Tentang tokoh pendukung



Ada salah satu scene dalam setiap film, yang senantiasa menyertakan sosok lain selain tokoh jahat atau baik. Sosok tempat berbagi, tempat saling membantu dan saling memberikan kepercayaan.

Terutama dalam film PS. I love you, saat mereka, ketiga perempuan, yang menghabiskan waktu untuk menghibur tokoh utama dari kesedihannya akibat belum bisa move on.

Atau film lain, seperti spiderman yang awalnya mereka bersama, kemudian karena satu hal mereka berpisah. Namun, di spiderman 3 mereka bekerja sama lagi, saling membantu seperti awalnya.

Juga film lain yang selalu memberikan sosok pembantu yang menyokong keberadaan tokoh utama. Dalam islam sendiri, Rasulullah juga memiliki tokoh-tokoh pendukung.
Mereka adalah SAHABAT.
Harus diakui, pencarian sahabat juga sejajar dengan pencarian jati diri. Tidak mudah dan perlu pengorbanan. Dan banyak pengorbanan, karena pada dasarnya manusia itu memiliki sifat egois. Ada kalanya, dalam salah satu ruang lingkup yaitu persahabatan, diisi dengan hal yang kekanak-kanakan, atau rasa lain seperti pemikiran : bahwasannya si Anu memiliki kecenderungan untuk selalu diperhatikan.

Nyatanya memang ada, atau bisa jadi sang tokoh ini sedang ingin diperhatikan. Tidak ada yang salah terkait penelitian Horney yang menyebutkan 10 kebutuhan Neurosis, kalau manusia juga memiliki kebutuhan akan kasih dan sayang dari orang lain.
Bagaimana jika, suatu ketika, mengalami sesuatu seperti perpisahan atau perpecahan karena hal kecil? Itu memang tidak dapat dipungkiri. Apalagi, mengingat mereka adalah orang yang memahami tokoh utama dengan sangat detil. Tahu apa yang dibutuhkan. Tahu apa yang dibenci. Tahu apa yang membuat tertawa.

Terkadang perpecahan itu meninggalkan traumatis tersendiri bagi beberapa orang. Namun, tahun berganti. Ada kalanya memang menempatkan orang-orang yang pernah menyandang kata sahabat, tetap berada pada masa lalu. Tidak perlu dilupakan. Tapi tokoh utama harus melangkah maju, yakinlah bahwa Tuhan telah menyediakan sosok baru yang bersedia berbagi dalam suka dan duka, mereka sahabat baru bagi kalian, tokoh utama kehidupan.
Cukup percaya saja, kemudian segalanya akan berjalan dengan baik. Tak perlu buruk sangka, dan jangan putuskan tali persaudaraan dengan mereka yang meninggalkanmu. Bentangkan tanganmu, kala mereka datang padamu, meminta bantuan. Meski hanya sebuah kehadiran.

Comments




domain murah