"
Hanya suaraku yang menggema,
Saat berdiri di tepian pantai sore ini.
Kala Senja sebentar lagi menebarkan pesonanya.
Kala maghligainya akan bisa aku nikmati.
Hanya suaraku yang terdengar,
Tak ada suaramu.
Tak ada jejakmu.
Juga tak ada bayangmu.
Jika sore ini adalah sore terkahir
untukku dapat melihat sosok siluetmu.
Aku ingin kau melihatku.
Sekali saja.
Melihatku, melambaikan tanganmu.
Menghampiriku.
Dan menyapaku, “Hai”!
Hanya itu,
jika sore ini
senja terakhir aku melihat sosok bayangmu
Hanya itu,
jika suatu saat
gaung suaraku yang mendominasi
Hanya itu,
sebuah isyarat yang ingin aku kirimkan
Sebuah penantian yang begitu indah
Karena aku tidak menginginkanmu
untuk menjadi milikku
Aku hanya ingin menikmati sosokmu
wangimu yang bercampur dengan udara dipantai
Tidak.
Aku tidak berusaha ingin memilikimu.
Karena aku tahu, kau bukan untukku.
Jika waktu memilihku,
mendampingimu.
Aku akan menjadi Jingga
yang senantiasa menemani sang Senja.
Hanya itu,
yang aku impikan.
ketika anganku pergi jauh
Melambung tinggi.
Hanya itu,
Tuan…
Hanya itu…

Bekasi, 24-5-13
inspired : Aku ada by dee
"
— Binatang Jalang

















You might also like 





Comments

Instagram




domain murah