Perhatikan 5 Hal Penting Ini Sebelum Membeli Laptop




Tulisan ini diangkat dari kisah nyata, namun telah mendapat penyesuaian dalam beberapa adegan dan beberapa hal.



Perhatikan 5 Hal Penting Ini Sebelum Membeli Laptop. Menjelang waktu berbuka puasa, saya mendapat message melalui whatsapp, ternyata dari teman saya. Sebut saja namanya Asoy, beliau mencurahkan problem yang dihadapinya pada saya. Jadi, waktu ngabuburit, saya gunakan untuk menjadi konsultan dadakan.


Padahal saya bukan seorang konsultan, hanya sebagai tong sampah untuk curhatan teman-teman saya. Alkisah, di tempat kerjanya yang baru dia mengalami kesulitan bekerja karena masih belum memiliki perlengkapan khusus untuknya bekerja, dari perusahaan. Tentunya dengan perjuangan yang memakan waktu, dia harus berganti-gantian meminjam komputer milik teman satu divisinya.


Alasan perusahaannya belum memberikan fasilitas yang sudah dijanjikan, karena memang akan ada peraturan yang diubah. Itulah yang membuat Asoy berada di ambang kegalauan. Sudah 'numpang' komputer, kadang merasa tak enak sampai akhirnya dia sempat berpikir negatif, seakan dia menjadi korban PHP.


"Peh, cukuplah gue jadi korban PHP cowok, masa iya kantor gue juga ikutan ngePHPin gue!"


Demikian penjelasannya ketika saya memintanya untuk bersabar dan menunggu. Wajar saja, pekerjaan jadi tidak optimal kalau fasilitas yang dijanjikan justru ditunda. 


Tapi, ternyata, tidak lama dia bercerita lagi. Kalau kejadian PHP ini sudah dua minggu yang lalu. Dan kejadian yang diceritakan tak lagi up to date (atulah kenapa ceritain kisah basi sama saya :( ). Perbincangan random kami melalui Whatsapp akhirnya berakhir dengan pernyataan Asoy.


"Kaga sih Peh. Itu kejadian udah beberapa hari yang lalu, sekarang gue lagi mau minta bantuin elu, kira2 spek yang oke buat beli laptop merk apaan sama kaya gimana. Gitu x))."


Sontak saya kebingungan, baru saja tadi menceritakan bagaimana nelangsanya dia karena belum memiliki fasilitas penunjang untuk kerja. Kemudian tidak lama tiba-tiba dia memberikan pernyataan seperti itu. Namun, saya tidak merasa heran, teman saya ini, si Asoy memang gemar sekali memberikan kisah nyata dengan twist yang tidak terpikir sebelumnya oleh saya.


Jadi, ketika saya tanyakan lagi, nyatanya dia baru saja diberi sejumlah uang untuk membeli sendiri Laptop yang nantinya ia gunakan untuk bekerja. Uang tersebut dari perusahaan tempat ia bekerja, dengan maksud itu adalah fasilitas yang dijanjikan kantor. Ternyata itu tho maksud dari perubahan aturan. Karena kantornya memiliki keinginan untuk menyerahkan spesifikasi laptop yang sesuai untuk karyawannya.


"Jangan gitu dong, Peh. Gue kan kagak tau spek laptop yang kece buat gue!"


Demikianlah, menjelang detik-detik krisis waktu berbuka, dia justru meminta saya untuk membantunya mencari laptop. Yasudah, demi teman saya si Asoy ini, akhirnya saya jabarkan, apa-apa saja yang selalu saya perhatikan sebelum membeli laptop.


1. Prosesornya


Pilih prosesor untuk Laptop yang bisa mendukung pekerjaan. Misalnya, saya memilih laptop dengan prosesor generasi ke-4, karena sesuai dengan spesifikasi yang 'kekinian'.

2. RAM


Ini juga penting, kira-kira berapa kapasitas RAM dalam laptop, karena ini juga mempengaruhi kecepatan kerja aplikasi yang digunakan di laptop untuk kebutuhan multitasking.

3. Termasuk OS atau belum


Kalau saya, setiap membeli laptop, pasti memilih yang sudah memiliki OS bawaan. Sehingga saya tidak perlu lagi direpotkan dengan urusan aktivasi ketika dibutuhkan. Karena informasi aktivasi kodenya sudah tersimpan di dalam laptopnya.

4. Garansi


Penting nih, jangan sampai informasi Garansi ini terlewatkan. Tanyakan juga, berapa lama garansi yang diberikan dari toko dan usahakan juga ada garansi khusus dari merk yang dipilih. Ini bermanfaat jikalau laptop yang digunakan ternyata mengalami kerusakan padahal baru digunakan 2 minggu. 

Problem ini pernah saya alami soalnya, tahun 2012, saat baru membeli laptop dan harddrive yang saya gunakan tiba-tiba saja bad sector. Sehingga saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk penggantian harddrive karena masih berada pada masa jaminan garansi.

5. Tempat servis


Informasi tentang tempat servis laptop ini juga harus diketahui. Jangan sampai kalau menghadapi masalah pada laptop, kemudian bingung menemukan tempat servisnya. Kalau bisa pilih merk laptop yang memang tempat servisnya berdekatan dengan lokasi rumah. Jikalau memungkinkan. Kalau tidak, pilih yang memang mudah dijangkau dan memberi banyak kemudahan.



Karena itu, sebelum membeli baiknya 'kepo' terlebih dahulu terhadap 5 hal di atas. Agar saat sudah membeli laptop, tidak seperti membeli kucing dalam karung. Jadi, saat belanja laptop, minimal sudah mengantongi kelima informasi di atas, itu sudah cukup menurut saya. Sisanya, tinggal disesuaikan sesuai kebutuhan.


