#30HariMenulisSuratCinta #Day1

January 31, 2016

Kepada Ananda,

Jikalau surat ini sampai padamu, ketika dunia tak lagi hijau dan sebiru saat Ibunda menuliskan surat ini padamu. Janganlah berputus asa, wahai anandaku. Karena harapan dan impianlah manusia akan terus bergerak maju menggapai apa yang dimau.

Apakah saat ini sudah memasuki tahun 5000, Anandaku sayang? Apakah benar-benar bumi sudah hancur luluh lantak? Atau justru semakin membaik? Apakah hijaunya rumput Ananda bisa lihat? Ibunda tidak tahu dan tidak memiliki imajinasi apa-apa tentang masa depan. Hanya harapan dan impian untuk menjadi lebih baik saja, itu yang Ibunda lakukan.

Wahai Anandaku, entah siapa yang akan membaca surat ini. Ibunda ingin bercerita :
Di masa Ibunda saat ini, setiap orang sudah tidak begitu peduli jika hujan tak turun tepat waktu. Beberapa mengatakan, "Ini akibat pembangunan, mereka gunakan pawang hujan."

Di masa Ibunda saat ini, setiap orang sudah terbiasa dengan kemarau panjang. Kata mereka, "Tak apalah yang penting di rumah saya masih ada air."

Di masa Ibunda dan di tempat Ibunda saat ini, setiap orang terbiasa dengan kendaraan bermotor. Mereka mulai tak peduli dengan polusi. Kata mereka, "Ah, kan dekat. Agar menghemat waktu".

Itu semua hal yang biasa ditemui, Anandaku sayang. Tak apalah, karena kita tak bisa memaksa apa-apa pada orang lain. Jika Ananda menemui, sebuah sikap dari sosok manusia yang membuat Ananda bersedih dan sakit hati. Yakinlah, saat itu Ibunda sedang memelukmu, menemanimu, dan percayalah bahwa memaafkan tidak akan pernah menjadi hal yang buruk. Bahwa membalas dengan kebaikan adalah sesuatu yang butuh perjuangan.

Anandaku sayang, apakah di zaman-mu manusia hidup di sebuah pesawat? Apakah masih di Bumi? Ah Ibunda penasaran ingin melihat seperti apa kehidupan di masa kalian.

Mungkinkah saat itu, pada zamanmu, teori Lubang Cacing sudah terungkap? Apakah planet Edmund sudah berpenghuni? Benarkah karena dekat dengan Blackhole, di sana waktu berjalan lebih lama? Ah, Ibunda terlalu banyak bertanya ya, Ananda sayang.

Karena, pada masa ini, yang Ibunda tahu, bahwa sudah ada perjalanan misi ke planet pluto. Itu saja yang baru Ibunda ketahui. Ananda sayang, mungkin kita tak bertemu secara langsung. Tapi, jika Ananda membaca surat ini, jika Ananda masih ada pada tahun 5000, Ibunda hanya ingin katakan : Manusia adalah makhluk sosial. Berkawanlah dan pilihlah kawan yang baik.

Itu saja...Ananda...semoga kau berbahagia.



  • Share:

You Might Also Like

2 comments

  1. Wahai Ntelena, sesungguhnya suratmu sangat membuatku berdecak kagum. Begitu banyak hal yang kini kusadar. Manusia jaman modern sangat memikirkan apa yang menurutnya memiliki potensial pada masa sekarang tanpa memikirkan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Mudah-mudahan surat ini tetap kekal dan bisa dibaca oleh semua orang di masa sekarang ataupun masa depan. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahai emip sayang, begitulah yang terjadi. Masa kini adalah awal dari masa depan, bagaimana mempertahankan optimis pada harapan tentang bumi yang lebih hijau, meski rasanya putus harapan tidaklah salah dengan kondisi seperti ini. Hanya saja, manusia akan bergerak maju dengan harapan yang mereka miliki, Mip.

      Delete

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih