Ketika

Di sini,
ketika keputusan dan langkah itu harus terhenti.
Ketika semua hanya bagai angan saja.
Namun, ternyata…
Rasa sakit itu bukan angan.
Dia dapat menjadi perasa.
Membentuk perisai,
berbentuk jingga keabuan.
Membelah cakrawala duniaku,
seketika.
Dan ketika,
hanya sebentuk kata,
yang terkadang tak dimengerti.
Namun, hanya aku disana.
Ketika dan hanya ketika,
setitik asa kembali menghunus,
membentuk sebuah keabadian yang tak kasat mata.
Ketika,
semua berakhir.
Hanya ketika yang ada.
Dan ketika,
hanya perpaduan yang akan kau gunakan,
kau maknai dalam keangkuhan.
Kau rapalkan bagai mantra saat kau menyesal.
Dan ketika,
dia hanya kata yang tertawa,
namun tak dapat kau mengerti makna.
Binatang jalang, 24-7-13





You might also like

Personal Branding

Warunk Upnormal

Buku Untuk Indonesia

History of wall clock

Good Habbit





Comments

Instagram




domain murah