Musim Batuk Pilek

Musim Batuk PilekApa benar perubahan cuaca yang ekstrim membuat banyak orang mudah terserang penyakit?


Perlu diketahui, cuaca ekstrim di sini seperti panas terik kemudian tiba-tiba hujan. Atau panas berkepanjangan, juga intensitas hujan yang tinggi. Perubahan cuaca ini sudah menjadi issue yang sering diusung akibat global warming.

Masalahnya, tubuh manusia rentan terhadap penyakit. Salah satunya Batuk. Jujur saja, sakit Batuk dan Pilek ini merupakan penyakit yang bisa dikatakan ada ‘musimnya’ di indonesia. Terlihat dari banyaknya jumlah pasien di rumah sakit dengan keluhan yang sama.

Sudah minum obat, tapi masih belum sembuh juga? Atau sudah banyak berobat ke dokter tapi Batuk dan Pilek masih saja belum reda. Mungkin pola makan yang memang harus dijauhi selama sakit Batuk dan Pilek. Makanan mengandung minyak berlebih, sebaiknya dihindari, juga minuman dingin seperti es.

Tapi, ada juga obat yang sudah banyak dijadikan alternatif untuk Batuk Pilek. Yaitu penggunaan Jahe, Kencur dan Kunyit. Biasanya, ketika batuk, saya akan menjadikan Kencur, Jahe, Kunyit dan Madu sebagai pertolongan pertama. Manfaat kunyit dari yang pernah saya dengar dari Ibu saya, yaitu sebagai antibiotik. Sementara Kencur, konon untuk meredakan batuk berdahak atau batuk kering.

Mungkin, banyak yang terbiasa dengan air perasan jeruk nipis yang dicampur dengan kecap. Jadi, jarang tahu bahwa kencur juga memiliki manfaat yang sama. Sejauh ini, saya memang lebih sering menjadikan ketiga bahan dapur itu sebagai penolong pertama saat batuk.

Menurut resep Ibu saya, bahan dapur seperti kunyit 1 ruas ibu jari, jahe 1 ruas ibu jari, kencur 1 ruas ibu jari, digeprek atau diparut, kemudian dicampur air hangat dalam gelas serta madu agar tidak terasa pahit.

Jahe, di sini fungsinya untuk menghangatkan tubuh. Biasanya kalau sakit Batuk dan Pilek, tubuh terasa meriang dan tidak nyaman. Dengan Jahe, insya allah tubuh akan hangat. Dari pengalaman pribadi saya, memang campuran ketiga bahan dapur tersebut memberi efek yang bagus. Karena mudah, tanpa harus keluar malam-malam mencari obat dan juga tidak bingung apa perlu resep dokter atau tidak.
Biasanya batuk yang saya alami akan reda setelah minum 2/3 gelas. Meski bukan obat instan, tapi ramuan ini manfaatnya bukan hanya mengobati Batuk dan Pilek saja. Tapi, juga membuat otot tubuh yang terasa nyeri melentur dan rileks. Sehingga tidak kesulitan tidur, padahal tidak ada obat tidurnya.
Belum lagi biasanya pilek akan membuat hidung tersumbat. Setelah minum ramuan tadi, hidung saya biasanya terasa ‘plong’, kemudian banyak lendir di hidung yang bisa kita buang dengan segera. Kalau tidak, bisa menyebabkan penyumbatan dan menjadi sinus (ini saya pernah baca di artikel, tapi lupa sumbernya.)
Jadi, jangan lupa sediakan Jahe, Kunyit dan Kencur di rumah. Selain bermanfaat untuk masakan, juga bisa dijadikan pertolongan pertama saat Batuk dan Pilek.


Comments




domain murah