota yang saya tempati saat ini.


Hal Menarik Apa Lagi Yang Bisa Didapat


Mba Mut juga sering berbagi di akun media sosialnya (Facebook dan Twitter) yang saya ikuti. Kisah-kisah kesehariannya, tentang cerita sang adik yang menangis saat di pondok. Atau bagaimana perjuangan mba Mut untuk mengikuti MTQ yang jaraknya lumayan. 

Segala hal tentang perjuangan dan proses belajar serta kehidupan mba Mut yang mungkin tidak disadari oleh orang lain, bisa menjadi penyemangat kala sesuatu yang kita perjuangkan tengah mencapai titik lesu sehingga butuh motivasi. 

Nah, motivasi itu hadir dimana saja. Jadi, tidak perlu putus semangat. Kembalilah berjuang, atau seperti yang dilakukan Mba Mut. Setelah lelah memperjuangkan perihal MTQ tersebut kemudian mendapat hasil yang tak sesuai, mba Mut setelahnya memutuskan untuk ke salon. Kemudian menuliskan seperti apa salon tersebut di blognya.

Jadi produktif kan hasilnya...menikmati galau sambil ditreatment di salon. Sounds good :D patut dicoba juga, hihi.

***

Untuk penampilan blognya, buat saya sudah mobile friendly, meski beberapa kali setiap baru load blognya sering disapa icon loading. Tapi tidak memakan waktu lama, kok. Juga sepadan dengan perjuangan Mba Mut untuk mengoprek template blognya.

Semoga Mba Mut semakin semangat menulis tentang Kota Pekanbaru dan menuliskan jejak perjalanannya pada setiap tempat yang dipijak. Sehingga tak sekadar menjadi kenangan namun juga menjadi informasi bagi siapa saja yang juga mencari perihal tempat tersebut.

***

Dan setelah menulis ini saya jadi kepikiran untuk menuliskan tentang Kota Bekasi. Agar tidak hanya dikenal sebagai kota Patriot saja, atau sebagai jalur yang dilewati arus mudik. Tapi, juga mengenalkan banyak tempat dan hal tentang Kota ini. Semoga segera terwujud.

Bagi pembaca, terima kasih sudah berkunjung. Punya pengalaman dengan Kota Pekanbaru atau bagaimana kesan berkawan dengan Mba Mutia ? Silakan dibagikan pengalamannya melalui kolom komentar.

Terima kasih.




Informasi

Mutia Nurul Rahmah
Blog http://www.mutmuthea.com/
Facebook : https://www.facebook.com/muthea
Instagram : https://www.instagram.com/mutmuthea/
Twitter : https://twitter.com/mutmuthea

  • Share:

You Might Also Like

30 comments

  1. Wah, keren Mba Mut, jadi penggerak komunitas emang menarik.
    Semoga makin banyak deh blogger-blogger yabg aktif di Pekanbaru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...biar mba Mut ga kebingungan kalau nyari teman sesama blogger :)

      Delete
  2. saya tinggal di tagnerang tapi asal Kuningan, pernah terlintas dalam pikiran pengen mengenalkan kota Kuningan jg ke orang2 soalnya kadang kalo ditanya kuningan ada yg gatau tapi klo dibilang deket cirebon baru pada ngeh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya pribadi malah taunya Kuningan itu yang di Jakarta itu Mba Kania..astagaa kudet saya.

      Tapi good idea Mba, menuliskan Kota Tempat Tinggal / Kelahiran bisa jadi cara untuk mengenalkan yaa.

      Semoga terwujud :)

      Delete
  3. wah, keren juga, baru tersadar.. terima kasih
    salam hangat

    ReplyDelete
  4. Ulasannya tentang blogger Mutia Nurul Rahmah ini bagus, mbak. Kebaca lho ketulusan hati mbak Ipeh dalam menulisnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mba Evy sudah berkenan membaca tulisan saya :)

      Delete
  5. coba deh kalo blogger banyak yg mempromosikan kotanya kayak gini, secara gak langsung kan ikut mempromosikan campaign visit indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, betul ya Mon, itu juga yang membuat saya ingin mengenalkan juga Bekasi melalui tulisan.