"Udah jelas kan? Nah, sekarang tinggal tentuin pilihan aja, terserah lu sekarang.


Meski jempol saya pegel-pegel sedikit menjelaskan apa-apa saja yang sering saya jadikan patokan sebelum membeli laptop, tapi tetap saya lakukan demi teman saya ini. Meski tidak lama kemudian, tampak notifikasi dia tengah menulis sesuatu pada aplikasi WA.


"Duh, Peh, tapi gue tetep pengen dicariin dimana gue bisa beli laptop tanpa ribet."


Gubrak!! Hari gini masih kebingungan aja mau belanja di mana. Tapi, memang tidak begitu aneh, apalagi dia pernah memiliki pengalaman kena tipu, gara-gara ingin belanja gadget online, tapi akhirnya malah hasilnya nihil. Uang melayang barang pun tak ada.


"Beli aja di MatahariMall (baca laman Disclosure), Soy! Elah, ribet amat hari gini..."


Iya, sekarang kan gampang belanja online, pembayarannya mudah, pengirimannya lancar dan aman. Pelayanannya memuaskan, apa lagi coba yang diragukan, ya kan? 


"Emang kenapa gue harus belanja di situ?"


Duh, si Asoy ini memang kelewatan membuat waktu saya semakin tambah kritis, sampai-sampai melihat meja makan tampak seperti wafer raksasa yang menggungah selera. Baiklah, demi kemaslahatan bersama, agar saya bisa berbuka puasa dengan lancar tanpa terganggu dengan seseorang yang akan merasa saya PHP-in gara-gara fokus pada menu buka puasa. Akhirnya saya jelaskan juga.


"Karena di MatahariMall.com lagi ada Promo Laptop Asus Terbaru, Soy. Dan biasanya harganya sesuai dengan budget yang ada."


Dan, beberapa menit setelahnya si Asoy tidak ada jawaban, karena azan magrib berkumandang. Saya menikmati hidangan berbuka dengan lega. Setidaknya saya berpikir, kalau si Asoy akan langsung beraksi memilah sendiri laptop yang sesuai dengan kebutuhannya. Toh, Promo Laptop Asus Terbaru (baca Disclosure) benar-benar memberikan harga dan diskon yang bisa membuat harga laptop tidak lagi membuat dompet dan rekening menjadi tipis. Jadi, si Asoy bisa bekerja dengan optimal, begitulah harapan saya.

Malam sebelum tidur, tiba-tiba sebuah pesan kembali masuk, lagi-lagi dari Asoy. Saya berharap dia tidak kembali kebingungan dengan pilihan laptopnya. Sambil membaca doa sebelum membuka chat darinya, kemudian saya merasa senang membaca chatnya.


"Peh, makasih yak. Gue udah pesen nih laptopnya Asus A455LF. Warna merah, Peh! Wakakakakak, lap yu full deh Peh. "


Asus A455LF
Laptop Asus A455LF


Nah, akhirnya saya bisa bernapas lega. Setidaknya bisa membantu teman yang sedang kesulitan di bulan puasa membuat hati ini senang dan ringan rasanya. Walaupun begitu, saya sendiri tidak masalah jikalau ada yang bertanya tentang hal-hal yang bisa saya jawab. Tapi, ya karena tadi si Asoy ini nanyanya di jam-jam saat saya sekarat menanti azan Magrib, jadilah saya sedikit setengah-setengah menjelaskan padanya.

oo00oo

Demikianlah, kisah saya dan teman akrab saya, si Asoy. Semoga ketika Asoy membaca tulisan ini, dia mengurungkan niatnya untuk membongkar jati dirinya :). Pembaca punya pertimbangan lain ketika hendak membeli laptop? Silakan berbagi di kolom komentar, siapa tahu bisa bermanfaat bagi pengunjung lainnya. Terima kasih :).



Comments

  1. tambahan mbak, dari sisi Hardisk, trus merk lepi juga jadi pertimbangan mbak. weheee
    itu sih kalo aku,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap...betul ya, kalau kapasitas harddrive ga mumpuni rasanya gimana gitu, ya.

      Delete
  2. Model dan warna masih jadi kriteria buatku hehehe. Dasar emak2 ya..tapi iya sih tentunya prosesor dan RAM kudu oke.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya masalah warna memang tipikal pasrah hehe, mau dikasih warna apa aja yang penting sip oke :D


      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  3. Kalau saya yang penting itu RAM dan hardisknya mbak. Soalnya saya suka simpan banyak foto, film, dan video. Kalau harus beli beli hardisk external kan lumayan jg harganya. hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, harddisk external emang paling2 yaa harganya. Hehe, saya juga suka simpen gambar sama film dan emang kudu banget ekstra ya kapasitasnya

      Delete
  4. Baru saja ngebuktiin bahwa poin 4 dan 5 bener-bener gak boleh lupa jadi pertimbangan. DAn puas banget sama layanan brand yang disebut Ipeh di tulisan ini. Aku yg tinggal di kota kecil sama sekali ga kesulitan mengklaim garansinya. DAn bener.... bener diganti sesuai yang dijanjikan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, kalau layanan servisnya mumpuni, sebagai customer kita dilayanin banget ya. Seneng jadinya ya...

      Delete
  5. Garansi juga penting bngt tuh mbak, jangan lupa kartu garansi disimpe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya penting banget Mba, kalau ga..duh pusing pas ada apa2..

      Delete
  6. Cakeppp nih panduannya..bakal kepake kalo nanti beli laptop baruu..thanks mba ipeh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Mba, semoga bermanfaat ya :)

      Delete

Post a Comment

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih

Instagram




domain murah