#KBI Karen Horney : 10 Kebutuhan Neurotik





Hari ke-dua di bulan Januari pada tahun yang baru, sementara itu hanya bergantung pada kalender di laptop atau handphone, karena memang orang seperti saya yang fakir kalender masih terus berharap dibagi kalender baru, tahun 2015. Kebiasaan memang, tapi begitulah adanya. 
Hari ini, kebetulan karena memang belum ada topik yang ingin saya sampaikan, jadilah saya berpikir untuk membahas ulang, sedikit, dari pembahasan salah satu member di Klub Buku Indonesia bernama Tri Astuti Utomo aka Iyaz. 
Bulan Agustus tanggal 9 tahun lalu, perempuan ini membagi sebuah ilmu yang menarik, berasal dari seorang yang bernama Karen Horney dalam Teori Psikoanalisisnya ‘10 kebutuhan neurotik’. 
Dalam bukunya Self-Analysis (1942), Horney mengklasifikasi kebutuhan manusia ke dalam 10 poin, seperti :
1. Kebutuhan neurotik akan kasih sayang dan penerimaan diri.
2. Kebutuhan neurotik akan rekan yang kuat.
3. Kebutuhan neurotik untuk membatasi hidupnya dalam lingkungan yang sempit.
4. Kebutuhan neurotik akan kekuasaan.
5. Kebutuhan neurotik untuk memanfaatkan orang lain.
6. Kebutuhan neurotik akan penghargaan sosial.
7. Kebutuhan neurotik akan kekaguman pribadi.
8. Kebutuhan neurotik akan ambisi dan pencapaian pribadi.
9. Kebutuhan neurotik akan kemandirian dan kebebasan.
10. Kebutuhan neurotik akan kesempurnaan.
Kecenderungan manusia pada umumnya, memiliki beberapa poin dalam hal tersebut di atas. Dan biasanya tidak senantiasa merekat erat, dan inilah perbedaan antara individu yang memiliki kebutuhan neurotik seperlunya saja dengan individu yang memang memiliki kecenderungan neurotik yang melekat. Perbedaan pada individu yang memiliki kecenderungan seperlunya saja pada kebutuhan ini, biasanya mereka memiliki kebebasan dalam memilih tindakan seperti apa yang ingin dipilihnya, seperti misalnya :
Sani merasa memiliki kebutuhan untuk mencapai prestasi untuk dirinya sendiri, usaha yang dibutuhkan adalah berjuang untuk mencapainya. Dan dilakukan secara sadar bahwa dia berjuang untuk mencapai prestasinya itu.
Ini adalah contoh untuk individu yang memiliki kecenderungan seperlunya saja pada 10 poin di atas. Sementara untuk contoh individu yang golongan ke-dua yaitu yang memiliki kecenderungan neurotik yang melekat, seperti ini :
Rina merasa harus selalu tampil sempurna, dia senantiasa mengecek berkali-kali penampilannya. Dan itu seperti sesuatu yang dia lakukan secara otomatis, secara sadar atau tidak. Bahkan sering tanpa sadar, membersihkan gelas yang akan digunakan padahal gelas tersebut dalam keadaan yang bersih. Semua berjalan seperti otomatis tanpa melibatkan kesadarannya. Dan segala kesempurnaannya itu tidak disadari Rina.
Jadi, orang-orang yang memiliki kecenderungan neurotik, biasanya akan melakukan segala sesuatu secara berlebihan, dalam satu hal saja. Dan biasanya individu yang memiliki kecenderungan neurotik ini, memiliki permasalahan dari lingkungannya semenjak kecil.
Nah, inilah pembahasan yang pernah dipaparkan oleh Kakak Iyaz, tanggal 9 Agustus tahun 2014. Semoga saja hal ini tidak membuat bingung, dan juga bisa menambah manfaat, serta bisa membantu. Walaupun bukan membantu membersihkan rumah dan mencuci pakaianmu. 
Terima kasih Oma Karen Horney dan juga terima kasih kakak Iyaz.

Comments

Instagram




domain murah