      Delete
  6. Saat ini saya sedang belajar mengenalkan/mempromosikan Tuban, kota kecil di pesisir Jawa Timur. Masih banyak yang mesti digali, masih harus banyak belajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap Mba, menggali tempat-tempat yang kita tinggali ini memang butuh kesabaran ya mba

      Delete
  7. besok suamiku ke pekanbaru nih... mau audit kantor2 cabang yg di sana :D.. sayang aku gbis aikut.. pdhl denger2 kuliner di pekanbaru itu enak2 ;).. pernah wkatu itu di TV ada kuliner sejenis udang gitu yg bnr2 mengundang selera banget krn gede2 :D.. ah, jd pgn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh...bacanya sambil bayangin jadi ngiler... Memang kuliner di Pekanbaru enak-enak deh ya..soalnya saya juga kepoin mba Mut suka mengenalkan makanan khas Pekanbaru juga.

      Delete
    2. Udang yang enak itu di siak.. 2 jam dari pkanbaru,besaaaar besaaaar,sedaaap...
      kalau yang di pekanbaru sedap juga... ada dekat rumbai :)
      rm cuik namanya

      Delete
  8. mbaa ipeeh hahaha...
    Gilak...gilaaak.. aku ga nyangka bakal di ulas segambreng begini.. makasih bangeeet :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga dirimua berkenan ya Mba Mut, karena memang itulah potensi yang kau miliki, yang mengingatkanku untuk berbagi tentang bekasi


      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  9. Harus dicoba explore daerah sendiri ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba, dari mana turis lokal bisa tau tempat2 asik di daerah kita kalau bukan dari kita sendiri yang tinggal di tempat tersebut, gitu kan ya mba :)


      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  10. hadew, saya nih di bekasi kudu giat lagi eksplore bekasi nya makasi tipsnya dan semangatnya , salam dari kampung siluman Tambun Bekasi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo Mba Erna, yang orang Tambun nih, banyak loh makanan enak di sana wkwkwkwkwkw #alwaysmakanan


      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  11. Sudah cukup rapi tulisannya, menurut saya. Maaf, saya masih dlm tahap belajar, jadi blm bisa komentar yg lainnya, hehe.

    silakan kalau mau mampir di blog saya ummurahmahwati(dot)blogspot(dot)co(dot)id

    #BWbloggerclass

    ReplyDelete
  12. Cintailah kotamu sendiri sebelum mencintai kekasihmu #eh maap baper mba wkwk.

    ReplyDelete
  13. Suka.. mba Ipeh mengulas dengan cantik.
    Secantik yang diulas.

    Mutia,
    Blogger muda yang dinamis.

    ReplyDelete
  14. Komplit banget review-nya Mbak.. Bikin kita pengen tahu lebihbdekat sama mba Mutia..

    ReplyDelete
  15. waah banyak nama blogger yg mirip dan kadang saya suke ketur..ada juga kan mba meutia rahmah

    ReplyDelete
  16. Ayo mbak Ipeh, kita kolaborasi bahas Jakarta dan Bekasi biar bersahabat :p


    Mutia ini sangat aktif di berbagai komunitas ataupun social media ya.

    ReplyDelete
  17. Mbak Mut luar biasa. Bisa dicontoh juga nih.

    ReplyDelete
  18. Aku asli dari Pekanbaru juga mbak, tapi nggak kaya mbak Mutia yang suka explore Pekanbaru. Jadi pengen ngebahas tentang Pekanbaru juga di blog jadinya.

    ReplyDelete
  19. Thanks banget buat tips nya. Berguna banget bagi saya.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih