Webmaker - Cara mudah membuat website dengan Android

August 28, 2015

Webmaker - Cara mudah membuat website dengan Android. Ada banyak orang yang sering bertanya dengan pertanyaan yang hampir sama. “Gimana sih cara buat website yang mudah?” Kalau dijawab, bagaimana dengan blog? Mereka kemudian meminta sesuatu yang lebih simple dan mudah lagi, “itu loh…yang bisa diotak-atik gak pake ribet dari hape!” Ya, saya sendiri bingung, tujuannya untuk apa? Karena saat ini, sudah banyak tersedia layanan dan aplikasi online yang mempermudah setiap insan untuk mengoprek-oprek segala macam aplikasi.
Usut punya usut, ternyata makhluk hidup yang salah satunya berhasil saya korek-korek, maksud serta tujuannya membuat website, alasannya sangat sederhana : “Nganu mbak, aku loh mau majang poto produk buat jualan sama poto-poto saya, tapi modelnya beda. Nggak kaya IG gitu mbaa…”
Ealahhh… loh kok sedikit mbulet ya. Tidak ada yang salah, karena makhluk hidup tadi berjenis kelamin perempuan. Karena menurut ilmu ‘Dunia maya yang lagi nge-tren’ bahwasannya Perempuan tidak pernah salah. Jadi, ini bukan kesalahan. Toh, setiap keinginan itu memiliki alasan juga kok, jadi bukan kesalahan, iya kan ya? Kenapa jadi saya yang bingung?
Nah, sebelum saya memberi jawaban pada seseorang itu, akhirnya saya berhasil berkenalan dengan sebuah aplikasi yang masih anyar dan gress banget!! Allhamdulillah, jadi enggak perlu kebingungan lagi sayanyah.

Hari Sabtu tanggal 15 Agustus kemarin, saya menghadiri sebuah acara yang bertujuan untuk mengenalkan sebuah aplikasi terbaru dari Mozila. Wah, senang pastinya mengetahui kalau Mozila membuat aplikasi yang bisa mempermudah banyak orang dalam membuat website. Kebetulan, kami bisa menikmati aplikasi ini meski masih Beta Version, tapi saya yakin, nantinya aplikasi ini akan banyak digunakan dan mempermudah banyak orang.
Namanya Webmaker aplikasi yang bisa didownload di Playstore. Aplikasi ini fungsinya memang untuk mereka yang ingin menampilkan foto / tulisan dengan tampilan layaknya website. Namanya masih baru sih ya, jadi baru ada tiga menu yaitu : Postingan foto dan Postingan Tulisan serta satu lagi ini Link. Nah, link ini bukan sebuah link yang bisa kita gunakan untuk menyatukan website di webmaker dengan blog kita. Tapi, link ini fungsinya hanya untuk menyambungkan halaman satu dengan yang lain, seperti tombol ‘NEXT’ dan ‘BACK’. Masih sangat simple sekali memang. Tapi, lumayan loh bisa mencobanya duluan dari yang lain.
Di acara #MozBelajar Webmaker for android, tidak hanya memperkenalkan aplikasi ini, tapi juga cara pemakaiannya. Nah, tantangan terbesar ketika kami diminta untuk membuat tim kelompok untuk membuat sebuah project di aplikasi ini yaitu aplikasi yang masih lemot, karena masih Beta Version serta koneksi internet yang lelet, berhubung kami berada dalam gedung, sering kali mengalami kehilangan sinyal. 
Tapi, selama ini saya percaya, kalau Mozilla bisa membuat aplikasi ini easy to use dan juga memiliki performa yang lebih cool, tinggal tunggu saja waktunya, karena masih berproses juga dalam mengembangkan aplikasi ini.
Kalau begitu, saya akan sedikit memberi bisikan-bisikan halus, cara menggunakan webmaker ini.
1. Buka Playstore, kemudian search ‘webmaker’ , setelah muncul, cari tulisan webmaker yang iconnya sama seperti gambar yang saya tampilkan di atas. Kemudian instal.
2. Setelah selesai diinstal, kamu jalankan aplikasinya, kemudian kamu akan diminta untuk mendaftarkan akun untuk aplikasi ini. Daftarkan saja, tidak ada ruginya kok :).
3. Setelah sukses, kamu akan diarahkan ke dashboard atau menu utama aplikasi ini. Di situ kamu bisa melihat contoh webmaker yang sudah tersedia. Atau kalau kamu mau membuat sendiri, caranya KLIK TULISAN ‘MAKE’.
4. Kemudian kamu akan diarahkan ke sebuah laman profile kamu, KLIK TULISAN ‘CREATE PROJECT’ untuk membuat sebuah laman untuk webmaker kamu.
5. Nah, di halaman ini kamu bisa tambahkan FOTO atau TULISAN kamu. Kalau mau tambah foto atau tulisan, tinggal klik saja kotak abu-abu yang ada icon ‘+’ nya. Kalau mau edit foto atau tulisannya ? Jangan lupa di klik terlebih dahulu, kemudian pilih menu yang ada icon pensil atau pulpen (?) di layar.

Mudah kan? Sangat mudah kok, karena memang setiap aplikasi itu dituntut untuk mempermudah end user dalam menggunakannya. Sekian dulu tulisan saya kali ini, untuk informasi acara #MozBelajar bisa kunjungi website Mozilla juga kok.
Oiya sebelum pulang, kami menyempatkan diri untuk wefie :D ada kamu juga di situ ???



  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Mohon maaf untuk sementara komentar dimoderasi, karena banyak spammer.

Silakan meninggalkan komentar dengan bahasa yang baik. n_n
Link hidup dan Spam akan dihapus ya :)


Terima kasih