Tantangan Bersih di Pasar Bantar Gebang Bekasi

May 02, 2016

Ipehalena - Hari Minggu kemarin (1 May 2016) yang cerah sumringah, rasanya cocok kalau menikmati hari dengan berjalan-jalan. Saya memutuskan untuk pergi ke Pasar Bantar Gebang Bekasi, sekalian mencari sarapan dan jajanan pasar. Juga membeli sayur mayur untuk persediaan seminggu ke depan. Kalau belanja sayur di Bekasi, biasanya saya akan merujuk ke Pasar Bantar Gebang atau Pasar Baru Bekasi. Karena harga sayur mayur yang cenderung lebih murah dari pasar di dekat rumah.

Sampai di pasar Bantar Gebang, waktu menunjukkan pukul 7 pagi, tapi suasana di sana sudah sangat ramai sekali. Allhamdulillah, meski begitu, tempat parkiran yang tersedia masih banyak, tidak berhimpitan, tapi juga aman (insya allah). Hanya sedikit keluhan, yaitu jalanan yang becek sehingga saya harus berhati-hati saat berjalan. Maklum, jalanannya jadi licin karena basah. Sambil asik melihat-lihat sayuran, menimbang-nimbang mana yang dibeli dalam jumlah banyak, mana yang sedikit. Mana sayur yang bagus mana yang sudah layu. 



Kopdar di acara Road Show Scotch-BriteTM

Sambil belanja, saya bertemu juga dengan salah seorang blogger, Mbak Risalah Husna yang ternyata sudah memarkirkan motornya di pintu gerbang pasar. Kopdar di pasar, sesuatu yang menarik, tapi bukan hal yang baru lagi kan. Kami berdua bertemu di depan stand milik Scotch-BriteTM (baca Disclosure) yang sedang menggelar acara di sana. Kebetulan, spons cuci piring di rumah sudah harus diganti, otomatis saya langsung ikut mengantri untuk membeli. Ternyata harganya murah, cuma 10.000 dapat 4 spons. Pantesan aja, banyak ibu-ibu yang mengantri ikutan membeli. 



Hebohnya, selain bisa membeli produk spons dari Scotch-BriteTM dengan harga murah, pembeli juga bisa dapat nomor undian yang langsung diundi hari itu juga. Ternyata pagi yang mulai sedikit mendung di Pasar Bantar Gebang membawa berita baik buat Ibu yang satu ini. Beliau mendapat Mixer!! Otomatis saya semakin semangat ikut mengantri, dengan harapan bisa mendapat satu set pisau. Meski ternyata, saya dapat bonus spons bukan pisau, hehehe.



Nah, saat saya menyengaja mengunggah foto-foto keseruan di stand Scotch-BriteTM, ternyata di hari yang sama, serentak Scotch-BriteTM mengadakan keseruan di Bandung, Bogor, Surabaya dan Jogjakarta. Pantas saja, beberapa nama akun twitter yang saya kenal berseliweran, dengan foto keseruan mereka bersama pengunjung stand Scotch-BriteTM yang lain. Karena saya sendiri juga ikut senang melihat antusias ibu-ibu yang juga harap-harap cemas saat mengambil nomor undian. Bagi yang ingin membeli produk terbaru dari Scotch-BriteTM, bisa dicek di timeline twitter mereka. Sesuai informasi, mereka masih akan mengadakan pengenalan produk baru mereka sampai 15 Mei di kota-kota Bandung, Bogor, Surabaya, Jogjakarta dan Bekasi.


'Ilmu Khusus' Mencuci Piring


Berbicara masalah Scotch-BriteTM, saya jadi kepikiran tentang cuci piring. Aktivitas satu ini sering sekali dianggap sebagai pekerjaan yang tak membutuhkan 'ilmu khusus'. Tidak banyak yang melemparkan komentar bahwa pekerjaan membersihkan dan merapikan rumah itu merupakan bakat yang ada sejak lahir. Padahal, untuk mengurus rumah juga diperlukan ketelitian serta kesabaran yang penuh.


Misalnya, mencuci piring. Saya kemudian teringat pada masa-masa liburan SD. Setiap berlibur di rumah nenek, saya selalu mendapat pelajaran "Cara Membersihkan Rumah" secara gratis. Dan, saya dapati, banyak teman-teman saya yang ternyata kurang memahami metode mencuci piring yang tepat. Sehingga sering kali membuang banyak sabun, meninggalkan minyak yang tersisa serta penggunaan air yang terlalu berlebihan.


