#RabuFilm Rumah Sakit Jiwa Stonehearst Asylum

Film yang dirilis pada tahun 2014 ini berkisah tentang pasien-pasien di Rumah Sakit Jiwa bernama Stonehearst Asylum. Berlokasi di Eropa pada abad ke 19. Di sutradarai oleh Anderson, serta dibintangi oleh aktor favorit saya yaitu Jim Strugess. Bergenre Horor Psikologi Thriller. Film ini diangkat dari karya Edgar Allan Poe, yang justru bergenre Dark Comedy.

Pada hari natal tahun 1889, seorang lelaki datang dari Oxford, mengenalkan dirinya sebagai dr. Edward Newgate. Dia berkeinginan untuk mempelajari secara langsung bagaimana penanganan orang-orang yang menderita sakit jiwa. Di rumah sakit tersebut, Newgate bertemu dengan dr. Silas Lamb, seorang kepala rumah sakit. Newgate diantar oleh seorang penjaga keamanan bernama Mickey Finn yang berkelakuan aneh.


1. Metode pengobatan yang berbeda

Di sana, Newgate mendapati bahwa pengobatan dan terapi yang dilakukan oleh dr. Lamb sangat berbeda. Dia justru membiarkan beberapa pasien tetap berada dalam delusi mereka.
Sebagai contoh, seorang mantan pemain Polo terkenal, yang terjatuh dari kuda dan ketika sadar kemudian menganggap dirinya sebagai Kuda Arab. Terapi yang dilakukan oleh dr. Lamb adalah tetap merawatnya seakan-akan dia benar-benar kuda. Hingga menyisiri rambutnya sebagai hadiah.

Ada lagi pasien lain, seorang perempuan yang kekanak-kanakan. Awal kedatangannya di sana, Emili sama sekali tidak bisa berbicara. Tapi, setelah dr. Lamb memberinya tugas sebagai suster, Emili seketika menjadi lebih baik. Bisa berkomunikasi dan senang membantu pasien lain. Serta tidak mengeluh meski kelelahan.

Eliza Graves, seorang penderita Hysteria yang jika didekati atau disentuh oleh orang lain atau lelaki, dia akan menunjukkan gejala seperti : jari tertekuk, punggung melengkung, ketidak berdayaan, tapi dalam kondisi lebih parah dia akan memberontak. Pemberontakan ini membuat suaminya digigit telinganya hingga robek dan matanya dicungkil dengan sisir. Di tempat sebelumnya, Eliza mendapat pengobatan berupa suntikan Heroin, dan terapi dengan ‘sengaja’ disentuh tiga bagian sensitifnya, yaitu payudara, paha bagian dalam dan ovarium. Cara ini menurut tim dokter di rumah sakit sebelumnya, adalah cara untuk membiasakan pasien pada penyakitnya.

Tapi, justru ketika dalam penanganan dr. Lamb, Eliza yang sebelumnya juga tidak dapat melakukan apa-apa, bisa kembali terlihat sehat. Terapi yang diberikannya adalah musik. Dia memainkan piano untuk mengiringi pasien lain berdansa.

Terapi ini juga dicontoh Newgate yang diajari langsung oleh dr. Lamb. Dia berhasil membuat seorang nenek yang menolak makan hingga bertahun-tahun, sebelum anaknya yang pergi berperang di Afganistan pulang kembali. Dan itu tidak pernah terjadi, karena anaknya mati. Dan sang nenek benar-benar tidak makan selama bertahun-tahun. Oleh dokter sebelumnya dia mendapat makanan dengan cara disuntik paksa melalui hidung. Tapi, Newgate justru membua sang Nenek mau makan tanpa dipaksa. Dengan berpura-pura sebagai anak sang Nenek.

Juga pasien lain, seorang yang lahir dengan cacat, kemudian dipanggil Ogre. Oleh keluarganya dia dijual ke tempat sirkus. Dan saat masuk ke RSJ, dia justru mendapat tempat seperti ruang penjara. Tapi, ketika Newgate disuruh merawat tangannya, perubahan terjadi. Walau sebelumnya Newgate bahkan dicekik, tapi setelah Newgate memanggilnya dengan nama Asli, bukan Ogre. Akhirnya Arthur berhasil ditangani Newgate.
2. Kebenaran Yang terungkap

Pada malam pertama di RSJ, Newgate mendapati suara yang aneh berasal dari ruang pemanas di bawah tanah. Ternyata dia mendapati kumpulan orang yang berada dalam penjara. Mereka meminta tolong pada Newgate, dan sebuah cerita yang mengungkap kebohongan demi kebohongan yang membuat mereka dijebloskan dalam penjara.

Pada dasarnya, mereka semua bukanlah pasien dari RSJ hanya saja setelah dibius, mereka dipaksa masuk ke dalam penjara dan mendekam kelaparan di sana.

3. Kebohongan bertemu kebohongan

Newgate dan dr. Lamb bertemu dengan sebuah kebohongan yang tidak diungkap di awal. Tentang siapa diri mereka sebenarnya dan posisi mereka saat itu dalam kehidupan dan dalam kenyataan.

Juga masa lalu dr. Lamb yang baru terungkap setelah Newgate mencari tahu.

“We’re all mad,”
“Some are simply not mad enough to admit it.” ~~ dr. Lamb


Film ini sempat dibahas di #RabuFilm grup Klub buku di Whatsapp. Tentunya banyak pendapat dari anggota-anggota yang hadir. Tentang kegilaan dan fakta dari kebohongan yang terungkap. Dalam #RabuFilm biasanya moderator akan mengupas tuntas. Hingga bisa dikatakan bahwa Spoiler adalah sebuah hal yang diperbolehkan.



Comments




domain murah