[Pengalaman] Bank BRI


Kalau melihat logo yang saya ambil dari situs Google, pasti sudah bisa mengetahui akan berisi tentang apa tulisan saya hari ini. Iya, tentang Bank BRI yang sudah lama berdiri di Indonesia.
Sejak tahun 2011 saya resmi menjadi nasabah bank BRI. Awalnya memang saya gunakan untuk terima transfer saja, kebetulan dari pihak lain tidak ada bank lain selain BRI. Awal pertama kali menjadi nasabahnya saya menggunakan internet banking BRI. Saya senang, karena tidak memerlukan token sehingga internet banking BRI mudah digunakan meskipun saya tidak membawa peralatan banking seperti token. Tapi, kemudian bermasalah ketika beberapa bulan kemudian harus mengganti password.
Setelah mengganti password, secara rutin beberapa bulan kemudian harus mengganti password lagi. Tapi, password yang sebelumnya pernah digunakan tidak bisa digunakan lagi. Jadilah saya kebingungan karena harus berpikir dan mengingat password baru yang notabennya tidak mudah juga mengingat dan membuat pola baru. Akhirnya, internet banking terblokir dan tidak saya urus karena berpikir masih ada SMS banking.

Sebenarnya, saya sudah langganan bolak dan balik ke bank BRI karena sering terblokir password saya. Itu karena memang sering diminta untuk mengganti pin dan pin sebelumnya tidak bisa digunakan. System ini memang lebih ketat dan menimbulkan rasa nyaman untuk nasabah. Benar adanya, tapi tetap saja, ada beberapa kali fitur SMS banking yang membingungkan karena ketika membayar salah satu tagihan melalui sms banking tidak ada format konfirmasi memastikan data yang saya masukkan benar atau salah.
Kemarin, saat benar-benar injury time untuk mentransfer sejumlah uang melalui BRI, saya gunakan ATM BRI yang sebenarnya jarang sekali saya gunakan ATM ini, bahkan kartunya masih sangat mulus. Pertama kali saya masukkan pin yang biasanya saya gunakan, ternyata salah. Dan langsung saja ada notifikasi bahwa PIN saya terblokir. Yang notabennya baru digunakan. Karena ATM terblokir otomatis saya menggunakan SMS banking, yang juga ternyata oh ternyata ikut terblokir. Saya bingung, sehingga langsung saja saya telpon pihak call center BRI.
Jawaban dari Call center adalah jikalau ATM terblokir, otomatis fitur SMS banking juga akan terblokir.
Tapi, hari ini, setelah saya mengurus di kantor cabang BRI bekasi, jawaban dari customerr services di sana justru berbeda. Bahwa fitur SMS banking tidak berpengaruh terhadap ATM yang terblokir. 
Sementara fitur SMS banking saya memang tidak bisa digunakan setelah ATM terblokir. Jadi, saya harus bagaimana? Karena akhirnya setelah direset, pin yang sebelumnya beberapa kali saya gunakan sebelumnya tak bisa lagi digunakan hingga saya memutar otak untuk memberikan pin ATM saya. Karena tiga kali tidak bisa mengganti pin. 
Saya sebagai nasabah sebenarnya bingung, mana yang harus dipercaya? Tapi, itu bukan masalah lagi setelah saya meminta reset password ke bank BRI cabang. Tapi, masalah saya adalah, penggunaan pin ini yang rutin sekali diminta untuk diubah. Baik memang, sangat baik, tapi sedikit mempersulit saya yang harus memutar otak membuat pola baru untuk pin.
Sedikit keluh kesah saja yang sebenarnya ini adalah sesuatu yang baik untuk nasabah. Tapi, rasanya bagaimana ya, saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya saat ini, sampai-sampai saya beberapa kali harus mengingat pin saya yang baru demi mencegah terjadinya pin terblokir.

Comments

Instagram




domain murah