Dekorasi Rumah Idaman

Dekorasi Rumah - Tatanan rumah yang menarik, simple dan justru membuat rumah menjadi unik sering membuat mata yang lelah jadi tenang. Senantiasa berpikir, “kok bisa ya jadi begini?” “Kok bisa ya digituin?”. Apalagi saya juga memiliki konsep rumah idaman yang memiliki halaman belakang, dengan tanaman yang asri serta satu sudut yang nyaman untuk membaca. Ada yang suka dengan konsep halaman belakang, ada juga yang suka dengan halaman di lantai dua atau tiga, ada pula yang suka halaman kecil di sudut dalam ruangan rumah. Selera memang berbeda, tapi jujur, meski selera berbeda tapi melihat dekorasi atau penempatan yang unik selalu menjadi daya tarik yang membuat segala perbedaan selera itu menjadi sama.
Namun, semenjak menempati rumah yang bagi saya ini lumayan ‘lega’ dari sebelumnya. Rasanya, saya akan berpikir ulang  untuk menjadikan rumah yang ditempati ini ‘mirip’ dengan konsep rumah idaman 'ala’ saya. Pasalnya, selalu saja, terkadang satu hari masih belum cukup untuk membuat segalanya tertata. Apalagi saya, yang memang cenderung tidak mau dipusingkan dengan masalah rumah belum rapi, hehehe. Mau tidak mau, daripada rumah idamannya berubah menjadi kapal pecah, saya memilih untuk 'mengubah’ sedikit demi sedikit rumah ini menjadi nyaman dihuni.

Untuk ruang tamu dan ruang televisi, memang tidak ada sekat sama sekali. Alias 'ngemplong’ kalau diistilahkan dalam bahasa orang bekasi. Semua peralatan seperti meja dan televisi, berada di pinggir. Dengan ini, kalau keponakan-keponakan sedang main, tidak terhalangi dengan banyak hal. Apalagi salah satu keponakan yang masih berusia satu tahun, setiap main ke rumah selalu semangat latihan jalan, meski tertatih-tatih. Duh, ini loh yang membuat Umi bahagia, ahahaha. Atau saat duo kiddos yang gemar loncat-loncat serta prakarya sedang beraktivitas, ini juga memudahkan mereka untuk mendapat ruang yang lebih.
Untuk urusan dapur. Saya sendiri tidak mau repot. Meski pengering peralatan makanan dan masakan ada di atas tempat cuci piring. Tetap saja saya masih menambah tempat pengering di samping cucian piring. Ini berguna kalau-kalau yang dicuci tidak begitu banyak, jadi bisa langsung dirapikan. Kemudian, menghindari baju basah karena terkena tetesan air. Untuk meja kitchen set, saya dapat ilmu dari broadcast, dengan membersihkan rutin menggunakan baking soda agar mengkilap. Nah, untuk bagian meja kompor, saya juga gunakan baking soda,  juga pembersih khusus merk 'Cif’ untuk basmi kerak.
Satu hal yang masih harus dirawat dan belum tuntas problemnya adalah perawatan Buku ! Nah, berhubung memang saya #Bookaddict , dan masih suka malas dalam hal menyampul, mau tidak mau saya wajib melawan malas untuk membersihkan debu setiap saat. Ini pun seringnya saya lakukan jarang-jarang, jangan ditanya berapa hari sekali, saya malu hehehe. Belum lagi, masalah rak buku. Karena memang terlalu banyak maunya, akhirnya sampai sekarang buku-buku kesayangan saya masih saya susun di atas lantai. Semoga saja mereka tak kedinginan.
Kalau untuk halaman, kebetulan saya memang menanam beberapa tanaman. Tapi, oh tapi, yang paling 'ribet’ perawatannya itu pohon jeruk. Astaga setiap hari, selalu saja ada hama yang menempel dan membuat bolong dedaunannya. Sedih rasanya, buah belum ada tapi daunnya tak bersisa. Walau sudah disemprot cairan pembasmi hama, tetap sama saja. Kasihan pohon jeruk, yang tabah yaa….
Kebetulan ada beberapa gambar yang saya lihat dari pinterest. Dekorasi halaman belakang yang asri sekali. Tapi ini yang memang membutuhkan perawatan setiap hari. Untuk yang memiliki asisten, mungkin akan sangat terbantu, tapi hebat juga kok yang tak berasisten tapi masih bisa rapi rumah yang modelnya seperti ini. Ah, kalau saya sih benar-benar Big M, ehe ehe.
Berikut inspirasi halaman belakang rumah yang nyaman sekali ….



Duh, gambar terakhir ini bisa jadi spot favorit untuk membaca. Tempatnya enak, tidak begitu ramai, juga terkesan simple. Ah, betapa rumah idaman masih bercokol di kepala saya.





Comments




domain murah