#30HariMenulisSuratCinta Day 13 - Kepada Kandang

Kepada Kandang,

mereka bilang surat ini memiliki tujuan. Sama seperti alamat pada surat ‘biasa’ yang lain. Tapi, kurasa, surat ini istimewa, karena ditujukan pada sesuatu yang tidak menentu. Mari kita samakan persepsi kita, kamu Kandang, bukan sosok yang kasat oleh mata, tapi juga bukan sosok yang bisa memliki bentuk juga rupa. Aku sebut dirimu Kandang, sebagai rupa yang tak dikenal.
UNKNOWN DEVICE
Begitulah, jika komputer atau laptop melaporkan padaku. Seperti itu juga, bentuk dan keberadaanmu.
Tapi, surat yang istimewa ini akan aku sampaikan untukmu, Kandang. Bahwasannya, cinta itu adalah anugerah. Mencintai adalah sebuah HAK bagi setiap makhluk entah mati atau hidup atau berada diantaranya, yang menempati dunia bernama bumi yang memiliki bima sakti sebagai galaksinya, bukan sebagai tontonannya. Bukan.

Dan, kisahmu yang saat malam-malam itu kau curahkan padaku, sebenarnya ringan saja. SEMUA ORANG BERHAK MENCINTAI, tidak ada golongan orang bodoh yang tak pantas mencinta, atau golongan orang kekanakan yang tak pantas untuk melabuhkan CINTA.
Hanya ada satu yang memiliki nilai relatif. Yaitu, CINTA TERKADANG HANYA BISA DIRASAKAN OLEH DIRIMU SENDIRI.
Dan, hati adalah organ penting dalam tubuhmu. Jadi, jangan salahkan hatimu. Cinta itu tak ada sangkut pautnya dengan HATI. Dianya memang tak berbentuk, tapi dirasa oleh seluruh panca indramu. Anggap saja kalau CINTA ini bagai oksigen. Jadi ketika zat bernama CINTA tengah kau rasakan, katakan atau simpan.
Iya, 
KATAKAN ATAU SIMPAN.
Katakan jika memang itu pantas untuk kau katakan. Dengan resiko, bisa jadi sosok yang menjadi pelabuhanmu, bisa mendekat atau justru menjauh dan selama-lamanya tak akan menjadi sama seperti sedia kala.
Atau…
SIMPAN saja semua rasamu itu sendiri. Resikonya kau akan merasa kegilaan sesaat, atau selamanya jika kau belum menemukan cara untuk beranjak dari perasaan itu. 
JANGAN SALAHKAN CINTA.
Tapi, salahkan dirimu yang tidak kunjung bertindak. Kandang, hidup ini bahkan ketika kau tidak memilih adalah sebuah pilihan. Bagiku, akan lebih berwarna kehidupan ini jika kau mencoba.
Ayolah, Kandang ! Jangan kau sungkan untuk tunjukkan PERCOBAANMU terhadap zat Cinta ini.
Hidup itu singkat, duhai Kandang. Jadi, biarkanlah dirimu mencicipinya walau sedikit.
Kandang….
Jangan pernah malu,
kecuali,
kau tak pakai baju !
Atau kau…
memang kehilangan urat malu.

Comments

Instagram




domain murah