Dengan dicanangkannya "Save Water for the best future", ternyata teknik cuci piring yang diajarkan oleh mendiang Nenek saya (rahimahullaha) sesuai dengan gerakan penghematan air. Seperti apa Teknik Cuci Piring yang diajarkan oleh beliau, simak di bawah ini.


1. Sebelum mencuci piring, basahi terlebih dahulu piring, gelas, sendok serta perlengkapan memasak dengan air secukupnya. Ini dimaksudkan untuk mempermudah kotoran-kotoran pada perlengkapan makan dan masak agar tidak mengering sehingga nantinya susah untuk dicuci


2. Pisahkan perlengkapan makan dan perlengkapan masak sebelum mencuci. Kelompokkan sesuai dengan jenisnya. Misal : piring dengan piring, sendok dengan sendok serta gelas dengan gelas.


3. Mulailah mencuci dari Kelompok Gelas, kemudian sendok, lalu piring dan terakhir perlengkapan masak.


Dengan mencuci gelas terlebih dahulu akan membuat bibir gelas terhindar dari minyak yang menempel pada peralatan lain. Sehingga ketika dibilas nanti, tidak menyulitkan serta gelas yang dicuci akan meninggalkan wangi yang segar.


4. Bilaslah peralatan yang dicuci satu persatu. Agar menghemat air, usahakan usai mencuci satu perlengkapan kemudian matikan air. Ini sangat efektif untuk memanfaatkan air secukupnya, tidak berlebihan.


Atau bisa juga dengan menggunakan baskom sebagai penampung air ketika membilas peralatan yang dicuci, sehingga bisa diukur seberapa banyak air yang kita gunakan untuk mencuci piring.



5. Yang tidak boleh dilupakan adalah gunakan spons yang sesuai juga penggunaan sabun yang tidak berlebihan. Penggunaan spons tidak boleh sembarangan, misalnya spons dengan serabut yang kasar bisa meninggalkan goresan pada gelas kaca atau piring keramik. Juga bisa merusak permukaan teflon.



Tipe Spons untuk Cuci Piring


Sebelum membeli spons untuk cuci piring, dicek terlebih dahulu kira-kira spons yang bagaimana yang dibutuhkan di dapur. Di road show kemarin, Scotch-BriteTM juga mengenalkan 3 produk terbaru mereka.

1. Sabut spons ekonomis, sesuai namanya sabut ini harganya murah, cuma Rp 2.000 saja. Permukaannya lembut, jadi tidak merusak piring keramik/kaca.

2. Sabut Spons Basic, untuk spons ini ukurannya lebih besar dari spons ekonomis. Spons ini tipe yang saya butuhkan, karena kalau cuci piring pakai spons besar rasanya lebih afdol gitu.

3. Sabut Stainless, sabut ini wajib dimilik juga loh. Biasanya saya gunakan untuk menghilangkan kerak dari bagian bawah wajan yang sering gosong. Tetap aman sehingga tidak merusak lapisan wajan. Juga sering saya gunakan untuk membersihkan kompor.


Jadi, pilih spons yang aman, mengandung serat yang halus, lentur dan memiliki daya serap yang baik. Bisa gunakan merk Scotch-BriteTM karena bentuknya yang lembut sehingga melindungi perlengkapan dapur dari goresan serat kasar. Dengan memahami cara mencuci piring ini, selain bisa memanfaatkan air dengan baik juga bisa membuat peralatan makan dan masak menjadi awet, tidak mudah rusak tapi tetap bersih sehingga makanan di rumah tersaji dengan sehat. 


Mau juga ikutan #TantanganBersih? Datang ke acaranya yang diadakan di Bekasi, Bandung, Bogor, Surabaya dan Jogjakarta. Belanja produknya, joget dan nyanyi bareng Tim Scotch-BriteTM. Pantau juga facebook Scotch-BriteTM Indonesia karena akan ada hadiah menarik.



Scotch-Brite(TM) www.britequeen.com
Twitter : @ScotchBriteID
Facebook Fanpage : www.facebook.com/ScotchBrite.Indonesia/



  • Share:

You Might Also Like

37 comments

  1. rezeki kita cuma dapet hadiah spons lagi ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwkwk, begitulah mba kira2

      Delete
    2. wkwkwkw. the nasib tuh mak.

      Delete
  2. Aku nunggu yang di Solo... Ini domain nya emak-emak banget soale

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Mba Ety, saya langsung beli serenteng

      Delete
  3. waah,, seru juga ya,, pengen deh, di tempatku ada acara-acara seperti itu :( :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga diadakan di daerahmu ya Mba

      Delete
  4. wah kapan acara seperti itu ada di jogja?

    ReplyDelete
  5. wah kapan acara seperti itu ada di jogja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek langsung aja kak di facebooknya, nanti ada informasinya

      Delete
  6. wah hebat ya mbak Ipeh ... Kepasar aja bisa sambil kopdar, jadi kalau saya mau kopdar sama mbak Ipeh harus ke pasar Bantar Gebang nih... :)

    ReplyDelete
  7. saya pakai scotch brite karena membantu sekali dalam hal cuci mencuci peralatan makan dan memasak, gak tahu, di deket saya ada gak ya, pasar yang mengadakan acara serupa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga nanti di dekat rumah ada acara ini ya

      Delete
  8. Wahaa.. asyikk. Mencuci piring ternyta ada ilmunya juga ya.. saya nih mba sering ga basahi dulu piring sblum mencuci. Ah salah ya ternyata..

    ReplyDelete
  9. Yang suka beroperasi di dapur, ayo borong spon-nya.

    ReplyDelete
  10. wahh, berarti teknik cuci piring yang saya lakukan selama ini sudah benar karena yang saya lakukan itu urutannya sesuai dengan yang Mba Ipeh tuliskan :)

    ReplyDelete
  11. Waduh, saya kok sendok dulu ya urutannya. Tapi alasan mbak Ipeh masuk akal juga. Oke, akan saya terapkan mulai sekerang. Makasih Mbak.

    ReplyDelete
  12. Wah aku baru tau kalo gelas urutan pertama
    Biasanya aku malah mulai dari sendok sendokan dulu, bis itu yang gede gede

    ReplyDelete
  13. Aku suka cuci piring. Terima kasih untuk tipnya. :)

    ReplyDelete
  14. Di pasar sini juga ada. Pas lewat, lihat. Seru banget. :))

    ReplyDelete
  15. Kadang risih melihat alat makan kurang bersih, apalagi jika mau=sih bau sesuatu sehingga mengurangi selera makan.
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
  16. kadang sebel juga kalo ngelihat alat makan ada ditempat cucian, mau makan, sendoknya kotor semua. salam kangen kak dari Cirebon

    ReplyDelete
  17. nyuci piring juga ada langkah2nya ya.. Makasih mba tipsnya

    ReplyDelete
  18. Wah, keren juga kopdarnya di pasar hehe, mestinya bakal rame banget tuh yang diperbincangin :p
    Berarti semua yang beli spons di booth Scotch-Brite TM dapet nomor undian yang langsung diundi saat itu juga, ya? Alhamdulillah banget tuh ada yang bisa dapet mixer.

    "Save water for the best future", bener banget nih. Dari mencuci piring aja kadang pemakaian air suka berlebih ya. Saya juga baru tahu kalo ternyata gelas itu kelompok pertama yang dicuci.

    ReplyDelete
  19. Yaampun mba tau gitu kita ketemuan deeeehhh...

    ReplyDelete
  20. makasih ilmu mencuci p[iringnya mbaaa :)

    ReplyDelete
  21. aku ditawarin juga nih sm teh ani utk daerah tangsel dsk, sayangnya gak cucok tanggalnya. blom jodoh. e tapi klo yg beruntung kayaknya bisa bwa hadiah macem2 ya mba

    ReplyDelete
  22. spon cuci piring yg udh digunain sjk jaman mamaku muda ini :D.. ga pernah mau beli merk lain, dan kalo sampe kita salah beli, mama pasti ngomel dan pergi sendiri ke supermarket utk beli yg merk scotchbrite :D

    ReplyDelete
  23. Ibu kosku dulu ngajarin pakai spons terpisah utk peralatan minum n makan. Tp aku sendiri gak telaten nerapin. Wkwkw

    ReplyDelete
  24. Aku dapat spons ama kaos mbak ipeh...hehehe

    ReplyDelete
  25. aku diajak jg nih sm mbak Lid, tapi aku ga hapal jalan, jadi agak gimana gitu jalan sendiri, gak pede.. hahaha...padahal seru ya..

    ReplyDelete
  26. wah... mencuci piring juga ternyata ada ilmunya dan jenis sponsnya berbeda-beda.

    ReplyDelete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih